NovelToon NovelToon
GAYATRI Ketika Cinta Tak Lagi Berharga

GAYATRI Ketika Cinta Tak Lagi Berharga

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Pelakor / Angst / Penyesalan Suami
Popularitas:23.9k
Nilai: 5
Nama Author: Hernn Khrnsa

Gayatri, seorang ibu rumah tangga yang selama 25 tahun terakhir mengabdikan hidupnya untuk melayani keluarga dengan sepenuh hati. Meskipun begitu, apapun yang ia lakukan selalu terasa salah di mata keluarga sang suami.

Di hari ulang tahun pernikahannya yang ke-25 tahun, bukannya mendapatkan hadiah mewah atas semua pengorbanannya, Gayatri justru mendapatkan kenyataan pahit. Suaminya berselingkuh dengan rekan kerjanya yang cantik nan seksi.

Hidup dan keyakinan Gayatri hancur seketika. Semua pengabdian dan pengorbanan selama 25 tahun terasa sia-sia. Namun, Gayatri tahu bahwa ia tidak bisa menyerah pada nasib begitu saja.

Ia mungkin hanya ibu rumah tangga biasa, tetapi bukan berarti ia lemah. Mampukan Gayatri membalas pengkhianatan suaminya dengan setimpal?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hernn Khrnsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

GAYATRI 27

“Kenapa kau menarikku ke sini? Kau takut aku sudah memberitahu mereka?” tanya Gayatri berani. 

Mata yang dulu segan menatap Mahesa, kini berganti menatapnya dengan tanpa rasa takut. Kepala yang dulu selalu tertunduk kini justru tegak menantang. Gayatri tak serta merta tumbuh menjadi perempuan tangguh dalam semalam, tapi sekarang ia tahu pasti bahwa ia tidak boleh lagi merasa takut. Ia harus melawan. 

Mahesa balik menatapnya dengan mata yang memerah. Jujur saja ia merasa heran pada sikap Gayatri yang seolah menentangnya. Tetapi, ia jauh lebih kesal dengan nada bicara istrinya yang menurutnya sudah berani. 

“Awas saja kau berani mengatakan yang sebenarnya. Aku pasti akan langsung mengusirmu dari rumah ini,” kata Mahesa mengancam. 

Alih-alih takut, Gayatri membalasnya, “Aku belum mengatakan apa pun karena aku masih peduli pada keluargaku,” katanya datar. 

Rahang Mahesa menegang, kesal, tapi tak bisa berbuat apa-apa untuk sekarang. 

Gayatri kemudian berbalik setelah mendengar suara Anin yang memanggilnya. Namun, baru beberapa jarak ia melangkah, ia membalikkan badan. 

“Satu lagi, beritahu wanita simpananmu itu untuk berhati-hati, dia tak akan pernah tahu ibu rumah tangga sepertiku bisa melakukan hal kejam apa untuk membalasnya.” 

Setelah mengatakan hal itu, Gayatri berjalan dengan kepala tetap tegak dan langkah yang pasti. Meninggalkan Mahesa yang mengepalkan tangan penuh kemarahan. 

“Sial!” seru Mahesa meninju dinding di sampingnya untuk melampiaskan kemarahannya. “Bagaimana dia bisa seberani itu?” gumamnya tak percaya. 

Selama 25 tahun, ia hanya mengenal Gayatri yang patuh selalu menurut dan tak pernah melawan. Jangankan membentak, Gayatri yang dulu bahkan tidak akan berani menjawab dan menatapnya seperti tadi. 

***

Malam tiba begitu cepat. Seperti biasa, Gayatri akan menyiapkan makan malam. Bedanya, kali ini ia tak melakukannya sendirian, Sarita dan Kaluna ikut membatunya di dapur. 

Sementara Wira dan Keandra berada di ruang keluarga, berbincang dengan Anin. Sesekali, mereka terdengar tertawa bersama. Keberadaan Anin di rumah itu cukup untuk memberikan keceriaan setelah apa yang terjadi. 

“Awalnya aku merasa kesal karena penerbanganku ditunda, tapi sepertinya itu juga bukan suatu yang buruk,” kelakarnya sambil memakan cemilan yang disediakan Gayatri. 

Wira dan Keandra sontak mengangguk bersamaan. 

