NovelToon NovelToon
Kembar Beda Sifat

Kembar Beda Sifat

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Ketos / CEO
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ropha M.P

Eliza Mahendra adalah seorang gadis dengan julukan "Gadis Berhati Dingin" atau "Kulkas Berjalan" di sekolah elitnya, SMA Nusa Bangsa. Sebagai Ketua OSIS, ia menjalankan tugasnya dengan kedisiplinan tanpa kompromi, dihormati sekaligus ditakuti karena sifatnya yang misterius, irit bicara, dan tatapan tajamnya. Kehidupannya yang teratur dan dingin berbanding terbalik dengan kembarannya, Elzia, yang dua jam lebih muda. Meskipun memiliki wajah yang serupa, Elzia memancarkan kehangatan dan dikenal sebagai gadis yang lebih "bar-bar" dari gadis seusianya, bahkan diam-diam menyandang gelar "Queen Racing" di dunia balap.

Cerita ini mengandung unsur kekerasan, konflik mafia, dan ****** ******. Harap bijak dalam membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ropha M.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Langkah Tanpa Suara

Dikamar

Eliza sedang mengecek berkas dan file-file yang ada di laptopnya,setelah semuanya selesai Eliza menghubungi seseorang

Tut... Tut... Tut....

"Atur jadwal keberangkatan ku "

"............... "

"Hm"

Tut

Telepon dimatikan dan Eliza Langsung menyimpan laptopnya kemudian baring di atas kasur untuk istirahat

Disisi lain

Elzia dan keluarganya menuju kerumah setelah berbincang-bincang dengan Bara dan Arumi orang tua angkat Eliza dan Elzia

Di dalam mobil

"Tinggal beberapa Bulan lagi kalian berdua bakal lulus sayang, apa kamu sudah pilih di Universitas mana kamu kuliah sayang? " Tanya Amira pada Elzia yang duduk disamping nya

" Kalo El sih di sini aja mom soalnya kampusnya juga oke dan pengen terus sama mommy " Ucap Elzia sambil memakan snack kesukaannya

" Kalo iza dia dimana? " Tanya Amira yang memang belum tau dan belum dekat dengan Anak kulkasnya itu

" Kalo gak salah Kak Eliza bakal pilih universitas luar negeri mom" Ucap Elzia sambil menatap Amira

"Kenapa dia tidak sekampus sama kamu? " Tanya Amira lagi sedangkan anak-anaknya dan suaminya hanya menyimak saja dan mendengarkan apa yang di obrolan anak dan ibu itu

" Zia juga gak tau mom, mommy tau sendirikan kak Iza orangnya seperti apa " Ucap Elzia lagi sedangkan mereka semua mengangguk membenarkan apa yang Elzia ucapkan

Setelah sampai di mansion satpam dengan segera membuka pintu pagar yang menjulang tinggi tersebut setelah mobil majikannya sudah masuk ia kembali menutup pintu pagar dan kembali ke tempatnya dimana para satpam berkumpul

Elzia dan keluarganya masuk kedalam mansion lalu Elzia memanggil salah satu maid yang berjalan menuju kamar mereka

" Permisi apakah kakak saya sudah pulang? " Tanya Elzia kepada maid tersebut

"Nona ke empat sudah pulang nona " Jawab maid tersebut dengan sopan

Elzia hanya mengangguk saja kemudian menyuruh maid itu kembali, setelah maid itu pergi Elzia pamit kepada keluarganya untuk duluan ke kamar karena sudah mengantuk

"Mom, pah, abang aku duluan ke kamar ya ngantuk soalnya" Ucap Elzia kepada mereka

Sedangkan mereka hanya mengangguk saja

"Kalian juga istirahat nak terutama kalian berdua Fandi Regar kalian masih sekolah " Ucap Amira kepada putranya, keduanya hanya mengangguk saja kemudian bangkit dari duduknya menuju ke kamar di lantai dua

"Kita juga mau ke kamar mom mau istirahat" Ucap Alaska mewakili ketiganya dan Amira hanya mengangguk saja

Kini mereka sama-sama menuju kamar masing-masing untuk istirahat.

