NovelToon NovelToon
The Petals Bride

The Petals Bride

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Terpaksa Menikahi Murid / Sugar daddy / Selingkuh / Cinta Terlarang / Poligami
Popularitas:9.6k
Nilai: 5
Nama Author: DityaR

Evan Bramasta, cowok berbadan tinggi, kulit putih dan hidung bangir. Berusia 30 tahun yang berprofesi sebagai guru olahraga di sebuah Sekolah Menengah Atas dan sudah mempunyai seorang istri atas perjodohan dari orang tuanya. Istrinya bernama Sabina Elliana yang bekerja di sekolah yang sama dengan suaminya.

Beberapa bulan belakangan ini, Evan selalu memperhatikan seorang murid perempuan yang selalu membuatnya sakit di bagian bawah. Ia menginginkan gadis itu menjadi miliknya dengan cara apapun.

Namanya Ziyara Liffyani, gadis yatim piatu berparas cantik di usianya yang baru 17 tahun. Dia harus bekerja paruh waktu di toko buku untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.

Ziyara juga diam-diam sangat menyukai guru olahraganya itu. Apa pun akan Ziyara lakukan untuk menggapai cita-citanya dan mendapatkan keinginannya, termasuk menjadi istri simpanan guru olahraga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DityaR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Karma

“Aaakkkhhh."

“Uuunghhh."

“Shhhhh anget banget di dalam sini, titid papi kayak di jepithh."

“Uuuuhhhh punya papi gede banget."

“Mami suka?" tanya Taufan

“Suka Pi, gerakin sekaranghh."

Taufan mulai menggerakkan pinggulnya dan memasukan jari jempolnya ke dalam mulut Sabina, Sabina langsung menyeruput jempol Taufan dengan penuh gairah.

“Akkhh ... akkhh ... Ahh kamu enak banget Sayang, papi tambah on ...  ngghhh."

“Uuuuhhhh hajar terus Pi, habisin me-Q Mami ...  uukkhh enakhhh."

“Uuuuhhhh ... akkhh ... uuuuhhhh."

Sabina membuka kancing Taufan, dan langsung mencicip Dadanya lalu naik ke leher dan mencicip serta memberi banyak tanda di sana.

“Uuuuhhhhh jangan banyak banyak capungnya Sayang ..."

“Biarin, biar teman-teman papi tahu kalo papi udah ada yang punya."

“Shhhhh nakal banget sih mi, nngghh."

“Ahh punya papi makin kerashh pih, me-Q Mami sukaa ...  uuuuhhhh."

“Nngghh me-Q Mami kenapa kenceng banget kedut nyaahhh."

“Mami mau keluar Pi, uukkhh gak tahan papihh."

“Papi juga mau keluar miihh ...  uuuuhhhh Mamiiihhh."

“Keluarin di dalem Pi, kencengin papii ... auuuuhhhhhh."

“Ahh ... uuuuhhhh ... uuuuhhhhh keluar miih ...  Sayang ...  terima punya papi mih ...  aaauuuuhhhhhhh."

SRRRTTT

SRRRTTT

SRRRTTT

“Aaaakkkhhh.”

Taufan menghentakkan tombaknya dalam-dalam agar semua benihnya masuk ke dalam rahim Sabina.

Setelah itu ia mencabut tombaknya yang sudah lemas lalu mengajak Sabina berbaring di sofa yang sama dengan posisi saling berhadapan, lengan berotot Taufan menjadi bantalan kepala Sabina.

“Kamu kenapa tiba tiba kayak tadi?" tanya Taufan sambil menyingkirkan rambut yang menutupi mata Sabina.

Sabina mengerucutkan bibirnya ke depan.

“Kenapa bibirnya di gituin?"

“Jangan panggil aku kayak gitu lagi," ambeg Sabina.

“Loh, terus? Harus manggil kayak tadi lagi? Hm?" tanya Taufan.

“Gak tahu."

“Ya udah deh, aku panggil Mami," panggil Taufan.

Sabina mendongak melihat wajah Taufan dan mengangkat kedua alisnya.

“Kita kenalan dulu yuk, nama aku Taufan," ujar Taufan sambil mengulurkan tangannya.

Sabina menyambut tangan Taufan dan memperkenalkan dirinya juga.

“Aku Sabina, aku seorang janda," balas Sabina.

“Berhubung kita udah ehem ehem, aku mau kamu jadi pacar aku," ucap Taufan.

“Tidak ada penolakan," sambung Taufan lagi.

