NovelToon NovelToon
Penantian Lama Mr. Alarick

Penantian Lama Mr. Alarick

Status: tamat
Genre:Slice of Life / Anak Genius / Dark Romance / Mafia / Fantasi Wanita / Cintapertama / Tamat
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: lee_jmjnfxjk

Novel ini akan mengisahkan tentang perjuangan Lucas Alarik yang menunggu sang kekasih untuk pulang kepelukannya. Mereka berjarak terhalang begitulah sampai mungkin Lucas sudah mulai ragu dengan cintanya.

Akankah Mereka bertemu kembali dengan rasa yang sama atau malah asing?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lee_jmjnfxjk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28. Pengakuan dan Keseimbangan

Ruang Athaya tetap hangat setelah rapat resmi proyek. Lucas, Danu, Gio, dan Athaya duduk di kursi empuk di sekitar meja kopi kayu gelap. Jendela besar menatap Tokyo yang bersinar terang di sore hari, memberi kesan tenang, tapi ketegangan masih terasa.

“Sekarang santai sebentar,” kata Athaya sambil menata coat-nya. “Tanpa dokumen, tanpa slide. Hanya kita dengan urusan pribadi dan strategi proyek.”

Gio menatap meja, tangannya gemetar sedikit saat menyentuh perutnya. Lucas duduk di sampingnya, waspada, sementara Danu di seberang menatap Gio dengan campuran khawatir dan penasaran.

Athaya menatap Gio tajam. “Gio, jangan minum kopi dulu. Badan lo lagi gak bisa terpapar kafein,” ucapnya tegas.

Gio mengangguk pelan. Tangan yang gemetar tadi kini menekan perutnya, yang mulai terlihat lebih jelas, sekitar empat bulan. Ia menarik napas panjang,setiap gerakan mulai menguras tenaganya lebih banyak dari yang seharusnya.

“Ada yang mau lo bilang, Gio?” tanya Athaya lagi, lembut tapi menuntut kejujuran.

Gio menunduk, menatap perutnya. “Gw… hamil. Dan… ya, anaknya…” Suaranya tercekat, menahan getaran emosinya.

Danu menelan ludah, jantungnya berdegup kencang. “Siapa ayahnya, Gio?” tanyanya akhirnya, suaranya hampir seperti berbisik.

Gio menatap langsung ke matanya Danu. Ada campuran takut dan yakin di tatapannya. “Itu… lo, Danu.” ucapnya pelan tapi tegas, tangan di perutnya seolah ingin memastikan kebenaran kata-katanya.

Danu tercekat. Ia menunduk, menatap tangannya sendiri, tidak percaya. Lucas menatap keduanya, hatinya bergetar. Athaya menghela napas, menatap Gio dan Danu secara bergantian, wajahnya serius.

“Sekarang, jangan pikirkan yang lain. Fokus ke kesehatan lo,” ujar Athaya, menepuk tangan Gio sebentar. “Dan ingat—tidak ada kopi dulu.”

Gio mengangguk, mencoba tersenyum, tapi tubuhnya bereaksi. Ketika sekretaris Athaya datang membawa nampan cemilan—kue dan roti kecil yang harum—Gio tiba-tiba menunduk, wajahnya pucat. Bau itu terlalu kuat.

Sebelum ada yang sempat bertanya, tubuhnya menolak. Ia menekuk pinggang, menutup mulut, dan muntah tepat di samping kursi. Lucas cepat menahan punggungnya, sementara Danu menyodorkan tisu, tangan gemetar.

“Gio… coba tenang,” ucap Danu lembut, sambil menopang tubuhnya dan mengelus kepalanya lembut seperti berusaha mengalirkan rasa aman. Gio menarik napas dalam, tetapi bau makanan itu masih menusuk indera penciumannya.

Athaya menatap, ekspresi setengah kesal, setengah khawatir. “Seharusnya gw peringatkan, jangan lihat itu dulu.” Ia menepuk pundak Gio dengan hati-hati.

Gio menelan ludah, menunduk, tangan tetap menekan perutnya. “Maaf… maaf…” bisiknya.

Danu duduk kembali, menatap Gio. “Gw gak akan biarin lo sendiri,” katanya pelan. “Gak masalah apapun yang terjadi.” lanjutnya.

Gio menatapnya, mata basah, napas berat, tetapi senyum kecil muncul di bibirnya. “Gw… gak mau nyembunyi lagi. Gw mau kalian tau semuanya. Gw capek diem.”ujarnya.

Athaya menghela napas panjang, menatap keduanya. “Baik. Sekarang kita santai sebentar. Minum air, makan cemilan yang di sediain. Kita atur semua langkah berikutnya dengan hati-hati supaya gak membahayakan Gio ataupun orang lain.” ucapnya.

Gio mengusap pelan perutnya, lega karena akhirnya ada yang tahu kebenaran, sekaligus cemas karena harus menghadapi semua reaksi dan tanggung jawab.

Lucas menatap mereka bertiga, hatinya penuh campuran lega dan khawatir. Dunia di luar ruangan ini tetap bergerak cepat, tapi di meja ini, mereka menemukan sedikit keseimbangan—meski sementara.

-bersambung-

1
Ai_zen
oh iyaa jagain reader m yaa🤭
Aretha putri: pasti itu mah
total 2 replies
Ai_zen
Terima kasih author Lee
aku senang baca sampai akhir
untuk Danugio, Baby Aksa, AthayaLucas🩶🩶
Aretha putri: aku senang mendengar para pembacaku senang membaca novelku
total 1 replies
Ai_zen
sukaa bgt sama karya nya
author nya hebatt bikin karya, improve karakternya bagus banget
dan end nya sesuai banget.. karya kali ini sukses banget bikin nangis feelnya dapet dari novel sebelum nya..
semangatt trus author Lee dan reader M..
Aretha putri: makasih kak
total 1 replies
Ai_zen
duhh kmu salah rin
Ai_zen
mantapp little wolf nama e🤭
Ayara
cerita ini ttg Lucas yg menunggu athaya keteguhan hati mereka dan semua badai yg mereka lalui jg tokoh tokoh lainn.. semua nya terasa nyataa cerita nya topp deh.. pesan ku
walau terlambat selamat atas pernikahan kalian Lucas dan athaya.. jg sehat sehat untuk author dan Danu gio, jg baby aksa...
Ayara
sampai jumpaa di karya mu selanjutnya.
Aretha putri: siap/Hey/
aku juga nunggu perkiraan kamu tentang alur cerita yang aku buat
total 1 replies
Ayara
walau terlambat.. selamat atas pernikahan mu athaya dan lucas.. 🤭
Ayara
haha mntapp👍
Ayara
yahh setidaknya keluarga ini damai
Ayara
harusnya kau sudah mikirin itu dari awal
Mercy ley
makasiii authorr kuuu..readerr mu ini bahagia membaca nyaa..🤗
aku suka sama alur kalii inii..semangatt truss yaa author ku dlm karya mu..🤍
Aretha putri: aku juga makasih karena kamu udah baca novel-novel ku
total 1 replies
Mercy ley
Athayaaa lucassss nikahhhh🤍🤍🤍🤍
Mercy ley
huftt akhirnyaa
Mercy ley
haha kna omel kan kamu dan
Mercy ley
hayooo panik panik🫣
Mercy ley
ihh makin mau muntahh
Mercy ley
haha..🤭
Ayara
makin di baca makin penasaran kelanjutannya.. dan firasat ku mengtakan sebentar lagi verita ini akan tmatt🥲
Ayara
waww🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!