NovelToon NovelToon
Ketika Donatur Memilih Mundur

Ketika Donatur Memilih Mundur

Status: tamat
Genre:Penyesalan Keluarga / Balas Dendam / Janda / Tamat
Popularitas:61.4k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Sebagai seorang wanita karir dengan gaji milyaran pertahun, Raisya tidak keberatan membantu keluarga suami nya.

Termasuk membiayai kebutuhan keluarga kakak ipar nya, serta biaya kuliah adik ipar nya. Bahkan semua kekuarga suami nya minta tinggal bersama di rumah nya, Raisya tidak keberatan.

Tapi saat Neta hamil di luar nikah, mertua nya meminta Raisya untuk mengadakan acara pernikahan mewah untuk putri nya.

Raisya menolak keinginan mertua nya, sehinga semua kebaikan Raisya selama ini langsung lenyap dalam waktu sekejap.

Mertua dan keluarga suami nya Raisya bahkan dengan tega membawa wanita lain sebagai calon madu untuk Raisya, agar dia mau menuruti keinginan mereka.

Raisya menolak dan memilih untuk berpisah, tapi malah Raisya yang di usir dari rumah nya sendiri.

Raisya tidak tinggal diam di tindas oleh suami dan keluarga nya, dia membalas semua nya dengan menghentikan semua bantuan keuangan yang selama ini dia berikan, dan dia mengusir mereka semua dari rumah nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27

"Mas, sekarang kita mau kemana?" Tanya Cika yang hampir menangis.

"Sekarang kita kembali ke rumah yang lama!" Jawab Alvin.

"Rumah yang lama? Rumah Raisya maksud nya?" Tanya Cika.

"Iya, itu juga rumah kita!" Jawab Alvin cepat.

"Mas, Raisya pasti tidak akan menerima kita di rumah nya kembali!" Ujar Cika.

"Udah kamu diem aja, ikutin aja apa kata ku!" Bentak Alvin.

Alvin mendorong koper besar melewati Mama Rika dan Dimas di ruang tamu, Mama Rika menangis melihat putra pertama nya bersama sang menantu akan pergi dari rumah ini.

"Alvin, ini Mama ada sedikit uang buat bekal mu nanti!" Ujar Mama Rika sambil menyerahkan sejumlah uang pada putra nya.

Alvin menerima uang itu, dia langsung memasuk kan uang itu ke dalam kantong nya. Dia menatap Dimas dengan tatapan tajam.

"Dimas, seharus nya kau menyewakan sebuah rumah untuk kami!" Ujar Alvin pada adik nya.

"Mas, saat ini aku sendiri tidak punya uang!" Dimas berkata pada kakak nya.

"Dasar kamu aja yang pelit!" Ujar Alvin.

Dimas hanya diam, sejk Raisya memutuskan mengambil rumah nya kembali Dimas dan keluarga nya semakin berantakan. Tinggal di rumah Dita, membuat Dimas juga harus membantu pengeluaran di rumah ini.

"Ayo Cika kita pergi!" Ajak Alvin.

Cika dan Bela mengikuti langkah kaki suami nya menuju ke pintu, Cika sendiri tidak tahu harus pergi kemana selain mengikuti langkah kaki suami nya.

Taksi online yang di pesan oleh Alvin pun sudah tiba di depan rumah, bergegas Alvin mengajak anak dan istri nya masuk ke dalam mobil.

"Mas yakin kita akan kembali ke rumah Raisya?" Tanya Cika ketika taksi itu sudah melaju.

"Yakin!" Jawab Alvin singkat.

"Tapi mas, Raisya tidak akan membiarkan kita untuk kembali tinggal di rumah nya!" Cika sangat yakin bahwa Raisya akan menolak mereka.

"Udah kamu diam aja, gak usah banyak omong!" Ujar Alvin.

Cika pun terdiam mendengar ucapan suami nya, sekarang dia menyerahkan semua masalah yang tengah mereka hadapi pada Alvin. Karena memang Alvin adalah kepala keluarga, jadi sudah seharusnya dia bertanggung jawab terhadap istri dan anak nya.

