NovelToon NovelToon
Menunggu Cincin Di Jari Manis

Menunggu Cincin Di Jari Manis

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Romansa
Popularitas:40.1k
Nilai: 5
Nama Author: cietyameyzha

Safia hampir kehilangan kehormatan hanya karena percaya pada lelaki. Kejadian itu menjadi tamparan keras agar Safia berubah jauh lebih baik. Perempuan itu memutuskan berhijab dan fokus memperbaiki diri.
Mengingat manager lama tim keuangan sudah pensiun, pihak perusahaan mengirimkan manager baru yang ditarik dari kantor cabang. Akhmar, pemuda yang sangat menghormati wanita. Bekerja keras untuk kesembuhan sang ibu yang terkena penyakit gagal ginjal. Akhmar bekerja sebagai atasan Safia, mereka sering terlibat interaksi. Terlebih sikap Akhmar yang tegas dan disiplin, sedangkan Safia sering ceroboh dan pelupa.
Bisakah keduanya damai dalam satu atap ketika bekerja?
Bagaimana Safia bisa tahan dengan kedisiplinan dan sikap tegas Akhmar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cietyameyzha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Koridor Sepi

"Tidak ada." Akhmar menjawab cepat.

Safia mengangguk pelan. "Begitu, ya." Perempuan itu menunduk, malu juga sudah menanyakan.

Tak berapa lama Bu Kartini dan Maria kembali. Mereka berbicara lagi tentang banyak hal sampai setengah jam. Setelah itu, Akhmar dan Bu Kartini pamit ke lantai bawah. Tentunya harus menemui dokter.

***

Esok harinya, berita tentang Akhmar yang menggendong Safia ke parkiran ini menyebar ke seluruh penjuru perusahaan. Begitu pun sampai ke telinga Faiz. Lelaki itu geram. Bekerja pun tidak bisa konsentrasi. Sejak kedatangan Faiz ke kantor sampai pukul sepuluh pagi, ia sama sekali tidak bisa mengerjakan pekerjaan. Hanya terus melihat ponsel, melihat apa ada balasan pesan dari Safia.

Nihil. Tak ada balasan apa pun. Gadis itu sudah tak menganggapnya lagi. "Beraninya dia!" Faiz marah. Memukul meja kencang sehingga beberapa rekan kerjanya menegur.

"Kalau kamu lagi kurang baik, mendingan pulang aja deh!"

"Kerja itu harus fokus!"

Beberapa sindiran didapati Faiz. Mendengar itu, hati Faiz kian panas. Ingin menemui Safia, tetapi ini bukan jam istirahat. Larangan karyawan menemui sesama rekan di jam kerja, kecuali memang ada keperluan adalah sebuah peraturan kantor. Terlebih itu hanyalah tentang masalah pribadi. Bisa jadi bahaya sekali untuk posisi si karyawan.

Faiz memutuskan untuk membeli kopi saja. Mungkin otaknya bisa bekerja sama ketika sudah diberikan asupan yang sedikit baik. Faiz bergerak ke dekat lift, memencet tombol satu dan akhirnya lift itu pun terus turun. Selama di dalam lift, Faiz terus saja mengirimkan pesan spam pada Safia. Berharap wanita itu membalas atau sekadar membukanya. "Padahal aku udah bilang kalau nggak mau putus! Kenapa dia keras kepala banget!" Faiz semakin kesal.

Lift mengantarkan Faiz sampai ke lantai bawah. Begitu kedua kakinya menetap di lantai bawah, ekor mata kanan mendapati sosok yang sedari tadi ingin ditemui. Tentunya Safia, wanita itu berbelok ke koridor kanan. Di mana koridor itu terbilang cukup sepi karena mengarah pada gudang kantor yang dipakai untuk menyimpan arsip-arsip penting saja.

Bergegas Faiz mengikuti. Jangan sampai ada yang mengetahui. Faiz perlu berbicara dengan Safia perihal kejadian kemarin. Begitu mereka ada di koridor tersebut, Faiz langsung bergerak lebih cepat dan akhirnya menarik lengan Safia.

"Astagfirullah!" Safia kaget. Langsung menoleh. "Kamu!" Bersusah payah melepaskan diri dari Faiz dan akhirnya berhasil. "Kamu ngapain tarik lengan aku?"

Sorot mata Faiz penuh dengan kemarahan. Kedua tangannya mengepal di bawah. "Harusnya aku yang tanya, kenapa kamu sampai mau dibopong sama manajer barumu itu?" Faiz menatap tajam. "Ah, apa jangan-jangan alasan kamu minta putus itu karena manajer baru itu. Kamu selingkuh sama dia, kan?"

