NOTE: SEDANG DALAM TAHAP REVISI!
Lala Kamila, seorang gadis berusai 17 tahun yang dinikahkan dengan Ilham Wijaya Saputra, pria tampan dewasa, berusai 32 Tahun, tepat setelah dirinya lulus sekolah SMA. Keduanya menjalani perjodohan. Menikah di usia muda, perlahan membuat Lala mau tak mau harus menjadi dewasa dalam bersikap, maupun memutuskan sesuatu di dalam menjalani pernikahannya. Terlebih, ketika begitu banyak hal tersembunyi dari Ilham yang akhirnya diketahui oleh Lala. Akankah Lala bertahan di tengah rumitnya masalah yang menimpa pernikahannya bersama Ilham?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mahdania, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 26
PRANK..
ilham dan papanya dikejutkan dengan suara sesuatu yang jatuh dilantai.
jantung ilham berdegup kencang dan bergegas melihat kearah suara tersebut yang tak lain berasal dari luar ruangan ilham.
dengan gemetar ilham melangkah kearah pintu, ia takut apa yang ia takutkan terjadi.
ilham menarik pintu ruangannya yang tak tertutup rapat itu. dan....
.
.
.
.GLEK
.
.
.
.Ilham menelan ludahnya melihat siapa yang ada didepan ruangannya itu.
dan syukurlah ilham bisa bernafas lega karena ternyata itu bibi yang sepertinya memecahkan sesuatu.
Ilhampun menarik nafas dalam dan menghembuskannya kasar. "huh syukurlah" batin ilham. iapun bergegas masuk kembali keruang kerjanya dan menghampiri papanya kembali.
******
1 bulan sudah sejak kepergian bila, dan kini usia kandungan lala akan memasuki 4 bulan, perutnya pun sudah mulai terlihat menonjol.
dikarenakan hari ini hari sabtu jadi rencananya sore ini ilham akan mengajak lala berkencan keluar.
sudah 1 bulan semenjak kepergian bila lala terus berada didalam rumah.
lalapun setuju untuk berkencan dengan ilham. lala sadar, ia tak boleh terus larut dalam kesedihan. bagaimanapun juga ia masih memiliki suami, orang tua dan malaikat kecilnya yang saat ini masih berada didalam kandungannya.
Rencananya ilham akan mengajak lala menonton bioskop atau dinner diluar. biasanya wanita menyukai semua itu bukan? ditambah lagi lala masih muda dia pasti senang. biasanya wanita seusianya yang saat ini masih 21th pasti kebanyakan masih sedang senang-senangnya menikmati masa mudanya. berbeda dengan lala diusianya yang terbilang masih sangat muda ia justru sudah harus menghadapi ujian sebesar itu. Tapi yaa begitulah hidup, akan selalu ada masalah dan tentunya akan ada hikmah setelah itu.
lala kini sudah mulai membuka dirinya. semenjak kepergian bila, lala jadi lebih suka menyendiri, dan mengabaikan ilham. tapi ilham mengerti itu, ilham sama sekali tak mempermasalahkannya Ilham justru setia mendampingi lala. selama sebulan ini ilham juga tak pergi kekantor, semua urusan kantor ia serahkan kepada papanya dan papanya pun tak keberatan, ia memaklumi bahwa menantunya itu lebih membutuhkan ilham sekarang ini.
dan chia pernah beberapa kali menghubungi ilham namun ilham selalu mengabaikannya. ia tak ingin berurusan dengan chia lagi. chiapun berhenti sendiri dan tak menghubungi ilham lagi. setidaknya sampai sekarang chia tak lagi menganggunya. atau mungkin belum? entahlah, ilham tak perduli, yang ia perdulikan hanya lala dan calon anaknya.
Sore ini pukul 17.00 wib lala sedang bersiap-siap dikamar. sebentar lagi ia akan berkencan dengan ilham. sedangkan ilham sudah bersiap lebih dulu dan menunggunya dibawah.
10 menit kemudian lala keluar kamar dan mulai menuruni anak tangga.
"Mas..!" panggil lala.
ilham menoleh kearah lala.
"ya, ade udah siap? tanya ilham.
"iya udah" ucap lala tersenyum manis.
Deg
Deg
Jantung ilham berdegup kencang melihat lala tersenyum. untuk pertama kalinya setelah 1 bulan ini lala mulai tersenyum lagi. senyuman yang begitu manis, senyuman yang begitu meneduhkan.
Ilham membalas senyuman manis lala dengan senyuman yang tak kalah manisnya yang membuat lala bersemu merah.
ilham senang akhirnya istrinya itu sudah mulai menerima keadaan dan mencoba bangkit kembali.
"syukurlah" batin ilham.
ilhampun menggandeng lala menuju mobil dan bergegas pergi.
20 menit kemudian mereka sampai disalah 1 resto. ilham membukakan pintu mobil untuk lala dan menggandengnya dengan perasaan bahagia dan senyum yang tak pernah lepas ia keluarkan.
Ilham menarik kursi untuk lala dan lalapun mulai duduk.
"makasih mas" ucap lala tersenyum.
Ilham pun tersenyum dan..
Cup
Ilham mengecup lembut puncuk kepala lala dan tersenyum. .
saat ilham akan duduk tiba-tiba.
"Ilham.!!!