NovelToon NovelToon
Selamatkan Putri Kita, Tuan CEO

Selamatkan Putri Kita, Tuan CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Penyesalan Suami / CEO
Popularitas:14k
Nilai: 5
Nama Author: Reinata Ramadani

"Tinggalkan putraku, maka aku akan membantu biaya pengobatannya."

Di malam hujan itu, Alina akhirnya memilih pergi. Pergi sejauh mungkin tanpa tau jika saat itu ia tengah mengandung.

Empat tahun berlalu. Takdir kembali mempertemukan keduanya.

Kebencian itu terlihat jelas dari manik mata itu. Sakit. Tapi demi biaya pengobatan sang buah hati, ia pun rela menurunkan harga dirinya.

"Tidak apa-apa. Sakiti hatiku sesukamu sampai kamu puas. Ini semua kesalahanku. Aku sadar akan itu. Hingga saatnya tiba, aku berharap kamu akan tau, jika aku sangat mencintaimu."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reinata Ramadani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Macha minuman rumput?

Semilir angin berhembus, menyisakan dingin yang perlahan merayap sepi.

Ingatan itu kembali membawanya menelisik pada saat pertama kali ia akhirnya menginjakkan kaki di tempat ini.

Hangat sambutan yang ia terima sedikit demi sedikit mampu mengobati luka batin yang sebelumnya hadir. Sejuk tempat itu turut membawanya pada ketenangan. Terasa begitu nyaman.

Namun pagi ini, ia harus merelakan semua itu pergi. Barang-barang telah ia kemas rapi. Ia harus segera pergi. Pergi ke tempat dimana disana ia bisa menyembuhkan sang putri yang tengah di dera sakit.

"Sudah siap, Lin?" Ummi Hannah menatap perempuan itu dengan mata berair. Alina segera merengkuh tubuh itu. "Maaf jika selama ini Alina banyak salah sama teteh."

Ummi Hannah menarik nafas panjang untuk menahan tangis. "Tidak ada yang perlu di maafkan Lin." Tangannya menepuk-nepuk bahu itu menguatkan.

"Setelah sampai disana, kabar-kabar ya Lin."

"Iya Teh. Terimakasih ya Teh, selama ini teteh selalu ada untuk Alina. Maaf jika selalu merepotkan."

"Tidak sama sekali."

Tak lama, Dira dan Marsha akhirnya kembali.

"Mommyh, Kak Dilla kashih ini buat Macha. Ihhh lutu naaa..." gadis kecil itu gembira sekali mendapatkan hadiah dari Dira.

"Ayo sayang, kita sudah harus berangkat."

Gadis kecil itu mengernyit bingung. "Kak Dilla shama Ummi endak ikut, mommy?"

Alina bungkam, tak tahu harus menjelaskan bagaimana pada putri kecilnya.

"Nanti kami akan main kesana, Marsha. Marsha harus jadi anak yang baik ya, tidak boleh nakal." Timpal ummi Hannah, mengusap wajah itu dengan tatapan sendunya.

"Kami pergi dulu ya, Teh..." pamit Alina.

"Hati-hati ya Lin. Semoga Marsha bisa sembuh."

"Aamiin.

Bus itu akhirnya membawa mereka jauh meninggalkan desa yang selama ini menjadi tempat ternyaman nya. Manik mata itu menatap barisan kebun teh itu dengan tak rela.

Semoga suatu hati nanti mereka bisa kembali ke tempat ini dengan kondisi yang sama.

Dua jam berlalu, mereka akhirnya sampai di pemberhentian terakhir.

Terik begitu menyengat, angin panas itu seketika menampar wajahnya yang terlihat kelelahan karena insomnia semalaman.

"Wow, beshak shekali mommy. Itu apa?" Gadis kecil itu menunjuk pada sebuah bangunan megah bertingkat saat bus kota itu berhenti di pemberhentian.

"Itu mall, sayang?"

"Mall itu apa mommyh?"

"Mall itu tempat orang-orang belanja."

"Shepelti walung?"

