NovelToon NovelToon
Hati Untuk Gus Rayyan

Hati Untuk Gus Rayyan

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Cinta setelah menikah / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:4.9k
Nilai: 5
Nama Author: Nfzx25r

Charya , seorang gadis SMA yang sangat nakal , bahkan selalu membuat masalah di sekolahnya , hingga ayahnya sudah tidak kuat dengan sifatnya, dan terpaksa dia di masukkan ke dalam pesantren ya sangat dia benci.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nfzx25r, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28

Dengan cemas, Charya menunggu di ruang tunggu rumah sakit, bahkan dia masih belum bisa percaya bahwa musibah ini harus terjadi pada suaminya.

Berjam - jam berlalu, dokter masih belum bisa menyelesaikan operasi, hingga Charya merasa dia akan kehilangan Gus Rayyan.

Beberapa ingatan tentang dia dan suaminya terus terlintas di benaknya, pelan pelan Charya menangis hingga mata cantiknya menjadi bengkak.

"Ya Allah, tolong jangan ambil suamiku apapun yang terjadi," ucapnya dalam hati

Operasi pun berjalan lancar dan dokter memberitahu bahwa kondisi Gus Rayyan baik baik saja setelah tertembak begitu dalam dan kehilangan begitu banyak darah.

Charya hanya bisa berdo'a agar suaminya bisa segera membaik seperti sebelumnya.

...----------------...

Selama beberapa jam, Charya menemani Gus Rayyan yang masih terus memejamkan matanya.

"Mas, bangun dong mas," dia terus memegang tangan suaminya dengan erat.

Tanpa terasa hari sudah mulai gelap, Charya tertidur di samping suaminya dan masih dengan menggenggam tangannya erat.

Gus Rayyan membuka matanya dan melihat sekeliling, berakhir melihat ke arah istri cantiknya, meskipun istrinya sudah menangis begitu lama tapi kecantikan dari dirinya tetap ada.

Dengan pelan, Gus rayyan mengelus pipi istrinya dengan lembut, terus memandang wajah istrinya yang bahkan kecantikannya selalu bertambah setiap harinya.

Charya yang merasa tidurnya terganggu mulai membuka matanya pelan, dia langsung menatap suami yang ternyata sudah bangun.

"Mas, aku khawatir banget sama kamu tau gk,"

Charya memeluk suaminya dengan erat tanpa ingin melepaskan pelukannya.

"Jangan khawatir ya sayang, aku udah di sini kok,"

Mereka saling memberikan kasih sayang layaknya seperti pasangan baru yang sedang di mabuk asmara.

"Mas, kalo kamu udah sembuh, kita langsung pulang aja ya, di sini kok bahaya banget gitu," sarannya dengan mengkhawatirkan keselamatan suaminya

"Yaudah sayang, kalo memang mau kamu gitu, tapi kapan kapan kita liburan kayak gini lagi, ya," dia mengelus tangan istrinya dengan sayang

Charya mengangguk singkat, dia menawari suaminya agar memakan sesuatu namun suaminya menolak.

"Kenapa si mas, kok kayaknya kamu gk mau banget makan?" memasang raut wajah kesal

"Aku cuman mau masakan kamu aja, sayang," menarik pipi istrinya lembut

"Tapi aku masaknya nanti mas, kamu harus makan dulu, ya," dengan lembut, Charya memberikan se sendok bubur pada suaminya

Meskipun Gus Rayyan tidak begitu suka dengan bubur tapi jika itu istrinya yang memberikan, dia akan tetap memakannya.

"Nah, udah abis dehh," meletakkan mangkok dan memberikan suaminya minum

"Makasi ya,"

...----------------...

Keesokan paginya, Gus Rayyan ingin sekali keluar dari rumah sakit, dan syukurlah Gus Rayyan sudah di perbolehkan untuk pulang meskipun memaksa.

"Mas, hati hati ya, kenapa kamu mau cepet keluar si, Mas?"

