fadli hanyalah seorang penyihir rank E yang di anggap beban. puncak nya ia di hianati oleh rekan sendiri. ia di tinggalkan begitu saja di dalam sebuah dungeon rank A. namun terjadi keajaiban di mana fadli justru mendapatkan status. ia di berikan kekuatan oleh entitas misterius dan harus mencapai nya sendiri. bagaimana kisah fadli mencapai kekuatan baru itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hilman padli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pembagian hasil dungeon rank D
Setelah 10 hari kemudian. Di rumah sakit di kamar fadli. Ia tengah menatai layar.
(Status fadli). Fadli level 50, gold 10.000
Hp, 1.800. Mana poin, 8.038, Kekuatan, 1.045, Kecepatan, 1.060.
(Senjata), tongkat sihir tingkat B, sepasang belati. Ramuan penyembuh 8. Jubah pelindung, cicin seve, katana.
Poin terkumpul ( 25.000 )
"hahaha... Aku berhasil mengumpulkan 25.000 poin. Gila banget," kata nya terseyum sambil tertawa puas.
Rapael, "saran saya tuan lebih baik segera tambahkan da naik level,"
Fadli, "iya rapael tapi, 25.000 poin itu banyak sekali, kamu punya saran di masukan ke mana saja,"
Rapael, "ijin menyarankan tuan untuk menambahkan 5000 ke hp dan sisa nya 20.000 poin ke mana poin, untuk kecepatan dan kekuatan tidak terlalu penting karena tuan bertarung dengan sihir. Selain itu kecepatan tuan sudah setara hunter rank B,"
fadli terseyum dan setuju dengan saran fadli rapael, ia langsung menambahkan 5000 ke hp dan 20.000 ke mana poin.
(Status fadli). Fadli level 60, gold 20.000
Hp, 6.800. Mana poin, 28.038, Kekuatan, 1.045, Kecepatan, 1.060.
(Senjata), tongkat sihir tingkat B, sepasang belati. Ramuan penyembuh 8. Jubah pelindung, cicin seve, katana.
Poin terkumpul ( 0 )
Fadli, "hahaha... Hebat sekali, level aku naik sampai 60, aku juga dapat hadiah tambahan gold, sekarang beli apa ya dengan uang 20.000 gold?"
Rapael, "selamat tuan, tapi tuan harus makin kuat, kondisi tuan sudah stabil saran saya tuan lakukan misi menjelajah dungeon di layar, atau menjelajah dungeon di dunia tuan,"
Fadli, "ya itu nanti nunggu helmi dulu, sekarang aku mau buka shop dan mencari senjata atu perisai yang bagus,"
Rapael, "baiklah,"
Fadli pun mulai mencari senjata untuk di beli.
Sementara itu di sebuah ruangan rumah sakit.
Helmi, "sial kita hanya dapat uang sedikit dari hasil menjelajah kemarin, masa cuma 300 juta doang, nyawa kita hampir hilang loh,"
Dila, "itu wajar saja. Karena di dalam dungeon batu kristal nya sangat sedikit, tapi aku rasa bukan masalah kita kan dapat banyak sekali batu sihir dari moster. Kita bisa menjual semua nya,"
Gea, "iya aku setuju, uang nya pasti lebih dari 10 m. Kita bisa dapat 1 miliar per orang,"
Salsa, " tapi kabar nya bos yang di lawan oleh ketua asosiasi bersama para hunter kuat. Mereka bertarung 3 hadi 3 malam kata nya,"
Helmi, "hal itu benar, untuk batu sihir bos di bawa ke laboratorium. Kata nya sih untuk di teliti,"
linda, "setelah pembagian batu sihir selesai kita lebih baik istirahat dulu beberapa hari. Baru deh mulai berpetualang lagi,"
Helmi, "baiklah aku akan mengabari serikat dan asosiasi,"
Lisa, "tapi kenapa fadli lama banget, sudah di kasih tau kan kumpul di sini?"
Citra, "sudah tuh,"
Clara, "aku rasa dia masih tidur,"
Lilia, "aku akan ke kamar nya untuk membawa nya ke sini,"
helmi, "hati- hati kaki kamu masih cedera,"
Lilia terseyum dan membuka pintu, namun fadli sudah ada di depan pintu. "lilia" sapa fadli. "hahaha masuk ke dalam," jelas lilia.
