Penyakit eating disorder membuat Jackson tidak bisa mencicipi rasa makanan selama 20 tahun. Masakan Rossy, koki pribadi baru berhasil membuat pria itu memakannya dan secara perlahan mencoba mengatasi trauma masa lalu.
Terkuak misteri Rossy adalah ibu kandung dari bayi tabung IVF yang dibeli oleh Jackson lima tahun yang lalu. Berhasilkah Jackson mengatasi trauma masa lalu yang merupakan pemicu penyakitnya serta bersatu dengan Rossy dan putra kembarnya Chandra&Kelvin?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LYTIE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 25. Berenang
***Rumah kontrakan Michelle Angela***
Chandra Wijaya mengingat dengan jelas dari data komputer Felix yang di hackernya, penyakit leukimia Kelvin bisa di sembuhkan dengan darah tali pusat. Karena rumah sakit bersalin tempat mereka dilahirkan tidak menyimpan darah tali pusat milik Chandra maupun Kelvin, maka di perlukan darah tali pusat baru dari adik kandung mereka.
Darah tali pusat dari bayi yang di lahirkan oleh Rossy dengan Jackson.
Apapun kendalanya, Chandra akan berusaha menyatukan Rossy dengan Jackson. Selain karena ingin menyembuhkan penyakit Kelvin, juga karena Chandra ingin memiliki keluarga yang utuh.
"Kita harus menyatukan mommy dan daddy," usul Chandra.
"Aku setuju dengan usulmu. Aku akan terus menerus memuji masakan mommy di depan daddy supaya mommy memiliki kesan baik di mata daddy," ucap Kelvin.
"Betul sekali Kelvin. Aku pun akan berusaha membuat daddy memiliki kesan yang baik di mata mommy,"kata Chandra.
"Semalam daddy berjanji akan membawakan lunch masakan mommy untukku. Aku akan menggunakan kesempatan ini untuk membuat daddy menyukai mommy," ucap Kelvin.
"Jangan lupa ambil rambut daddy ya. Kita tetap harus melakukan tes DNA untuk dijadikan sebagai bukti kepada daddy," pesan Chandra.
"Okay brother," jawab Kelvin.
"Dokter Erik yang mengetahui kita kembar sedang koma dan berada di sebelah kamar pasien VVIP mu. Kamu harus membantu mengawasi Dokter Erik. Jikadia siuman dari koma, kamu harus segera memberitahuku," pesan Chandra.
"Okay. No problem. Keep in touch ya brother," ucap Kelvin.
Selama tinggal di Amerika, Kelvin sering mendengar teman sebayanya memanggil saudara laki-laki mereka dengan sebutan brother sehingga Kelvin sekarang ingin memakai kata itu untuk memanggil Chandra.
"Aku akan mencoba meminta mommy membelikan handphone untukku supaya kita bisa lebih mudah berkomunikasi. Bye bye Kelvin! Kamu harus patuh pada perkataan dokter dan suster ya," pesan Chandra.
"Okay. Bye bye brother," ucap Kelvin.
Setelah menutup pembicaraan dengan, Chandra menghapus terlebih dahulu nomor panggilan keluar ke nomor handphone miliknya yang sedang di pegang oleh Kelvin.
Chandra tidak ingin Michelle Angela mencurigainya. Kemudian Chandra menelepon Rossy.
***Mansion Wijaya***
Rossy sedang mempersiapkan bahan-bahan makanan di dapur.
Walaupun pagi ini Rossy tidak perlu memasak breakfast untuk Jackson, Rossy tetap bangun pagi dan mempersiapan bahan makanan untuk lunch yang akan di antar ke rumah sakit .
Rossy juga membuat mini chocolate cake karena tahu anak-anak sangat menyukai makanan yang manis.
Handphone Rossy berbunyi. Wanita muda itu menerima panggilan handphonenya.
"Halo."
"Mommy! I miss you." Suara Chandra terdengar dari dalam handphone.
"I miss you too Vin Vin," ucap Rossy sambil tersenyum.
"Di mana aunty Michelle?" tanya Rossy.
"Aunty Michelle sedang membersihkan rumah," jawab Chandra.
"Oh! Hari ini aunty Michelle shift siang ya?" tanya Rossy.
"Iya mommy," jawab Chandra.
"Vin Vin harus patuh dan menunggu aunty Michelle selesai bekerja ya," pesan Rossy.
"Okay mommy. Mommy! bolehkah aku memiliki handphone sendiri? Aku bisa langsung menelepon mommy kapanpun tanpa mengganggu aunty Michelle yang sedang bekerja," pinta Chandra.
Rossy berpikir sebentar tentang permintaan Chandra dan akhirnya menyetujuinya.
"Baiklah. Mommy akan membelikanmu handphone. Tetapi kamu harus berjanji tidak boleh bermain game terlalu lama di handphone," pesan Rossy.
"I promise mommy. Thank you mommy," ucap Chandra.
Rossy tersenyum kecil mendengar perkataan Chandra.
"Nona Rossy!"
Pak Lesmana tiba-tiba muncul di hadapan Rossy.
"Iya Pak Lesmana. Bentar ya," kata Rossy ke Pak Lesmana.
