NovelToon NovelToon
Diary Sun Sarang

Diary Sun Sarang

Status: tamat
Genre:Duniahiburan / Cintapertama / Tamat
Popularitas:348
Nilai: 5
Nama Author: Anita zahara

hallo, saya sun sarang putri bungsu dari pasangan sun siwan dan hayega dinata, sun siwan yang tak lain adalah ayahku pembisnis pakaian dan ibuku hayega adalah seorang dokter.
anak pertama mereka kembar yaitu sun saga si paling tua 10 menit dan sun sagi , dan anak berikutnya ya saya si cantik sun sarang.
kakak pertama saga dia mengikuti gen sang ibu yaitu dokter dan kak sagi dia ikut jejak sang ayah yaitu pembisnis,
sedangkan aku? yah aku sekolah kedokteran tetapi kalian tau aku tidak mau jadi dokter , dan sekarang pekerjaan ku cukup tidak jelas,
kadang produser, kadang vidiografer dan kadang yah cuman tidur aja.
aku gak suka ribet apalagi di atur orang lain dan ternyata aku juga harus ngalamin pase di mana aku harus merendah dan mengontrol semua yang aku lakukan,

saat bertemu dengannya semuanya tampak salah, tidak seharusnya aku menyetujuinya kan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anita zahara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27. candaan dan tawa

Sekitar pukul 11 saat aku terbangun dan villa begitu sepi, hanya terdengar sayup2 suara burung dan air mengalir,

Semalam semua orang bergadang bahkan aku tertidur saat pukul 3 dini hari dan yanqi sepertinya baru tertidur pukul 5 pagi tadi,

Aku dengan perlahan bangun dan keluar kamar untuk sekedar melihat suasan pagi di villa besar ini,

Terdengar suara sayup² berbicara di dapur, mungkin ada yang sudah bangun pikirku dan menghampiri ke arah sumber suara,

"hai pagiii,,," sapa yee rime yang sedang memakan telur kukusnya,

dia sedang memakan telur kukus bersama lee aini yang hanya diam tak memperdulikan kehadiranku, dua ibu hamil itu tampaknya sedang menyarap untuk bayinya,

"mau ikut sarapan? Tapi kita hanya punya telur rebus karna kita tidak bisa memasak" ajak yee rime,

"eumm apa ada bahan makana?" tanyaku sembari menghampiri kulkas,

"lengakap sih seharusnya" jawab lee aini membuatku sedikit kaget,

Kenapa dia mulai menjadi baik juga? Tapi mungkin ada kesalah pahaman di antara kita karna semalam aku bekerja sama dengan begitu baik bersama suaminya,

Padahal sebelumnya dia tampak tak suka ketika beberapa kali kita bertemu,

Di dalam kulkas ada beberapa buah dan bahan makan, dan di frezer aku melihat banyak daging dan juga ikan termasuk salmon,

"mau aku bikinkan sarapan,,," tanyaku dengan senang hati,

Lagian setelah bangun di pagi hari aku tidak bisa tertidur kembali, "tentu saja, selain lee shui dan lee joo tidak ada yang bisa memasak di sini selain kamu" ujar yee rime memujiku,

"eummm aku akan buat semur daging, karna kemungkinan mereka bangun saat makan siang, jadi bisa sekalian untuk lauk makan siang" ujarku yang di setujui ke duanya,

Mereke membantuku membersihkan dan memotong bahan2nya, beberapa waktu kemudian jae rim, runa dan run shuyi yang terbangun,

Mereka tanpa di minta langsung membantu yang di perlukan, lantas si koki pun terbangun bersama yang lainnya,

Sebelum masakannya semua matang runa membangun kan suaminya yang handal memasak untuk membantuku,

"apa kau sekolah chep?" tanya lee joo membuat ru na menepuk kepalanya,

"kau gila dia sahabat seperguruanku" ujar ru na

"tapi bukankah kau juga jurusan teknik handal memasak bahkan menyanyi dan menari" ejek lee bang,

"kau tak perlu mencelaku, kau jurusan pertanian untuk apa kau menari disini seperti ulat hama yang belum di semprot pestisida" balas lee joo mengejek lee bang,

"sebenarnya sarang mengambil jurusan kedokteran saat sarjana" timpal ha runa,

"benarkah? bukankah bila kau jadi dokter akan bahaya, sepertinya kau terlalu imajinatif" ujar boo raa,

Aku hanya mendengar mereka dan fokus ke masakanku, tanpa menimpalinya,

"kau benar, aku bahkan rela mati dari pada dioprasi dan dokter bedahnya dia, aku takut bekas pisau bedah ku berbentuk pohon beringin" ejek becca yang baru bergabung ikut menimpali

"untungnya aku ganti jurusan kan" jawabku menimpali setelah masakannya di rasa matang dan lee joo dan ha runa yang mempersiapkan penyajiannya,

"morninggg honey,,,," ujar yanqi yang tampaknya baru bangun memelukku dan menciumi keningku beberapa kali sembari menyunggingkan senyumnya,

"ada perbedaan besar, saat aku bangun di rumah dan mencium kepalanya dia akan tercium baby face khas nya dan di sini baru semalam dia menginap saat menciumnya aku menghirup bau rempah² yang beragam" ujar yanqi sembari meledakan tawanya di sambut yang lain yang ikut menimpali,

"aku ingin menciumnya juga apa ada bau semacam kayu manis dan kapulaga,,," canda ye jun mendekati ku seolah ia juga hendak menciumku juga,

Dengan cepat yanqi menarikku untuk lebih jauh darinya "kau gila,,, cium saja istrimu" balas yanqi yang membuat suasana siang ini begitu hidup,

Suara canda tawa riuh semuanya bersatu tanpa ada rasa benci.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!