NovelToon NovelToon
Transmigrasi: Lo Licik? Gue Lebih Licik

Transmigrasi: Lo Licik? Gue Lebih Licik

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Transmigrasi / Idola sekolah / Tamat
Popularitas:111.1k
Nilai: 5
Nama Author: Klarina_za29

Cantik tapi licik itulah julukan untuk Araina Jordan. Perempuan yang serba bisa dan paling menyebalkan bagi keluarga dan teman-temannya.

Araina yang tidak terima di jodohkan oleh keluarganya memilih kabur dari rumah...., sayangnya nasib tidak mendukungnya.
Bukannya bahagia, Ia malah mengalami kecelakaan setelah kabur dari rumahnya.

Tapi.....
Bukannya mati Araina malah masuk ke tubuh orang lain!
"Sialan! Kenapa jadi seperti ini!" ucapnya begitu frustasi.

Jiwa Araina malah bertransmigrasi ke tubuh Freya Anastasia Smith..., gadis cantik lemah lembut yang selalu dilindungi oleh dua keluarga besarnya.
"Tidak masalah yang penting masih kaya" gumam Araina.

Namun semuanya berubah ketika satu persatu ingatan Freya mulai masuk ke kepala Araina.
Pusing? Muak?

Araina baru menyadari ternyata ia bertransmigrasi ke dalam sebuah novel dimana ia hanya adik sepupu dari protagonis pria.

Mati? Tentu saja! Freya hanya seorang figuran....
(Apa yang akan dilakukan Araina selanjutnya? Yaaa rahasiaa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Klarina_za29, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak Ingin Memberitahu

Kring...Kring....

"Baiklah, semuanya pembelajaran kita hari ini telah selesai. Jangan lupa untuk mengerjakan tugas yang sudah saya tulis di papan tulis. Kalian semua sudah boleh pulang" ucap guru yang mengajar di kelas.

Para murid yang mendengar itu merasa lega. Satu persatu dari mereka mulai meninggalkan kelas.

Begitupun dengan Freya yang sudah selesai menyimpan semua alat tulisnya.

"Reya, Lo mau pulang sekarang?" tanya Clara di sebelahnya.

"Hmm, emangnya ada apa?" tanya balik Freya.

Clara mengambil tasnya kemudian menyandangnya. "Gue sama yang lain ada rencana mau ke mall. Lo mau ikut nggak?" ajaknya.

Freya sebenarnya ingin ikut, tapi ia tidak bisa terlalu berkeliaran sekarang. Terlebih keluarga Smith mempunyai banyak koneksi di sini.

Bisa saja keberadaan nya akan diketahui dengan cepat. Tidak bisa. Sebelum ulang tahun nenek, mereka tidak boleh mengetahui keberadaannya.

Apalagi ia masih harus membuat Kenan dan Arga curiga pada Selena. Dengan ini jika ia bergerak nanti sudah ada orang yang bisa membelanya dari belakang.

"Reya, gimana? Lo mau ikut atau gak?" tanya Clara yang melihat Freya hanya diam.

"Sorry Clara. Sepertinya aku tidak bisa ikut untuk sekarang" jawabnya sedikit merasa bersalah.

Clara mengangguk, "Gak masalah. Lain kali kita ajak Lo lagi" ujarnya menggandeng tangan Freya.

Mereka berdua keluar dari kelas sambil berbincang-bincang mengenai sekolah ini. Freya banyak bertanya karna ia juga masih baru di sini.

Sampai di dekat parkiran, Freya dapat melihat kedua abangnya sudah menunggu di sana.

Sedangkan Clara juga sudah melihat Karin dan Esa di dekat mobil.

"Gue duluan ya Reya. Sampai jumpa besok..." ucapnya melambaikan tangannya.

Freya membalas lambaian tangan itu. Ia berjalan ke arah kedua abangnya. Karna ia tau mereka pasti sudah menunggu dirinya.

Kenan merangkul bahu Freya, "Ayo pulang sekarang" ajaknya.

Freya menggelengkan kepalanya, "Sebenarnya aku ke sini hanya sebentar saja. Bisakah Abang tidak memberitahu keberadaan ku pada yang lain..." ucapnya dengan pelan.

