NovelToon NovelToon
Di Atas Ranjang Suster Tiara

Di Atas Ranjang Suster Tiara

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Patahhati / Balas Dendam / Keluarga & Kasih Sayang / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Naffia Inthan

Tiara harus mendapati kenyataan pahit, di mana ia memergoki Reyhan—suaminya, tengah memadu kasih di atas ranjangnya, bersama wanita lain.
Sakit, perih dan hancur hati Tiara, ia pun meminta bercerai pada suaminya itu. Namun, Tiara harus berpikir kembali, karna jika ia bercerai dengan Reyhan, maka nyawa sang Adik akan menjadi taruhannya.

Hingga suatu hari, datanglah seseorang laki-laki bernama Tuan Smith.
"Terimalah tawaran saya Suster Tiara, saya akan memberikan gajih lebih besar dari pada Rumah sakit ini, saya juga akan menanggung semua biaya pengobatan Adik kamu, bukan hanya itu, saya juga akan membantu kamu lepas dari suamimu!"

Sebenernya apa yang di tawarkan Tuan Smith pada Tiara?
Akankah Tiara menerima tawaran tersebut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naffia Inthan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 27 : Tidak masuk logika!

Tuan Smith terlihat masih fokus memantau aktifitas Teo dan Tiara, di depan layar leptopnya itu.

Sesekali laki-laki parubaya itu terkekeh pelan, melihat Tiara yang mencoba beranjak dari samping Teo, namun sayang putranya itu malah melingkar tangannya ke tubuh susternya itu.

“Kamu nakal Teo,” ucap Tuan Smith.

Beberapa saat kemudian pintu ruangan terlihat terbuka. Tuan Smith langsung mengalihkan pandangan dari layar leptop tersebut. Di lihatnya Nyonya Henzy sang istri masuk ke dalam ruangan tersebut.

“Udah pulang, Mah?” tanya Tuan Smith pada Nyonya Henzy yang tengah berjalan menghampirinya itu.

“Iya Pa, Papa lagi ngapain sih? Tumben banget jam segini udah di Rumah?” balik tanya Nyonya Henzy.

Tuan Smith tidak menjawab pertanyaan istrinya itu, ia hanya tersenyum.

“Loh apaan ini Pa?” lanjut Nyonya Henzy yang kini sudah berada di samping Tuan Smith, wanita parubaya itu terlihat terkejut saat melihat layar leptop suaminya itu.

“Nanti juga Mamah tau sendiri.” jawab Tuan Smith terlihat santai.

“Apa yang terjadi Pa? Kok bisa Teo tidur memeluk Suster Tiara seperti itu? Ini gak bisa dibiarkan! Suster Tiara sudah lancang!” Nyonya Henzy terlihat kesal.

“Keterlaluan gimana sih Mah? Apa Mamah gak liat, hemm? Siapa yang Keterlaluan? Bukankah putra kita yang sudah keterlaluan! lihat saja berani sekali dia memeluk Susternya itu, padahal tadi ia marah-marah sama Susternya itu.”

“Coba Mamah perhatian dengan jeli! lihat Suster Tiara, ia sama sekali tidak nyaman, iya kan?” lanjut Tuan Smith.

Nyonya Henzy kembali menatap layar leptop tersebut, ia mengamati wajah wanita yang menjadi Suster putranya itu. Memang benar, dari ekspresi wajahnya, Tiara nampak tidak nyaman.

“Iya kan Mah, jangan berpikiran buruk dulu. Coba Mamah lihat apa yang terjadi sebelum Teo tidur,” titah Tuan Smith.

Nyonya Henzy tak menanggapi ucapan suaminya itu, namun di lihatnya wanita itu menuruti permintaan sang suami.

Ia memundurkan durasi rekaman CCTV tersebut. Nyonya Henzy nampak membulatkan matanya. Rasanya ia tak percaya.

“Loh kok bisa, Pah? Kenapa Suster Tiara sangat mudah menenangkannya? Aku saja wanita yang sudah melahirkannya sangat susah, harus mengeluarkan seribu jurus rayuan maut, agar anak itu tenang! Ini benar-benar diluar dugaan. Hanya satu elusan tangan, Teo bisa tenang oleh Suster Tiara. Bener-bener di luar logika!” ujar Nyonya Henzy.

