NovelToon NovelToon
Love Story: Menemukan Cinta Sejati

Love Story: Menemukan Cinta Sejati

Status: sedang berlangsung
Genre:Bad Boy / CEO
Popularitas:403
Nilai: 5
Nama Author: Irma Nirmala

kisah seorang wanita yang berusaha melupakan mantannya yang mengkhianati kepercayaan.

diperjalanan menemukan jati diri dan kehidupan baru

sebuah kisah cinta yang manis namun penuh komedi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma Nirmala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

09

...****************...

  Langkah Evelyn terhenti sesaat.

  Entah kenapa—ada sesuatu yang membuatnya merasa… diperhatikan.

  Perlahan, ia mengangkat wajahnya.

  Dan benar saja.

  Seorang pria sedang menatapnya.

  Intens.

  Tanpa berkedip.

  Tanpa rasa bersalah.

  Evelyn langsung menyipitkan mata.

  “...Apa-apaan ini?”

  Pria itu tampan. Sangat tampan. Rahang tegas, postur tegap, aura dingin.

  Tapi Justru itu yang membuat Evelyn makin curiga.

  Pria tampan + tatapan aneh \= masalah.

  Apalagi setelah pengalaman pahitnya.

  Evelyn langsung berpikir cepat.

  “Fix. Playboy. Tipe yang sama.”

  Di sisi lain, Arseno sama sekali tidak sadar bahwa dirinya baru saja dicap sebagai “ancaman nasional” oleh wanita yang sedang ia perhatikan.

  Ia hanya… menatap.

  Dan sesekali tersenyum tipis.

  Kesalahan fatal.

  Di mata Evelyn, senyum itu Mencurigakan.

  “Kenapa dia senyum begitu…? Astaga, jangan-jangan…” gumam Evelyn dalam hati, mulai overthinking.

  Tanpa menunggu lama, ia langsung melambaikan tangan.

  “Permisi! Bill sekarang.”

  Pelayan datang sedikit terkejut.

  “Baik, Nona.”

  Evelyn melirik lagi ke arah pria itu.

  Masih menatap.

  Masih dengan senyum tipis.

  “Fix. Mesum.”

  Beberapa detik kemudian, tagihan datang.

  Evelyn bahkan tidak mengecek detailnya.

  “Kartu.”

  “Baik, Nona.”

  Transaksi selesai dalam hitungan detik.

  Evelyn langsung berdiri, mengambil tasnya, dan berjalan cepat keluar restoran.

  “Lebih baik kabur daripada ribut,” gumamnya.

  Namun…

  Di meja yang ditinggalkan Sebuah gelang elegan berkilau tertinggal begitu saja.

  Arseno yang masih duduk memperhatikan langsung menyadarinya.

  Ia mengangkat alis.

  “Ceroboh juga…”

  Ia mengambil gelang itu, menatapnya sebentar.

  Lalu berdiri.

  “Sepertinya ini miliknya.”

 di Parkiran restoran.

  Evelyn berjalan cepat menuju mobilnya.

  “Heh, nyaris saja,” gumamnya. “Orang aneh di siang bolong menatap tanpa kejelasan.”

  Tiba-tiba Langkah kaki cepat terdengar di belakangnya.

  “Nona..!!”

  Evelyn langsung menegang.

 " Dia!, mengejar..!"

  Belum sempat ia berbalik, Seseorang menggenggam pergelangan tangannya.

  Refleks.

  Tanpa pikir panjang.

  Tanpa logika.

  Tanpa konfirmasi.

  BUK!

  Tendangan telak mendarat tepat di sasaran.

  “AAAAARGH!!”

  Arseno langsung membungkuk seketika, wajahnya berubah pucat dalam sepersekian detik.

  Tangannya refleks memegangi… area yang sangat sensitif bagi pria.

  Dunia seakan berhenti.

  Angin berhenti berhembus.

  Burung pun mungkin ikut shock.

  Evelyn mundur beberapa langkah, napasnya memburu.

  “DASAR PRIA MESUM!!!” teriaknya tanpa ampun.

  Arseno bahkan tidak bisa langsung menjawab.

  “Ukh..kau..apa..” suaranya terpotong-potong, nyaris tidak bisa berdiri tegak.

  Evelyn menunjuknya dengan penuh tuduhan.

  “Berani-beraninya kamu pegang aku?! Mau apa kamu?!”

  Arseno berusaha bicara, masih menahan sakit luar biasa.

  “Aku cuma—”

  “CUKUP!” potong Evelyn. “Aku tahu tipe pria seperti kamu!”

  “TIPE APA?! AKU—” Arseno hampir teriak, tapi langsung meringis lagi.

  Evelyn sudah tidak mau dengar apa pun.

  Ia berbalik cepat, membuka pintu mobilnya.

  “Dasar cabul! Cari wanita lain sana!”

  BRAK!

  Pintu mobil ditutup keras.

  Mesin menyala.

  Dan Evelyn pergi begitu saja

  Mobil melesat pergi, meninggalkan Arseno yang masih setengah jongkok menahan rasa sakit.

  Hening.

  Beberapa detik berlalu.

  Arseno akhirnya berdiri perlahan, wajahnya masih menahan nyeri.

  Tangannya masih memegangi, titik penderitaan hidupnya.

  “...Wanita gila” desisnya.

  Ia menarik napas dalam, lalu menghembuskannya pelan.

  Matanya kemudian melirik ke tangannya.

  Gelang itu masih ada.

  Ia terdiam.

  Lalu tertawa kecil,meski terdengar seperti orang yang baru saja kehilangan harga diri.

  “Cantik tapi berbahaya ” Arseno menggeleng pelan.

  “Dan besok, aku harus bertemu CEO Hills Corporation.”

  Ia belum tahu.

  Sama sekali belum tahu.

  Bahwa wanita yang baru saja menendangnya tanpa ampun itu, Adalah orang yang akan duduk di depannya. Dalam pertemuan bisnis paling penting.

  Dan kemungkinan besar, Akan mengenalinya.

...****************...

1
Nanda Sa
oke 👍❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!