NovelToon NovelToon
Penguasa Alam Dewa

Penguasa Alam Dewa

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Petualangan / Kultivasi / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: FixCrazy

Seri kelanjutan Lahirnya Penguasa Alam.

Menceritakan perjalanan Xu Tian menuju Dunia Dewa untuk membalaskan dendam kepada mereka para Dewa Penghianat!

Bersama dengan Qing Ling sang istri tercinta dan para abdi yang selalu setia, Xu Tian berniat membangun kekuatan di Dunia Dewa untuk menghancurkan Istana Langit tempat para Dewa berada.

Apakah Xu Tian berhasil membalaskan dendamnya? Dan bagaimana perjalanan Xu Tian menjadi seorang Penguasa di Alam Dewa?

Ikuti kisahnya di PENGUASA ALAM DEWA

Ig. Fixcrazy29

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FixCrazy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28. Hong Dalu Yang Menyedihkan

" Aku sangat malas meladeni tuan muda sombong seperti mu. Bagaimana jika kalian berdua mengantarkanku menuju Klan Hong saja?" Ucap Xu Tian dengan tenang.

Tuan muda Hong Dalu dan tetua yang berada di sampingnya tertawa dengan keras mendengar ucapan Xu Tian.

" Anak muda, aku benar-benar menyukai keberanianmu itu. Tapi sangat di sayangkan, karena tempat ini akan menjadi kuburan untukmu!" Ucap tetua Klan Hong yang kemudian melesat ke arah Xu Tian.

Xu Tian tersenyum dengan santai.

" Bukan hanya tuan mudamu saja yang bodoh! Ternyata kau bahkan lebih bodoh darinya!"

" Arghhh...." Teriak tetua tersebut yang sudah tidak dapat menahan diri lagi langsung melepaskan pukulan ke arah Xu Tian.

" Dhuaaarrrr...." ledakan dahsyat mengguncang tempat itu saat pukulan tetua Klan Hong di tahan dengan mudah oleh Xu Tian.

Tuan muda Nan dan tetua yang bersamanya terdiam menatap kaget.

" Sangat kuat, bahkan hanya menggunakan telunjuknya saja," Batin Tuan muda Nan.

" Krakk...." Tangan kanan tetua Klan Hong tiba-tiba retak setelah Xu Tian menggerakkan sedikit jari telunjuknya.

" Kau benar-benar bodoh dan lemah!" Ucap Xu Tian menatap tajam tetua tersebut.

Tuan muda Hong Dalu kini hanya mampu terdiam dengan tubuh perlahan terduduk di lantai.

Tubuhnya bergetar dengan keringat dingin yang mulai membasahi tubuhnya.

" Tetua Hong Cun saja di kalahkan dengan sangat mudah," Ucap Tuan muda Hong Dalu dengan suara bergetar.

Xu Tian menggelengkan kepala melihat keadaan Hong Dalu yang terlihat pucat pasi. Bahkan Tuan muda Klan Nan dan tetua Klan Nan kini hanya mampu menundukkan kepalanya tanpa berani menatap wajah Xu Tian.

" Kalian semua, masing-masing berikan tamparan lima puluh kali kepadanya. Setelah itu, aku ingin kalian mengantarkan ku menuju Klan Hong," Ucap Xu Tian menatap empat tetua dan lima pemuda Klan Hong.

" Baik, tuan muda." Ucap mereka dengan cepat, lalu berjalan ke arah Hong Dalu.

Hong Dalu yang mendengar ucapan Xu Tian benar-benar merasa ketakutan, bahkan anggota Klan Nan saja hanya mampu menahan nafas mereka saat Xu Tian selesai mengucapkan kata-kata tersebut.

" Kalian semua benar-benar penghianat!" Ucap marah Hong Dalu menatap anggota Klan nya.

Mereka semua hanya diam tanpa membalas ucapan Hong Dalu, kemudian satu persatu dari mereka segera melakukan apa yang di perintahkan Xu Tian.

" Plakkkk...."

