NovelToon NovelToon
SULTAN UDIN JILID DUA

SULTAN UDIN JILID DUA

Status: tamat
Genre:Ketos / Matabatin / Cintapertama / Tamat
Popularitas:386.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: L-viie Ann

Inilah adalah jilid kedua untuk novel SULTAN UDIN.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon L-viie Ann, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

UDIN DIHAJAR

Prilly pasrah saat dirinya dibopong pergi oleh Udin. Ia melingkarkan tangannya di leher Udin sembari menyenderkan kepalanya di dada bidang milik pria itu. Udin tersenyum simpul, ia terus membawa Prilly tanpa perduli tatapan orang terhadap mereka.

Perlahan Udin menurunkan tubuh Prilly saat keduanya sudah sampai di sebuah taman yang menjadi tempat istirahat para pengunjung Mall.

Dan Udin sendiri memilih duduk beralaskan rumput di hadapan Prilly .

Sang gadis jelita mengernyitkan keningnya, ia meraba tangan yang menyender di atas pangkuan nya. Lalu meraba wajah yang tengah menatap dirinya.

" Kenapa kamu duduk di bawah? "

" Aku suka melihat wajahmu dari depan" Jawaban manis yang mampu membuat wajah Prilly merona kemerahan.

Udin mengusap dua mata indah yang selalu menjadi bunga tidur nya.

" Apa gunanya kekuatan ku? Jika aku tidak mampu menyembuhkan mu "

Prilly memegang satu tangan Udin, lalu mencium nya.

" Kau bukan Tuhan, kau hanya manusia biasa"

Udin menarik tangan Prilly dan kini giliran nya yang mencium tangan itu.

" Maafkan aku"

" Kenapa harus minta maaf? Kamu tidak salah, aku yang salah"

Udin membingkai wajah cantik nan indah dalam pelupuk matanya. Jika mengenang masa lalu, mungkin kah benar gadis yang ia cintai ini telah berpaling ke lain hati?

" Apa benar kamu memutuskan hubungan kita dulu, karena laki-laki yang bernama Yoga?"

Prilly menggeleng

" Lalu? Kenapa? " Sambung Udin. Prilly menarik nafas panjang lalu menghembuskannya perlahan.

Kemudian ia menceritakan semuanya yang terjadi pada saat itu. Pemikiran pendek tanpa berusaha mengatakan yang sebenarnya, menjadi alasan kuat Prilly mengambil keputusan cepat.

Udin geleng-geleng kepala, ternyata gadis yang terlihat pintar itu sangatlah bod0h.

" Jika seandainya, aku yang buta? Apa kamu akan meninggalkan aku?" Tanya Udin.

" Sudah tentu tidak, aku tidak akan bersikap sebod0h itu " jawab Prilly tangkas.

" Jadi kamu berpikir aku ini bo doh gitu? "

Prilly seperti termakan ucapannya sendiri. Ia menggigit bibir bawahnya, menahan rasa salah tingkah nya.

" Emmm Emang kamu udah pinter ? " Celutuk nya.

Udin menghela nafas menahan senyum, ia bangkit dan berdiri tegak sembari berkacak pinggang di depan Prilly .

" Nona cantik" Ucap Udin seraya membungkukkan badannya dengan posisi wajah tepat di depan Prilly .

Gadis itu terkesiap kaget saat merasakan hembusan hangat menerpa wajahnya. Refleks Prilly menarik diri, namun Udin sigap menahan kepala nya.

" Jangan bergerak, kau sudah menantang ku barusan. Sekarang, kau harus mengujiku. Apakah aku sudah pintar? ataukah belum? "

Prilly mencengkram erat tongkat nya, perasaannya kacau balau saat hembusan hangat itu mulai terhirup.

Udin semakin mendekatkan wajahnya, bibirnya hampir menyentuh dua garis lembut kemerahan.

BUGH

Bola mata Udin membeliak lebar, nafasnya tertahan. Ia merasakan sakit yang tiada Tara di bagian bawah perutnya.

Belum lagi batang tongkat Prilly menghantam dagunya, membuat Udin terjungkal ke belakang.

" Aduh " Udin mengaduh kesakitan, ia genggam bagian inti tubuhnya menggunakan kedua tangannya.

BUGH BUGH

Prilly tidak berhenti menyerang, ia memukul Udin hingga Udin menjerit minta ampun.

" Tolong hentikan, sakit! " Udin menggosok lengannya yang kemerahan akibat pukulan keras dari tongkat nya Prilly .

" Mangkanya, jangan mentang-mentang aku Bu ta, kamu mau seenaknya sama aku" cetus Prilly .

" Iya iya maaf "

Prilly tersenyum simpul, Meskipun sebenarnya ia sangat menginginkan ciuman itu. Namun ia sadar, jika hanya suaminya yang akan mendapatkan ciuman pertama nya. Itulah prinsip Prilly selama ini.

" Aku lupa, kalau kamu atlet bela diri" Udin mengeluh , tubuhnya pada sakit semua.

" Maaf" Prilly mengulurkan tangannya, ia tidak tahu arah uluran tangannya benar atau tidak. Prilly hanya mengandalkan insting pendengarannya saja.

Udin menyambut uluran tangan itu, Prilly berniat untuk menarik Udin agar kembali berdiri.

Namun Udin justru menarik tubuhnya lebih kuat hingga Prilly nyosor menimpa tubuh Udin.

" Din ah " Prilly ingin marah, tapi Udin justru memeluk nya sambil menggelitik.