Kenan mengepalkan tangannya dengan erat. Ternyata benar, Freya tidak ingin semua orang tau keberadaannya. Tapi kenapa ia malah sekolah di sini? Pikirnya mulai bertanya.

Arga yang masih belum tau apa yang terjadi mengernyitkan dahinya. "Memangnya kenapa? Seluruh keluarga sangat merindukanmu Aya...., bahkan Selena setiap hari mengatakan kalau kamu-

"Arga!" potong Kenan dengan cepat.

Arga yang dibentak semakin tidak mengerti dengan apa yang terjadi.

Kenan mengkode Arga untuk diam sebentar. "Kalau kamu tidak ingin pulang, dimana kamu akan tinggal?" tanyanya dengan lembut.

Kenan Ingin mencari tau dulu apa yang terjadi. Ia tidak akan membiarkan siapapun menyakiti Freya.

"Aku tinggal di apartemen bang. Mommy dan Daddy sudah mengaturnya untukku" ucapnya tersenyum senang.

Kenan terdiam sebentar, "Jangan bilang apartemen di daerah Jati lantai dua?" ia ingin memastikan apa perempuan yang ia lihat semalam beneran Freya atau tidak.

"hmm" jawabnya sambil mengangguk.

Kenan mengelus rambut Freya, "Apa kamu tidak tau kalau abang tinggal di apartemen di seberangnya" ucapnya sambil menyipitkan matanya.

Kenan yakin Freya menatap nya malam itu.

Dan benar saja Freya mengangguk sambil terkekeh, "Iyaa, aku tau..." jawabnya.

"Kalau bagitu kenapa kamu tidak membalas pesan Abang!" ucapnya dengan datar.

Freya terdiam tidak ingin mengatakan apapun. Hal itu semakin membuat Kenan menjadi curiga.

Ting....

Freya mengambil ponselnya dan mengangkat panggilan. "Ahh Reya kesana sebentar lagi pak. Tunggu yaa" ucapnya kemudian menyimpan kembali ponselnya.

"Abang supir Reya sudah datang, aku akan pulang terlebih dahulu. Ingat yaa jangan beritahu keluarga yang lain terlebih dahulu..." ucapnya dengan serius.

Tapi Kenan dan Arga hanya diam saja tanpa menanggapi ucapan Freya.

"Akhir tahun nanti aku akan menjelaskannya" ucapnya tersenyum tulus.

Kenan menghela nafasnya, "Baiklah, tapi ingat abang akan sesekali ke sana. Kamu tidak boleh melarang kami berdua!"

Freya terkekeh, "Iya..." setelahnya Freya pergi dari sana.

Arga yang melihat itu langsung saja meminta penjelasan pada Kenan.

"Bang Lo harus jelasin semuanya. Sumpah gue nggak tau apapun, rasanya gue kayak orang bodoh" Arga sangat frustasi sekarang ini.

Kenan menarik Arga ke dalam mobil. Ia tidak bisa menceritakan semua ini di tempat seperti ini.

Sampai di dalam mobil, Kenan mengeluarkan ponselnya. Ia membuka pesan Selena dan Freya yang sempat ia ambil.

"Lo baca" ujarnya dengan nada datar namun tersirat emosi di sana.

Arga yang merasa hawa disana terasa berbeda, akhirnya mengambil ponsel itu dan membacanya.

Pesan pertama saja sudah membuat Arga terkejut. Ia kembali membaca pesan itu sampai terkahir.

"Gila. Jangan bilang Selena sengaja menjauhkan Freya dari kita" ujarnya tidak habis pikir.

Kenan mengangguk setuju, "Gue rasa juga seperti itu. Kita harus cari tau semuanya" ujarnya.

Arga terdiam sebentar, "Gimana dengan bang Marvel? Kita butuh bantuannya untuk mencari tau ini."

Marvel abang pertama mereka itu sangatlah ahli dalam bidang peretasan. Mereka bisa dengan mudah memulihkan semua pesan yang sudah dihapus oleh Freya atas suruhan Selena.

Kenan memijit kepalanya, jika Abang pertamanya tau Freya di sini bisa dipastikan dia langsung akan mendatangi Freya.