Berusaha membantu suaminya berjalan dengan benar memasuki kamar mereka

"Mas gamau di sana terus sayang, baunya gk enak banget, bikin eneg," berusaha duduk di tepi ranjang

"Tapi harusnya kamu masih di rawat di sana mas, kaki kamu belum membaik banget itu," mengangkat kedua kaki suaminya ke atas kasur

"Gapapa sayang, mending di sini aja bisa bebas sama kamu," menarik istrinya tepat di atas pangkuannya

"Ihh, gk boleh gitu ya, Mas," berusaha bangun

"Gapapa sayang, yang penting istri sendiri," mengecup istrinya sekilas

"Ihh, aku mau ambil Alana dulu ya mas, kasian dia pasti udah nunggu," dengan bersiap siap

"Yaudah, hati hati ya, Sayang,"

"Iya mas, assalamualaikum,"

"Waalaikumsalam."

Charya berjalan dengan cepat menuju penitipan anak, agar Alana merasa segera baikan.

Tak lama, Charya memasuki rumah penitipan anak sementara dan mengambil Alana.

"Sayang, kita beli ice cream dulu ya buat kamu, pasti kamu kangen mama kan?" dengan memandang wajah Alana yang sepertinya terus menerus menangis sebelumnya.

"Iya, mama," suaranya yang kecil dan lembut membuat Charya merasa sangat sayang pada putri kecilnya itu.

Mereka masuk ke supermarket terdekat untuk membeli ice cream kesukaan Alana.

"Ini, Alana mau yang ini, kan?" memberikan ice cream biskuit

"Iya mama," mengangguk cepat

Ketika mereka akan membayar, Charya di panggil oleh teman ny.

"Cha," panggilnya keras

"Eh, lio?" jawabnya menoleh pelan

"Kamu ke sini kok gk sama suami?"

"Iya, suamiku lagi sakit di hotel,"

"Ohh gitu, ini aku mau ngasih kamu undangan, seminggu lagi kan aku ulang tahun, jadi aku sekalian ngundang kamu juga," mencari undangan di tasnya dan langsung memberikannya pada Charya

"Yaudah, aku sempetin dateng kesana deh," menurunkan Alana dan menerima undangannya

Alana yang gesit tiba tiba langsung berlarian kemana mana, hingga buat Charya merasa sangat bingung.

"Eh, Alana jangan lari," Charya berusaha mengejarnya tetapi Alana malah bersembunyi entah dimana.

"Aku bantu cari, ya," mencari di sela sela kecil

Hingga lumayan lama, Alana di temukan dengan tertawa girang.

"Alana, jangan gitu lagi ya," menggendong putrinya dengan sayang

"Yaudah kalo gitu aku pergi dulu ya, jangan lupa dateng," meninggalkan Charya yang masih memandanginya dari belakang.

...----------------...

"Assalamualaikum, Mas," menutup pintu pelan dan menghampiri suaminya

"Waalaikumsalam, kamu kok lama banget sayang, aku bosen gk ada kamu,"

"Iya mas, sama sekalian belanja, em… ini mas, aku dapet undangan dari lio," memberikannya dengan ragu

"Ohh undangan ultah, kirain nikah," mengambil dan meletakkannya ke atas meja

"Jadi mau dateng gk, Mas?"

"Dateng aja deh, abis itu kita kembali ke indo, ya,"

"Yaudah deh mas, aku mau masak dulu, ya," membawa belanjaan ke dapur

Ketika Gus Rayyaan memejamkan matanya untuk tertidur sebentar, tiba tiba ada yang menariknya pelan dan memanggilnya,

"Papa," terdengar suara kecil yang buat Gus Rayyan langsung membuka matanya

"Eh, Alana, sini papa gendong," mengangkat Alana di pengkuannya

"Papa, akit?" menatap Gus Rayyan dengan kata indahnya

"Iya sayang, tapi papa gapapa kok, ini pasti cepet sembuhnya," mengusap rambut Alana pelan

Dari jauh, Charya melihat betapa lucunya mereka, dua orang yang Charya sayangi adalah pemandangan yang indah untuknya.

Charya memasak dengan lihai, dia juga membuat susu untuk Alana dengan cepat, hingga dia menyajikan makanan nya di atas meja.

"Ayo makan, Mas," memberikan semangkok makanan hangat pada suaminya

"Maunya di suapin kamu, Sayang,"

"Yaudah dehh," menyuapi suaminya dengan tenang

Alana yang melihat ada susu di atas meja langsung berusaha mengambilnya dengan tangan kecilnya.

"Alana, kalo butuh bantuan, minta mama atau papa ya," menyerahkan botol susunya

"Iya, mama,"

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
ليا
Semangat terus, Kak!
🙌💗
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!