“Aku janda."

“Gak pe du li," ucap Taufan.

“Sekarang kamu pacar aku," ucap Taufan lagi lalu membawa Sabina dalam pelukannya.

────୨ৎ────

Hari demi hari, bulan demi bulan dan tahun demi tahun pun berlalu. Rumah tangga Evan dan Ziyara juga semakin harmonis, kini Bill sudah berusia 6 tahun dan sudah duduk di bangku kelas 1 sekolah dasar.

Sabina?

Entah, 6 tahun yang lalu tiba-tiba ia pindah dari komplek yang ditempatinya tanpa ada yang tahu dia pindah ke mana. Evan juga pindah dari kompleknya karna ia membeli sebuah rumah mewah untuk keluarga kecilnya.

Evan sekarang sudah tidak menjadi guru olahraga lagi, ia di percaya oleh ayahnya untuk menjadi pengganti sang ayah di perusahaanya, sedangkan Ziyara, ia sudah tak ingin melanjutkan kuliah atau cita-citanya. Ia lebih ingin fokus kepada keluarganya saja.

Seperti sekarang, Ziyara di buat pusing oleh kedua manusia kesayangannya yang berbeda generasi ini. Mereka selalu saja berkelahi memperebutkan dirinya.

“Tidur sana gih Bill, udah malem ini," usir Evan pada anaknya.

“Ihh Daddy jangan peluk peluk Mommy, Mommy gak suka itu di peluk sama Daddy," ucap Bill yang tak suka Evan memeluk ibunya.

“Lah istri Daddy kok, suka suka Daddy lah," balas Evan.

“Mom, masa kemarin waktu Daddy jemput Bill pulang sekolah, Daddy marah-marah sama Bu guru," ujar Bill.

“Terus Bu guru Bill itu nangis sambil mukul mukulin Dada Daddy," sambung Bill.

“Siapa nama gurunya sayang?" tanya Ziyara dengan tenang.

“Buk Selena mom," jawab Bill.

Evan hanya memejamkan matanya saat Bill bercerita tentang dirinya waktu di sekolah kemarin, dia kira Bill akan lupa kejadian itu.

“Daddy kenal ya sama buk Selena?" tanya Bill.

Ziyara menunggu jawaban dari suaminya, sedangkan suaminya hanya terdiam tak mampu menjawab.

Kenapa juga dia harus bertemu perempuan itu di sekolah anaknya, dan sialnya lagi perempuan itu adalah guru anaknya sendiri.

Tak mendapat jawaban apa-apa dari suaminya, Ziyara beranjak dari duduknya dan mengajak Bill untuk tidur.

“Sayang, tidur yuk udah malam, besok Bill harus sekolah," ajak Ziyara.

“Oke mom."

Ibu dan anak itu berjalan menuju ke lantai atas meninggalkan Evan sendirian di ruang tamu.

Setelah sekitar satu jam di ruang tamu sendirian, Evan pergi ke kamarnya untuk bicara dengan Ziyara dan ingin menjelaskan apa yang dibicarakan anaknya tadi.

Sampainya di kamar, Evan tak menemukan istrinya di sana, pasti Ziyara masih di kamar Bill. Ia berjalan ke arah balkon untuk menunggu istrinya.

Sembari menunggu Ziyara kembali ke kamar mereka, Evan menghidupkan sebatang rokok dan menyeruputnya lalu menghembuskan asapnya ke atas.

CEKLEKKK

Bunyi suara pintu kamar terbuka, masuk lah Ziyara ke dalam kamar dan melihat pintu ke arah balkon terbuka.

Ia pergi ke sana untuk menutup pintu, tapi urung karna ternyata ada suaminya di sana dan kapan pula suaminya itu merokok.

Evan yang melihat Ziyara ada di pintu balkon langsung berdiri dan membuang rokoknya lalu menarik tangan istrinya untuk duduk bersamanya di sofa yang ada di balkon.

“Mas mau jelasin apa yang Bill bicarakan tadi," ucap Evan.

Sejak Bill berusia 2 tahun, Evan menyuruh Ziyara untuk memanggilnya mas, mereka akan memanggil diri mereka dengan sebutan Mommy dan Daddy jika di depan Bill saja.

“Sejak kapan kamu ngerokok?" tanya Ziyara.

“Gak sering kok sayang, kalau lagi pusing aja," jawab Evan.

“Oh, sekarang lagi pusing?" tanya Ziyara lagi.

