NovelToon NovelToon
Di Jodohkan Dengan Gadis SMA

Di Jodohkan Dengan Gadis SMA

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Nikahmuda / Mafia / Tamat
Popularitas:22.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: dy anggraini

tidak untuk -21

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dy anggraini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 28

SELAMAT MEMBACA

JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN DENGAN CARA LIKE KOMEN VOTE

DAN MASUKKAN KE DAFTAR VOFORITMU YA

"Lo urus nie si Kenzo gue mau ngurus adek gue dulu, gue cabut duluan ya"

" Iya Bim dari pada adek lo yang cantik itu sama si brengsek itu mending ama gue aja" celetuk Revan tiba tiba.

"Enak aja lo ngomong awas aja lo berani deketin Adek gue" ancam Bima dengan tatapan tajamnya.

"Ya elah ma temen sendiri juga Bim" kata Aldi ikut menimpali.

"Ogah gue kalo temen yang modelnya kaya kalian mau deketin adek gue punya lo aja mudah banget masuk lubang sana sini kan kasian adek gue dapat bekasnya, udah ah gue cabut dulu" ujar Bima yang langsung melenggang pergi.

"Bim kalau butuh bantuan hubungi kita aja" teriak Aldi yang langsung di acungi jempol oleh Bima.

" Andai aja ya gue gak brengsek gini pasti gue berani tuh deketin adeknya Bima" celetuk Revan setelah Bima sudah pergi.

"Mau mati lo di gantung sama Bima, emang adiknya Bima cantik si" jawab Aldi dengan ngebayangin adiknya Bima yang cantik

"Iya lah orang kakaknya aja ganteng gitu, banyak cewek yang antri tapi gue salut sama Bima bisa ya gak kegoda" ujar Revan yang salut sama Bima.

"Mana mau dia ama barang bekas walaupun aduhai" Jawab Aldi

"Eh ini si kenzo kita apain nih anterin pulang pa gimana?" tanya Revan yang bingung mau membawa kemana temannya yang sudah teler itu.

"Ya udah lo anterin aja gua ada urusan yang harus gue urus, biasalah ada barang baru" yang di maksud barang baru oleh Aldi itu cewek cantik yang mau bekerja di clubnya ntah jadi penari atau wanita penghibur, Aldi mah omongannya gak jauh jauh dari cewex berbody mulus nemang dasar ya Aldi otaknya otak ************.

Sedangkan Revan langsung tersenyum semringah mendengarnya. "Serius lo Al oke gak?" tanya nya.

"Lo lihat aja sendiri besok"

Akhirnya dengan terpaksa Revan yang mengantar Kenzo pulang.

o0o

Sementara Bima langsung menghubungi anak buahnya untuk menanyakan adiknya.

"Hallo bos...." jawab anak buahnya di sebrang sana setelah sambungan telfonnya terhubung.

"Di mana posisi sena sekarang?" tanya Bima.

"Ada di mall bos tepatnya di restoran xx" jawab anak buahnya.

"Oke lo awasin terus gue akan ke sana" titah Bima yang langsung memutuskan telfonnya secara sepihak.

Setelah itu Bima segera melajukan mobilnya menuju ke mall di mana Sena berada dan gak lama Bima sudah sampai di tempat yang telah di tujunya, tampa basa basi Bima langsung masuk ke dalam mall untuk mencari adiknya.

Sesampainya di restoran Bima mengedarkan pandangannya untuk mencari di mana adiknya dan setelah Bima menemukan adiknya yang ternyata sedang menikmati makanannya bersama Vian, dengan segera Bima langsung menghampiri adiknya, Bima langsung menduduk kan dirinya begitu saja tanpa permisi terlebih dahulu sehingga membuat Sena terkejut akan adanya Bima yang secara tiba tiba duduk di sampingnya.

"Kak Bima ngapain di sini sama kak Dara juga?" tanya Sena dengan celingukan karena dikiranya kakaknya itu datang dengan kakak iparnya.

"Kakak sendirian kesini khusus buat ngajak kamu pulang" jawab Bima yang membuat Sena tersenyum masam, lagi lagi kakaknya itu mengekangnya gak bisakah kakaknya itu memberinya kebebasan, sampai sampai mau ngedate aja pake di buntutin segala.

Sedangkan Vian yang mendengar Bima mau mengajak pulang Sena langsung protes. "maaf kak tapi Vian tadi kan udah minta izin sama om Rendy dan tante wenda buat ngajak jalan Sena tapi kenapa sekarang malah mau di ajak pulang?" tanya Vian dengan bingung.