Safia melongo. Pembicaraan ini di luar nalar. "Gila kamu, ya?" Beberapa kali perempuan itu menggelengkan kepala. Arsip di tangan kanan Safia digenggam kencang, jangan sampai dijadikan alat untuk menampar pipi Faiz.

"Kamu yang gila, Fia!" Amarah Faiz meledak-ledak. Kecemburuan menjadi faktor utama saat ini. "Kamu itu masih status pacarku, jadi kamu nggak berhak ngasih izin siapa pun buat lakuin hal itu seperti kemarin."

"Astagfirullah, Faiz!" Safia ikut terpancing emosi. Kalimat Faiz sudah melampaui batas. "Kita ini udah nggak ada hubungan apa pun. Kita berpisah secara baik-baik dan aku juga udah jelaskan alasannya. Apa kamu nggak sadar juga?"

"Nggak! Kamu tetap pacarku!" Faiz terlalu terobsesi. Safia merasa takut. Tanpa diduga Faiz mengambil langkah ke depan dua kali dan bersamaan dengan Safia yang mundur. Sayangnya, punggung Safia justru sudah sampai ke tembok. Tak bisa berkutik lagi. "Jangan uji kesabaranku, Fia! Kamu pikir semua orang bakal mikir kalau kamu itu perempuan baik-baik setelah apa yang tersebar?"

Kedua bola mata Safia membesar.

Faiz mengikis jarak di antara mereka. Bahkan kini tangan Faiz mengulur ke depan, hendak menyentuh pipi lembut nan mulus yang dulu sering dihujani dirinya kecupan. Rindu sekali.

Belum sempat tangan Faiz sampai, ia sudah tersungkur ke belakang karena Akhmar datang tiba-tiba dari belakang.

Safia terkejut. Entah kapan atasannya itu sudah ada di sini.

"Jangan sembarangan menyentuh perempuan kalau kamu belum menghalalkannya!" Akhmar geram. Berdiri membelakangi Safia seolah sedang melindungi perempuan itu. "Perbuatanmu melanggar hukum. Saya bisa menuntutmu, termasuk tentang apa yang tersebar sekarang."

Faiz terperanjat. Berdiri secepat mungkin. "Seharusnya Anda tidak perlu ikut campur. Anda cuma seorang atasan, tidak ada hubungannya dengan Safia!" Faiz terlalu marah dan lupa situasi. "Jangan jadi pahlawan kesiangan kalau memang Anda juga mengincar Safia!"

1
citra marwah
perasaan tadi berangkat nya ke bioskop beriringan mobil parkir bareng2 bersisian...gmna sih ini thor. konsep nya masih satu hari satu waktu udh beda haluan,
Hearty 💕
Kenapa Msria?
Tatik R
Gak nyangka klo maria
Tatik R
knp mereka pada ngumpul, ada apa
Tatik R
semoga cepat ketemu pelakunya
Ciety Ameyzha: Aamin
total 1 replies
abdan syakura
Astaghfirullah....
Kerjaan siapa la ini?(ya Author laa🤭🤣)🙏
Buat Babangku mumet aja...
Lanjutttt Kak Semungut!!🥰💪
abdan syakura: 🤗😂🤣🤣🤺
total 2 replies
Hearty 💕
Safia.. semangat deg degan terus deket² boss
Tatik R
paling kerjaan mantan nyà safia tegar fitnah
abdan syakura
Akhmar....Akhmar...
Dengar gak???😂😂🤣
Sing sabar yoooo
Lanjutttt kak.....😘🥰💪
Sumi
ko lm up ny Thor ??? sehat trus Thor 💪💪💪💪 . di up selanjutnya
Ciety Ameyzha: Aamiin. Terima kasih
total 1 replies
Tatik R
jadi ambigu kan, masuk ke mana🤭
akhirnya up lagi😍 next
Tatik R: penjelasan di bab berikutnya ✌😂
total 2 replies
abdan syakura
Apa kbr kak Ciety?
Kpn up nya nih???
Kangen Akhmar.....
Eka Widya
mau. mau..mau banget malah😃😃😃
Adi Nugroho
gercep gk buang" waktu Amarnya🥰🥰🥰💪
abdan syakura
Akhmaar...
Jgn marah marah mulu..
Nnti cpt tuiirrrr.. 😊💪
abdan syakura
ahhhhh
Akhmar terlalu dalam.....🤔🤕
Lanjuttttt Thor 💪🏃
La
Tatik R
pal Akhmar lagi curhat
Tatik R
sat set si Akhmar, gercep dianya
Hearty 💕
Apa nih maksudnya Pak
abdan syakura
cieeeeeeee cieeeee
MaasyaAllah Akhmar...
Gentle Kerreeenn......
😍😍🌹💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!