NovelToon NovelToon
Cinta Pengganti

Cinta Pengganti

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Elvani Rosita Dewi

Andini wulandari mempunyai mata yang indah dengan warna kecoklatan. Datang ke ibukota untuk mencari kehidupan yang lebih baik. Kedatanganya ke ibu kota membuat hidupnya berubah saat pertemuan tidak sengajanya dibandara dengan seorang pria bernama Bima. Bima mulai jatuh cinta kepadanya saat pandangan pertama tetapi ada hal lain yang Andini tidak ketahui tentang Bima. Hal lain apakah itu? Bagaimana kisah selanjutnya? silahkan membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elvani Rosita Dewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 28

"Apa? berangkat sekarang pak? Maksudku suamiku?" Setengah berteriak karena bahagia Andini berlari memeluk Bisma yang masih terbaring ditempat tidur.

"Kamu senang?" Ucap Bisma saat Andini berada diatas dadanya.

"Terima kasih, aku sangat bahagia. Tapi bagaimana dengan pekerjaanmu?" Sambung Andini.

"Alex dan Naura bisa di andalkan. Kita bulan madu dikampung halamanmu selama tiga hari."

"Terima kasih." Ucap Andini lalu melayangkan kecupan dibibir Bisma.

"Apa kita akan melanjutkan ke ronde selanjutnya?" Ucap Bisma kembali menggoda Andini.

Secara perlahan Andini keluar dari tubuh Bisma dan berlari secepatnya hingga berada didepan pintu kamarnya. "Aku menyerah pak Bisma!" Teriak Andini lalu keluar dari kamar.

Bisma tersenyum melihat tingkah Andini. "Lihat betapa manisnya dia."

Andini menggunakan piyama masuk ke area dapur. Bi Marni bersama dua asisten baru sedang tertawa dimeja kayu tempat para ART sering berkumpul. Andini menarik kursi dan ikut nimbrung kedalam kehangatan yang sedang terjadi. Mareka terhenti tertawa saat Andini berada didekat mereka.

"Ayo lanjutkan! Sepertinya seru." Ujar Andini memasang telinganya untuk mendengar topik pembicaraan mereka.

Bukannya melanjutkan mereka malah terdiam dan terlihat canggung dengan keberadaan Andini.

"Kenapa? Kalian tidak ingin aku mendengarnya? Bukannya kita berteman? Ayolah.. aku juga ingin tertawa bersama kalian." Kata Andini masih memaksa seraya tersenyum lebar.

"Kami sedang membahasmu non Andini." Sahut bi Marni.

Kedua ART lain menunduk tak berani menatap Andini.

"Aku? Kenapa aku?"

"Sekarang Nn. Andini sepertinya sangat betah berada didalam kamar. Apakah Nn. Andini sudah itu dengan tuan Bisma? Pasti Nn.Andini tahukan maksud anak-anak ini?" Bi Marni memajukan mulutnya menunjuk kedua ART masih gadis yang sedang duduk dihadapannya.

"Ehem." Andini memperbaiki cara duduknya menjadi tegap. Terlihat sangat canggung karena pembahasan mereka mengarah pada topik yang Andini ingin hindari. "Oh itu, belum!" Jawabnya berbohong.

"Yang benar non? Padahal tuan Bisma ganteng loh? Tubuhnya juga sangat kekar apa benar Nn. Andini tidak tergoda." Lili bersuara tetapi secara perlahan dia mengeluarkan kata demi kata.

Aku terjebak, seharusnya aku tidak bertanya apa yang mereka bahas tadi.

"Maksud kedatanganku, aku ingin memberi tahu kalian bahwa aku dan pak Bisma akan pergi selama tiga hari."

"Bulan madu non?" Sambung Lili.

"Hei bukan! Aku akan pulang kampung." Dengan cepat Andini membantahnya.

"Istriku? Istriku?" Teriak Bisma mencari keberadaan Andini.

"Istriku? Hehehe bukannya itu suara tuan Bisma?" Siska dan Lili menahan tawanya sedangkan wajah Andini mulai memerah.

Mengapa dia malah mengencangkan suaranya sih? Apa aku harus menjawabnya tapi melihat wajah mereka seperti sedang mengejekku. Ahhh Bisma awas kau!

"Siapa diantara kita istri tuan Bisma?" Sambung Siska.