"Iya terserah akulah kan aku kakaknya" jawab Bima dengan tatapan tajamnya dan seketika membuat nyali Vian menciut andai saja bukan kakaknya Sena mungkin Vian sudah menghajarnya.

"Tapi kak tadi katanya boleh terus kenapa Sena malah di suruh pulang?" Tanya Sena yang merasa kesal dengan kakaknya.

Dari pada kebanyakan tanya tanpa basa basi Bima langsung menarik tangan Sena untuk mengajaknya pulang. "Ayok pulang" ajak Bima dengan paksa.

"Ih kak tapi Sena gak mau" ujar Sena dengan meronta.

"kalau kakak bilang pulang ya pulang" kata Bima dengan intonasi agak meninggi sehingga mereka langsung jadi pusat perhatian para pengunjung restoran yang berada di sana.

"Maaf kak kakak gak bisa maksa Sena buat pulang, tadi Sena ke sini sama aku jadi pulangnya ya harus sama aku" ujar Vian yang berusaha mencegah Bima yang ingin mengajak Sena pulang.

"Cih, Emangnya lo itu siapa hah? gue lebih berhak karena gue kakaknya"

Akhirnya emosi yang sedari tadi Bima pendam meledak juga gara gara Vian yang ingin menghalanginya untuk mengajak Sena pulang, karena sudah kesal dengan kelakuan Vian Bima langsung menghantamnya dengan tinjunya.

BUAKKKK

"Dasar brengsek lo, gue peringatin sama lo jangan deketin adek gue lagi kalo sampai gue tau lo deketin adek gue lagi, gue abisin lo" peringat Bima setelah Vian terpental akibat tonjokan Bima yang mengenai perutnya.

Sena yang melihat kakaknya yang malah menghajar Vian lantas Sena memutuskan untuk mengalah, Sena akan menuruti kakaknya untuk pulang saja karena Sena malu menjadi tontonan banyak orang di restoran itu.

"Kak udah kak jangan buat keributan di sini malu di lihat orang, okey Sena ikut kakak pulang, vian maaf ya aku pulang aja" ujar Sena dengan menangis.

Bima menarik Sena untuk segera keluar dari mall lalu Bima memaksa Sena untuk masuk ke dalam mobilnya.

"Sialan awas aja lo gue bakal ancurin adek kesayangan lo itu lihat aja nanti" gumam Vian dalam hati karena merasa sakit hati sudah dipermalukan Bima di depan umum.

Sebenernya Vian mendekati Sena karena taruhan sama teman temannya karena di kampusnya Sena adalah seorang gadis cantik yang terkenal susah di dekatin sama cowok bahkan kabarnya Sena belum pernah pacaran, maka dari itu teman temanya Vian taruhan siapa yang bisa mendapatkan Sena dan menidurinya mereka akan memberikan mobilnya sebagai taruhannya.

karena Vian emang play boy brengsek yang udah sering tidur dengan wanita sana sini itu menerima tantangan dari teman temannya untuk menahlukkan Sena yang cantik dan polos dan Vian sudah berhasil menjadikan Sena pacarnya, tinggal selangkah lagi.

"Hik.....hik .....kak Bima kenapa sih jahat banget, apa salah vian kak? kenapa kakak pukul?" tanya Sena sambil menangis, sekarng posisi mereka berdua sedang berada di dalam mobil yang melaju dengan kecepatan rata rata.

"Sena dengerin kakak, mulai sekarang kamu harus jauhin Vian dia gak baik buat kamu dek, dia itu brengsek, kakak cuma mau melindungi kamu aja" jawab Bima yang berusaha meyakinkan Sena.

"Melindungi kakak bilang? Sena itu udah gede kak masak pacaran aja di larang lagian Vian itu baik kan buktinya Sena gak kenapa kenapa, Sena benci sama kakak" ujar Sena yang marah dengan kakaknya.

"Bukannya kakak nglarang kamu pacaran dek cuma Vian itu brengsek, kalo orangnya baik kakak gak masalah"

" emang vian itu brengsek kenapa sih hah?" tanya Sena dengan intonasi sedikit meninggi karena terbakar emosi.

"Dia itu gak cinta sama kamu dia hanya memanfaatkanmu dek percaya sama kakak" jawab Bima yang berusaha meyakinkan Sena lagi.

"Kakak bohong Sena gak percaya"

" Terserah, yang penting kakak udah ngasih tau"

Setelah mereka sampai di rumah Sena langsung turun dari mobil kakaknya lalu sena segera berlari masuk ke dalam rumah.

