Nama nya Cahaya Aulia umur 18 tahun, kuliah di universitas islam di yogyakarta, berasal dari kota Jambi dengan beasiswa. Cahaya perempuan yang cerdas, cantik, baik. pemberani..
Zain..seorang mafia yang hidup dalam kegelapan dan zain juga seorang pembisnis yang sukses berumur 27 tahun.
pertemuan dari sebuah ke tidak sengajaan bertemu...apakah mereka bisa bersama ??
Di dalam suatu hubungan yang sangat jauh berbeda baik segi umur, materi dan lingkungan hidup disanalah rintangan yang sangat berat dalam suatu hubungan, apa Mereka berdua sanggup menjalaninya?....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Hidayah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Zain Group
"Salsa , Cahaya duluan ya mau ke kantor"...ucap cahaya sambil berjalan keluar dari kelas menuju parkiran...
"oke, semangat kerjanya cahaya" ucap salsa...
Dan cahaya..sampai di parkiran..menghampiri mobil yang di kendarai riki...
"kak..ke kantor ya"...ucap Cahaya pada Riki..
"Baik nona."jawab Riki...
Akhirnya mobil melaju menuju perusahaan zain group...
*********
Sesampai di Zain Group
Cahaya bergegas naik menggunakan life khusus CEO...dan riki juga mengikuti cahaya dari belakang.......
Sesampai di lantai 25, Cahaya langsung masuk ke ruangannya..
"Eh, cahaya sudah selesai kuliah nya?" tanya Vani pada cahaya yang baru masuk ruangan itu...
"Alhamdulillah, hari ini cepat kak jadi, Cahaya setelah dari kampus langsung ke kantor" jawab cahaya..
"Oh bagus deh, ya sudah ini semua berkas yang harus kamu pelajari dan kamu terjemahkan karena berkas itu semua berbagai bahasa asing..dan jangan lupa setelah kamu fahami kamu harus memberi tau bos hasil pemahaman kamu.." .jelas Vani pada Cahaya..
"Baik kak" jawab Cahaya..
Setelah itu Cahaya langsung membaca satu demi satu berkas yang semuanya berkas itu tidak dalam satu bahasa saja, ada bahasa inggris, mandarin, korea dan japan....
********
Di ruangan Zain..
Riki dan Dimas duduk di kursi yang ada di ruangan Zain...
"Riki, bagaimana tadi di kampus cahaya?" tanya Dimas...
"Di kampus tadi banyak yang tidak suka melihat cahaya di antar dengan mobil mewah dan ada yang menggunjing cahaya sebagai wanita simpanan laki laki kaya" jelas Riki..
"Apa cahaya terganggu?" tanya Dimas..
"Saat ini melihat dari raut wajah cahaya biasa saja bos..."jawab Riki..
"Bagus." ucap Zain setelah mendengar penjelasan Riki..
Tak beberapa saat kemudian suara pintu ruangan zain di ketuk..
tok tok..
"Assalamualaikum"....ucap yang di luar
"Masuk" jawab Dimas..
"Maaf kak, ini ada berkas yang harus kak Zain fahami dan ini juga sudah cahaya buat kontrak kerjanya dengan bahasa yang mereka gunakan" ucap Cahaya..
"Tarok di sini saja" ucap Zain...menunjuk meja kerja nya..
Cahaya setelah memberi laporan itu langsung keluar...
Sepeninggalan cahaya, dimas dan riki..kagum melihat kecerdasan cahaya...
"Bos...cahaya istri idaman ya " kelakar dimas..
"Mm" jawab Zain..
"Kapan bos dihalalin" ucap Riki..
"Cahaya masih kuliah dan masih muda" jawab Zain yang keceplosan..
"Jadi benar ni bos cahaya akan jadi nyonya Zain..." ucap Riki pada Dimas..
"ya "jawab dimas..
"tapi, apa cahaya mau ?"ucap Dimas..
"Apa yang kamu ucap dimas?" ucap zain yang sedikit tegas..
"Hehehe maaf bos, bos kan tau Cahaya wanita sholehah mungkin juga cari suami yang pintar agamanya "jelas dimas..
Mendengar hal itu, Zain diam..
"Cahaya pasti jadi milikku..lihat saja nanti".ucap zain..
Mendengar ucapan zain , dimas dan riki hanya diam..dan tersenyum melihat keinginan bos nya....dan mereka sangat setuju akan hal itu..
"Kami akan mendukung bos jika ingin menikahi cahaya, karena aku yakin cahaya yang bisa memberi penerangan untuk bos " pikir dimas dalam hati..
Zain yang tadinya fokus pada pekerjaannya sekarang sedikit kepikiran ucapan dimas.."apa cahaya mau? jika aku ingin menjadikan nya istri.."pikir zain..
"Bos".panggil Dimas..
"mm mm" jawab zain yang terkejut karena dia melamun..
"Sudah waktu makan siang bos"..ucap Dimas..
"Ya sudah" jawab zain..
"Bos, aku dan riki ke kanti ya...dan bos mau makan apa..dan di mana?" tanya Dimas..
"Aku nanti ke kantin, duluan saja kalian"..jawab zain..
"Baik bos" jawab dimas dan riki sambil ke luar dan menuju kantin..
Setelah kepergian riki dan dimas..zain melihat CCTV di ruangan sekretaris..ternyata cahaya masih di ruangan sendiri dan vani sudah ke kantin..
Zain memerhatikan cahaya yang hendak keluar ruangannya..zain juga ingin mengikuti cahaya...tapi tidak ingin cahaya tau..
Cahaya keluar dan menuju life dan zain juga ikut naik life bareng cahaya..
"kak Zain ingin makan ke kantin..?" tanya cahaya..
"ya " jawab zain singkat..
"kamu?" tanya zain
"Cahaya mau ke mushallah dulu shalat zuhur...setelah itu baru ke kantin"..jawab Cahaya..
Dan pintu life terbuka...sampai di lantai 4...cahaya keluar dan zain juga...
"Kak Zain mau shalat juga?" tanya Cahaya..
"Emang tidak boleh?" jawab zain..
"Ya boleh, sangat boleh..alhamdulillah kak zain mau shalat " ucap cahaya sambil tersenyum..
Cahaya dan zain setelah mengambil air wudhu...mereka shalat...dan cahaya ingin sekali melihat zain menjadi imam shalat..tapi niat nya di urungkan..
Mereka shalat sendiri sendiri...
setelah shalat zain dan cahaya menuju kantin..
Sesampai di lantai 2 yang di sana kantinnya....