NovelToon NovelToon
BAIHU (Pendekar Harimau Putih) : Menantang Naga

BAIHU (Pendekar Harimau Putih) : Menantang Naga

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Mengubah Takdir / Perperangan / Budidaya dan Peningkatan / Kebangkitan pecundang / Dan budidaya abadi / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.7
Nama Author: CHALINKA

Pada saat para Naga bertarung membuat dunia dalam kekacauan dan peperangan, seekor Harimau berontak menantang para Naga.

Kisah Pendekar Harimau Putih, BAIHU yang berontak melawan para Raja yang saling berperang membuat dunia dalam kekacauan dan menyengsarakan rakyatnya.

*****
Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.
NB. UPDATE SEWAKTU-WAKTU JANGAN LUPA UNTUK SUBSCRIBE AGAR TIDAK TERTINGGAL UPDATENYA.
Thanks atas dukungan, like dan hadiahnya 🙏🙏
Meskipun hal kecil tp membuat penulis makin bersemangat untuk mengerjakan kelanjutannya. 🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CHALINKA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 27 | Tindakan penyelamatan Baihu

Di pinggir kolam air panas, tampak dua orang wanita yang satunya wanita setengah baya dan satu lagi wanita yang masih berusia muda sedang berdiri mengamati kolam air panas dan daerah sekelilingnya.

“Guru, darimana guru mengetahui tentang kolam air panas ini?” tanya wanita yang masih muda yang merupakan murid dari wanita setengah baya itu.

“Saat aku pergi mengunjungi sekte Teratai Suci di masa lalu, aku menemukan kolam air panas ini ketika akan kembali ke sekte Bulan Es.” sahut wanita yang dipanggil Guru tersebut

Tampaknya kedua wanita itu adalah orang-orang dari sekte Bulan Es yang berasal dari Kerajaan Matahari Terbit di wilayah timur.

Wanita setengah baya itu lalu melepaskan pakaiannya dan berjalan masuk ke dalam kolam air panas yang dangkal dan duduk berendam. Bagian kolam yang dangkal itu tinggi airnya setinggi dada wanita itu dalam keadaan duduk.

“Li Yan, turunlah! Air panas ini cocok untuk tubuh kita setelah berlatih kitab jurus Bulan Beku. Kamu akan merasakan kenyamanannya” kata wanita setengah baya tersebut.

“Baik Guru” sahut wanita tersebut dengan wajah merah. Dia kemudian melepas pakaiannya dengan malu-malu meskipun tidak ada siapapun tampak disekitar mereka.

Murid sekte Bulan Es bernama Li Yan itu lalu mengikuti gurunya turun ke tempat yang dangkal dan mulai berendam. Wajahnya terkejut setelah merasakan rasa nyaman yang mengalir ke dalam tubuhnya.

Setelah melakukan latihan berat jurus Bulan Beku bersama gurunya, dengan berendam di kolam air panas itu membuat tubuhnya menjadi rilek dan nyaman. Dia pun memejamkan matanya berendam di samping gurunya.

“Li Yan, bagaimana menurutmu saat kita berkunjung ke sekte Teratai Suci tadi?” tanya Gurunya

Wanita bernama Li Yan itu termenung sejenak. Dia dan gurunya baru saja kembali dari mengunjungi sekte Teratai Suci untuk bertukar pengalaman dan berlatih bersama menjelang pertandingan bela diri antar sekte.

Sekte Teratai Suci dan sekte Bulan Es sejak dulu telah menjalin persahabatan karena pendiri sekte Bulan Es dahulunya adalah seorang murid jenius yang belajar dari sekte Teratai Suci.

Setelah mengembara ke wilayah utara yang dingin, dia menciptakan 7 jurus Bulan Beku dan mendirikan sekte Bulan Es di wilayah timur dekat perbatasan dengan wilayah utara yang udaranya cukup dingin.

“Guru, di sekte Teratai Suci aku melihat disamping kekuatan Diao Shi yang menonjol, aku merasa anak bernama Yan Zhu juga tidak bisa dianggap sepele.” sahut Li Yan

Gurunya menganggukkan kepala menyetujui kata-kata muridnya, “Penglihatanmu sama sepertiku. Murid bernama Yan Zhu itu memiliki bakat terpendam, kekuatan dia sebenarnya telah melebihi murid bernama Diao Shi itu. Namun dia menyembunyikannya karena tidak ingin mempermalukan kakak seperguruannya itu”.

“Kamu harus berlatih lebih giat agar tidak kalah darinya” lanjut gurunya itu

“Baik Guru” sahut Li Yan menundukkan kepalanya.

Tak terasa sudah sejam mereka berendam disana, sementara di dalam kolam air yang lebih dalam Baihu melihat Wang Mei sudah sedikit panik dan gelagapan karena kesulitan menahan nafasnya. Dari mata Wang Mei terlihat gelisah menunggu kedua guru dan muridnya itu pergi.

Melihat kepanikan Wang Mei, Baihu mendekatinya lalu mencium bibir Wang Mei dan mengalirkan oksigen dari dalam tubuhnya dengan mengerahkan energinya ke tubuh Wang Mei melalui bibir mereka.

Mata Wang Mei melotot terkejut melihat tindakan tiba-tiba dari Baihu yang mencium bibirnya, dia tidak berdaya di tengah kepanikannya. Wajahnya menjadi merah karena apa yang dilakukan oleh Baihu, namun dia merasakan tubuhnya menjadi nyaman kembali dengan aliran energi yang membawa oksigen ke dalam tubuhnya dari ciuman Baihu.

