NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Bos Menyebalkan

Terjerat Cinta Bos Menyebalkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: wahyoeni"23

Aleta merasa dunia tidak berpihak padanya. Banyak masalah terus menimpanya, dari kehilangan sang Ayah tercinta hingga kehilangan tunangannya , yang direbut oleh orang terdekatnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wahyoeni"23, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

01. Kenyataan Yang Menyakitkan

Setelah menerima telpon dari Mama , aku langsung bergegas pulang, entah ada apa sebenarnya, Mama meminta aku pulang secepatnya.

Oh ya , kenalkan ...namaku Aleta Khaerani , aku biasa di panggil Leta . Aku tinggal bersama Mama Nurma dan Kakak aku , yaitu Mbak Kartika.

Ayah sudah berpulang setahun yang lalu , sedangkan ibu kandungku meninggal sejak aku berumur lima belas tahun.

Ya....Mama Nurma adalah ibu titiku , sedangkan Mbak Tika adalah kakak tiriku.

Meskipun begitu , aku sangat menyayangi mereka berdua, karena sekarang mereka berdualah keluarga yang menemani aku.

Kembali ke sekarang......

Beruntung Bos ku , Pak Gunawan...sudah pulang dari tadi. " Al....aku pulang dulu ya ". teriak ku pada Alma , sambil berjalan dengan langkah cepat.

" Ada apa Ta ?". tanya Alma sahabatku itu , ia pasti penasaran tingkat tinggi.

" Besok aku cerita ". ucap ku .

Sambil berjalan tadi aku sudah memesan ojek online , karena aku tidak mungkin mengendarai motorku dengan keadaan panik begini.

Tak perlu menunggu lama , aku sudah dapat ojol yang aku pesan tadi. " Sesuai aplikasi ya Mbak ". tanya Pak ojol ramah.

" Iya Pak , ayo .....sedikit lebih cepat ya Pak , urgent ini ". ucap ku sambil memakai helm pemberian Pak Ojol.

" Siap Mbak ".

Motor ojol melaju dengan cepat , sampai di depan rumah aku langsung turun dan setengah berlari.

" Tunggu Mbak ". Aku mendadak berhenti karena Pak ojol memanggilku.

" Ada apa Pak , kan sudah saya bayar ?".

" Memang sudah Mbak , tapi tidak usah di bawa juga helem saya , uang tips dari Embak tidak bisa buat beli helem baru ". ucap Pak ojol terkekeh.

Aku reflek memegang kepalaku , " Astagfirullahaladzim.....ah iya , maaf ya Pak ".

" Iya Mbak enggak apa - apa , saya maklum Mbaknya kan lagi panik ".

Setelah menyerahkan helm ke Pak ojol , aku kembali berjalan cepat masuk ke dalam rumah , sempat mengucapkan salam tapi tidak ada yang menjawab.

" Ma....". Ku buka pintu kamar Mama , tapi...kosong , tidak ada Mama di dalam sana.

" Kemana Mama sih , bikin aku tambah takut aja ". aku pun perlahan naik ke atas , entahlah sepertinya kaki ku mengajak melangkah ke arah sana...tempat kamarku berada.

Langkahku melambat saat mulai mendekat ke arah kamarku.

Suara aneh terdengar dari sana , pintunya sedikit terbuka , dengan tangan gemetar aku mulai membuka pintu itu perlahan.

Dan....Brakkkk....tanpa sengaja aku menggebrak pintu kamarku setelah melihat pemandangan menjijikan di depanku .

Perutku tiba - tiba terasa sangat mual , tatapan ku bertemu dengan dua orang manusia laknat di dalam kamar itu. Dan lebih menjijikannya itu adalah kamar pribadiku.

" Lett.....ta......". suara dari laki - laki yang aku cintai , memanggil namaku... tapi tak aku hiraukan , aku balik badan dan berjalan cepat menuruni tangga.

Aku langsung ke dapur , mengambil air dingin dari dalam kulkas untuk meredakan panas dari dalam kepala dan hatiku.

Glek....glek....glek....

Aku meminumnya seraya terus mengucapkan istigfar berulang kali.

" Letta ". suara Mama terdengar dari belakangku.