Marvel itu lebih posesif dari yang lainnya. Bahkan ia dan Arga susah sekali bertemu dengan Freya karna Abang pertamanya itu.

"Gimana?" ulang Arga. Mereka berdua akan sulit mencari tau tanpa bantuan Abang pertamanya.

Kenan menggelengkan kepalanya, "Freya bilang tidak ingin yang lainnya tau. Kalau bang Marvel tau lo yakin anggota lainnya tidak akan mengetahui keberadaan Freya?"

Arga ikut pusing dengan semua ini, "Lo benar. Ditambah Selena juga tidak boleh mengetahui Freya ada di sini" ujarnya.

"Jadi gimana?" Arga tidak tau ingin melakukan apa.

"Kita pulang dulu. Nanti kita cari bantuan dari yang lain" ujarnya.

Kenan mulai mengemudikan mobilnya keluar dari pekarangan sekolah. Walaupun ia merasa banyak hal yang disembunyikan oleh Freya, tapi ia yakin semua itu pasti karna Selena.

****

Di sisi lainnya...

Freya tersenyum senang melihat pergerakan dari Kenan. Sekarang Freya sedang menatap rekaman cctv kantin saat Kenan membuka ponselnya.

Freya yakin saat ini Kenan dan Arga pasti sudah mulai curiga dengan Selena.

"Gue hanya perlu menambahkan sedikit bumbu agar mereka semakin curiga" gumamnya menatap tajam foto Selena.

Freya akan memastikan selalu ingat wajah Selena. Wajah sok polos yang selalu membuat Freya asli menderita tanpa di sengaja.

Hanya dengan kata-kata saja Selena bisa membuat seluruh keluarga berbalik ke arahnya. Yaa walaupun semua itu juga karna Freya asli yang menjauh dari mereka.

Tapi sekarang tidak akan lagi. Ia akan memastikan Selena akan menyesal telah membuatnya menderita.

"Sebentar lagi, gue nggak sabar ketemu sama lo, Selena" ucapnya tersenyum miring.

Saat pesta ulang tahun itu. ia akan pastikan Selena terkejut dengan keberadaan dirinya.

~ To Be Continue

1
est
suka 👍
Dyta Kusnani
dunia ini ada ga ya cowok kyk elvano😍😍😍😍
Dyta Kusnani
bagus bgt
Dyta Kusnani
PD amat lu Selena , kluarga Morgan kluarga ibu Freya ga ada hub ma lu ,, kok mau d kuasai, cihh
A.R
ceritanx bagus and happy ending
Fitri Ernimalina
bagus
RieNda EvZie
/Good//Good//Good//Good//Good/
A.R
bukanx Selena anak bungsu dari kakek Abraham yhh
Afrahun Nazli: bukan Selena tapi ayah nya dan Arthur ayah nya ryena anak kedua ini author nya lupa ini
total 1 replies
A.R
kok Clarissa panggil kakek sama nenek??
A.R
bukanx Freya ngk bisa bela diri yhh,ada di chapter brpa itu menyebutkan Freya cuma bisa meretas tapi ngk bisa bela diri🤔
Dyta Kusnani: iy betul pas pertama x Marvel DTG ke apartemennya
total 1 replies
Lucyana H
klo ceritanya menarik,ga bosen bacanya,tau"udah tamat aja...bikin season ke 2 nya thor
A.R
makanx jangan jahat2 jadi org🤣🤣
Sulati Cus
👍🏻
Lucyana H
thor buat panggilan Sergio jgn ser ga enak bgt di dengernya,gio aja lebih enak
Lucyana H
udah ga sabar thor...ngeliat jatuhnya Selena dan clarissa
Lucyana H
gas..Ken...Freya..hancurkan mereka biar kapok tuh para tikus
Lucyana H
musuhnya ada lagi aja,ibarat pepatah mati satu tumbuh seribu,ayo Freya jgn kendor babat habis musuhmu
Lucyana H
rasain tuh Marvel ,kakek Abrahan jg nenek Laura,kesel SM ketiga orang itu,tuh liat cucu emas kesayanganmu ..udah di tipu
Lucyana H
yg nama orang jahat akhirnya akan kalah
Lucyana H
orang jahat akhirnya bakal jatuh jg ..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!