Mobil taksi online yang mereka tumpangi tiba di depan rumah nya Raisya, mereka semua langsung turun. Alvin menyeret koper milik mereka menuju pintu rumah Raisya, dan di depan pintu dia langsung menekan bel.

Ceklek.

pintu pun terbuka dan Bi Lilis terkejut melihat siapa yang sedang berdiri di depan pintu.

"Kalian, mau apa kalian datang kemari?" Tanya Bi Lilis heran.

"Mau apa lagi? Ya mau tinggal di sini lah!" Jawab Alvin dengan angkuh nya.

Alvin segera mendorong koper milik mereka masuk ke dalam rumah, bi Lilis ingin mencegah nya tapi tenaga nya kalah dari mereka.

"Kalian tidak boleh masuk, Nyonya Raisya tidak mengizinkan kalian tinggal di rumah ini lagi!" Bi Lilis berkata pada mereka yang sudah duduk di sofa seperti nyonya rumah.

"Ini juga rumah kami, kami berhak tinggal di rumah ini!" Alvin berkata dengan angkuh di hadapan bi Lilis.

"Nyonya Raisya dan Tuan Dimas akan segera berpisah, jadi kalian tidak punya hak apapun di rumah ini!" Ujar Bi Lilis.

"Sudah lah, tutup mulut mu pembantu sialan. Dari pada kau ngoceh tidak jelas di sini, lebih baik siapkan makanan dan minuman untuk kami. Kami lapar dan tidak bisa menunggu lama!" Alvin memberi perintah pada bi Lilis.

Bi Lilis sendiri merasa tidak akan menang berdebat dengan mereka, dia memilih pergi ke belakang untuk memberi tahu Raisya yang saat ini belum pulang dari kantor.

"Hallo Nyonya Raisa,,,!" Bi Lilis menghubungi Raisya melalui sambungan telepon.

"Hallo bi Lilis, ada apa bi? Kenapa suara bi Lilis terdengar tegang?" Tanya Raisya dari seberang sana.

"Nyonya, saat ini di rumah ada Tuan Alvin bersama istri dan anak nya, mereka bertiga memaksa untuk tinggal di rumah ini. Bibi sudah mengusir nya, tapi mereka tidak mau keluar!" Bi Lilis menceritakan tentang Alvin dan keluarga nya.

"Apa? Mereka datang lagi untuk tinggal di rumah ku?" Tanya Raisya dengan nada tidak percaya.

"Benar Nyonya, mereka juga berlaga seperti Tuan rumah saja!" Adu bi Lilis.

"Ya udah deh bi, saat ini bibi diam saja dan jangan mau menuruti perintah mereka. Saat ini aku sedang dalam perjalanan pulang, tidak lama lagi aku akan tiba di rumah. Mereka biar menjadi urusan ku!" Ujar Raisya lagi.

Klik.

Sambungan telepon pun di matikan, bi Lilis bisa bernafas lega karena sudah memberi tahu majikan nya tentang Alvin dan juga keluarga nya.

Sementara itu, Raisya langsung menghubungi pak Rt. Dia yakin Alvin tidak akan mau keluar dari rumah nya, dia sengaja meminta bantuan pak Rt. Jika pak Rt sudah memperingati dan Alvin tetap tidak mau pergi, maka Raisya akan menghubungi polisi untuk mengusir mereka.

"Enak saja mau tinggal di rumah ku, memang nya rumah ku tempat penampungan apa!" Guman Raisya dengan geram.

Raisya sudah bertekad untuk tidak akan membantu keluarga calon mantan suami nya lagi, berkas gugatan perceraian antara Raisya dan Dimas sudah di daftarkan di Pengadilan Agama. Mungkin dalam waktu berapa hari ini surat panggilan sidang perceraian mereka akan di gelar.

