NovelToon NovelToon
Suami Pengganti Sensasional

Suami Pengganti Sensasional

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama
Popularitas:324.8k
Nilai: 5
Nama Author: Rifan

Entah suatu kemalangan atau permainan takdir untuk Faranisha Gayatri, menjelang hitungan jam pelaksanaan akad nikah dengan sang kekasih yang telah menjalin kasih selama 3 tahun dengannya, pihak mempelai pria malah membatalkan pernikahan tanpa alasan. Sebagai gantinya, hadirlah sesosok pria yang bersedia menjadi pengganti mempelai pria.

Ialah Naufal Kenan, sosok pria yang sangat sensasional. Seorang dokter spesialis bedah dan penyakit dalam dengan segudang prestasi dan pencapaian. Berparas tampan, kaya raya nan dermawan. Dan ternyata, ialah sosok pria yang menjadi cinta pertama Fara. Cinta yang dulu hanya bisa dipendamnya dalam diam tanpa dapat tersampaikan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rifan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Persiapan Rencana Fara

Seperti yang Fara katakan, Gabela akan shock jika mengetahui kebenaran tentang kondisi Kenan yang terlihat kelelahan. Namun yang 'sebenarnya' versi Fara berbeda dengan yang 'sebenarnya' versi Gabela. 'Bermain kemalaman' versi Fara adalah kemarin dirinya dan Kenan keluar rumah dan pulangnya malam, sedangkan versi Gabela, kata 'bermain' ia salah artikan sebagai permainan suami istri di atas ranjang. Dan memang itulah tujuan Fara, sengaja ia menuturkan nya secara ambigu. Hasilnya, 100% sukses.

Lain Gabela lain Kenan. Jika Gabela shock, maka Kenan lebih kearah kebingungan. Ia bingung sendiri tidak dapat menangkap maksud di balik penuturan Fara. Ia bertanya-tanya, 'bermain' apa yang dimaksud Fara hingga membuat Gabela benar-benar shock? Versi pendefinisian Kenan sama dengan Fara. Yang ia bingungkan, mengapa reaksi Gabela sampai seperti itu? Entah Gabela yang otaknya terlalu vulgar, atau Kenan yang terlalu lugu. Entahlah.

Sementara sang supir tak usah ditanya. Makhluk yang menurut Fara seperti robot semi otomatis itu ternyata diam-diam menghanyutkan. Pendefinisiannya terhadap penuturan Fara, sama seperti versi Gabela. Dasar si supir.

Kini Kenan, Fara dan Gabela sudah berada di dalam ruang kerja mereka dan sudah sibuk berkutat dengan pekerjaan masing-masing. Diantara ketiganya, hanya Fara yang dapat bekerja dengan konsentrasi penuh. Sedangkan Kenan dan Gabela sibuk dengan pemikiran mereka masing-masing. Kenan yang masih terus mencoba mencari jawaban atas kebingungannya, dan Gabela yang sibuk menata hati dan pikiran setelah mengetahui bahwa pria yang sangat ia cintai telah tidur dengan wanita lain.

Brak...

Tiba-tiba keheningan dalam ruangan itu dipecahkan oleh bunyi gebrakan yang berasal dari meja kerja Gabela. Ya, Gabela baru saja kehilangan kendali dirinya akibat tak sanggup membayangkan Kenan dan Fara tengah bermesraan di atas ranjang. Itu membuatnya hampir kehilangan akal.

"Ada apa, Dokter Gabela?" tanya Kenan dengan kening mengernyit dalam. Sementara Fara hanya diam sembari tersenyum samar, seolah mengetahui apa yang sedang dialami Gabela.

"Ugh..." Gabela tertegun salah tingkah menyadari kelepasan nya "Ma-maaf, saya tidak sengaja."

"Hmm... Ya sudah, tidak apa-apa. Lain kali hati-hati agar tidak menganggu yang lain." peringat Kenan.

"Iya, Prof." jawab Gabela cicit.

Fara masih setia dengan diamnya. Melihat Gabela yang salah tingkah, senyuman di bibirnya semakin terkembang miring.

"Hm, ayo kembali bekerja." Kenan.

Sebelum kembali bekerja, tak sengaja pandangan Gabela jatuh pada Fara yang juga tengah menatap padanya. Melihat senyuman miring di bibir Fara yang ia yakini tengah mengejeknya, membuat darah Gabela seketika mendidih hingga ke ubun-ubun. Wajahnya memerah padam, tangannya mengepal erat, tatapannya menghunus tajam pada Fara. 'Dasar wanita murahan!' cibirnya dalam hati mengatai Fara.