Jam 01.20 wib Eliza terbangun karena merasa haus jadi ia memutuskan untuk kedapur mengambil minum

Ketika ia membuka pintu ia melihat Elzia juga keluar dari kamarnya

"Kau belum tidur? " Tanya Eliza datar

"Aku kebangun kak karena haus " Ucap Elzia sambil melihat ke arah Eliza yang menatapnya datar tapi Tidak se datar ketika melihat orang lain/asing.

Sedangkan Eliza hanya mengangguk saja dan mengajak Elzia untuk turun bersama. Kini keduanya berbarengan menuju dapur

"Kak aku lapar banget " Ucap Elzia sambil menggosokkan perutnya yang Rata

Sedangkan Eliza hanya melirik saja ke arah Elzia yang mengadu padanya kalo ia lapar

"Mie instan? " Tanya Eliza datar sedangkan Elzia langsung mengangguk semangat karena Eliza memasak mie untuknya

Eliza kini memasak mie instan untuk mereka berdua, setelah mie nya masak ia langsung menuangkan Bumbu-bumbu mie ke dalam piring sedangkan Elzia menunggu di meja makan sambil melihat ke arah Eliza yang memasak mie

Kini mie tersebut sudah siap dan Eliza langsung membawakannya ke tempat meja makan

Keduanya makan dengan lahap tanpa banyak bicara lagi

Setelah beberapa menit mie keduanya habis tak tersisa dan Elzia sudah merasa kenyang

"Kak aku ke kamar dulu apakah kau ingin pergi bersama? " Tanya Elzia pada Eliza yang masih membuat sesuatu tapi Elzia tidak tau itu apa

" Kau duluan saja " Ucap Eliza datar sambil mengaduk sesuatu yang ada di dalam gelas tersebut

Elzia hanya mengangguk kemudian ia langsung menuju kamarnya di lantai dua

Sedangkan Eliza ia menatap datar ke arah suatu tempat, Eliza berjalan tanpa suara dan ia dengan sengaja mematikan lampu sehingga tidak ada yang mendengar langkahnya

Disisi lain tapi masih di rumah yang sama ada seseorang yang berusaha masuk ke rumah tersebut

" Nyonya aku sudah masuk, apakah aku langsung kekamar mereka? " Tanya orang itu pada orang lain yang berbicara di headset kecil di telinganya.

Setelah orang yang seberang sana selesai berbicara, orang itu melanjutkan langkahnya tanpa menyadari bahwa Eliza sudah ada di belakangnya yang menatap datar pada orang itu.

' Sepertinya aku memang tidak di izinkan untuk beristirahat ' ucap Eliza dalam hati dan menatap datar orang yang didepannya yang mengendap-endap

Eliza dengan santai berjalan kearah orang tersebut, kenapa orang itu tidak tau keberadaan Eliza? Karena Eliza melepaskan alas kakinya jadinya orang itu tidak mendengar suara hentakan kaki Eliza

Saat Orang itu berbalik

BUGHH

Orang itu langsung pingsan karena Eliza memukul nya menggunakan benda yang lumayan Berat

"Ck merepotkan" Gumamnya kemudian menarik kaki orang tersebut ia juga tidak lupa untuk mengambil earphones yang digunakan orang tersebut

Eliza menghubungi seseorang yang ada di markasnya

Tut.. Tut.... Tut.... Klik

"Bawa orang ini ke markas dan jangan lupa untuk menyiksanya " Ucap Eliza datar dan langsung mematikan teleponnya tanpa menunggu jawaban dari seberang sana

Eliza meninggalkan pria tersebut kemudian langsung menuju kamarnya untuk beristirahat

***

Pagi hari mulai tiba dan Eliza sudah terbangun ia sudah bersiap dengan seragamnya, Eliza berjalan keluar dan langsung menuju kamar sang adik yang berada di sebelah kamarnya

Ceklek pintu kamar terbuka dan Eliza menatap datar pada pemilik kamar yang masih di alam mimpi