Mobil Raisya berhenti di depan rumah nya, pad saat yang sama pak Rt dan beberapa orang warga sudah tiba di depan rumah nya.

"Mbak Raisya, di mana orang nya?" Tanya salah satu warga yang datang bersama pak Rt.

"Mereka ada di dalam pak!" Jawab Raisya.

"Mari kiat masuk saja!" Ajak Raisya.

Mereka semua langsung masuk ke dalam rumah, mengikuti langkah kaki Raisya. Di ruang tamu, Raisya melihat Alvin beserta anak dan istri nya sedang duduk santai seperti di rumah nya sendiri.

"Raisya, kamu sudah pulang rupa nya!" Alvin berkata pada Raisya sambil tersenyum.

"Untuk apa kalian datang lagi ke rumah ku?" Tanya Raisya dengan tatapan tajam.

"Raisya, kami akan tinggal di rumah ini, karena ini rumah kami juga!" Jawab Alvin dengan santai.

"Apa kau lupa bahwa rumah ini murni milik ku, tidak ada hak mu ataupun Dimas di dalam rumah ini!" Raisya berkata sambil melipat tangan di dada.

"Lalu kenapa kalau rumah ini milik mu, kau sendiri tidak lupa kan bahwa aku ini adalah adik ipar mu. Jadi aku juga berhak untuk tinggal di rumah ini!" Alvin berkata dengan tidak tahu malu.

"Aku dan kakak mu sudah dalam proses perceraian, jadi kau dan keluarga mu tidak akan pernah aku izin kan lagi menginjak kan kaki kalian di rumah ku!" Ujar Raisya.

Raisya lalu mengeluarkan sebuah surat dari dalam tas nya, dia lalu memberikan surat itu pad Alvin. Surat itu adalah salinan surat gugatan nya, dia sengaja menunjuk kan pada Alvin agar Alvin tahu bahwa sebentar lagi dia dan Dimas akan resmi berpisah.

1
Anna Wamey
cerita yg bagus,,,tp sudah tamat,,,?,,
Rina Arie
good book
Sayekti 0519
gini kan enak akhir yang baik
Siti Nurani
kaget banget pas baca tulissan TAMAT,👍🙏
A.R
keluarga benalu 🤣🤣
Noey Aprilia
Srius tmat kk???
raisya ga ktmu sm jdohnya yg lbh baik????😁😁😁....
mksh crtanya kk....smnggttt....😘😘😘
Syavira Vira
lanjut
Sayekti 0519
parasit tolol ini,gaji ada ngapain kau takut sewa rumah.sika banget d hina trs
Sayekti 0519
dah g ketolong....
Sayekti 0519
yaa cuma d sini
Sayekti 0519
kau jual saja lah rumah itu raysa,biar ngontrak aja .kan klw cerai g susah
stela aza
ternyata selama ini dia hanya cangkang kosong yg g ada isinya 🤦
Noey Aprilia
Rsakan gmna ngatur pngeluaran pke uang yg ga bnyak,apa kbr raisya yg msti jd sapi perah mreka dlu????
skrng nkmti aja ksmbongn klian....
Noor hidayati
typo
Syavira Vira
lanjut
Ma Em
Bu Rika , Dimas kamu tdk akan bisa berubah kalau kelakuan mu dan juga ibu serta adikmu tdk merubah kelakuan dan tingkahmu semua Dimas malah hdp mu akan bertambah susah .
Noey Aprilia
Sokooorrr.....
udh d usir sna sni,bntr lg jg d pcat....
mkanyaaa....hdp tu mst brsykur,jgn songong....😫😫😫
Syavira Vira
lanjut
stela aza
di bilangin rumahnya suruh di jual trs pindah biar g di ganggu 🤦 payah emang Raisya udh tau kelakuan mantan & keluarganya abnormal 🤦
Lee Mba Young
lah raisya masih tinggal di situ. hrse rumah itu di jual trus pindah. seneng banget raisya ini di terror. kl pinter mending rumah di jual trus pindah.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!