“Hmm enggak juga," balas Evan.

“Mau jelasin apa, cepet aku ngantuk."

“Mas kenal sama Selena," ucap Evan.

“Gak usah bertele tele, langsung ke intinya aja."

“Dia mantan mas sebelum mas menikah dengan Sabina," jawab Evan.

“Oh," balas Ziyara dan langsung berdiri ingin meninggalkan Evan, tapi langsung ditahan oleh suaminya.

“Jangan salah paham dulu sayang, dengerin dulu semuanya," ucap Evan.

“Aku gak salah paham dan aku gak perduli, tapi satu hal yang aku minta sama kamu mas, kalau kalian ingin pacaran, balikan atau apa lah ...  jangan di depan anak aku," ujar Ziyara.

“Astagfirullah sayang, kamu ini ngomong apa sih?"

“Gak usah sok-sok nyebut, kalau kamu emang gak mau aku salah paham, harusnya pulang dari jemput Bill kemarin kamu langsung cerita ke aku ...  kalau Bill gak ngomong tadi apa kamu mau cerita ke aku?" ucap Ziyara.

Evan terdiam, dia tak ingin bercerita karna tak mau membuat Ziyara berfikiran macam-macam, tapi kenapa malah jadi seperti ini.

“Kenapa diem? Ternyata memang seperti ini sifat kamu, suka selingkuh. Tapi aku gak keberatan, Aku anggap ini karma buat aku," ucap Ziyara langsung meninggalkan Evan sendiri lagi.

Ziyara pergi ke kamar tamu dan merebahkan dirinya di sana, dia harus menerima resiko dan karma atas perbuatannya, itu yang selalu terngiang di kepalanya saat anaknya bercerita tentang suaminya beberapa jam yang lalu.

Sibuk memikirkan hal yang belum tentu terjadi akhirnya Ziyara pun tertidur.

Evan masuk ke dalam kamar dan tak menemukan istrinya lagi, ia pergi ke kamar anaknya untuk melihat apakah Ziyara ada di sana atau tidak.

Sayangnya Ziyara pun tak berada di sana, Evan bergegas menuruni anak tangga dan mencari Ziyara di dapur, ruang tamu dan segala penjuru rumah itu, namun ia tak menemukan juga istrinya itu.

Saat ingin ke atas mengambil kunci mobil untuk mencari Ziyara, ia melihat dari bawah pintu jika lampu di kamar tamu hidup lalu ia berjalan ke arah kamar tamu dan membuka pintu tersebut, ternyata istrinya ada di sana dan sudah tertidur. Evan menghembuskan nafas leganya dan berjalan menuju ranjang untuk bergabung bersama istrinya.

1
Supryatin 123
jangan donk Thor 😭😭😭klo ziya d buat pergi.lnjut thor 💪💪.
Supryatin 123
lnjut thor 💪💪
Ifah ifah
terllu lemah iman ny si evan ga suka sma sifat ny si evan😠😠😠
Narimah Ahmad
part ni, 😡😡😡 buatku emosian huh 😡😡😡
Supryatin 123
🤣🤣🤣 pembantu songong ya.lnjut thor 💪💪
Supryatin 123
lnjut thor 💪💪
Narimah Ahmad
m dalam kehidupan pasti ada susah senang , suka duka dan l...nya
Supryatin 123
lnjut thor 💪💪❤️
Supryatin 123
lnjut thor 💪💪
NH..8537
good job kaka 👍🙏😘
NH..8537
ingin yg terbaik boleh Van..tp jgn smp egois jg.. kasihan anak..nya nti..jalani sj sambil liat yg terbaik nti..nya🥹🙏
Supryatin 123
lnjut thor 💪💪❤️❤️
Supryatin 123
lnjut thor 💪😠
NH..8537
smg tetap semangat slalu Kaka cantik 💪👍🙏
NH..8537
haduh tuh bocil" ada" sj🤭smg ke depan mereka jd keluarga yg lebih baik lg 😁 good job kak 👍🙏😘
NH..8537
smg stlh ini mereka jadi Sabahat yg sholid👍damai itu indah🤭 lanjuttt Kaka cantikkk 💪🙏
Supryatin 123
akhirnya damai juga gitu kan enk d liat.lnjut thor💪💪
Supryatin 123
lnjut thor 💪💪
NH..8537
salut sm Kaka..nya👍 good job..lah💪🙏
NH..8537
waduh🔥🔥🔥yg nulis panas jg gak sih kira"🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!