NovelToon NovelToon
Luluna

Luluna

Status: sedang berlangsung
Genre:Contest / Anak Genius / Tamat
Popularitas:11.5k
Nilai: 5
Nama Author: Jauhadi

S1 : Luluna
S2 : Lilina


Sinopsis S1:

Ketika kisah yang tidak terduga tentang kehidupan Luluna, Lilina, Lilani dan kawan-kawannya terjadi dalam kehidupan mereka.

Mereka hampir saja terjebak oleh rasa takut.

Tapi ketakutan bukan jawabannya.
Karena yang namanya hidup perlu perjuangan.

Kisah Luluna, tentang ibu, saudara, ayah dan teman.

Sinopsis S2 :

Sinopsis:

Lilina baru saja lulus dari SMA, kini memilih bekerja sambil kuliah kedokteran, di sebuah Rumah Sakit Swasta dia mulai bekerja. Melakukan pekerjaan magang dengan sepenuh hati. Siapa sangka sesulit ini? Novel ini tidak hanya tentang pengalaman horor banyak orang, keseharian, tetapi juga tentang humor, hiburan dan cerita moral lainnya... Selamat menikmati


by: Jauhadi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jauhadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5 LILINA

Hari sudah malam lagi, Lilina sudah ingin pulang. Tapi saat itu Nia menyuruh dirinya untuk membantu dirinya untuk memandikan jenazah. Karena pagi sudah akan di kuburkan. Hati Nia tampak ketakutan. Berbeda dengan Lilina yang merasa baik-baik saja. Lilina sudah pernah melakukannya saat neneknya meninggal, dia dan saudarinya lah yang membantu dalam segala urusan pemakaman neneknya.

Nia merasa ketakutan, sepertinya ini pertama kalinya dia melakukan hal ini. Tapi bagi Lilina, Nia terlalu lebay. Karena ketakutan yang berlebihan itu.

Mereka mulai memandikan jenazah, bahkan seperti Lilina sendiri yang melakukannya. Seolah tidak ada Nia disana, kawan mereka yang lain merasa kalau Nia yang menjadi beban dalam pekerjaan ini.

Bagaimana bisa seorang penakut menjadi perawat? Ah, mereka kesal sendiri dengan Nia, sama-sama anak baru, tetapi Nia begitu sombong selama ini. Suka sekali melempar pekerjaan pada yang lain seperti halnya Anita. Ya mereka pikir wajar, karena mereka kakak adik. Lilina yang tidak diketahui latar belakangnya malah selama ini seolah di berdayakan kedua kakak beradik itu. Mereka pikir, seharusnya mereka satu tim saja dengan Lilina dan bukannya dengan Nia.

Tetapi itu tidak mungkin terjadi, kecuali jika Nia di pecat.

...☣☣☣...

Selesai memandikan jenazah. Semua lalu bubar, termasuk Nia dan Lilina. Tadinya Nia berjanji akan mengajak Lilina pulang bersama, tetapi dia ingkar. Ingin sekali Lilina menggulung Nia menjadi omelette. Tapi dia buang jauh-jauh pikiran jeleknya itu.

Pulangnya pada akhirnya Lilina memutuskan untuk bareng dengan Lilani dan Yudi. Sesekali menjadi nyamuk diantara mereka berdua. Meski tergolong nyamuk yang menggangu Lilani dan Yudi berduaan, Lilani justru tidak merasa kesal sama sekali, begitu juga dengan Yudi. Justru Lilina malah yang merasa kesal.

Tanpa Lilina, Lilani dan Yudi sadari. Dua pasang mata sedang memperhatikan mereka.

...☣☣☣...

Mereka sampai di sebuah rumah makan. Menikmati malam yang dingin dan melepaskan lelah mereka. Lilina bisa saja memasak, hanya dia terlalu malas melakukan hal itu, terlalu lelah setelah seharian bekerja.

"Gimana kerjaan kalian?" Tanya Yudi memulai pembicaraan mereka, sambil menunggu makanan sampai.

"Biasa aja!" Jawab Lilina ketus.

"Perawat cantik kita ini judes banget deh, padahal aku pantau waktu di RS kelihatan ramah dan rajin!" Ujar Lilani menanggapi.