Alina sontak menyunggingkan senyum, "Iya. Nanti kapan-kapan mommy ajak kesini, mau?"

"Ashik... Macha mau ke wallung lashasha mommy."

Tak lama, mereka akhirnya sampai di sebuah kontrakan khusus putri. Selain lingkungannya yang sedikit ramah anak, Alina memilih tempat itu karena dekat dengan rumah sakit.

"Mba penghuni baru ya?"

Baru saja akan memasuki kontrakan itu, seorang perempuan itu menegurnya.

Dengan ramah, Alina pun mengangguk. "Iya mba."

"Kenalin saya Cyntia, tetangga mba. Itu kontrakan saya di sebelahnya mba." Alina segera membalas uluran tangan itu.  "Alina, mba."

"Ini anak mba ya?" Tunjuknya pada Marsha yang hanya menyimak karena kelelahan.

"Iya."

"Bule ya mba?"

Alina sedikit tersentak mendengarnya. Agaknya perempuan itu terlalu blak-blakan untuk ukuran orang yang baru di kenal.

"Ngga usah di jawab juga ngga apa-apa mba. Maaf ya, saya suka asbun orangnya."

Alina mengernyit bingung, "Asbun?"

"Itu bahasa gaul mba, asal bunyi. Mulutnya saya kadang asal bunyi kayak terompet, ahahaha."

Bersamaan dengan itu, tawa si kecil Marsha akhirnya pecah. "Tante na lutu shekalli ya myh. Hihihi."

Membuat Cyntia pun meleleh, "kamu juga lucu, imut dan menggemaskan dek. Namanya siapa?"

"Macha, tante."

Cyntia mengernyit. "Macha? Macha minuman rumput itu?"

Membuat Marsha seketika itu memberengut sebal. "Macha ndak shuka lumput ya...." sentaknya dengan berkacak pinggang. Membuatnya malah semakin menggemaskan.

"Maksudnya, Marsha mba."

"Oalah, tak kira macha rumput. Hehe... ."

☆☆☆☆☆☆☆☆

Annyeong chingu

Happy reading

Happy weekend

Saranghaja 💕💕💕

1
Nar Sih
sabar alina ,pssti ada keajaiban untuk marsha ,smoga leon trrbuka hati nya dan sgra menolong putri nya
Nia Rahmadini
kak boleh update nya double hehehe
Nar Sih
semoga dgn cerita dri umi hanah kmu bisa sadar akan slh mu leon ,dan sgra cri tau keadaan 4th lalu saat kmu tk sadar stlh kecelakaan itu
Sunarti Narti
Alhamdulillah akhirnya kebenaran segera terungkap, semoga kamu ga menyesal Leon
Nar Sih
semoga kali ini leon tebuka hti nya sadar akan kesalahan nya ,dan bnr,,bisa bantu marsha biar sembuh lgi ,dobel up lgi ya kak rei🙏🥰🥰
May Satibi Satibi
jangan lama" kak update nya ini novel favorit aku bulan ini
apiii
di tunggu up selanjutnya thor❤️
apiii
astagaa bacanya sambil tahan napas tegang bangt baca setiap kalimat ngena bngt🥹
apiii
parah banget jadi bapak🥹
apiii
thor singkat bangt🥲
Nia Rahmadini
kapan sih update lagi kak
apiii
akhirnya up lgi 🥲🥰
Nar Sih
dobel up yaa kakk 🙏👍
Nia Rahmadini
update lagi kak naangung cerita
apiii
makin penasarannn tapi harus nungguin part selanjutnya🥲
Nia Rahmadini
update kak lagi, cerita nya bagus banget.
Yuni Afiatun
suka setiap karya nya,,
tapi tunggu up nya harus bersabar
yulithong
hrs sabar menunggu ini🤔
Sun Rise
ok
Nar Sih
semoga kali ini sgra terungkap semua nya yg sbnr nya dan leon sadar dgn salah nya ,semagat ya alin juga semagatt untuk kak reinata moga up nya lancar💪💪🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!