Fadli masuk ke dalam dan duduk.
Helmi, "keluarkan semua batu sihir nya fadli,"
Fadli, "baik batu sihir nya hem.. Di ruangan ini ya. Aku rasa akan cukup, tapi bagaimana dengan batu kristal? Aku menambang beberapa katung,"
Lilia, "serius kamu? Memang nya batu kristal bisa di masukan ke item bok?"
Fadli," ya, tapi sedikit dih yang ada di item bok aku,"
Helmi, "itu nanti saja, sekarang batu sihir nya dulu saja,"
Fadli mengangguk ia segera mengeluarkan semua batu sihir di item bok nya. Seluluh batu sihir itu memenuhi setengah ruangan itu.
Helmi, "kayak nya akan lama nih,"
Gea, "masi kita bagikan semua nya,"
Mereka pun mulai membagikan batu sihir itu. Setelah 3 jam perjuangan akhir nya batu sihir berhasil di bagi rata.
Helmi, "kita semua dpat masing- masing 3 kantong besar gila sih ini, kita mungkin dapat uang 10 m dari total penjualan batu sihir ini,"
Gea, "10 miliar gila sih,"
Citra, "anu.. Kenapa kamu menangis clara?"
Clara, "10 miliar uang yang sangat banyak. Akhir nya kedua adikku bisa hidup denhan layak,"
Helmi, "aku berencana membeli 1 gedung besar di jakarta untuk tempat tinggal kita bagaimana?"
Fadli,"aku setuju helmi, di jakarta sangat banyak sekali dungeon yang ada. Bahkan asosiasi hunter jakarta dan indonesia selalu minta bantuan serikat kain untuk mengatasi masalah dungeon di jakarta,"
Helmi," itu wajar, kan jakarta ada banyak, apalagi ada pulau buatan baru untuk warga yang dulu nya tinggal di sumatera,"
Lilia, "ngomong- ngomong soal sumatera, kata nya pihak malasia,singapura, thailand, vietnam ,cina dan jepang kata nya mengajukan proposal penyerangan bersama ke pulau sumatra yang sudah di kuasai moster,"
Fadli, "begitu ya, hem.. Seperti nya aku akan ikut,"
Lilia, " hanya untuk rank A dan s saja. Moster di sana semua nya ran B ke atas, semenjak peristiwa dungeon berak di sumatra pulau itu kini di huni ratusan juta moster,"
Helmi, "ya itu bukan urusan kita. Itu urusan negara, kita mah apa atuh? Cuma hunter biasa yang mencari uang untuk kaya,"
Citra, "kalau begitu sekarang kita bubar?"
Helmi, "yang mau ikut jual batu sihir nya ikut aku yuk, aku sudah sewa mobil,"
Semua nya mengangguk dan segera masuk ke mobil, kecuali fadli yang pergi mencari penginapan terdekat. Ia tidak berniat menjual batu sihir milik nya. Ia berniat membuat senjata dari batu sihir itu.
Di hotel fadli tiduran sambil mencari senjata yang mau ia beli di layar dengan santai.
Sementara itu di markas asosiasi hunter indonesia cabang jakarta pusat helmi dan yang lain nya sedang menjual batu sihir.
helmi, "kita hanya perlu menunggu 1 jam di ruangan ini,"
Dila, "menurut kalian akan dapat 10 miliar?"
Helmi, "mungkin lebih. Tapi lumayan lah meski pun kita hampir mati,"
Salsa, "aku mau belanja banyak baju,"
Helmi, "oh iya jangan lupa rencana kita. Putus kontrak dengan serikat sayap putih di garut. Kita jadi tim penyerang saja,"
Citra, "putus kontrak banyar 500 juta masih banyak sih sisa nya,"
Lilia, "helmi kalau ada tawaran menyerang dungeon libur dulu ya,"
Helmi, "tentu saja aku juga paham kok, nanti aku konfirmasi dulu kalau ada perintah dari asosiasi hunter. nah kalau kalian setuju kita serang kalau tidak ya jangan akan aku tolak,"
Mereka terseyum dan akhir nya mendapatkan uang mereka. mereka sangat bahagia dan mulai belanja sesuka hati mereka di sebuah mol besar.