NovelToon NovelToon
Hei.. Bodyguard

Hei.. Bodyguard

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Contest / Cintamanis / Tamat
Popularitas:535.5k
Nilai: 5
Nama Author: de'rini

Clarissa adalah seorang mahasiswi kedokteran di Prancis. Tidak sengaja ia bertemu dengan lelaki bernama Jio, yang berprofesi sebagai Bodyguard profesional, yang juga hidup di Kota Paris, Prancis.

Jio lelaki dingin yang pernah patah hati, membuat Clarissa menjadi penasaran. Dengan segala cara, Clarissa mencoba mencari perhatian Jio.

bagaimana kisah Clarissa dan Jio?

Novel ini adalah sekuel dari novel sebelumnya yang berjudul Oh My Mafia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon de'rini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27# Whatever

Jio banyak diam saat mengantar Felix pulang. Felix datang ke apartemen Clarissa diantar oleh supir pribadinya dan kini Felix meminta kepada Jio untuk mengantarkan dirinya pulang, sekaligus untuk membicarakan tugas nya untuk Clarissa.

"Mengapa kau memilih ku untuk mengantar jemput Clarissa?" Tanya Jio.

"Karena kau sudah cukup mengenalnya."

"Aku? mengenalnya?" Tanya Jio sambil menoleh kepada Felix. Jio takut bila Felix tahu, selama ini ternyata dia dan Clarissa sudah saling mengenal, jauh sebelum Felix mengenalkan dirinya dengan Clarissa.

"Maksudku, kamu sudah beberapa kali bertemu dengannya. Aku rasa dia tidak asing lagi dengan mu. Lagi pula, kau orang yang paling aku percaya. Dia sangat berharga bagiku, maka, aku percayakan dia denganmu, agar todak terjadi lagi hal-hal yang tidak aku inginkan."

Jio terdiam mendengar penjelasan Felix.

"Maafkan aku, apa kau keberatan?" Tanya Felix.

"Ah, tidak. Aku hanya ingin tahu alasanmu." Ucap Jio sambil menghentikan mobilnya di pekarangan rumah Felix.

"Itulah alasanku," Ucap Felix sambil menepuk pundak Jio.

"Aku turun dulu, beristirahat lah. Besok kau akan mengantarkan dia ke kampusnya pagi-pagi sekali. Terima kasih sudah mengantar ku pulang."

"Sama-sama," Ucap Jio sambil tersenyum.

Setelah Felix masuk ke rumahnya, Jio pun mengendarai mobilnya kembali ke apartemennya. Sepanjang perjalanan, Jio tampak gelisah. Ia tidak menyangka bila Felix mempercayai Clarissa kepada dirinya.

"Sebegitu besarkah cinta Felix untuk gadis itu?" Gumam Jio.

Bayangan wajah Clarissa tampak menari-nari di pelupuk matanya. Jio baru menyadari, semenjak ia tahu Felix dekat dengan Clarissa, pikirannya selalu tertuju dengan Clarissa. Bahkan, akhir-akhir ini bayangan wajah Gladys sudah jarang muncul karena tergantikan oleh Clarissa.

"Apa-apaan ini. Ck..!" Gumamnya lagi.

Setelah sampai di gedung apartemennya, Jio berdiri di depan pintu apartemen Clarissa. Ia tampak bimbang antara akan mengetuk pintu itu atau ia kembali saja ke apartemennya.

Rasa khawatir dan rasa kesal dengan kedekatan Clarissa dengan Felix terus bercampur aduk di dalam benaknya. Hingga ia memutuskan untuk tidak mengetuk pintu apartemen Clarissa.

Jio kembali ke apartemennya dan mencoba memejamkan matanya. Tetapi, bayangan Felix yang sadang menggenggam tangan Clarissa membuat hatinya terasa sakit.

"Jangan bilang aku jatuh cinta dengan si ceroboh..!" Seru Jio sambil beranjak duduk di atas ranjangnya.

"Arghhhhh...! apa-apaan ini..! Pergi kau..! aku mau tidur..!"

Jio terlihat kesal dan berbicara sendiri untuk mengusir bayangan Clarissa yang terus mengganggu dirinya.

..

Pagi-pagi sekali, Clarissa sudah rapi dan bersiap untuk pergi ke kampusnya. Setelah menyambar mantel nya, Clarissa pun keluar dari apartemennya.

"Astaga..!" Seru Clarissa sambil mengusap dadanya. Ia terkejut saat melihat Jio berdiri di depan pintu apartemennya, saat ia membuka pintu.

"Kau ini, bikin kaget saja," Ucap Clarissa sambil menatap Jio sambil mengerutkan keningnya.

"Sudah siap?" Tanya Jio.

"Siap apa?" Tanya Clarissa sambil menutup pintu apartemennya.

"Siap untuk ku antar." Tegas Jio.

Clarissa kembali menatap Jio dengan seksama.

"Astaga, iya aku sampai lupa," Ucap Clarissa sambil menepuk dahinya, pelan.

"Felix begitu mencintai kamu ternyata."

Clarissa melirik Jio dan berjalan mendahului lelaki itu.

"Mengapa kamu tidak menerima cintanya?" Tanya Jio sambil mengimbangi langkah kaki Clarissa.

"Kau, lebih baik tidak usah mengantar jemput aku. Karena aku merasa tidak nyaman."

"Tetapi, ini tugas dari Felix," Ucap Jio sambil melirik Clarissa yang sedang menekan tombol lift untuk menuju ke lobby.

Ting...!

Pintu lift pun terbuka, Clarissa masuk kedalam lift, di susul oleh Jio. Mereka berdiri bersebelahan persis seperti pertama kali pertemuan mereka di dalam lift yang sama.