Prilly menjerit sambil tertawa geli.

" Ampun Din ampun... "

Udin tidak perduli, ia terus saja menggelitik Prilly hingga gadis itu kelelahan.

" Ampun please... " pinta Prilly memohon, akhirnya Udin berhenti karena tidak tega melihat Prilly kecapean.

Nafasnya ngos-ngosan, tapi senyuman nya lebar.

" Apa kamu tidak merindukan ku ? " Tiba-tiba Udin melemparkan pertanyaan yang spontan membuat senyuman Prilly lenyap.

Prilly mengeluarkan ponselnya dari dalam tas selempang, kemudian menyodorkan kepada Udin.

Udin pun menerima nya, ia menekan tombol kunci. Wajah Udin terpampang jelas disana, Udin terpegun.

" Bukalah galeri musik" Prilly memberikan arahan, Udin menuruti perintah Prilly . Setelah dibuka rupanya semua berisi suara Udin saat melakukan telfonan dengan Prilly .

Udin tersenyum tipis.

" Itulah lagu pengantar tidur ku, penyambut pagiku, dan penyemangat belajar ku "

Udin sama sekali tidak pernah mengira jika Prilly selalu merekam saat mereka bercengkrama dengan durasi yang sangat panjang.

" Tapi kenapa, kamu menolak untuk ku cium? Padahal aku sangat ingin melakukan nya, setiap saat jika ku pandangi wajah mu di ponsel ku. Aku selalu mencium gambar mu"

Prilly tersipu dengan pengakuan Udin yang sangat jujur.

" Ternyata Udin ku sudah dewasa ya " Goda Prilly.

Udin memeluk gadis itu dengan erat dalam posisi duduk dari belakang.

" Aku sangat mencintaimu " Bisik Udin lirih.

Hati siapa yang tidak akan luluh jika pria yang dicintai mengatakan demikian?

Begitu juga dengan Prilly , ia membalas ungkapan cinta itu dengan tetesan air mata.

" Terimakasih" Ungkap nya, ia bahagia akhirnya bisa mendapatkan kembali cinta yang dirindukan.

Udin mempertahankan posisinya , keduanya berpelukan melepaskan rindu.

Saat Udin di pukul oleh Prilly , Naya ingin pergi untuk menolong. Tapi Layla cepat menarik lengannya.

" Apa-an sih Lo Lay? Lepasin ! " Hardik Naya kesal saat dirinya diseret menjauh.

" Lo mau kemana? " Tanya Layla .

" Lo nggak liat Mas Udin dipukul sama perempuan bu ta itu ? "

" Ck.... Udah jangan ikut campur, itu hanya pukulan sayang . Nggak mungkin Prilly menyakiti Udin " Bantah Layla .

" Ah sok tahu Lo" Naya menepis tangan Layla , lalu berbalik kembali untuk mendatangi Udin.

" Nay! Kalau Lo maksa, jangan nyesel Udin bakalan ben ci banget sama Lo"

Seruan Layla berhasil membuat langkah kaki Naya terhenti. Gadis itu berbalik ragu.

" Sorry Nay, Lo harus menerima kenyataan bahwa Udin tidak pernah mencintai Lo " Tambah Layla .

Naya menggeleng lemah, air matanya meleleh secara perlahan. Itu sangat tidak mungkin, bukankah selama ini Udin selalu berada di samping nya.

Selalu membawa nya kemana saja, boncengan berdua , belanja berdua, main game berdua.

Kalau bukan rasa cinta, lalu apa? Tadi Udin memerintahkan dirinya untuk pergi. Itu tandanya Udin begitu menjaga perasaan dirinya, itulah hasil pemikiran Naya .

Meskipun Naya tahu, Udin tidak pernah mengungkapkan perasaan nya. Tapi ia yakin jika Udin sebenarnya menyukai nya.

1
emul mul
lanjut bossss
Mefendi Zoya
bagus banget
brajamusti
ceritanya dah ngebosenin ah.. gada setanya. malh percintaan trus. skippp
brajamusti
karna cinta. udin jadi bego
cawet amoh😜
Luar biasa
Yulay Yuli
ke GR an lo Nay
Anonim
Ya lagian aneh masa bayi bisa ilang lagian orang pada ngumpet di kamar gitu apa kena sirep pada tidur cerita yg mulai terlalu halu katanya sultan katanya orang” hebat bhulshit
Retna Tri Tunjung
next
Hastuti Dwui
Lumayan
Eckho Mbahkokz
Luar biasa
ardian suyana
apa judulnya ni lanjutan nya kk
Eko Nur Yanto
Luar biasa
A. H. Daniel
mantap ceritanya
Mawar Merah
Luar biasa
Rasni Saldi
ngarep banget lu nayA.
LING
MASA KESULTANAN NYOLONG BAYI DASAR JAWIR
Wahyu Kasep: anjay
total 1 replies
LING
punya sepupu kaga kaka kaga adek nya sama2 gatau diri, udh jadi anak hasil rangsangan ibunya doang aja bangga
Ricka Monika
mantab bro ditunggu kelanjutannya
Ricka Monika
haha kasihan selasih jd nyamuk dia nggak pa pa ya selasi biar dosamu terganti dan kamu bisa jd manusia serigala lg😁🤗
Ricka Monika
dia menyayanginya sebagai adik sepupuh sadar diri dong bay,jangan murahan jd cewek cam satu aja cowok didunia ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!