NovelToon NovelToon
Pesona Lukas Seorang Perwira

Pesona Lukas Seorang Perwira

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cintapertama
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Mengisahkan seorang Perwira Angkatan Darat bernama Lucas Abner yang sangat mencintai pekerjaannya. Pengabdiannya sebagai seorang tentara tidak bisa di ragukan. Dia bisa berada di korps pasukan khusus karena kelincahannya. Jatuh cinta kepada seorang perempuan yang dia temui dirumah sakit waktu menjengguk sahabatnya. Apakah Lucas bisa memikat hati perempuan itu ???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Honey Moon

Lucas dan Joy sudah berpamitan kepada semua keluarga yang menginap di hotel, selesai sarapan mereka akan bersiap berangkat menuju bandara udara, akan berbulan madu ke Afrika. Taman Nasional Kruger, Afrika Selatan sebagai tempat Lucas dan Joy berbulan madu. Johannesburg Bandara menjadi tujuan mereka, sembilan belas jam penerbangan akan mereka tempuh agar bisa sampai ke tempat yang menjadi wishlist mereka. Taman savana Kruger.

Lucas dan Joy sudah dibandara dengan di antar oleh keluarga. Bulan madu ini Daniel dan Isak ikut bersama mereka. Ada banyak alasan namun satu- satunya karena tugas pekerjaan yang Lucas memiliki sebagai pasukan tim elite dari pasukan khusus. Keamanan yang utama sebab ada Joy Debora istrinya yang harus di lindungi.

"Sayang, apa ngak kasihan Daniel."

"Kenapa harus di kasihani sayang??" Daniel yang mendengar tersenyum dan menjawab Joy.

"Aku memang sudah di takdirkan menjadi nyamuk buat kalian berdua. Asal ingat kalau bercinta jangan di depan jomblo ini." Joy sudah mukanya merah. Sedangkan Lucas hanya tenang- tenang saja.

"Sayang, kenapa tenang sih."

"Sudah, biarlah dia menikamti juga sayang. Lagian bukan hanya Daniel ada Isak juga. Lihat sana." Joy terkejut ternyata mereka berempat. Terlihat Isak tarik - tarik kopernya.

"Sori komandan. Sedikit terlambat."

"Its oke bro, kita bukan bertugas kita mau liburan. Tetapi aku tetap bekerja, mengarap kebun biar ada buahnya." Mereka bertiga tertawa. Joy mencubit lengan Lucas suaminya. Langsung memeluk Joy istrinya dan mencium bibirnya sambil ditutup mulut mereka dengan tangan agar tidak di lihat orang lain. Mereka tidak melihat namun tahu apa yang di lakukan.

Baju jogger set berwarna armi di gunakan Joy agar tidak terlalu risih nanti, masalahnya sembilan belas jam mereka akan menempuh perjalanan dan transit satu kali. Bisnis class yang menjadi tempat nyaman mereka selama waktu penerbangan yang lama ini. Koper kecil punya Lucas dan Joy di tenteng oleh Lucas. Joy hanya memegang tas berisi make up, ipad, handphone serta perlengkapannya. Dan sedikit jajan ringan. Lucas mengandeng tangan istrinya menuju ke pesawat.

Di ruangan Bisnis Class, Lucas duduk di sebelah Joy yang memilih didekat jendela sedangkan Daniel dan Isak berada tepat di belakang mereka.

"Bos jika mau anu - anu, bekap mulut istrinya agar ngak terdengar suaranya."

"Daniel kurang ajar." Joy memarahi Daniel.

Daniel dan Isak hanya tertawa. Lucas suaminya hanya cuek aja istrinya di kerjai oleh bawaannya.

"Kenapa ngak marahi mereka sayang."

"Apa yang mereka katakan itu benar."

"Ini pesawat sayang, jangan gila seperti mereka."