"Bangun El sekolah! " Ucap Eliza datar dan penuh penekanan

Sedangkan Elzia yang mendengar suara Eliza dengan malas ia bangun sambil melihat kearah sang kakak

"Hooaammmm masih pagi kak kenapa sih harus pagi banget bangunnya " Ucap Elzia dengan suara seraknya dan jangan lupakan muka bantalnya

"Sepertinya aku harus menaruh beberapa ulat menggemaskan di kamarmu " Ucap Eliza datar dan melihat kearah sang adik yang sedang melotot

"Iiih jangan-jangan aku bakal bangun pagi kok okey yang penting jangan pernah mempertemukan aku dengan mahluk maut itu!!!! " Jawab Elzia dengan panik ia langsung bergegas masuk kedalam kamar mandi

Sedangkan Eliza hanya terkekeh karena berhasil mengancam sang adik, Elzia dari dulu sudah geli dengan yang namanya Ulat mau sekecil apapun itu Elzia tetap geli bahkan Elzia memberikan nama para ulat itu "MAHLUK MAUT"

Kini Eliza dan Elzia turun dari lantai atas terlihat muka Elzia begitu cemberut sambil menatap sang kakak yang santai mengambil buah apel lalu memakannya

' Dasar kakak kulkas mukanya kayak gak bikin masalah pada orang' batin Elzia sambil duduk di samping Elzia

Sedangkan Eliza, ia tau jika Elzia sedang menatapnya dengan dengan wajah cemberut tapi dia tetap santai saja memang ya Eliza kita ini tidak peka sekali wkwkw lanjut

"Loh kalian udah bangun? " Tanya Amira yang baru keluar dari kamarnya

"Iya mom namanya juga anak baik " Ucap Elzia sambil menghampiri sang mommy

"Udah siap-siap juga ternyata oh iya kalian berdua ingin sarapan apa biar mommy siapakan? " Tanya Amira sambil menatap kedua putrinya

"Aku terserah mommy aja, apapun yang mommy masak pasti aku makan" Ucap Elzia dengan senang

Amira menoleh melihat kearah Eliza yang masih sibuk dengan laptopnya dan memakan buah apel yang ada di meja

"Aku tidak sarapan" Ucap Eliza datar lalu kembali fokus kepada laptopnya

Sedangkan Amira hanya tersenyum walaupun ada rasa sedih dihatinya ketika tidak bisa dekat dengan Eliza

"Yaudah mommy masakin dulu ya buat kamu " Ucap Amira lembut lalu berjalan menuju dapur

Sedangkan para maid yang melihat nyonya Rumah kedapur mereka langsung menghampiri

"Ada yang bisa kami lakukan nyonya? " Tanya maid sedikit lebih tua dari maid lainnya

"Tidak perlu bi saya hanya ingin memasak nasi goreng untuk sarapan anak-anak " Ucap Amira lembut

"Saya bisa membuatkannya nyonya " Ucap Bi Siti lagi

" Tidak perlu bi, untuk sarapan biarkan saya menyiapkannya Bibi hanya perlu memasak untuk makan siang nanti " Ucap Amira lalu mulai mengambil alat-alat yang ia butuhkan

"Baiklah nyonya jika begitu saya ke belakang" Ucap Bi siti pamit lalu berjalan menuju kebelakang

1
Salwa Blora
kak lanjut semangat terus kak 😁😁
Ropha M.P: terimakasih kak telah menyempatkan diri membaca cerita aku, jangan lupa di like ya kak biar makin semangat nih buat cerita nya😍
total 1 replies
aytysz
Semangat yaa kak! kalau kakaknya ada waktu luang, boleh dong berkunjung ke profil ku .. di sana ada cerita sederhana yang mungkin kakaknya suka ♡
anggita
like👍 iklan☝, tiap bab cukup panjang juga🤔.👌oke lah😊.
Ropha M.P: hehe Terima kasih Kak, jangan lupa like ya kak biar makin semangat aku Update😍🙏
total 1 replies
Evi 060989
up lg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!