NovelToon NovelToon
Angsa Cantikku

Angsa Cantikku

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu / Mafia
Popularitas:14.6k
Nilai: 5
Nama Author: Myz Pena

📢UPDATE TIAP HARI (SENIN - JUMAT) 🚨

​"Tak ada yang lebih menyakitkan daripada melihat orang yang kau cintai,
ragu memilihmu demi seseorang yang paling kau benci.
​Dan di antara amarah yang membakar serta air mata yang bengkak,
dua jiwa yang terluka dipaksa melangkah di jalan yang sama...
tanpa sadar, bahaya sebenarnya justru sedang mengintai dari jarak paling dekat"

​Bagi Lulu, menjadi sosok culun dan tak kasat mata di kantor adalah hal biasa. Namun, di balik penampilannya yang sederhana, senyum hangat dan ketulusannya justru menjadi "racun" paling mematikan bagi dua pria kelas atas.

​Angga, manajer berdingin hati yang membenci kesalahan, mendadak kehilangan fokus tiap kali Lulu berada di dekatnya.

Sementara Riko, CEO angkuh yang awalnya
memandang Lulu sebelah mata, malah terjatuh paling dalam akibat sebuah insiden tak terduga. Ketika dua pria berkuasa ini saling berhadapan demi merebut satu perhatian...

siapakah yang akhirnya memenangkan hati L

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Myz Pena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 7 : LUKA LAMA & PERTEMUAN TAK TERDUGA

​"Ada apa dengan Pak Angga? Mengapa ia menatapku seperti itu?" batin Lulu bertanya-tanya. Risih ditatap sedemikian intens, ia berusaha mengalihkan perhatian atasannya.

​"M-maaf, Pak... ini air minumnya," bisik Lulu gugup, menundukkan kepala.

​Sentuhan dingin gelas membangunkan Angga dari lamunannya. Ia menyambar gelas itu dan meneguk isinya hingga tandas.

​"Thanks" cetus Angga datar, melempar pandang ke sembarang arah.

​Lulu menghela napas lega. Namun, kelegaannya buyar ketika Angga kembali menatapnya sinis.

"Kamu masih mau berdiri di situ?"

​"E-eh, iya, Pak. Kan masih ada berkas yang harus..."

​"Cukup. Kerjakan besok saja" potong Angga dingin dan wajahnya mengeras.

"Tunggu apa lagi? Keluar dari ruanganku"

​Tanpa berani membantah, Lulu bergegas keluar.

​"Dasar manusia es!" serapah Lulu pelan sambil melangkah menuju mejanya.

"Ngapain juga tadi aku sok perhatian ngasih minum?"

​Ia menghempaskan tubuh ke kursi kerjanya, menatap tumpukan berkas yang kian menggunung. Hatinya menciut membayangkan nasib niat pulangnya ke kampung halaman yang terancam batal jika Angga terus menunda pekerjaan.

​Tiba-tiba, dering ponsel memecah kekesalannya. Sebuah nomor tak dikenal tertera di layar.

​"Halo, selamat sore..."

​"Dengan Saudari Lulu?" suara berat seorang pria terdengar di seberang telepon.

​"Ya, saya sendiri. Ini siapa, ya?"

​"Kami dari kepolisian. Rekan Anda, Lastri, mengalami kecelakaan tunggal dan saat ini berada di UGD Rumah Sakit..."

Darah Lulu serasa berhenti mengalir.

"L-Lastri?! Bagaimana keadaannya, Pak?!"

​"Saat ini sedang ditangani dokter. Harap segera datang."

​Tanpa membuang waktu, Lulu menyambar tasnya dan berlari meninggalkan area kantor.

​Pukul 17.30 WIB, lampu ruangan Angga masih menyala terang. Angga bersandar di kursi kerjanya, memijit pelipisnya yang berdenyut hebat. Perhatian kecil Lulu tadi menyisipkan sedikit kehangatan yang asing di dadanya. Namun, Angga buru-buru menepis rasa itu.

​"Tidak. Hati dan pikiranku cuma milik satu orang," batinnya menyakinkan diri.

Sementara itu di luar ruangan, Rama sedang bersiap pulang ketika Angga melangkah keluar dengan raut wajah lesu.

​"Selamat malam, Pak" sapa Rama.

​Angga mengangguk datar, lalu pandangannya tertuju pada meja kerja Lulu yang sudah kosong melompong.

"Ram... Lulu sudah pulang?" tanya Angga lirih, hampir tak terdengar.

​"Hah? Siapa, Pak?" tanya Rama bingung karena suara Angga begitu pelan.

​Angga langsung menatapnya tajam, membuat Rama seketika terdiam ketakutan.

"Sudahlah. Lupakan. Segera pulang dan kunci ruangan," cetus Angga dingin sebelum berlalu pergi.

​Dalam perjalanan pulang menggunakan mobilnya, pandangan Angga mendadak terkunci pada trotoar yang ramai. Seorang wanita berambut panjang sedang melangkah tergesa-gesa di antara kerumunan.

​Jantung Angga berdegup kencang. Wajah itu... sangat familier.

​"Anna...?" bisiknya tak percaya.

​Angga membanting setir ke pinggir jalan dan memarkirkan mobilnya secara asal. Ia melompat keluar, berlari Menerobos lautan manusia di trotoar. Napasnya memburu, matanya liar mencari sosok wanita yang paling ia rindukan di muka bumi ini. Namun, bayangan itu lenyap ditelan hiruk-pikuk Jakarta.

​Angga mematung di tengah jalan, terengah-engah dengan dada yang terasa dihantam beban berat. Kecewa dan frustrasi menggerogoti jiwanya hingga ia memutuskan menepi ke sebuah restoran di pusat kota untuk menenangkan diri, meski bayang-bayang masa lalu terus mengejar pikirannya.