Lucas tersenyum, melihat istrinya mukanya sudah merah dan cemberut. Sedangkan Daniel dan Isak hanya tertawa dibelakang mereka. Sudah biasa bagi mereka seperti ini bercandanya, katanya biar ngak stres, mengingat pekerjaan mereka yang berhubungan dengan nyawa, jadi mereka selalu santai tetapi tetap serius dalam melakukan pekerjaan.

Karena sekatnya pembatas antara kuris Lucas dan Joy bisa di buka. Akhirnya Joy malam ini di pesawat bisa tidur dalam pelukan suaminya. Terdengar pengumuman dari kru pesawat bahwa satu jam lagi mereka akan mendarat di bandara Johannesburg dan mereka akan melanjutkan penerbangan domestik satu jam  ke bandara terdekat Skukuza atau Kruger Mpumalanga dengan pesawat lain, lalu dilanjutkan dengan Helikopter. Perjalanan seperti Ini menghemat waktu tempuh darat sekitar lima sampai tujuh jam. Waktu yang panjang dari Johannesburg menuju taman savana itu.

"Kamu cantik sayang. I love you." Lucas kembali mencium bibir istrinya. Tetapi tetap menutup mulut mereka.

"Aisssst, porno aksi lagi. Tidak kasihan kami yang jomblo ini."

Lucas sudah mode cuek, sedangkan Joy sudah tersenyum. Dia mulai terbiasa dengan lelucon dari teman - teman suaminya. Penerbangan satu jam menggunakan Helikopter yang langsung membawa mereka tepat berada di penginapan tiga hari yang mereka sewa. Dari ketinggian sudah terlihat hamparan savana dengan hewan - hewannya. Ada tour guide yang memandu mereka. Begitu tiba mereka langsung  menikmati waktu matahari terbenam dengan pemandangan savana yang luas.

Lucas mengabadikan setiap moment ini di kamera punyanya yang dibawa khusus. Istrinya difoto dari beberapa sisi. Camera khusus dan di handphone penuh dengan foto istrinya. Celana panjang lebar berwarna coklat baju mini berwarna putih serta kemeja coklat muda crop top lengan panjang menambah kecantikan Joy Debora.

"Kamu suka sayang??"

"Terima kasih bung. Suka sekali sayang."

Joy langsung memeluk suaminya dan dibalas dengan pelukan yang sama. Ciuman di kening yang Lucas berikan. Mereka bergandengan tangan jalan bersama menikmati alam bebas ini yang di samping jalan yang di lalui manusia ada hewan - hewan besar berjalan. Yang mengabadikan kebersamaan mereka tentu Daniel dan Isak.

Malam hari mereka menikmati kopi di halaman penginapan mereka dan kue cake keju kesukaan Joy. Sambil menunggu makan malam yang disiapkan oleh penginapan. Jangan ditanya berapa jumlah uang yang Lucas keluarkan untuk perjalanan istimewa ini. Semua hanya untuk istrinya tersayang.

Karena padang savana ini luas waktu tiga hari tidak cukup, namun mereka sangat menikmatinya. Moment - moment kebersamaan Lucas dan Joy di abadikan oleh mereka. Begitu pula foto bersama Daniel dan Isak. Malam ini Lucas begitu kaget mendengar permintaan istrinya.

"Sayang aku mau di tato namaku disini??" Dia menunjukan pergelangan tangannya.

"Buat apa???"

"Cantik aja kalau di lihat." Lucas mendekatkan wajahnya di muka istrinya.

"Kamu sudah cantik banget. Aku itu dapat istri bidadari. Ngak perlu ada tatto, sudah cantik." Langsung di cium bibir istrinya. Muka Joy masih cemberut. Lucas baru tahu, ini sisi istrinya jika merajuk. Dia langsung tersenyum.

Jelas Lucas kaget sekali atas permintaan istrinya, karena dia sendiri tidak memiliki tatto di seluruh tubuhnya, ini seorang perempuan minta di tatto, istrinya sendiri. Joy masih cemberut.

"Apa alasannya mau minta di tatto?? Kamu lihat aku aja tidak di tatto."

"Seni bung, dulu sudah pengen, namun sedikit takut waktu ke Bali."