Dia hanya bisa memejamkan matanya untuk menenangkan dirinya dan menerima perlakuan Baihu padanya. Tubuhnya tanpa disadarinya bergetar perlahan oleh tindakan Baihu tersebut. Dia tahu apa yang dilakukan oleh Baihu adalah untuk menyelamatkannya dari tenggelam di dalam air itu.

“Li Yan, sudah lebih dari satu jam kita berendam. Sebaiknya kita kembali ke kediaman sekte untuk melaporkan pada ketua sekte tentang hasil kunjungan ini” kata Gurunya sambil berdiri untuk meninggalkan kolam air tersebut.

“Baik Guru” sahut Li Yan sambil mengikuti gurunya.

Setelah mengenakan pakaian, mereka berdua pun pergi dari kolam air tersebut untuk kembali ke kediaman sekte Bulan Es.

Baihu menyadari kedua guru dan murid itu telah pergi, dia pun menghentikan ciumannya dan menarik Wang Mei ke permukaan air. Wang Mei terkejut dan membuka matanya saat Baihu menghentikan ciumannya. Ada sedikit kekecewaan di matanya karena rasa nyaman telah hilang dan dia ditarik ke permukaan oleh Baihu.

“Ah... hah... hah...” nafas Wang Mei terengah-engah setelah berada di permukaan air dan menghirup nafas dalam-dalam untuk menenangkan dirinya. Dia merasakan lega yang luar biasa setelah menahan nafas lebih dari satu jam di dalam air.

Sementara Baihu yang telah terlebih dahulu di atas permukaan masih terlihat tenang dan melihat sekelilingnya yang telah kembali sepi. Kemudian dia melihat kondisi Wang Mei di depannya.

Wajah Baihu tiba-tiba menjadi merah karena melihat pakaian dalam yang sedikit melorot akibat tubuh Wang Mei ditarik olehnya ke atas dan memperlihatkan dada Wang Mei yang berukuran cukup besar untuk wanita seusianya.

Wang Mei yang telah menenangkan dirinya melihat wajah Baihu yang merah dan memandang tubuhnya kembali terkejut.

Plak!

Tanpa sadar dia melayangkan tamparan ke wajah Baihu dan menutup kembali dadanya dengan kedua tangannya. “Jangan melihat ke arahku!” teriaknya dengan wajah tersipu malu.

Baihu yang tersadar oleh tamparan itu lalu memalingkan wajahnya ke arah lain, “Maaf kakak Wang, aku tidak sengaja” sahutnya sambil menundukkan kepala

Setelah melihat Baihu membalikkan tubuhnya, Wang Mei lalu memperbaiki pakaiannya dan naik dari kolam air panas kemudian mengenakan kembali pakaiannya dengan wajah ketus.

“Kenakan pakaianmu dan kembali ke kediaman sekte. Kita sudahi latihan hari ini” perintah Wang Mei.

Setelah mengenakan kembali pakaiannya, Baihu lalu mengikuti Wang Mei kembali ke kediaman sekte. Baihu tidak memikirkan hal lain selain kedua wanita yang datang tadi ke kolam air tersebut. “Siapakah mereka?” gumam Baihu dalam hatinya.

Hanya Wang Mei yang memikirkan kejadian antara mereka berdua hari itu, setelah di kediamannya dia tidak bisa memejamkan matanya memikirkan tindakan yang dilakukan oleh Baihu padanya di dalam air.

“Ah... bocah itu sungguh keterlaluan” gerutunya namun wajahnya menjadi merah mengingat hal itu. Meskipun dia merasa kesal dengan tindakan tiba-tiba Baihu, entah kenapa dia merasa nyaman dan senang saat di dalam air itu.

“Aarrh... bocah kurang ajar! Kamu membuatku tidak bisa tidur tenang” geramnya kembali sambil membalikkan kepalanya di atas bantal tidurnya.

Berbeda dengan Baihu, dia tidak memikirkan apa yang dilakukannya pada Wang Mei hari itu. Baginya itu adalah tindakan penyelamatan yang harus dia lakukan, jadi dia sama sekali tidak merasa bersalah.

Satu-satunya yang dia pikirkan adalah ternyata bukan hanya dirinya yang telah menemukan kolam air panas tersebut. “Lain kali aku harus lebih berhati-hati lagi jika ingin berlatih di tempat itu” gumamnya sebelum tidur

1
Markinyo
ko seperti cerita di negara tmr tgh?
Markinyo
ktny sekte misterius hny mau membantu yg menguntungkn?
putra mahkota sdh runtuh kerajaannya, trus d lihat drmn bs menguntungkn sekte?
Markinyo
kl ga gitu, cerita akan cpt berakhir. iya kn thor..?
Markinyo
ternyata lebih tinggi tingkatannya d banding tetua sekte
Markinyo
dmn wakil ketua sekte & cucunya? knp g ada pergerakan? entah d hukum ketua sekte atau menolak baihu
Jade Meamoure
beh gak setuju semua aq sama perempuan perempuan itu cari yg lain aja 🤣🤣🤣
Reyshia Ratu
ajiiiii........ p
Reyshia Ratu
eh da habis y...

di tunggu kelanjutan ny thooor
Yohanes Runtuwene
bantai saja baihu
MasWan
jgn² surat tantangan dari permaisuri istrinya mao da
Rick
terima kasih atas koreksinya kak /Pray/
will
Luar biasa
MasWan
waaaahhhh shen long
MasWan
waduh, raja buas shi long mati atuh.
MasWan
air kencing kah? ahahaha
MasWan
baguslah... lalat akan datang sendiri untuk di geprek
MasWan
jgn² mencari fu xie
MasWan
eh ada aja tumbila diantara kapuk kasur bantal guling
MasWan
hahahaha
MasWan
gerhana 🌘 total dong
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!