"Lho sayang kok udah pulang terus kenapa nangis?" tanya mamahnya yang melihat Sena pulang dengan nangis nangis, tapi Sena tidak menghiraukan sapaan dari maamahnya Sena nyelong masuk begitu saja menuju kamarnya.

Memang pada saat itu Wenda kebetulan belum tidur Wenda masih asyik nonton TV drama korea kesukaannya dengan di temani oleh suaminya.

"Lho bim itu adik kamu kenapa?" tanya Wenda ketika melihat Bima masuk ke dalam rumah.

"Iya kenapa Sena pulang pulang nangis gitu?" tanya papahnya ikut menimpali.

"Tadi Bima nyuruh Sena pulang saat lagi makan sama Vian, tapi Sena gak mau mah jadi Bima paksa aja" jawab Bima yang membuat Wenda dan Rendy bingung lagian kenapa sampai anak laki lakinya itu menyuruh adiknya pulang dengan paksa.

"Lo kenapa kamu suruhnya pulang Bim? adek kamu udah besar biar lah dia punya pacar gak pa pa asal bisa jaga diri, tidak perlu kamu kekang terus Bim kasian juga adikmu yang kurang tau dunia luar biarlah dia menikmati masa mudanya asal tau batasnya" ujar papahnya.

"Iya bener Bim kata papah kamu, pantesan sena ngambek"sahut mamahnya ikut menimpali.

"Bukanya Bima gak ngebolehin Sena pacaran mah tapi Vian itu laki laki brengsek, Bima gak mau kalau Sena sampai di rusak olehnya" jelas Bima.

"Brengsek kenapa Bim?" tanya papahnya yang minta penjelasan ke Bima.

"Papah lihat aja rekaman vidio ini" ujar Bima dengan memperlihatkan rekaman vidio yang tak pantas itu ke mamah dan papahnya karena Bima gak mungkin memperlihatkan vidio seperti itu ke Sena.

Rendy dan Wenda seketika melotot tidak percaya dengan apa yang di lihatnya, ternyata yang di bilang Bima itu benar Vian itu orang yang gak baik mana ada orang baik baik melakukan hal tak senonoh seperti itu.

"Papah biasa ja dong lihatnya gak usah seperti itu" ujar Wenda dengan menutup mata suaminya.

"Papah cuma kaget aja mah gak nyangka sama kelakuannya Vino" jawab Rendi.

"Ya udah Bima ke kamar dulu, mamah kasih tau Sena aja mah pelan pelan" ujar Bima yang di angguki oleh Wenda.

Bima langsung pergi manaiki tangga dan masuk ke dalam kamarnya, di lihatnya Dara yang berbaring di atas kasur sambil menahan sakit diperutnya, Bima jadi ngrasa bersalah karena meninggalkan Dara terlalu lama.

"Mas bima udah pulang?" tanya Dara kala melihat Bima yang baru memasuki kamarnya.

"Iya sayang maaf ya lama" jawab Bima yang merasa bersalah.

"Gak pa pa kok mas"

" ini obatnya langsung di minum ya biar gak sakit lagi"

Bima segera memberikan obat yang di belinya tadi di apotik supaya Dara bisa langsung meminumnya.

" iya mas, makasih ya"

"Iya sayang" jawab Bima dengan gemes.

o0o

Di kediaman Wibowo Santi dan suaminya lagi bersantai di ruang keluarga, tiba tiba ada Rena yang baru pulang jalan bersama Vino.

"Sayang baru pulang?" tanya santi ketika melihat anaknya baru memasuki rumah

" iya mah" jawab Rena dengan lesu.

" shopping apa aja tadi?" tanya Santi kepo.

"Boro boro shopping mah cuma pergi makan doang, nyesel aku mah rebut vino dari Dara vino itu ternyata cowok kismin" jawab Rena yang sedang kesal dengan Vino.

"Makanya sayang kamu itu kalo cari cowok yang kaya dong seperti tuan Bima misalnya" sahut papahnya ikut menimpali.

"Owh iya pah ngomong ngomong soal tuan Bima, ternyata Dara itu udah nikah loh sama tuan Bima" ujar Rena yang membuat Arya dan Santi seketia jadi terkejut.

"Apa? seriusan kamu Ren?" tanya papah dan mamahnya bersamaan.

"Beneran pah mah, waktu kemarin nih ya Rena kan ada ngerjain tugas kampus di rumah Sena, gila ternyata rumah keluarga Sena itu bagus banget mewah dan megah seperti istana, beruntung banget sih itu si Dara mah seharusnya tuh Rena aja yang Nikah sama tuan Bima" jawab Rena yang merasa iri dengan Dara.

