NovelToon NovelToon
GHOST SCHOOL

GHOST SCHOOL

Status: tamat
Genre:Romantis / Petualangan / Horor / Eksplorasi-misteri dan gaib / Hantu / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Tamat
Popularitas:11.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Riumi

[Proses Revisi]
Empat orang gadis memiliki kemampuan yang semua orang tidak miliki, melihat mahluk halus? melihat masa depan? melihat masalalu? merasakan aura disekitar? Mengerikan bukan? Tentu saja. Siapa yang baik-baik saja ketika memiliki kemampuan tersebut.

Kadang melihat sesuatu yang mengerikan itu sangat melelahkan.

Tapi semua itu membaik ketika mereka bertemu dengan Kakak senior di sekolah barunya, memiliki aura yang notabenenya mereka butuhkan selama ini.

Bagaimana kisah cinta mereka dan kisah mereka dengan para mahluk tak kasat mata?

On IG: @ry_riuu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

HARAPAN

Matahari mulai menampakkan cahayanya yang indah itu, membangunkan siapapun yang sedang tertidur dari alam mimpinya. menjemput mereka untuk mengawali hari baru.

"Ca, kenapa gak bangunin kita?" tanya Hanin.

"Caca cuman ga mau kalian kurang istirahat aja." jawab Echa sambil memeluk Aira yang ada dipangkuannya saat ini.

Aira tidak ingin melepaskan pelukannya dari Echa, seolah anak yang rindu kepada kedua orang tuanya.

"Syukur deh, kalau Caca udah bangun, jantung Vivi daria kemarin udah kaya mau copot Ca." ucap Ivy.

"Oh iya Ca, Om Arka sama Tante Lahmi kemarin kesini. Dan tadi Hanin udah ngasih tau kalau Caca udah bangun." ujar Hanin.

"Makasih ya Nin." kata Echa.

"Kak Caca, maaf in Aira ya, ini gara-gara Aira." ucap Aira sambil memeluk Echa.

"Gak apa-apa, yang penting Kakak udah sama Aira kan?" tanya Echa yang diangguki Aira sebagai jawaban.

"Kalian gak laper? Cari makan yu." Ujar Azka.

"Boleh, gimana kalau di kantin aja makannya? kasian Caca belum boleh makan yang berat-berat." Sahut Hanin.

"Ya udah ayo." ucap Ivy.

"Bar ikut ga?" tanya Nathan.

"Duluan dulu, mau bujuk dulu Aira." jawab Bara.

"Ya udah kita duluan." ujar Nathan sambil pergi menyusul yang lain.

"Aira, sarapan dulu yu." ajak Bara.

"Gak mau!" bentak Aira.

"Aira, gak boleh gitu, nanti kalau Aira sakit gimana?" tanya Echa.

"Aira gak mau kak Caca." ujar Aira yang masih memeluk Echa.

"Maunya Aira apa?" tanya Bara sambil mengelus kepala Aira.

"Aira mau sama kak Caca aja." jawab Aira.

"Permisi." ucap perawat sambil membawa nampan yang berisi makanan khas rumah sakit.

"Ini sarapannya mba." sambung perawat itu.

"Makasih ya sus." ujar Echa.

"Iya, saya pergi dulu ya." kata perawat itu sambil melangkah pergi.

Echa mengambil sarapan itu, untuk mengisi perutnya, ya meskipun rasanya hambar. Tapi bagaimana lagi ini resikonya.

Echa kesusahan saat ingin memasukan suapannya itu, karena terhalang oleh Aira.

"Aira Kak Caca nya mau makan sini sama Kakak dulu." ujar Bara.

"Gak mau." sahut Aira sambil mengeratkan pelukannya pada Echa.

"Udah gak apa-apa Kak." ucap Echa sambil menaruh makanannya kembali.

Bara mengambil mangkuk yang berisi bubur itu, kemudian menyodorkan kedepan mulut Echa.

"Buka mulutnya." ujar Bara.

Echa membuka mulutnya untuk menerima suapan itu. Meskipun sedikit tak enak hati karena terlalu merepotkan, bagaimana lagi Echa harus mengganjal perutnya.

"Kak Aira juga mau, aaa." sahut Aira.