“Menginap di sini untuk satu malam, Bi. Ibu pasti akan senang berbincang dengan teman lamanya, kita bisa membicarakan masa lalu,” kata Keandra berbisik di akhir kalimatnya. 

“Keandra benar, sudah lama sekali menantuku tidak bergaul dengan temannya. Ia hanya sibuk mengurus rumah dan tak pernah keluar, kehadiranmu di sini bisa sedikit menghiburnya,” tambah Wira. Suaranya terdengar sendu. 

“Ayah, apa ini? Kau membuat mataku berair,” ucap Anin seraya mengusap ujung matanya lalu tertawa pelan. 

Gayatri memperhatikan interaksi ketiga orang itu yang terlihat akrab dan hangat. “Kaluna,” panggilnya. 

Kaluna yang sedari tadi sibuk memotong bawang menoleh, “Iya, Bu? Bawangnya belum selesai, apa ada yang harus kukerjakan lagi?” tanyanya. 

Gayatri menggeleng pelan, “Tidak ada, Nak. Terima kasih sudah membantu Ibu hari ini. Pergilah ke sana dan temani Bibi Anin mengobrol,” pintanya. 

“Tapi, Bu—” 

“Hei, kalau Ibumu sudah berkata seperti itu, pergilah. Biar Nenek saja yang membantu Ibumu di sini,” sela Sarita. 

Mau tak mau, Kaluna pun bergabung di sana atas permintaan sang ibu. Sama seperti Keandra dan Wira yang tertawa, Kaluna ikut tertawa bersama dengan mereka, apalagi saat Anin melemparkan lelucon-lelucon konyolnya. 

“Aku bilang pada pria itu, awas saja kalau kau menggangguku dan Gayatri lagi, aku pasti akan langsung menendang perutmu.” 

Kaluna tak bisa menahan tawanya sampai terpingkal-pingkal, begitu pula dengan Keandra. Gayatri yang tahu hanya menjadi topik pembicaraan itu menggelengkan kepalanya. 

“Apa yang sedang mereka bicarakan? Kenapa sepertinya seru sekali?” tanya Sarita penasaran. 

Gayatri tersenyum simpul, “Tidak ada, Bu. Anin pasti hanya sedang bercanda,” jawabnya santai. 

Sarita yang tak bisa menahan rasa penasarannya lantas mendekati keempat orang itu. “Apa yang sedang kalian bicarakan? Apa yang begitu lucu sampai suara tawa kalian terdengar hingga ke dapur.” 

“Bibi Anin sedang bercerita, Nek. Katanya dulu ada seorang laki-laki yang mengejar Ibu saat semasa sekolah. Dia tergila-gila pada Ibu, tapi saat tahu bahwa Bibi Anin adalah teman dekat Ibu, laki-laki itu langsung lari sampai dia terjatuh ke dalam selokan.” 

“Apa? Apakah itu benar?” tanya Sarita menahan tawa. 

Anin mengangguk. “Saat sekolah, Gayatri benar-benar menjadi idola. Banyak yang mengaguminya, karena selain cantik, Gayatri juga sangat pintar,” katanya memuji-muji Gayatri. 

Sementara yang menjadi topik pembicaraan tengah menahan malu di dapur. 

“Benarkah itu? Kalau begitu Mahesa benar-benar mendapatkan primadona sekolah,” kelakar Sarita, tertawa pelan sambil berjalan kembali ke dapur setelah rasa penasarannya tuntas. 

“Itu benar, Mahesa benar-benar beruntung mendapatkan istri seperti Gayatri. Dia tak akan pernah mendapatkan perempuan baik seperti Gayatri,” ucap Wira merasa bersyukur. 

Kaluna pun menimpali dengan bangga, “Betul sekali, itu sebabnya Ayah sangat mencintai Ibu. Sampai-sampai Ayah tak akan bisa hidup tanpa Ibu.” 

Berbeda dengan Wira dan Kaluna yang merasa bangga dan bersyukur. Anin dan Keandra justru merasa sebaliknya, tapi mereka tetap berpura-pura tak tahu apa pun. 

“Setelah ini, Tuan Mahesa harus bisa melakukan apa pun sendiri,” celetuk Keandra tiba-tiba. 

Kaluna langsung menoleh, “Kenapa begitu? Selama ada Ibu, Ayah tak harus melakukan semuanya, Kak. Jika Ibu ada di rumah, Ibu pasti akan melakukan segalanya.” 