"Pfft.. Bercanda ya Lan? Dia ramah dan rajin? " Yudi meragukan Lilina, dan Lilina hanya diam saja.

"Kamu jangan ngeledek dia kayak gitu dong!" Lilani mulai lagi dengan sifat baiknya itu dan mengomel pada Yudi agar tidak lagi meledek Lilina.

"Abisnya kan dia emang putri kesayangan mama Risa dan Tante Erin(Catterin)!" Ujar Yudi lagi.

"Kan sekarang dia udah beda dari yang dulu dan itu bagus!" Kata Lilani lagi membela saudarinya.

"Udah deh, yang di omongin gue, kok lu yang repot sih kak?" Ujar Lilina yang membuat Lilani dan Yudi merasa terkejut. Apakah mereka salah dengar? Kakak? Sejak kapan Lilina memanggil Lilani dengan sebutan itu?

"Woi apaan kak? Serius nih! Gak salah dengarkan aku!" Kata Yudi ragu.

"Yudi, apaan coba?" Lilani kembali memberikan pembelaan untuk Lilina. "Tapi aneh sih kedengarannya hehe, secara aku sama kamu itukan kembar!" Kata Lilani.

Yudi hanya diam dan menepuk jidat. Sama saja dengan dirinya yang merasa heran. Lilani malah mencoba menyembunyikan keheranan yang dirasakannya!

"Udah biasa aja kali! Tuh udah sampai makanannya, gak makan aku makan semua!" Celetuk Lilina sok kuat, dia saja sering memilih untuk diet, tentunya takut gemuk.

Yudi dan Lilani tentu saja meragukan hal itu, dan menahan tawa mereka masing-masing. Sangat lucu membayangkan Lilina dalam keadaan gemuk dan berisi.

Makanan yang sampai sangat istimewa bagi Lilina urap latoh, nasi putih, dan tempe. Dengan minumannya adalah susu hangat. Yang paling istimewa adalah Urap latoh dan Nasi. Tentunya karena Urap latoh sendiri sangat enak dan akan memungkinkan Lilina untuk tambah dan menghabiskan setidaknya tiga porsi. Maka tidak bohong jika dia berkata dapat menghabiskannya sendiri.

Melihat nafsu makan Lilina yang entah terpengaruh oleh kencur yang terdapat pada urap latoh atau memang Lilina sangat doyan, membuat Lilani dan Yudi merasa terheran-heran. Kemana Lilina yang jaim dan sangat ketat dalam hal diet?

"Tenang aja, berat badan aku gak akan nambah dengan makan segini aja! Malem juga gak ngemil tuh!" Celetuk Lilina dengen ekspresi datarnya yang membuat Yudi dan Lilani tersadar untuk ikut makan. Jika tidak Lilina bisa saja menghabiskan seluruh makanan di hadapan mereka.

Lilina bahagia dengan hidupnya yang tidak terkekang, hidupnya yang apa adanya. Dia lebih suka seperti itu dari pada kehidupan lamanya yang dulu hanya bisa bereuforia saja dengan harta orang tuanya, tanpa merasakan susahnya bekerja.

...☣☣☣...

Makan malam mereka sudah usai. Mereka lalu pulang ke rumah masih masing dengan mobil milik Yudi tentu saja.

"Yudi bye bye!" Kata Lilina dan Lilani bersama-sama saat Yudi masuk kedalam mobilnya.

"Iyaa!" Setelah mobil Yudi menghilang dari pandangan, yang lebih tepatnya masuk kedalam rumah di samping rumah mereka (karena tetanggaan), mereka berdua lalu masuk juga kedalam rumah.

Sudah ada Luluna di dalam rumah, tepatnya di ruang tamu. Sedang belajar sepertinya.

"Belajar apa dek?" Tanya Lilani menyapa.

"Assalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh!" Kata Lilina saat baru masuk rumah.

"Wa'allaikumsalam!" Kata Ayah mereka. Sementara Luluna hanya menjawabnya dengan pelan.

"Eh hehe, Assalamualaikum ayah!" Kata Lilani salah tingkah.