"Kau belum menjawab pertanyaan ku tadi," Ucap Jio.

"Pertanyaan yang mana?" Clarissa pura-pura lupa.

"Mengapa kau tidak menerima cinta Felix?" Jio mengulangi pertanyaannya.

"Aku akan menerima cintanya, kalau aku tahu kau tidak benar-benar mencintai aku." Tegas Clarissa sambil menatap Jio dengan seksama.

Jio mengerjapkan matanya dan membuang pandangannya lurus ke depan.

Ting..!

Pintu lift pun terbuka. Kini, mereka sudah tiba di lantai dasar gedung apartemen itu. Clarissa hendak keluar dari lift tersebut, dengan cepat, Jio menarik tangan Clarissa.

"Bukan disini, tapi di basemen," Ucap Jio.

Clarissa menatap tangan Jio yang sedang memegang pergelangan tangannya. Clarissa pun kembali masuk kedalam lift itu dan kembali berdiri di samping Jio.

Jio menekan tombol menuju basemen gedung itu. Tanpa ia sadari, tangan nya terus memegang pergelangan tangan Clarissa.

Clarissa tersenyum dan menikmati momen tersebut. Jio tampak masih belum menyadari tangan nya masih memegang tangan Clarissa, hingga pintu lift itu pun terbuka. Ia mempersilahkan Clarissa untuk keluar terlebih dahulu.

"Yang menggandeng tanganku lah yang seharusnya keluar terlebih dahulu," Ucap Clarissa sambil tersenyum manis.

Jio baru menyadari bila dari tadi ia menggandeng tangan Clarissa. Dengan cepat ia pun melepaskan tangannya dari pergelangan tangan Clarissa. Lalu, ia berjalan keluar dari lift itu terlebih dahulu.

"Hei.. kenapa di lepas?" Tanya Clarissa sambil terus tersenyum.

Jio merasa malu, ia terus melangkah dengan cepat tanpa mempedulikan Clarissa.

"Hei...!" Panggil Clarissa lagi.

Jio membuka pintu mobilnya dengan remote dan buru-buru membuka pintu mobilnya dan masuk kedalam mobil tersebut.

Clarissa menyusul dengan membuka pintu mobil Jio dan duduk di samping Jio.

"Kalau sudah mencintaiku, bilang ya.. biar aku tahu dan kita jadian," Ucap Clarissa dengan tatapan jahilnya.

Jio menahan senyumnya dengan memasang wajah yang datar. Ia melirik Clarissa yang tampak menggemaskan dengan senyuman manisnya.

"Ck..!" Hanya itu yang keluar dari bibir Jio. Lalu, ia menyalakan mobilnya dan mengendarai mobil tersebut menuju kampus Clarissa.

Salju pertama mulai turun di Kota itu. Rinai halus salju tampak menerpa kaca mobil Jio. Suhu udara terasa dingin, sedingin suasana di dalam mobil itu. Jio tak mengeluarkan sepatah katapun. Begitupun dengan Clarissa yang tak berbicara apa-apa dengan Jio. Clarissa hanya tersenyum sambil menatap Jio yang sedang menyetir mobil itu.

Jio pura-pura acuh dan tidak menyadari bila Clarissa terus menatap dirinya. Sejujurnya, hatinya merasa senang pada pagi ini. Ia bisa mengantarkan Clarissa ke kampus tanpa harus mendampingi Felix kemanapun lelaki itu pergi.

Dreettt..! Drettt..!

Ponsel Jio berdering, ia pun langsung menerima telepon itu dengan menekan tombol yang ada di kemudinya.

"Halo," Sapa Jio.

"Apa dia bersamamu?" Tanya Felix.

"Ya," Jawab Jio.

"Syukurlah, mana dia?" Tanya Felix lagi.

Jio melirik Clarissa, Clarissa pun langsung menyapa Felix.

"Hai."

"Hai sayang, semoga harimu menyenangkan," Ucap Felix.

Degggg...!

Ada sesuatu yang menghantam dinding hati Jio. Ia pun menambah kecepatan mobilnya.

Clarissa pun menatap Jio sambil tersenyum licik.

"Terima kasih Felix," Ucap Clarissa dengan nada suara yang manja.

"Ok, hati-hati ya. Bye sayang...."

"Bye..."

Klik...

Telepon itupun berakhir.

Jio terlihat fokus dengan kemudinya dengan wajah yang terlihat kesal.

"Ada yang cemburu, tapi bukan pacar." Celetuk Clarissa.

Jio menghentikan laju mobilnya tepat di lampu merah yang menyala. Ia menatap Clarissa dengan wajah dinginnya.

"Aku tidak cemburu," Ucap Jio.

"Whatever.." Ucap Clarissa sambil mengulum senyum nya.

1
Mariam R RIa
ikut mewek Thor 😭😭😭
Mariam R RIa
aku suka Thor
Mariam R RIa
mampir ya
pacarjuhoon🐢
aaaaaaaaaaaaa pengen 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Gendhuk sri
😭😭😭
susi 2020
🥰🥰
susi 2020
😍😎
susi 2020
🤫🤫
susi 2020
🤭🤭🤭
susi 2020
🥰🥰🥰
susi 2020
😘😘😘
susi 2020
🤫🤫
susi 2020
😎😎
susi 2020
🥰🥰
susi 2020
🤭🤭🤭
susi 2020
😘😘😘
susi 2020
😎😎😎
susi 2020
🥰🥰😍
susi 2020
🥰🥰😍
susi 2020
🤫🤫🤫
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!