"Vin Vin! Mommy kerja dulu ya. Bye bye," ucap Rossy sambil mengakhiri pembicaraan.
"Bye bye mommy," ucap Chandra.
Rossy menekan tombol call end di handphonenya setelah mendengar Chandra menutup teleponnya.
Wanita muda itu meletakkan handphonenya di atas meja dan melihat ke arah Pak Lesmana.
"Ada apa Pak Lesmana?" tanya Rossy.
"Tuan Jackson meminta nona Rossy menemuinya di kolam renang," kata Pak Lesmana.
"Kolam renang?" tanya Rossy dengan bingung.
"Iya, nona Rossy. Tuan Jackson sedang berenang di kolam renang, "jawab Pak Lesmana.
"Baiklah Pak Lesmana," ucap Rossy sambil berjalan ke arah kolam renang Mansion Wijaya.
***Kolam renang***
Jackson memiliki kebiasaan berenang di pagi hari apabila tidak bekerja.
Selama lima tahun menjadi CEO muda di perusahaan Wijaya, Jackson selalu sibuk bekerja di kantor dan tidak mempunyai waktu beristirahat sehingga pagi ini Jackson langsung berenang di kolam renang tanpa pemanasan terlebih dahulu.
Rossy berdiri di tepi kolam renang sambil melihat Jackson yang sedang berenang.
"Tuan Jackson! Ada apa mencariku?" tanya Rossy.
Jackson tidak mendengar pertanyaan Rossy dan masih terus berenang dari ujung kolam renang ke ujung yang lain.
Rossy dengan sabar berdiri menunggu di tepi kolam renang sambil menikmati pemandangan di depan matanya.
"Kapan lagi bisa melihat gratis tubuh atletis tuan Jackson," kata hati Rossy.
Beberapa saat kemudian kaki Jackson kram sehingga membuatnya tidak bisa berenang .
Rossy yang menyadarinya pun segera melompat ke dalam kolam renang untuk menyelamatkan Jackson.
Dengan susah payah Rossy berhasil menarik badan Jackson yang berat dari dalam kolam renang.
Jackson terlentang di lantai dan Rossy duduk berlutut di sampingnya.
"Tuan Jackson! Tuan Jackson!" teriak Rossy dengan panik sambil menepuk-nepuk pipi Jackson.
Mata Jackson terpejam dan wajahnya sangat pucat.
"Pak Lesmana! Tolong!"
Rossy berteriak keras. Akan tetapi tidak ada orang yang datang menghampirinya.
"Aku harus menolongnya," kata hati Rossy.
Rossy memberi napas buatan kepada Jackson. Setelah mencoba beberapa kali, Jackson memuntahkan air dari dalam mulutnya.
"Tuan Jackson! Kamu baik-baik saja kah?" tanya Rossy dengan khawatir.
Jackson membuka matanya perlahan dan terkejut melihat wajah Rossy karena sebagian foundation yang berada di wajah Rossy luntur sehingga wajah wanita muda itu terlihat semakin berantakan.
"Rossy Hartono! Berani sekali kamu memaksa menciumku!" pekik Jackson.
Mulut Rossy membentuk huruf O besar ketika mendengar perkataan Jackson
"Menciumnya? Dia tidak bisa membedakan napas buatan dengan ciuman ya?" kata hati Rossy.
"Tuan Jackson! Aku melakukan naoas buatan untuk menolongmu," jawab Rossy.
"Kamu bisa menolongku dengan cara lain. Tidak perlu melalui napas buatan," omel Jackson.
Jackson tidak menerima penjelasan Rossy karena menurutnya wanita muda itu telah mengambil ciuman pertamanya.
" Apakah tuan Jackson merasa rugi dan ingin membalasnya? Ayo! Aku rela di paksa cium oleh tuan Jackson," balas Rossy dengan jengkel sambil sengaja memonyongkan mulutnya ke arah Jackson.
"Jangan kira aku akan mudah tertipu olehmu," ucap Jackson sambil menahan wajah Rossy dengan tangannya.
"Rossy sangat mesum. Sudah menciumku dengan paksa, masih mengharapkan aku menciumnya lagi," kata hati Jackson.
"Ya udah!" ucap Rossy dan berdiri dari lantai.
Jackson juga mencoba berdiri dari lantai. Karena lantainya licin, Jackson tidak bisa berdiri tegak dan hampir terjatuh.
Rossy yang berdiri di depannya secara refleks ingin menolongnya. Akan tetapi, berat badan Rossy kalah jauh dibandingkan dengan berat badan Jackson sehingga Rossy pun ikut terjatuh di atas tubuh Jackson.
Tanpa sengaja bibir Jackson dan Rossy saling menempel satu sama lain.
Mata Jackson dan Rossy membulat besar. Mereka berdua saling bertatapan .
Pak Lesmana berlari dengan panik ke kolam renang.
"Tuan Jackson! Nona Rossy! Ada ap.... auhhh!!!"
Pak Lesmana membalikkan badannya membelakangi Jackson dan Rossy.
***
Bagaimana reaksi lengkap Pak Lesmana ketika melihat Jackson dan Rossy di kolam renang? Jangan lupa baca kelanjutan ceritanya besok ya.
Salam sayang ^~^
Author : LYTIE
Instagram : lytie777
Facebook : Lytie