" Arghhh..."

Suara tamparan dan teriak kesakitan mulai terdengar memenuhi ruangan tersebut, hingga beberapa saat kemudian datang manajer restoran bersama pelayan dengan wajah penuh kekhawatiran.

" Hentikan!" Teriak Manajer restoran yang berjalan menuju tuan muda Hong Dalu.

" Tuan muda, apa yang sebenarnya terjadi?"

Xu Tian yang melihat kedatangan manajer mendengus dengan kesal. Bagaimana bisa dia baru datang ke tempat ini, bahkan menanyakan apa yang terjadi.

" Lakukan sebelum apa yang aku perintahkan kalian selesaikan! Atau aku akan membunuh kalian semua!" Ucap Xu Tian menatap tajam tetua dan pemuda Klan Hong.

Mereka yang tidak ingin Xu Tian marah dan membunuhnya segera melanjutkan tanpa menghiraukan manajer restoran yang menghalanginya.

Manajer restoran kemudian menatap ke arah Xu Tian. " Siapa kau sebenarnya? Mencari masalah dengan Klan Hong akan membuat restoranku hancur. Dan nyawaku akan dalam bahaya."

" Kau tidak perlu mengkhawatirkan hal itu, karena setelah ini aku sendiri yang akan mendatangi Klan Hong untuk memberikan pelajaran kepada mereka." Balas Xu Tian menatap tajam manajer restoran.

Manajer restoran yang mendengar ucapan Xu Tian merasa sangat kesal.

" Anak muda, kau memang memiliki kemampuan yang cukup tinggi. Tapi itu semua belum cukup untuk membuatmu menyombongkan diri di hadapan Klan Hong,"

" Terima kasih atas peringatan tuan manajer. Tapi aku tidak memiliki rasa takut sedikitpun pada siapa pun itu, termasuk Klan Hong!"

" Tuan muda Nan, bisakah tuan muda membantu saya?" Lanjut Xu Tian menatap Tuan muda Nan.

" Tuan muda, katakan saja,"

" Aku ingin kalian merahasiakan masalah ini. Dan aku juga ingin meminta izin untuk menemui Patriak Klan Nan setelah urusanku di Klan Hong selesai."

" Kami akan merahasiakan hal ini pada orang luar. Dan untuk permintaan kedua tuan muda, aku akan dengan senang hati menyambut kedatangan tuan muda di Klan Nan kami." Ucap Tuan muda Klan Nan.

" Terima kasih,"

" Tuan muda tidak perlu sungkan. Jika aku boleh tau, siapa nama tuan muda?"

" Maaf karena tidak mengenalkan diri sebelumnya, namaku Xu Tian,"

" Tuan muda Tian, aku Nan Zhou,"

Setelah saling mengenalkan diri satu sama lain, Xu Tian kemudian mengeluarkan cincin penyimpanan dan memberikan pada manajer restoran.

" Aku akan mengganti rugi semua kerusakan di tempat ini. Apa itu cukup?" Tanya Xu Tian.

Manajer restoran segera memeriksa cincin penyimpanan yang di berikan Xu Tian, hingga beberapa saat kemudian wajahnya terlihat sangat kaget dan bahagia.

" Tuan muda, ini sangat cukup." Ucap Manajer restoran setelah melihat dua juta koin emas di dalam cincin penyimpanan tersebut.

Xu Tian tersenyum kecut melihat sikap manajer restoran yang berubah lebih hormat kepada dirinya.

Di sisi lain, Wajah Hong Dalu kini sudah sangat sulit untuk di kenali, di mana wajahnya yang membekak dan mengeluarkan darah segar.

Bahkan kini masih ada dua orang lagi yang belum mendapatkan giliran untuk menampar wajah dirinya.

Suara tamparan dan tangisan terus terdengar, setiap kali Hong Dalu ingin berbicara, tiba-tiba tamparan keras sudah menghantam wajahnya terlebih dulu.

Sedangkan Manajer restoran, kini telah meninggalkan tempat itu bersama dengan para pelayan.