​Sementara itu, di sebuah rumah sakit, Lulu terduduk lemas di samping ranjang tempat tidur UGD. Di atasnya, Lastri terbaring pucat dengan jarum infus menancap di tangannya. Operasi telah berjalan lancar dan kini sahabatnya mulai perlahan membuka mata.

​"Lu... maafin aku ya..." lirih Lastri lemah.

​"Nggak apa-apa, Las. Yang penting kamu selamat" bisik Lulu menahan haru.

​Usai memastikan kondisi sahabatnya stabil dan membantu menyuapinya sedikit makanan, perut Lulu sendiri mendadak berbunyi nyaring. Sejak siang ia belum menyentuh makanan sama sekali.

​"Pergi cari makan dulu sana, Lu. Nanti kamu ikut sakit" desak Lastri.

​Lulu mengangguk. Ia meraih jaketnya dan melangkah keluar menuju minimarket 24 jam yang terletak di seberang rumah sakit.

​Lulu mengambil beberapa roti, buah dan makanan instan, lalu membawanya ke kasir. Namun, saat pembayaran, wajahnya mendadak pucat pasi.

​"Totalnya Rp250.000, Mbak" ujar kasir.

​Lulu meraba seluruh sakunya.

"Aduh... uang tunai saya cuma ada Rp150.000. Mbak, boleh saya kurangi belanjaannya?"

​"Maaf, Mbak, barangnya sudah ter-scan semua dan antrean di belakang Mbak cukup panjang," sahut kasir itu dingin.

​Lulu panik, namun sebelum ia sempat memohon, sebuah suara lembut menginterupsi dari belakang.

​"Biar saya yang bayar sisanya"

​Lulu menoleh, ada seorang wanita berdiri di belakangnya. Penampilannya sangat elegan memakai blouse berkelas, jam tangan mewah dan memancarkan aura kecantikan yang begitu memesona hingga membuat Lulu sempat terpana beberapa saat.

​"Pakai QRIS saja" lanjut wanita itu anggun sambil menempelkan ponselnya ke mesin kasir.

​Setelah transaksi selesai, wanita itu menyerahkan kantong belanjaan pada Lulu sambil tersenyum ramah.

​"M-mbak... terima kasih banyak! Saya janji akan ganti uangnya" ucap Lulu gugup.

​"Tidak usah" kekeh wanita itu halus.

"Anggap saja ini rezeki. Lagipula, siapa tahu suatu saat kita bertemu lagi dan aku yang butuh bantuanmu"

​Lulu membetulkan letak kacamatanya yang melorot, menatap wanita di hadapannya dengan rasa kagum yang mendalam.

"Nama saya Lulu, Mbak. Kalau boleh tahu... nama Mbak siapa?"

​Wanita anggun itu tersenyum manis, mengulurkan tangannya yang halus.

​"Aku Harianna Bakri. Tapi, panggil saja aku Anna"

1
ginevra
siapa sih nih .... kalau berani, muncul dong. jangan cuma sembunyi2 gitu
Myz Pena: villainnya 😤
total 1 replies
ginevra
adegan ini lagi, apa nggak jantungan itu Lulu. main lap aja pak
Myz Pena: ya nih, pak Angga harus tanggung jawab karena buat Lulu baper terus 🤧
total 1 replies
ginevra
perhatian banget pak.... 🤭🤭🤭
ginevra
anggap saja perbaikan gizi....
ginevra
dulu Dimata Angga Lulu itu membosankan, kalau sekarang? gemesin kan?
Myz Pena: wkwkwkkwk 🤣
total 1 replies
ginevra
seneng banget pastinya, bisa deket-deket sama gebetan sih
Myz Pena: tepatnya belum jadi gebetan 🤧
total 1 replies
ginevra
Hilih, manajer apa manajer?
ginevra
si bos mah suka Deket deket
ginevra
tapi kalau lihat bawahannya kelaperan, udah biasa kok atasan itu beliin makanan. apalagi disuruh lembur
Myz Pena: emang harusnya begitu 🤭
total 1 replies
ginevra
aduh.... aku jadi ikutan malu🤭
Myz Pena: wkwkkw tahan kak 🤭
total 1 replies
-Thiea-
nah itu, selesaikan dulu perasaan mu sama yg lama. baru bergerak cari yg baru.
-Thiea-
Angga jangan buat Lulu baper ya. kamu masih belum selesai dengan orang lama soalnya. kasihan kalo Lulu sampe di php.
Miu.Nuha
aku pikir kamu akan bilang ...
'jangan ganggu istri saya!'
/Sly/
Myz Pena: wkwkwkkwkwwk 🤣🤣
total 1 replies
Miu.Nuha
langsung blokir aja ew 😖
Miu.Nuha: ganti nomor deh kalo gitu /Grievance/
total 2 replies
Miu.Nuha
ragu ato kepo nih 🤭
tapi lebih ke waspada sih, ada teror mulai membuntuti lulu...
Mingyu gf😘
Dasar boss gak becus, orang yg gak komponten malah mau di pamerkan, lu makan noh indah indah lu itu
Mingyu gf😘
Padahal cuma telat dikit, lebay banget sih bossnya
Xlyzy
Apasih pak Angga pusing deh lihat nya mondar mandir gajelas gitu
Myz Pena: macam.strika ya 🤣
total 1 replies
Xlyzy
Lulu beneran dia ga ahli dalam berbohong
Myz Pena: bener 🤧
total 1 replies
Tamaa
whop Lulu udah bisa buat Angga ngelupain Anna
Myz Pena: tapi angga denial 🤧
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!