NovelToon NovelToon
THE VAMPIR BRIDE

THE VAMPIR BRIDE

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Misteri / Vampir
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: crowell

hayyyyy hayyyy hayyyyy semuanya jangan lupa follow aku dulu biar enak ahayyyy !!! 👋🤍


Siapa sangka, di kehidupan yang cuma sekali ini, kamu malah harus dipaksa menikah sama seseorang yang bahkan nggak kamu kenal?

Itulah yang terjadi sama Ema.

Awalnya Ema pikir pernikahan ini cuma urusan bisnis antara keluarganya dan keluarga Damian. Setelah menikah, mereka bisa menjalani kehidupan masing-masing seperti biasa.

Tapi ternyata, Ema salah besar.

Semenjak tinggal bersama Damian dan keluarganya, Ema mulai merasa ada yang aneh.

Mereka terlalu banyak menyimpan rahasia.

Dan semakin Ema mencoba mencari tahu, semakin ia sadar kalau keluarga yang sekarang menjadi keluarganya itu... sama sekali bukan keluarga biasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon crowell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter 27

Dua hari berlalu.

Seperti yang sudah diketahui, vampir memiliki kemampuan penyembuhan yang jauh lebih cepat daripada manusia. Luka-luka Damian pun berangsur pulih. Meskipun belum sepenuhnya pulih, kondisinya sudah jauh lebih baik dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

Pagi ini, Damian bahkan sudah bersiap-siap untuk pulang dari rumah sakit Emma berdiri di hadapannya sambil membantu merapikan kemeja yang dikenakan pria itu.

"Sudah selesai, Tuan Vampir Galak," ucap Emma setelah merapikan kerah kemeja Damian.

Damian meliriknya sekilas. "Siapa yang menyuruhmu memanggilku seperti itu?"

Emma langsung memasang wajah polos. "Memangnya salah? Toh, kamu memang galak."

"Emma."

"Iya, iya! Ampun, Tuan Damian yang terhormat." Emma terkekeh kecil, lalu membantu Damian mengenakan jasnya.

Damian hanya menggeleng pelan. Meski begitu, ia membiarkan istrinya terus membantunya Sesekali, Emma mencuri pandang ke arah wajah Damian. Ada begitu banyak hal yang ingin ia katakan kepada pria itu, terutama tentang perasaannya yang perlahan berubah.

Dulu, ia menganggap pernikahan mereka hanyalah sebuah ikatan yang harus dijalani. Namun, setelah hampir kehilangan Damian, Emma baru menyadari betapa takutnya ia membayangkan hidup tanpa pria itu.

Ia sudah mulai jatuh cinta kepada suaminya sendiri Sayangnya, keberanian Emma seolah menghilang setiap kali ia berniat mengungkapkan perasaannya.

Bagaimana kalau Damian tidak merasakan hal yang sama? Bagaimana kalau dia justru menganggapku aneh?

Emma mengembuskan napas pelan.

"Kenapa menghela napas?" tanya Damian tiba-tiba.

Emma tersentak. "Hah? Nggak! Aku cuma memastikan kamu sudah siap pulang."

Damian menyipitkan matanya, seolah tidak sepenuhnya percaya.

"Kau terlihat aneh sejak tadi."

"Aneh dari mana? Aku ini normal, tahu!"

"Berisik."

Emma langsung mengerucutkan bibirnya Dasar vampir galak! Sudah dibantuin, bukannya berterima kasih malah bilang aku berisik Namun, alih-alih membalas perkataan Damian, Emma justru kembali merapikan jas suaminya yang sebenarnya sudah rapi Damian memperhatikan tingkahnya selama beberapa saat.

"Emma."

"Hm?"

"Terima kasih."

Tangan Emma mendadak berhenti bergerak.

Ia mengangkat wajahnya, menatap Damian dengan mata membulat. Sepertinya ia baru saja mendengar sesuatu yang sangat langka.

"Eh? Kamu barusan bilang apa?"

Damian mengernyit. "Tidak perlu kuulangi."

"Ya ampun, pelit banget! Bilang terima kasih sekali lagi memangnya kenapa?"

"Kalau begitu, lupakan saja."

"JANGAN! AKU SUDAH DENGAR, KOK!"

Damian menggeleng sambil berjalan menuju pintu kamar Emma buru-buru menyusulnya, menahan senyum yang sejak tadi sulit disembunyikan Mungkin Damian belum mencintainya. Mungkin juga pria itu masih menganggapnya sebagai istri yang terikat oleh pernikahan mereka.

Namun, untuk saat ini, Emma memilih menikmati setiap hal kecil yang mereka lalui bersama Ia tidak ingin terburu-buru mengungkapkan perasaannya Biarlah waktu yang menjawab apakah suatu hari nanti Damian akan membalas cintanya Untuk sekarang, Emma hanya ingin berada di sisi pria itu sedikit lebih lama.

Begitu keluar dari kamar rumah sakit, Emma berjalan di samping Damian sambil sesekali memastikan suaminya baik-baik saja.