" Tuan muda Tian, aku dan tetua yang lain akan kembali terlebih dulu menuju Klan. Aku akan menunggu kehadiran tuan muda di sana." Ucap Nan Zhou berpamitan kepada Xu Tian.

Xu Tian menganggukkan kepalanya. " Tuan muda Nan Zhou serta para tetua sekalian, terima kasih." Ucap Xu Tian dengan tersenyum ramah.

Kemudian Nan Zhou dan tetua Klan Nan segera pergi meninggalkan tempat itu.

Xu Tian kemudian mengalihkan pandangannya ke arah pengunjung yang masih tertahan di dalam restoran. Terlihat sekitar enam orang yang masih berdiri dengan wajah yang tertunduk.

" Kalian dapat menikmati makanan dan minuman di tempat ini gratis. Katakan saja itu perintahku. Dan aku juga ingin memperingati kalian untuk merahasiakan hal ini, jika kalian berani membicarakan masalah ini, aku akan mendatangi kalian saat itu juga." Ucap Xu Tian dengan tegas.

" Bai tuan muda, terima kasih." Ucap ke-enam nya secara bersamaan.

Waktu terus berlalu dengan cepat, hingga akhirnya keempat tetua dan kelima pemuda Klan Hong telah menyelesaikan tugas yang di berikan Xu Tian.

Terlihat tubuh Hong Dalu yang kini terlihat sangat menyedihkan, bahkan wajahnya sudah tidak berbentuk lagi.

" Kau tenang saja, aku tidak ingin membunuhmu saat ini. Aku akan mendengarkan penjelasan dari Patriak Hong Fu terlebih dulu sebelum menentukan nasibmu kedepannya," Ucap Xu Tian yang kemudian meminta mereka semua untuk membawa dirinya menuju Klan Hong.

" Baik tuan muda."

1
Mohammad Fauji
kok jadi long he
Mohammad Fauji
mana xiao chen... kok gak nongol juga.....
Mohammad Fauji
sajak maneh..... sajak adalah gubahan sastra berbentuk puisi yg terikat oleh aturan baris dan bait yg mengutamakab kesellarasan atau persamaan bunyi (rima)..... mosok mc ne gelut karo moco puisi.... 🙏🙏🙏
Mohammad Fauji
yg ada tuh dewa ashura
Mohammad Fauji
kok metu maneh sajak.... bukak o kamus sajak iku opo. cek gak bolak balek sajak ae....
Mohammad Fauji
kampak.... kok bahasanya gak berubah..... kan lebih enak disebut kapak
Mohammad Fauji
untung suropati, munggah gunung silit e kari
Mohammad Fauji
mbalek prajurit maneh..... yokpo karepmu thor2.... moncrot lak uwes
Mohammad Fauji
nyadar po o thor..... dibaca komen pembaca biar banyak yg komen n like.
Mohammad Fauji
ohhhh alah.... tambah feng jrot
Mohammad Fauji
botol sprite paleng
Mohammad Fauji
ngelebok ken duduk memasuki. lek memasuki iku menungsone seng mlebu.... maklum bahasa indo dapat 3
Mohammad Fauji
ya kira2 dikit thooor.... kok keterlaluan gak masuk akalnya.... apa ini hotel bintang 7....
Iwan
Thor...gmn nih masa ngegantung lagi😭😭😭
Jade Meamoure
padahal ceritanya bagus...apa author pindah lapak ya 🤔🤔🤔
Didi h Suawa
semangat,,💪💪💪💪
Fahri Zebob
engga pernah tamat semua cerita nya..
Fahri Zebob: lama lama bisa juga baca nya...
total 1 replies
Hadi Wahyono
bukan 24 JT tapi 20 JT 400
Bocil
bab gak perlu panjang biar gak bosen dengerin.lanjut thor enak ada suara audio tinggal dengerin gak perlu baca
eitan's
yaaaaaccchhh,,,,, mna cerita lnjutnyaa.......
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!