" Ma..., Mama tidak apa - apa ?". aku langsung berdiri dan mengamati tubuh Mama Nur.

" Tidak apa - apa ?".

" Lalu kenapa Mama menyuruh aku untuk pulang cepat ?".

" Kamu sudah dari atas ? " Bukannya menjawab pertanyaanku, Mama Nur malah balik bertanya kepada ku.

" Iya ". jawab ku kesal.

" Ohh , jadi kamu sudah tau kan sekarang ?".

Deg....

Apa ini, jangan bilang Mama tau kelakuan Mbak Tika dan Bastian di kamar ku

" Maksud Mama ?".

" Ya itu , Kakak kamu dengan Bastian ".

Jadi benar dugaan aku , Mama tau semuanya.....Ibu macam apa yang membiarkan anaknya berbuat maksiat di rumahku.......aku tidak habis pikir.

" Kamu harus ikhlas kalau Bastian lebih memilih kakak kamu , Ta ". Aku kembali ternganga dengan ucapan Mama Nur yang santai dan tanpa dosa itu.

" Benar kata Mama , Ta....kamu harus ikhlas kalau Mas Bastian lebih memilih ku, yang jelas - jelas kualitasnya lebih dari pada kamu ". tiba - tiba Mbak Tika menyela.

Rupanya mereka berdua sudah menyelesaikan ritual menjijikannya . Sekilas aku melirik ke arah Bastian , yang berdiri di belakang Mbak Tika, seakan menyembunyikan belangnya yang ketahuan oleh ku.

Baiklah , kalau itu mau kalian , kini aku tau sifat asli Mama Nur dan Mbak Tika sekarang. Jadi aku tidak akan segan lagi menganggap kalian berdua sebagai orang luar.

" Baik....aku ikhlas, ambil saja Bastian buat kamu Mbak, karena aku sudah membuangnya ". ucap ku membuat Mbak Tika mau maju , tapi Bastian menahan dengan memegang lengannya dan juga menggelengkan kepalanya. Baguslah kalau Bastian tau dia salah , syukur - syukur masih punya malu dia.

" Jaga omongan kamu Leta !" pembelaan dari Mama Nur , Mbak Tika kembali tersenyum mengejek kepadaku , merasa di telah menang.

" Mama menyuruh ku menjaga omongan tapi tidak menyuruh Mbak Tika buat menjaga kelakuannya yang sangat liar ".

" Kamu !!!! ucap Mbak Tika geram.

" Leta !!!! Mama Nur ikut membentak.

Aku berdecak, lalu berdiri , " Mama dan Mbak Tika sudah selesai kan , kalau iya , aku mau istirahat ".

Sebelum melangkah pergi , aku menatap tajam ke arah Bastian dan tersenyum miring . Dia terlihat salah tingkah.

Aku pun berjalan melewatinya, tak lupa ....aku sengaja menyenggol bahunya dengan keras .

Aku langsung ke belakang mencari Bik Sari dan Pak Amir dan mengajaknya ke kamar ku.

" Bik buang semua yang ada tempat tidurku !".

" Semuanya Non ?".

" Iya Bik , semuanya ".

" Termasuk kasur dan tempat tidurnya Non ?".

" Iya Bik Sari ".

" Sayang Non kalau di buang, itu tempat tidurnya masih bagus loh ".

" Kalau Bik Sari mau , ambil saja , tapi sprei dan selimutnya buang saja Bik , lalu bersihkan ....kalau perlu pakai pembersih lantai sebotol ".

" Eh , banyak amat Non.....licin nanti ".

" Pokoknya biar bersih mengkilat , biar bau perbuatan menjijikan mereka hilang dari kamar aku Bik , kalau Bik Sari dan Pak Amir perlu bantuan orang lain , panggil saja , nanti upahnya biar aku yang bayar , sekalian pesan mobil bak buat angkut ke rumah Bik Sari , aku yang tanggung semua ".

" Siap Non kalau begitu....ayo Pak , kita bereskan sekarang !".

Sementara Pak Amir dan Bik Sari membersihkan kamarku, aku pergi keluar.

****

Hai para reader....mampir lagi di karya othor yang baru.....semoga semuanya pada suka ya.....😘

1
Rian Moontero
lanjuuuutt👍👍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!