"Masuk rumah tu salam dulu ya kak!" Ucap Lilina menepuk punggung Lilani.

"Sudah makan kalian?" Tanya ayah mereka.

"Sudah ayah!" Jawab Lilina.

"Sudah tadi sama Yudi juga!" Kata Lilani.

Luluna masih fokus dengan pekerjaan yang dia kerjakan. Lilina sempat melirik sejenak apa yang adiknya kerjakan.

What? Soal-soal SMA. Benar-benar di luar ekspektasi dan nalar, Lilina saja tidak pandai dalam soal-soal yang di kerjakan Luluna. Bagaimana juga, Luluna tetaplah anak SD.

"Aku mandi duluan!" Kata Lilani berjalan ke kamar mandi.

Lilina yang tidak mau mandi belakangan berjalan lebih cepat daripada Lilani dan menuju ke kamarnya segera mengambil handuk dan pakaian.

Tetapi...

"Akh curang banget lu! Udah nyiapin baju di pojokan!" Ujar Lilina di depan pintu kamar mandi saat Lilani sudah masuk duluan.

"Silent!" Balas Lilani menyuruh Lilina diam.

"Ck..hemm..." Di saat menunggu orang yang mandinya lama saat malam. Membuat Lilina bergidik ngeri sendiri. Dia tahu ada hantu yang suka ikut mandi di dalam kamar mandi. Tapi dia sendiri agak merasa hal itu lucu juga. Setidaknya Lilina tidak pernah mandi lebih dari 15 menit. Dia bangga dengan dirinya sendiri. Perawat kulit itu seperlunya saja di kamar mandi, maksimal itu di ruang pribadi.

Dan benar saja, satu jam kemudian saat Lilani keluar kamar mandi. Ada hantu anak perempuan kecil ikutan memakai handuk Lilani.

"Ayah! Lilani mandinya satu jam!" Teriak Lilina. Lilani langsung menengok dan agak kesal. Dia tahu selepas ini akan di beri nasihat oleh ayahnya, karena mandi terlalu lama.

Note: Siapa nih yang mandinya lama kayak Lilani? Komen di bawah ya!..Hehe..

1
R-Mr.Ne
Waktu kecil psikopat sama Luluna waktu Gedhe malah jadi pahlawan. Lilina yang awalnya iri hati bakalan berubah gak Thor?
Ma Xixi (Heler).
Berarti Lilina lanjutannya di sini?
R-Mr.Ne
Padahal lumayan bagus gambar lu
AdminSlot_✓
Kukira Lucinta Luna, ternyata Luluna🤭. Jan lupa mampir dan liat karya mimin ya😁
Tini Timmy
bagus sekali 😅
Cantika Putry
aku mampir Thor
Cantika Putry
semangat kakak
Ijin Rekomendasi Novel ku kakak, jika berkenang bisa mampir nya : My Ceo, My Contract Boyfriend.
Terimakasih.
#Riski JR
Uha ini kapan Up lagi, 😶 Aku pengen bca kelanjutannya cantik
Dhina ♑
Sedih banget. Jadi ibunya kenapa??
#Riski JR
Akhirnya Tante Up 😂 Lama banget
#Riski JR
Kurang panjang , 2000 kata 😍
Dhina ♑
Belum kembali
Dhina ♑
⭐⭐⭐⭐⭐ Rate
♥️ Favorit
👍 Like

thor, mengapa karya yang lain pada dihapus??
Little Peony
Semangat selalu thor 🌸
Protocetus: min main yuk ke novelku Panakkukang
total 2 replies
Little Peony
Semangat selalu Thor 🌸🌸🌸🌸
Jauhadi: Ok kak pastilah
total 2 replies
Little Peony
Like like like
Jauhadi: Kalau bilang pasti maka akan jadi janji loh
total 1 replies
Little Peony
Halooo Thor salam kenal dari Temptation dan Split Up 🌸🌸🌸
#Riski JR
komen buat dapet kristal di game pakaian doang
#Riski JR
fafelia 😑
Queenby
hai kak aku mampir nih, semangat terus yah kak 💪
salam dari cerita hidden wounds
Jauhadi: Iya kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!