Namun, baru beberapa langkah mereka berjalan, Raina dan Leonardo yang sudah menunggu di luar langsung menyambut keduanya dengan senyum penuh arti.

"Ehem!" Raina berdeham sambil melipat kedua tangannya di depan dada.

Emma menoleh. "Kenapa, Mami?"

Raina tersenyum lebar, lalu melirik Damian yang berjalan di samping menantunya.

"Wah, wah, wah. Sejak kapan menantu Mami jadi perawat pribadi suaminya, hm?"

Emma langsung mengerjap. "Hah? Maksudnya?"

"Ya, lihat saja dari tadi. Membantu memakai jas, merapikan baju, bahkan jalannya saja berdampingan terus." Raina sengaja menggantung kalimatnya sambil menyenggol pelan lengan Leonardo. "Romantis sekali, ya, Papi?"

Leonardo mengangguk setuju, memasang wajah sok bijaksana.

"Tentu saja. Sepertinya sebentar lagi Papi bisa mendengar kabar baik dari kalian."

Emma langsung melotot.

"Kabar baik apaan, Papi?!"

Leonardo hanya tertawa kecil. "Lho, memangnya Papi bilang apa? Papi cuma berharap hubungan kalian semakin harmonis."

"Benar!" sahut Raina cepat. "Apalagi setelah Emma rela memberikan darahnya untuk menyelamatkan Damian. Mami sampai terharu, tahu."

Wajah Emma seketika memerah.

"Mami! Itu kan karena aku nggak mau Damian kenapa-kenapa!"

"Oh?" Raina mengangkat alisnya. "Jadi, kamu khawatir sekali kalau Damian kenapa-kenapa?"

Emma mendadak kehilangan kata-kata.

Leonardo ikut menimpali dengan senyum jahil. "Kalau begitu, Emma pasti sangat mencintai putra Papi, dong?"

"PIII! MAMIII!" protes Emma dengan wajah semerah tomat.

Sementara itu, Damian yang sedari tadi diam memperhatikan mereka akhirnya angkat bicara.

"Kalian bertiga bisa berhenti berisik?"

Raina langsung menoleh kepada putranya.

"Lho, kenapa? Mami sedang mengobrol dengan menantu kesayangan Mami, tahu!"

"Kalau begitu, mengobrollah tanpa menggangguku."

"Astaga!" Leonardo tertawa. "Baru sembuh sudah kembali galak. Pantas saja Emma memanggilmu vampir galak."

Emma spontan menutup mulutnya, menahan tawa.

Damian meliriknya tajam.

"Kau juga mau ikut-ikutan?"

Emma langsung menggeleng cepat. "Nggak! Aku nggak ngomong apa-apa!"

"Bagus."

Damian kembali berjalan, meninggalkan ketiga orang itu di belakangnya Raina dan Leonardo saling berpandangan, kemudian serempak menatap Emma yang masih berdiri mematung.

"Emma," panggil Raina manis.

"I-iya, Mami?"

Raina merangkul bahu menantunya, lalu berbisik dengan senyum penuh godaan.

"Kalau kamu memang sudah jatuh cinta kepada Damian, bilang saja, Sayang. Mami dan Papi pasti mendukung kalian."

Mata Emma langsung membulat.

"MAMI TAHU DARI MANA?!"

Raina dan Leonardo sontak tertawa melihat reaksi menantu mereka.

"YA AMPUN, PIPI KAMU MERAH SEKALI!" seru Leonardo sambil menunjuk wajah Emma.

Emma buru-buru menutupi kedua pipinya.

"Aku nggak jatuh cinta! Siapa juga yang jatuh cinta sama vampir galak begitu?!"

"Baiklah, baiklah," jawab Raina sambil menahan tawa. "Mami percaya."

Namun, dari nada suaranya saja, jelas sekali bahwa Raina sama sekali tidak percaya Emma akhirnya berlari kecil menyusul Damian, meninggalkan Raina dan Leonardo yang masih tertawa puas.

Dan tanpa disadari Emma, Damian yang berjalan di depan ternyata mendengar sebagian besar percakapan mereka Pria itu melirik sekilas ke arah istrinya yang kini berjalan dengan wajah merah padam.

Jatuh cinta kepadaku?

Damian terdiam sesaat Entah mengapa, pemikiran itu membuat sudut bibirnya terangkat tipis.

1
@Bella45
lanjut thor sayang jangan lupa istirahat 😍
chelsea~♡
suka dan naksir banget sama carita nya jelas banget 😘🤗
Fiar
puas banget baca nya up nya bir atu bab tapi banyak suka

eh thor update gih utusan istrahat nanti di akhirat 😍🤭
miooo😻
cerita KK ngak pernah mengecewakan yah Mangat KK makasih udah mau buat cerita lagi 🥰🥰💪
KEISHA 72_
suka banget sama karya nya kakak semangat KK ❤️❤️💪🤭
Alethea
wahhh cerita nya Karen 💪❤️
Marsya 🌼
ngakak bet hahahaha 🤣
Chloe
Diamian lupa kah sama perjanjiannya sama ayah nya ?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!