Wanita itu terlihat berjalan bolak-balik di samping suaminya. Membuat Tuan Smith mengerutkan keningnya, heran.

“Mamah kenapa sih, mondar-mandir gak jelas begitu. Papa pusing liatnya!”

“Ya ampun Pa, Mamah yang lebih pusing tau! Lihat itu, ah rasanya Mamah gak percaya, Teo yang seperti serigala, sekarang berubah jadi seperti kucing menggemaskan jika bersama Suster Tiara, padahal belum genap satu hari ia mengurus Teo.”

“Terus, masalahnya apa? Bagus dong, ada peningkatan! siapa tau nanti Teo benar-benar bisa sembuh di rawat oleh Suster Tiara.” sahut Tuan Smith.

Entahlah, mengapa Nyonya Henzy merasa dirinya mendadak jadi seperti orang bodoh saat ini.

Ia benar-benar tidak menyangka, Suster Tiara bisa menjinakkan Teo yang biasanya kambuh seperti serigala itu.

“Emang gak ada masalah sih, Pa. Tapi ya, kaya aneh aja gitu.” Nyonya Henzy menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

“Hahaha...” Tuan Smith tertawa. Ia merasa lucu dengan tingkah istrinya itu, malah menurutnya Nyonya Henzy lah yang aneh saat ini.

“Ih Papa kok malah ketawa sih!” ketusnya.

“Ya habis Mamah lucu sekali. Udahlah biarkan saja, kita pantau saja mereka. Asalkan jangan berbuat yang macam-macam saja dan semoga Suster Tiara benar bisa membuat Teo sembuh dari traumanya itu,” tutur Tuan Smith.

Nyonya Henzy terlihat mengangguk-angguk kepalanya. “Eh, tapi tunggu Pa! Kok Tiara bisa tau makanan kesukaan Teo ya?”

“Apa Papa yang memberitahunya?” sambung Nyonya Henzy.

Tuan Smith menggeleng-gelangkan kepalanya. “Enggak Mah, ya mungkin kebetulan saja kali.” jawab Tuan Smith.

“Ya sudah Pa, sebaiknya kita ke atas. Kasian itu Suster Tiara, dia seperti sangat pegal, keliatan dia gak berani nyingkirin putra kamu yang nakal itu," ajak Nyonya Henzy.

Tuan Smith mengangguk, mereka pun berlalu keluar dari ruangan tersebut, menuju kamar Teo.

Sementara itu, Tiara benar-benar sudah tidak nyaman lagi berada di posisi itu.

“Menyebalkan sekali ini bayi gede! Ya Tuhan pegal sekali pundak ku ini. Sudah satu jam lebih dia tidur, mana main peluk-peluk lagi. Gak ada akhlak emang, mencari kesempatan dalam kesempitan!” gerutu Tiara pelan.

Perlahan ia mencoba mengingat tangan Tuan Mudanya itu yang sedari tadi melingkar di perutnya. Dengan sangat hati-hati, lalu Tiara mengangkat kepala Teo dari pundaknya itu, di tahannya kepala Teo dengan tangannya, perlahan Tiara beranjak dari tempat duduknya itu. Lalu pelan-pelan ia menidurkan Tuan Mudanya itu di atas sofa.

Teo bergeming, seperti laki-laki itu tak merasakan pergerakan Tiara. Akhirnya Tiara bisa bernapas lega. Ia merenggangkan otot-otot tangannya, serta pundaknya yang terasa ngilu.

Ceklek!

Tiba-tiba saja suara pintu kamar tersebut terbuka, Tiara yang terkejut, ia kehilangan keseimbangan sehingga mengakibatkan wanita itu jatuh tepat di atas tubuh Teo yang berbaring di sofa tersebut. Dan lebih sialnya, wajah Tiara tepat di depan wajah Teo dengan bibir yang menempel.

Teo terlihat membuka matanya, tentu saja laki-laki itu langsung terbangun, kerena Tiara menimpa tubuhnya.

Sesaat tatapan mereka saling bertemu.

Nyonya Henzy dan Tuan Smith terkejut, terlihat kedua parubaya itu membulatkan matanya.

“Ya ampun Pa, kaya adegan di film Drakor yang suka Mamah tonton, aaaaa... manis sekali.” ucap Nyonya Henzy pada suaminya.

Membuat Tiara dan Teo sadar. Keduanya membulatkan matanya, setalah itu Teo terlihat langsung menodongkan tubuh Susternya itu, hingga Tiara tersungkur.