'Cih... Murahan teriak murahan. Dasar gak nyadar diri!' lagi, Fara balas mendecih sinis dalam hati, seolah dapat membaca isi hati Gabela.

Kemudian suasana kembali hening dimana ketiganya kembali fokus pada pekerjaan mereka. Kali ini Fara malah ikutan pikirannya melayang kemana-mana hingga membuatnya tak bisa berkonsentrasi dalam bekerja. Bukan memikirkan tentang Gabela yang sejak tadi sesekali meliriknya dengan tatapan seolah ingin menerkamnya, Fara malah pusing memikirkan tentang rencananya untuk menggoda Kenan yang telah ia putuskan semalam. Fara sudah bulat dengan keputusan itu, hanya caranya saja yang masih belum ia temukan. Menggunakan lingerie? Fara masih tak yakin dengan cara itu, ia takut Kenan akan menilainya sebagai wanita murahan.

'Sepertinya aku mesti meminta pendapat dari Nabila.' Fara membatin, ia memutuskan untuk menemui Nabila saat waktu istirahat siang nanti.

Waktu istirahat siang pun tiba. Meskipun tak ikhlas membiarkan Kenan makan siang berdua dengan Gabela, Fara tak punya pilihan lain demi kelancaran rencananya. Tidak mungkinkan ia mengajak Nabila bergabung makan siang bersama mereka dan membahas masalah itu di depan Kenan langsung? Sangat, sangat tidak mungkin.

"Menurut lo gimana?" tanya Fara meminta pendapat Nabila setelah menceritakan rencananya untuk menggoda Kenan.

"Emangnya apa yang salah? Menurut gue sih, wajar-wajar aja. Toh, yang lo goda juga laki lo, bukan laki orang." jawab Nabila sembari sibuk mengunyah santai makanan yang tengah dilahapnya.

"Ya, emang bener sih. Tapi, gimana kalo Kak Kenan nganggap gue wanita murahan yang suka godain laki-laki?" keluh Fara lirih.

"Ya elah, lo masih mikirin harga diri aja. Ya, kalo si big bos ngatain lo wanita murahan, lo ngatain balik dia pria murahan, salahnya kegoda ama lo."

"Itu kan kalo dia kegoda, kalo gak gimana?" Fara pesimis.

Suurrp...

Nabila menyeruput es teh manisnya hingga tandas setelah menghabiskan makanannya. "Dengarin gue, Far! Lo itu terlalu pesimis. Jujur nih ya, gue sebenarnya terkadang iri sama lo. Gak usah nyebutin karena lo bisa nikah dengan big bos, itu mah bukan iri lagi, tapi banget." Nabila menyengir menjeda ucapannya yang dibalas cebikan oleh Fara "Dari diri lo sendiri aja, gue terkadang iri sama kecantikan lo. Belom lagi body lo yang hot pake banget kayak beuh... gitar spanyol mah lewat. Gue yakin, sekali liat, si big bos auto ngeces dah. Jadi, lo gak perlu khawatir si big bos gak bakal kegoda. Yang perlu lo khawatirin justru diri lo sendiri, sanggup gak lo nantinya imbangin si big bos yang super hot itu, hahaha..." cerocosnya panjang lebar diakhiri dengan gelak tawa.

Meskipun kesal dengan kalimat terakhir Nabila yang terkesan mengejeknya, tak ayal Fara ikut tersenyum dan mendapatkan sedikit kepercayaan diri. "Lo gak lagi ngadi-ngadi kan? Takutnya lo cuman pengen nyemangatin gue aja."

"Elah, malah raguin gue. Sumpah, gue jujur, sejujur-jujurnya." Nabila mengacungkan jari telunjuk dan tengahnya membentuk simbol 'V'.

Mendengar kata 'sumpah' yang diucapkan Nabila, sekarang Fara yakin bahwa sahabatnya itu memang benar-benar jujur. Ia sangat mengenal kepribadian Nabila, meskipun gresek, sahabatnya itu tidak akan pernah bermain dengan sumpahnya. Senyum Fara pun semakin lebar dan menjadi lebih percaya diri lagi "Terima kasih ya, Nab. Lo emang sahabat terbaik gue, gak salah gue minta pendapat ama lo, the best lah." Fara balas dengan mengacungkan kedua jempolnya pada Nabila.

"Siapa dulu? Nabila gitu loh." Nabila menepuk-nepuk dadanya sendiri dengan bangga, dan Fara hanya tersenyum menanggapinya.