"Oke kalian menang kali ini." Andini dengan cepat berlari dari rasa malu.

"Iya suamiku." Sumpah ya ini terdengar menjijikkan.

"Dari mana saja istriku? Bukannya kita harus berkemas? Aku sudah memesan tiketnya." Kata Bisma sambil mengelus kepala Andini.

"Suamiku." Panggil Andini.

"Apa tolong ulangi lagi? Aku sangat suka mendengarnya."

Ya ampun apa aslinya selebay ini?

"Suamiku, aku dari menemui bi Marni untuk pamit."

"Hemm aku mencintaimu." Bisma mengecup lagi kepala Andini.

***

Bi Marni melambaikan tangannya melepas kepergian Bisma dan Andini. Andini membalas lambaian tangannya sampai dia keluar dari gerbang rumah mereka.

"Aku khawatir dengan bi Marni pak Bis...maksudku suamiku."

"Dia akan baik-baik saja. Aku menyewa beberapa bodyguard untuk menjaga rumah selama kita pergi." Sahut Bisma berada dikursi belakang. Bisma melingkarkan satu tangannya dia perut Andini sedangkan Andini bersandar dibahu Bisma.

Setelah sampai dibandara mereka langsung masuk kedalam pesawat karena lima menit lagi pesawat akan lepas landas. Dengan terburu-buru mereka setengah berlari berlomba dengan waktu. Perjalanan yang mereka tempuh kurang lebih 2 setengah jam menuju pulau Sulawesi.

Andini menarik nafasnya. "Bismillah." Ucapnya. Bisma tersenyum ke arah Andini dan mengucapkan kata yang sama.

Terima kasih karena aku bisa dipertemukan denganmu. Terima kasih untukmu kakakku Bima aku sangat berterima kasih atas perjodohan ini. Aku sangat bersyukur mendapati wanita sepertimu karena kamu membuat hari-hariku lebih indah.

***Love Bisma to Andini 💘❤*

To readers awalnya cerita ini aku nggak ingin lanjutkan karena sesuatu dan lain hal. Tapi setelah lama aku ngangurin dan banyak yang bertanya kenapa terputus jadi aku lanjutkan demi kalian. Aku masih berusaha yang terbaik untuk kalian. Maaf kalau untuk kata-kata yang mengandung adegan ranjang aku skip-skip😁

1
Olivia A37
Kecewa
Olivia A37
Buruk
Enung Samsiah
ko MP nya gitu sih nggk romantis,,, nggk seru aahhh,,,,
Sri Mulyani
Akhirnya jebol juga si dini.
momen yg sudah lama di tunggu oleh Bisma...
Shellia Vya
Kecuali apa Lex?
Shellia Vya
Apa Bima ada maksud ya? padahal kan baru bertemu
Shellia Vya
Siapakah Bima?
Shellia Vya
Ya ampun ini novel udh lama ya tp baru aku temuin judulnya
Lisna Wati
terimakasih ceritanya
Vivi Bidadari
Yaahhh author berhasil buat kita galau 😄
Vivi Bidadari
Yaa ampun Dini ya ga cepat juga kamu harus terima Bima
Aidha Suryani
masuk kamar, trus tidur dinnnnnnnn🤣🤣 gr kamu😝😝
Bonsai
kasian andini
Suneri
crtany bagus
Fransiska Siba
astaga Andini kekanak kanakan sekali, umur 23 masa pemikiran seperti itu?
rajin ibadah tp tidak tahu aturan agama terhadap pernikahan.
lucu sekali kau Andini
Maliqa Effendy
kalau mikirin perasaan orang lain,ya repot lah...
Nayla Syifa
terimakasih telah membuat novel yang sangat bagus dan luar biasa, semangat ya kak 🌹🌹
Ule Lee Tea
so sok'an jutek tar jg jatuh hati beneran
baru nyaho kmu, nt bisma 😅
PanggilsajaKanjengRatu: Halo kak, mohon maaf mengangu 🙏.
jika berkenan yuk mampir di novel ku "Lihat Aku, dan Buka Hatimu"
total 1 replies
Ule Lee Tea
suka alur crt'a g bikin jenuh g buat bosen sdkt bab tp nymp crt'a.👍👍👍
Ule Lee Tea
menarik buat baca crt'a
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!