"Lah takut kok malah mau sekarang. Ngak usah ya sayang."

"Bung aku mau?? Tatto namamu disini dan aku disini."

"Kamu kira ngak sakit sayang?"

"Di suntik mati rasakan, biar tidak terasa kan bisa???"

"Mana ada sayang, ngak usah aneh mintanya di tangan lagi?? Ngak aku ngak akan ijinkan."

"Sayang di punggung belakang tatto seperti ini??" Joy belum menyerah dia memperlihatkan gambar tatto bunga. Lucas hanya melihat sebentar saja.

"Tidur sudah malam, atau mau di suntik lagi."

"Ngak ya. Ini masih sakit."

Lucas langsung memeluk istrinya dan langsung dia tertidur. Lucas dan Joy mereka baru selesai melakukan hubungan badan. Kemudian Lucas mendengar permintaan absurd istrinya. Dia menatap wajah istrinya mengingat keinginan istrinya. Lucas mengeleng kepalanya.

Pagi subuh kembali Lucas membangunkan Joy dan meminta melakukan hubungan badan lagi. Karena tombak dibawanya sudah mendesak. Penyatuan indah terjadi kala matahari mau terbit. Beberapa gaya Lucas lakukan bersama istrinya. Sehingga menyebabkan Joy kembali kelelahan dan sampai sekarang tertidur.

"Joy masih tidur, ngak sarapan?"

"Kelelahan dia, gue hajar terus."

"Gila banget lu."

"Gue lagi mikir dimana tempat buat tatto yang aman???"

"Siapa yang mau di tato?? Jangan bilang Joy?"

"Dia bro minta di tatto namaku katanya biar keren katanya."

"Joy sih keren, biar ditatto apapun pasti keren. Tapikan sakit??"

"Itu yang gue pikir, dianya santai - santai saja. Makanya biar bisa dipenuhi keinginannya aku hajar beberpa ronde pun mau."

"Emang kamu yang bejat." Mereka berdua tertawa.

"Bos, kak Joy sudah bagun? Sedang olah raga pagi. Banyak mata yang melihat kearahnya." Lucas yang mendengar laporan Isak langsung berlari ke arah kamarnya. Memang di teras Joy sedang olah raga dengan baju olahraga seksi memperlihatkan lekuk tubuhnya.

"Sayang, kamu mau aku hukum lagi?"

Joy sadar bahwa dia jadi pemandangan buat tamu - tamu yang lain. Dia langsung tertawa dan masuk ke kamar. Lumayan sudah tiga puluh menit berolah raga, peluh keringat banyak yang keluar itu membuat Joy semakin seksi. Lucas menutup pintu dan jendela kamar.

"Aku harus jaga stamina tubuhku sayang??"

"Tetapi ngak usah di luar bisa kan?? Sudah tahu suamimu cemburu."

"Maaf sayang. Bung, cukup ya, masih sakit."

Lucas semakin mendekat akhirnya Joy terbaring di tempat tidur. Lucas sudah berada di atas tubuhnya. Dicium semua badan istrinya. Sangat harum. Dan dia pun melakukan penyatuan, kali ini hanya satu ronde. Bermain sangat lembut. Namun sama - sama bisa melakukan pelepasan. Daniel dan Isak yang melewati kamar bos mereka hanya bisa tarik  nafas.

"Cemburunya di lampiaskan dengan cara yang enak. Dasar bangsat, buat kami yang jomblo semakin tersiksa."

Siang hari mereka sudah kembali ke kota Kempto Park dan akan melanjutkan perjalanan ke Doha mungkin akan jalan - jalan dua hari disana baru kembali ke Jakarta. Dalam perjalanan Lucas sedang memikirkan antara mengijinkan dan tempat yang bagus tatto untuk istrinya. Didalam pesawat dilihat tangan istrinya dielus dan di cium. Sambil mecari di internet tempat tatto di dekat bandara Doha. Dan motif bagaimana. Semua ada di pikiran Lucas, bahkan dia juga memikirkan untuk tidak mengijinkan Joy tatto juga.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!