Sebelum berpisah untuk ke ruang kerja masing-masing, Fara dan Nabila mengunjungi situs online shop langganan mereka dan memesan lingerie di sana. Fara yang minim pengetahuan tentang pakaian kurang bahan itu, menyerahkan sepenuhnya kepada Nabila untuk memilih. Fara tak tahu saja bahwa Nabila sendiri sebenarnya tak jauh berbeda. Namun bukan Nabila namanya jika tidak sok-sokan. Dengan sok berpengalaman nya, Nabila menjatuhkan pilihannya pada lingerie yang paling seksi.

"Ok, done." ucap Nabila setelah menyelesaikan prosedur pemesanan.

"Lo yakin, Nab?" tanya Fara ragu sembari meringis melihat keseksian lingerie yang dipilih Nabila.

"Sangat yakin."

Melihat keyakinan penuh percaya diri Nabila, Fara tidak bertanya lagi. Dengan polosnya, Fara langsung percaya begitu saja. Kemudian, keduanya pun kembali ke ruang kerja mereka masing-masing.

Tiba di ruang kerjanya, Fara mendapati Kenan dan Gabela juga sudah kembali dan duduk di meja kerja masing-masing. Cukup jelas Fara merasakan diantara Kenan dan Gabela masih ada kecanggungan seperti pagi tadi. Tidak, lebih tepatnya hanya Gabela yang canggung, sedangkan Kenan terlihat biasa saja. Sepertinya kesalahpahaman yang disengaja Fara pagi tadi, benar-benar memukul telak mental Gabela. Bahkan hingga detik ini, Gabela masih banyak berdiam diri. Tidak seperti Gabela yang biasanya, di kesempatan sekecil apapun gadis itu pasti akan mencoba menarik perhatian Kenan. Namun ini, alih-alih mencoba menarik perhatian, Gabela malah terkesan menghindari Kenan.

'Semoga saja, setelah ini Gabela menyerah untuk mendapatkan Kak Kenan.' harap Fara membatin seraya menatap Gabela sekilas, lalu melanjutkan langkah menuju meja kerjanya.

Sementara itu, sejak Fara memasuki ruangan, diam-diam Kenan mengunci pandangannya pada istrinya itu dengan tatapan penuh tanya. Ia sedikit penasaran dengan maksud Fara yang ingin makan siang bersama Nabila. Tentu saja Kenan mengetahui hubungan Fara dan Nabila yang merupakan sepasang sahabat. Melepas rindu? Bisa jadi. Tapi, mengingat sikap posesif Fara seminggu belakangan ini yang tidak pernah membiarkan Kenan dan Gabela berdua saja, Kenan meragu. Lalu apa?

1
Sri Lestari
critanya kog jadi ken gak berwibawa gitu sih...kn awalnya kesannya kenan itu bijaksana ya berwibawalah...
ini kog ketus...
Amin Srgfoo
sayang banget ngak dilanjutin
Dhina ♑
itu adalah hal paling tragis dan memalukan

batal
pernikahan barat
Dhina ♑
Astaga dibatalkan
why
Amin Srgfoo
udah kangen pingin baca kelanjutannya
cew_geminy
berhenti tengah jalan
NOTOXIC: maaf kak, akunnya kebajak, jdi gk bsa dilanjutin nulisnya🙏
total 1 replies
Giralexta
Yes bener,,,,jodoh itu namanya sayang, mau berapa lama kalian pacaran kalo bukan jodoh pasti pisah😍😍
Nur Hidayah
jagan ada pelakaor dong thooor
Maryati
koq ngak ada kelanjutannya lagi
apa sdh selesai ceritanya 😊
NOTOXIC: maaf kak, akunnya kebajak, jdi gk bsa lnjutin nulisnya🙏
total 1 replies
Neng Win
visualnya
Rini Kusmiyanti
sedikit ke gak nyambung alur ceritanya setelah ganti bab
Amin Srgfoo
udah selesai ya
Mok Tudan
kenapa tak Ada update nya
Ima Yuliantina Tony
banyak banget kata huft🤣
say BYE 👁️👄👁️
nopal kenan w tandain namamu si eps lnjt 🧐
Nur Hidayah
kena Fara takjujur sih thooor tentang perasaanya
Nur Hidayah
buat Farah sadar dengan perasaanya thooor terhadap suaminya jg sampae menyesal buat percaya diri Fara
Kartika Dewi
ok like,vote n bunga
bunga
dalangya si andre ni..
Ika
biar Kenan gantian cemburu Thor biar ngerasa🤭🙏💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!