NovelToon NovelToon
38.000 Langkah Ke Hatimu

38.000 Langkah Ke Hatimu

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Cinta Seiring Waktu / Time Travel
Popularitas:29
Nilai: 5
Nama Author: Yanto Hl

Aurora kira pertemuannya dengan Bima cuma kebetulan. Tapi semakin dekat, semakin dia sadar cowok itu menyembunyikan banyak hal — dia tahu hal-hal yang belum pernah diceritakan siapa pun, dan selalu bicara soal "38.000 langkah" yang belum selesai.

Saat Bima akhirnya berjanji akan datang menemuinya, justru kabar kecelakaan yang datang. Bima pergi, meninggalkan sebuah kotak misterius. Dari sana Aurora mulai menelusuri jejak Bima, dan menyadari bahwa pertemuan mereka sama sekali bukan kebetulan. Bima sudah berjalan jauh, melewati banyak hal berat, cuma untuk sampai ke hatinya.

Walau tak bisa bertemu lagi, cinta Bima sudah sampai tujuan di hati Aurora, selamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yanto Hl, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27 — Cerita yang Berlanjut di Tempat Lain

Waktu berjalan dan hal-hal terus berubah pelan tapi pasti. Bunga di halaman komunitas itu sekarang sudah tumbuh rapi dan warnanya makin beragam setiap harinya. Anak-anak yang dulu masih malu-malu sekarang sudah sering duduk di sana sambil bercerita satu sama lain tentang hal-hal kecil yang mereka alami. Kadang mereka menaruh bunga yang baru mekar di dekat pintu masuk supaya siapa pun yang datang pertama kali disambut dengan pemandangan yang cerah.

Suatu hari aku mendapat kabar bahwa ada komunitas lain di kota sebelah yang ingin melakukan hal yang sama. Mereka mendengar cerita tentang taman bunga anak-anak itu dan ingin membuat tempat serupa di daerah mereka. Awalnya aku pikir aku harus pergi ke sana dan mengajari mereka caranya. Tapi mereka bilang mereka cuma butuh tahu bagaimana memulainya. Sisanya mereka akan kerjakan sendiri dengan tangan mereka sendiri. Aku senyum mendengar itu. Justru begini kan yang terbaik? Bukan aku yang selalu datang dan mengurus semuanya. Tapi mereka yang mulai sendiri karena mereka sudah melihat bahwa hal kecil itu ternyata bisa berarti besar bagi orang lain.

Aku hanya mengirimkan pesan singkat kepada mereka. Mulailah dengan satu benih. Satu senyum. Satu cerita yang tulus. Jangan menunggu sampai kamu punya banyak hal untuk dibagikan. Mulailah dengan apa yang kamu punya hari ini. Itu sudah cukup. Kalimat itu sederhana banget kan? Tapi itu yang aku pelajari dari Bima. Dia juga tidak punya banyak hal mewah untuk ditawarkan. Cuma kehadirannya, perhatiannya, dan ketulusannya. Dan ternyata itu cukup untuk mengubah begitu banyak hal.

Beberapa minggu kemudian mereka mengirim foto. Sebidang tanah kecil yang dulu terlihat kosong dan berdebu sekarang sudah mulai tertanam bibit-bibit bunga yang rapi. Ada tulisan sederhana di papan kayu yang mereka pasang di sana. Setiap Langkah Berarti. Hatiku terasa hangat banget. Cerita ini terus berjalan ke mana-mana tanpa aku harus mengantarnya. Seperti angin yang membawa biji tanaman ke tempat-tempat baru yang tak terduga.

Suatu sore aku berjalan sendirian ke bukit itu. Udara di sana terasa segar dan langitnya biru jernih sekali. Aku duduk di tempat yang biasa aku duduk dan menatap ke arah lembah yang luas di bawah sana. Aku berbicara pelan dalam hati. Bima, lihat kan? Ceritamu tidak berhenti di bukit ini. Ceritamu sekarang tumbuh di banyak tempat yang bahkan kamu belum pernah kunjungi. Kamu berjalan 38.000 langkah dulu dan sekarang langkah itu terus berjalan oleh orang-orang lain yang bahkan tidak pernah tahu namamu. Itulah keindahan dari kebaikan kan? Dia tidak terbatas oleh jarak atau waktu. Dia terus hidup selama ada orang yang bersedia meneruskannya.

Saat aku sedang menikmati keheningan sore itu ada seorang wanita paruh baya berjalan mendekat ke arahku. Dia tersenyum ramah lalu duduk di ujung batu yang sama tanpa mengganggu. Setelah beberapa saat dia berbicara pelan. Aku sering ke sini. Tempat ini selalu menenangkan hatiku. Suamiku pergi tiga tahun lalu dan kadang rasanya berat sekali untuk terus melangkah sendirian. Tapi setiap kali aku datang ke sini aku merasa dia ada di sampingku. Aku mengangguk pelan. Aku paham betul perasaan itu. Dia tidak pernah benar-benar pergi kan? Dia tinggal di setiap pemandangan yang membuatmu tersenyum, di setiap angin yang menyentuh wajahmu, di setiap kebaikan yang kamu lakukan untuk orang lain. Wanita itu tersenyum dan matanya terlihat lebih tenang. Terima kasih. Rasanya aku tidak sendirian lagi.

Saat aku berjalan turun dari bukit itu hari itu aku menyadari sesuatu yang penting. Bukit ini bukan milik Bima dan bukan juga milikku. Ini milik siapa pun yang butuh tempat untuk bernapas dan merasa dekat dengan orang yang mereka rindukan. Sama seperti cerita kita. Bukan milikku saja untuk disimpan rapat-rapat. Cerita ini ada supaya siapa pun yang sedang berjalan di jalan yang sama tahu bahwa mereka tidak sendirian.

Malam itu aku menulis di bukuku dengan perasaan yang damai.

"Kita sering berpikir bahwa cerita kita berakhir saat seseorang pergi. Tapi ternyata itu baru permulaan. Cerita itu terus hidup di hati orang-orang yang pernah kamu temui. Di kebaikan yang kamu sebarkan tanpa kamu sadari. Di keberanian yang kamu berikan kepada orang lain hanya dengan cara kamu bertahan. Tidak ada kebaikan yang pernah terbuang sia-sia. Tidak ada langkah yang diambil dengan tulus yang tidak sampai ke tujuannya. Teruslah berjalan dengan baik. Kamu tidak akan pernah tahu seberapa banyak orang yang ikut terbantu hanya karena kamu memilih untuk tidak menyerah hari ini."

Besok ada hal-hal baru yang menantang untuk dikerjakan. Bukan hal yang besar dan luar biasa. Cuma hal-hal kecil yang perlu dikerjakan dengan tulus. Menjawab surat anak-anak yang menunggu balasan. Menanam bunga di tempat yang belum ada bunganya. Mendengarkan cerita orang yang butuh teman berbagi. Menyapa tetangga yang jarang bicara. Mengucap terima kasih pada hari yang sederhana. Itu saja. Dan itu sudah cukup untuk membuat hidup terasa penuh dan bermakna.

Langkah demi langkah. Satu per satu. Dengan hati yang terbuka. Selamanya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!