“Iya, itu benar, tapi tidak ada salahnya jika mulai dari sekarang kita berusaha melakukan apa pun itu sendiri, Ibu kan belum tentu akan selamanya bersama dengan kita,” kata Keandra. 

“Apa maksudmu? Memangnya Ibu mau ke mana? Ibu tidak akan ke mana-mana. Ibu akan tetap bersama kita.” Kaluna mulai terlihat kesal. 

“Kaluna, apa yang kakakmu katakan itu benar. Kita harus belajar mandiri, terutama kalian anak-anaknya,” tegur Wira, menasihati seperti biasa. 

Anin pun ikut menambahi, “Maksud Keandra adalah kalian sudah besar, Luna. Kalian tidak boleh terus mengandalkan Ibu kalian. Suatu saat kalian pasti akan meninggalkan rumah ini, entah itu untuk mengejar karir ataupun menikah.Tidak ada salahnya untuk belajar mandiri dari sekarang.” 

Melipat kedua tangannya di depan dada, Kaluna menatap kesal Keandra. “Katakanlah yang jelas seperti Bibi Anin. Kau berkata seolah-olah Ibu akan pergi dari hidup kita saja,” keluhnya. 

“Kau selalu lambat dalam memahami, tak peduli sudah sejelas apa aku menjelaskan, kau pasti akan bertanya lagi dan lagi,” ledek Keandra lalu langsung bangkit berdiri. Ia berlari sebelum Kaluna sempat mengejarnya. 

Kalun yang kesal sudah diledek lantas berlari mengejar Keandra yang sudah mencapai tangga. “Kakak! Tunggu! Awas, ya. Aku tidak akan mengampunimu!” teriak Kaluna sambil membawa kemoceng di tangannya. 

Semua orang yang melihat pertengkaran Kaluna dan Keandra sontak tertawa pelan. Gayatri yang melihat keduanya berlarian dari dapur, menggeleng pelan. 

“Mereka selalu saja seperti itu,” katanya, tersenyum tipis. Lalu tersadar, jika ia benar-benar akan bercerai dengan Mahesa, pemandangan seperti itu mungkin tak akan pernah ia lihat lagi. 

1
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
lah malah jadi suporter 😂😂
HK: /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
Siti Siti Saadah
kamu jangan lembek kumpuli. bukti kakurang ajar an suamimu
HK: Kata Gayatri, otw lagi dikumpulkan, Kak 😌
total 1 replies
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Kamu jangan mundur Gayatri 😔
HK: Maju terus pantang mundur 😌
total 1 replies
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Nayana
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Dia memang biangnya ribut 😔
HK: Motto hidup Nayana kayaknya di mana ada keributan di situ ada dia /Facepalm/
total 1 replies
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
hahaha... liat ini keenan, justru camermu yg menemukan bukti perselingkuhan ayahmu 😂😂😂😂😂😂
Siti Siti Saadah
ambil aja harta itu ada yg menunggu gayatri dengan harta berlimpah
Siti Siti Saadah: yesss jadi Nyonga sultan shaka
total 2 replies
Siti Siti Saadah
istri nya sudah tahu kirimnya ke si keenan aja biar puasssss
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Istrinya sudah tau 😏
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Kalian sangat cocok,pasangan serakah 😏
HK: 11 12 😌
total 1 replies
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Bener" nih anak harus dikasih pelajaran 😏
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
betul 👍🏻
melinda
cepat nikah sama shaka aja
HK: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
kicep kan luuu
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
kau pikir shakira mau diperlakukan begini olehmu hah?
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
anak sok tau mau berulah..
Siti Siti Saadah
lagian anak mereka bukan anak dibawah umur
Siti Siti Saadah
tetap teguh gayatri untuk memberikan arti buat mahesa bahwa dirimu berarti. soal anak asuh anakmu akan memilih dengan hatinya. siapa yg punya cinta tulus
HK: Lagian mereka dah pada gede ya /Shy/
total 1 replies
Anonymous
SUMPAH POCONG LU BERANI GA
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
idih mahesa tunggu saja bukti bakalan ada dan hak asuh anak anak akan ke tangan Gayatri. dengan bantuan anin dan shaka
HK: Yesss betul
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!