"Tapi ini buat Kak Caca." ujar Bara.

"Gak apa-apa Kak, kasih aja, Caca juga gak bakalan habis." ucap Echa.

Bara menyuapi keduanya secara bergantian sampai mangkuk itu tidak tersisa apapun. Bersih.

"Makasih ya Kak." kata Echa sambil tersenyum.

Bara terpaku pada senyuman itu, senyum yang dia tunggu-tunggu setiap menitnya, dan akhirnya rasa rindunya terhadap senyum itu terobati.

"iya." sahut Bara.

"Kak Bara ini titipan makanan dari Kak Azka." ujar Ivy dari ambang pintu.

"Mereka dimana?" tanya Bara.

"Masih disana." jawab Hanin.

"Kakak pergi dulu, titip Aira ya." ujar Bara sambil mengambil kantong plastik yang ada ditangan Ivy.

"Iya Kak." sahut Ivy.

"Ca, Aira kayanya tidur deh." ucap Hanin.

"Tolong pindahin disebelah Caca." pinta Echa yang langsung diangguki Hanin sambil mengangkat Aira dari pangkuan Echa untuk ditidurkan disebelah Echa.

"Eh Ca, tau ga? Hanin suka sama Kak Nathan." bisik Ivy.

"Serius?!!" tanya Echa kaget.

"Apaan si Vi, engga juga." jawab Hanin salah tingkah.

"Nin, kalau suka sama Kak Nathan gak usah disembunyiin kaya gitu, Hanin ga percaya lagi ya sama kita?" tanya Echa.

"Bukan gitu Ca, Hanin cuman malu aja ngakunya, iya deh Hanin ngaku suka sama Kak Nathan, dan Hanin suka sama Kak Nathan sejak kejadian Bagas." jawab Hanin sambil senyum-senyum tak jelas.

"Vivi juga mau ngasih tau sebenernya Vivi suka sama Kak Azka." ujar Ivy.

"Vi kan waktu kemarin udah bilang." sahut Hanin.

"Itu beda, dulu Ivy cerita karena Kak Azka ganteng, tapi sekarang beda." jelas Ivy.

"Beda?" tanya Echa.

"Iya, semenjak kejadian Echa di rawat." jawab Ivy.

Ivy menjelaskan tentang dirinya dan Azka yang kemarin sempat menjenguk Echa sebelum dia dipindahkan keruangan ini. Tentang bagaimana cara Azka berbicara, tatapan Azka dan pelukan Azka.

"Semenjak itu Ivy suka sama Kak Azka." ucap Ivy.

"Caca juga mau ngasih tau kalian, Caca suka Kak Bara." ujar Echa.

"Serius Ca?"tanya Hanin.

"Sejak kapan?"tanya Ivy.

"Iya serius, sejak tadi." jawab Echa sambil tersenyum manis mengingat perlakuan Bara.

"Tapi Caca pikir-pikir kayanya gak mungkin deh bisa deketin Kak Bara." ujar Echa.

"Kenapa? Kurang apa Kak Bara sama Caca? Baik? Udah, perhatian? Apalagi, ganteng? Iya, bisa dapetin hati Caca lagi, mikir apa lagi?" tanya Ivy.

"Kalian ga inget? Waktu ditaman Kak Bara lagi sama perempuankan? Caca gak mau jadi orang ketiga diantara mereka, apalagi Kak Bara orang baik, pasti Kak Bara gak bakalan salah pilih." jelas Echa.

"Iya ya, kata Aira juga Kak Nathan sama Kak Azka deket sama temen-temennya perempuan itu, siapa si namanya lupa lagi?" tanya Hanin.

"Seketika harapan kita pupus gitu aja. Apalagi yang kemarin cantik nya udah kaya bidadari, kita mah apa cuman batu kali yang hanyut." jawab Ivy dengan muka yang dibuat sedih.

"Sebenernya Caca suka sama orang yang bener gak sih?" tanya Echa dengan suara lemah dengan tatapan kosong.

"Sebenernya kita harus lebih bijak aja menempatkan hati mulai sekarang, apalagi mereka idaman para kaum hawa." jawab Ivy.

"Kakak tenang aja, Aira bantuin." Ujar Aira sambil membuka satu matanya dengan senyum penuh arti.