“Ya ampun Teo, apa yang kamu lakukan!” teriak Nyonya Henzy terkejut, wanita itu langsung menghampiri Tiara dan membantunya berdiri.

“Ya ampun Suster Tiara, kamu baik-baik ajakan?” lanjut Nyonya Henzy, ia mengamati tubuh suster putranya itu, takut ada yang lecet.

“Sa—saya baik-baik saja, Nyonya," jawab Tiara terdengar gugup.

“Syukurlah.” Nyonya Henzy mengusap kepala Tiara dengan lembut. Tiara tersenyum tipis, sebenernya tangannya sakit, kerena terbentur meja.

Lalu pandangan Nyonya Henzy beralih pada putranya itu. “Hey anak nakal. Kamu ini kasar sekali. Main dorong Suster kamu!” bentak Nyonya Henzy. Namun terlihat lucu.

Lihat saja Tiara dan Tuan Smith saja sampai menahan tawanya.

“Nakal ya.” sambung wanita parubaya itu sambil menghampiri Teo, dan menjewar telinga putranya itu.

Teo terlihat meringis, ia menahan tangan sang Mamah.

Teo memberikan bahasa isyaratnya pada wanita yang sudah melahirkan itu, ampun Mah...

‘Sial! Apaan sih Mamah ini, apa salahku coba? Jelas-jelas Suster sialan itu, yang menimpa tubuhku, cium-cium lagi, gak ada sopan santun! Lihat saja setalah ini aku akan memecat kamu!’ ucap Teo dalam hatinya.

Teo memberikan tatapan menghunus pada Tiara, membuat Tiara merinding dan langsung menundukkan kepalanya.

‘Apa maksudnya coba? Menatapku dengan tatapan seperti itu, harusnya aku yang marah, dasar bayi gede sialan!’ bagian Tiara.

Bersambung...

Pada nungguin aku up ya? Sorry geas, repot setalah aku sehat, eh keluarga yang giliran sakit, jadi sibuk ngurusin mereka.

Jangan lupa like, komen dan votenya.

Jaga kesehatan juga buat kalian semua, cuaca sedang tidak kondusif. Batuk, Pilek lagi musim.

I love you buat kalian...

Tera kasih udah setia nunggu Tiara dan Teo update.

1
Katherina Ajawaila
Terima karma mu Iian
Katherina Ajawaila
kasihan Ken dan zelleta
Katherina Ajawaila
luan ngk malu, gadis rasa janda ajabelagu blm nikah udh bor sana sini 🧐
Katherina Ajawaila
Teo, jinak2 merpati, bukan Tiara, malah Teo 🥸
Katherina Ajawaila
pasti teo ngambek org sering tidur ngelendot 😞
Katherina Ajawaila
Tiara tau y itu Tari adenya
Katherina Ajawaila
bagus thour, cerita nya, sayang ngk ada visual
Katherina Ajawaila
itu mujizat, pasti nyata pada waktunya
Katherina Ajawaila
jgn kepedean Reyhan, CEO sih pin2 bo, di kadalin jalang 😖
Katherina Ajawaila
theo mestinua bangga dpt suster Tiara kamu bisa bucara
Katherina Ajawaila
ngk malu Reyhan harga diri lo hanya 1 M, istri du suruh ganti, melarat lo pecundang
Katherina Ajawaila
laku2 sinting, harga dirinya receh amat 1 M, dasar pecundang, nhk mitu Reyhan
Katherina Ajawaila
pasti. ulah Smith, kapok kamu Reyhan, hancur sekalian kamu
Katherina Ajawaila
Reyhan tendang aja Tara, barangnya ngk jelas laki2 ko mulut sm barang sama aja gampang benar utk blng maaf dan khilaf trus ngungkit pula. 🥸
Katherina Ajawaila
bego aja Reyhan, kamu laki2 masa ngk tau kalau nolong org kena obat perangsan yg k dokter bukan k kmr tidur, sm aka kamu cuci botol, bego aja, pasti ulah mm mu Reyhan. bego
Katherina Ajawaila
dasar suami sialan bawa perempuan jalang pl ke rmh
marBowo yuNi
Luar biasa
marBowo yuNi
Lumayan
Inaherlinasofia
😭😭jangan pergi dong
Mariana Frutty
✔️✅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!