"Terus kamu tau dari mana kalo Dara sudah nikah sama tuan Bima? papah yang rekan bisnisnya aja gak tau kalo tuan Bima menikah?" tanya papahnya penasaran.

"Ya Dari Sena dong pah memang dari siapa lagi, apa mungkin karena Dara itu pernah nolongin mamahnya tuan Bima ya jadi mamahnya tuan Bima itu jadi menikahkan Dara dengan tuan Bima sebagai bentuk balas budinya" jawab Rena yang sok tau.

"Maksudnya mereka menikah karena di jodohin Ren? berarti tuan Bima itu terpaksa dong nikahnya sama Dara jadi bukan karena saling mencintai kan?" tanya mamahnya yang mendadak mempunyai ide cemerlang, Santi ingin kalau Rena itu merebut Bima dari Dara.

"Iya mah bisa jadi, karena nikahnya aja di sembunyiin, hanya saudara terdekat dan beberapa rekan bisnis aja yang di undang" jawab Sena.

"Gak mungkinlah tuan Bima bisa suka sama Dara yang tidak sedrajat dengan mereka, kalo gitu kamu masih punya kesempatan buat merebut tuan Bima Ren, Vino yang dulu katanya cinta sama Dara aja bisa dengan mudah kamu rebut apa lagi yang ini tidak ada rasa cinta" ucap mamahnya yang langsung di setujui oleh Arya.

"Bener kata mamahmu ren, kamu deketin aja tuan bima"

"Bener juga ya mah, pah gimana kalo aku magang aja di perusahaan tuan Bima itu akan lebih gampang deketinnya" ujar Rena dengan pedenya. "Oh ya kemarin juga Rena berpesan sama Sena untuk menyuruh Dara pulang, gak hanya itu aja Rena juga berusaha menghasut Sena supaya keluarga Sena jadi membenci Dara"

"Terus tanggapan Sena gimana Ren?" tanya papahnya penasaran.

" Ya Sena kaya percaya gitu pah dan bakal nyampaikan pesan ku ke Dara"

"Wah bagus itu sayang " ujar Santi dengan bangganya.

BERSAMBUNG

JANGAN LUPA DUKUNG AUTHOR DENGAN CARA

LIKE

KOMEN

VOTE

BIAR AUTHOR SEMAKIN SEMANGAT NULISNYA

1
Febby fadila
dasar bodoh sdah tau hidup dengan kemewahan orang lain nggak bisa sadar diri, benalu kok belagu
Febby fadila
ayo dara jangan lemah lagi terhadap Rena dan keluarganya
Febby fadila
enak banget jadi dara, punya suami ganteng tampan kaya sultan, nggak ada yg perlu didustakan lagi 🤣🤣🤣
Febby fadila
hmmm ternyata filing aku benar ternyata itu jessi
Febby fadila
pepept terus rey jangan kasih kendor 🤣
Febby fadila
nah gitu dong namax ortu tu jangan paksain kepentingan sendiri ingat kebahagiaan anakx juga
Febby fadila
sekarang yg menarik kisah rumah tangganya Kenzo dan Riska yg mulai menerpa badai
Febby fadila
wiiidiii udah pada dapat tambatan hati ni masing², gimana sama rumah tangga Kenzo dan Riska ya 🤔
Febby fadila
ckk.. baru seminggu puasa udah nggak tahan gimana klw dara lahiran puasanya 40 hari Bim bisa² stres kamu 🤣🤣🤣
Febby fadila
iya Sena sama Rey aja,💌
Febby fadila
knp nggak bilang langsung aja klw udah nikah heran dee, mau ada drama poligami gitu
Febby fadila
waduu kayakx Kenzo mau dijodohin sama ortunya ni
Febby fadila
sabar bang bima hadapin bumilnya ya 🤣🤣
Febby fadila
diiihhh mimpi kalian terlalu tinggi pak Arya emang bima mau diam aja gitu kalian salah cari lawan pak arya
Febby fadila
itu si hukuman enak bima klw menurut bela kan dia udah biasa to 🤣🤣🤣🤣
Febby fadila
🥰🥰🥰🥰
Febby fadila
harus dikuliti itu si bela jangan biarkan dia hirup udara bebas
Febby fadila
aduuu tegang aku, semoga dara sama anakx selamat dan Alex juga selamat
Febby fadila
ya Allah jangan sampai ini para pengawal kemana siii lemot Amat, tegang ini 🥹🤣
Febby fadila
waduuuu tegang aku Thor,, 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!