"AIRA?!!" teriak mereka kaget.

"Iya ini Aira, kenapa?" tanya Aira yang masih senyum penuh arti.

"Emm, A-iir-a denger pembicaraan Kakak?" tanya Hanin.

"Semuanya." jawab Aira yang membuat ketiganya kaget bukan kepalang.

"Tentang Kak Hanin suka Kak Nathan, Kak Vivi suka Kak Azka, Kak Caca suka Kak Bara terus tentang Kak Ratu sama temen-temennya, tentang batu kali hanyut sama harapan yang seketika pupus." sambung Aira yang membuat mereka melongo tak percaya.

"Jadi? Aira gak tidur?" tanya Ivy dengan muka polos.

"tidur sih tapi gak tau kenapa kebangun aja, Oh iya soal Kak Ratu sama temen-temennya sebenarnya mereka bukan pacarnya Kak Bara, dia cuman pake sesuatu yang jahat buat dapetin Kak Bara sama yang lain. Jadi masih ada harapan." jelas Aira.

"Aira janji bakalan simpan rahasia ini rapat-rapat." Ujar Aira.

1
lala laili
haloo thor
setelah 3 thun lalu aku baca 3 kali, tahun ini baca lagi yng ke empat saking bagusnya ni cerita 😍😍
ᴀᴜʀᴇ́ʟɪᴇ Swan
Ceritanya bagus.
di baca deh, di jamin bakalan nagih 🥳👍
ᴀᴜʀᴇ́ʟɪᴇ Swan
baca ulang lgi di tahun 2025, ingat dlu thn 2022 nge fans sm novel ini. skrg udh Sma tpi tetep suka sama Couple Echa & bara.
saking suka buat nama panggilan jdi caca🤭
yupiiii
gasuka ceritanya terlalu lebay apalagi dgn panggilan yg manggil nama ke diri sendiri geli aja gt, dan kesan horornya ga dpt malah kebanyakan romance. utk thn 2022 okelah novel ini tp pas 2025 dibaca geli banget anjinggg
yupiiii: ya kau juga ngapain sibuk ngurusin perkataan org keliatan banget dikampungmu pasti kau salah satu manusia yg paling banyak mengomentari hidup org lain kayak ga diajari ortu aja🤣 ah apa jangan2 ngomentari org ortumu yg ajari yaa upss🤭
total 10 replies
y u l l i e
kok tamat thooorrrrr????
but thanx ya.....lanjut ghostvilla......bye²
strella♡
author Miss you kapan lanjutin yang teror? 😢
Leandra Anastasya
aku pertama baca cerita ini dari tahun 2022 tapi aku pengen baca lagi karna seru cerita nya thank you ya Thor karna nulis cerita bagus ini dan cerita² lain nya juga
Matthias Von Herhardt
Si Riana lagi Ada ritual Pemujaan... dia itu pengkhianat sbnrnya, juga Ivy...
anikksuriani🌼
Huaaa nggk bisa ini novel trllu kece pokoknya keren banget novel horror pertma yg paling keren yg aku baca susah move on😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Othorr TANGGUNG JAWAB!!!😭😭😭😭
Didi Penulis Horror
kak ceritanya bagus
yasmin azzahra
Luar biasa
Dede Sup
Lumayan
~• Hypper©®Queen°L•A™ •~
calon pasangan nya Echa nih boss, senggol dong 🫠
Sekar Sari
itu nancy momoland bukan si yang jadi viola
Aquarius26
gk bisa berkomentar,,,novelnya bagus banget, speechless sama alurnya,,, tp aq baru nemu & baca ditahun 2025 ,gpp terlambat,drpda tdk sama sekali,,keren novelnya
elsaa
Luar biasa
Imliyana Syafi'i
nyri novel teror keman" aku
di online pengen ad yg jual tp semua nihil
hbsnya greget sma lnjutnn si teror
Evie Aprilianti: di sopee nama nya ap kak.soal aku cari ga dapet
total 2 replies
Imliyana Syafi'i
kpn ya teror up lg
ini ulng baca dr awal terus tp tenag gl bosan" kok
Mira Novariani
Luar biasa
Nelvanda Humaira
Allen Ren/Ren Jialun
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!