Edrico Stevanus, pria single, belum pernah menikah, tiba-tiba harus menjadi hot daddy? Bagaimana bisa?
Ikuti yuk petualangan Rico—sang bodyguard dalam keribetannya mengurus seorang balita.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sensen_se., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 27 ~ Aku Titipkan Dia
Pagi hari yang cerah, kicauan burung menyelusup pendengaran Rico hingga membuat lelaki itu mengerjapkan mata. Buru-buru bangkit untuk mencari ponselnya. Menatap layar ponsel memastikan notifikasi pesan atau telepon terbaru.
Kedua bahunya merosot ketika tak menemukan notifikasi apa pun. Sejak semalam, Lala hanya mengirimkan sebuah pesan. Yakni, “Sayang, jangan hubungi aku dulu, jangan cari aku. Sampai jumpa tiga hari lagi. Love you 💖.”
Setelah itu Lala sama sekali tidak bisa dihubungi. Bahkan setiap pesan balasan Rico sama sekali tak terkirim. Hanya bercentang satu.
“Astaga, La! Kamu ke mana sih?” gumam Rico mengusap wajahnya gusar.
Rico beranjak ke kamar mandi, ia segera mencuci mukanya. Saat keluar sudah menemukan Airin yang membuka kelopak matanya.
Airin menoleh ketika mendengar derit pintu kamar mandi yang menggema. Tubuhnya merinding ketika maniknya bertumbukan dengan tatapan tajam Rico. Kekecewaan berpendar dari wajah pria tampan itu.
“Tuan,” panggil Airin lirih.
Langkah kaki yang tegas, semakin mendekat ke ranjang. Bahkan sorot intimidasi tak lepas dari wanita itu, hingga membuat Airin salah tingkah sembari menelan salivanya gugup. Dadanya berdegup dengan kuat.
Rico mendaratkan tubuhnya di kursi, menyandarkan punggung dengan helaan napas berat. “Kenapa suamimu terus mengincarmu?” tanya Rico tanpa basa basi.
Airin sebenarnya bingung, pria itu cepat sekali bisa menyimpulkan. Tidak tahu saja, bahwa Rico seorang bodyguard yang selalu bisa diandalkan.
“Dia tidak terima karena saya menggugat cerai, Tuan. Karena, sebagian saham milik ayahnya sudah dialihkan atas nama saya. Selama menikah, dia memang sering melakukan kekerasan. Puncaknya waktu saya memergoki selingkuh. Saya sudah menyerahkan hasil visum di pengadilan, gugatan saya diterima. Tapi, Mas Satya tidak terima,” tutur Airin berkaca-kaca.
“Lalu, kenapa kamu pura-pura tidak kenal sama anakmu sendiri?” tanya Rico dengan suara tegasnya.
Glek!
Airin berdegup semakin cepat. Ia ketakutan, ternyata pria itu bukan orang sembarangan.
“Ma ... maafkan saya, Tuan. Maaf!” ucap Airin.
Rico memutar bola matanya malas. Ia berdecak kesal sembari mengacak rambutnya. “Hah! Menggemaskan!” ucap Rico berkebalikan dengan hatinya yang suntuk karena semalaman penuh ia tidak bisa beranjak. Rain terus memeluknya ketika tidur. Ditambah, Lala tidak bisa dihubungi.
Pria itu beranjak keluar dari ruangan. Mumpung Rain masih tertidur, ia hendak membeli sarapan untuk mereka berdua.
...\=\=\=\=°°°\=\=\=\=...
Saat pintu terbuka lagi, Airin kembali menoleh. Terkejut ketika melihat kedatangan Lala yang tersenyum padanya.
“Hai, Mbak. Gimana keadaan kamu?” tanya Lala dengan senyum cantiknya.
“Baik, Nona.” Airin mendadak gugup dan salah tingkah. Pasalnya sejak ia sadar semalam, melihat Rico yang menjaganya dan sekaligus Rain.
“Jangan panggil nona. Lala aja,” sahut Lala duduk di kursi Rico tadi. “Mbak, aku mau minta tolong.”
“Saya?” tunjuk Airin pada hidungnya.
“Tolong berjanjilah untuk jagain Rico. Bantu dia siapin kebutuhannya. Dengarkan keluh kesahnya, hibur dia dikala sedih,” ucap Lala.
Airin mendelik, “Ma ... maksudnya?”
“Aku titip dia ya. Aku yakin kalian akan menjadi keluarga utuh dan bahagia. Terutama untuk Rain. Semoga traumanya lekas pulih. Aku yakin kamu bisa menjadi penggantiku. Permisi,” ujar Lala beranjak lalu membungkuk beberapa detik.
“Lala aku nggak ngerti!” seru Airin bingung.
Lala hanya tersenyum dan segera pergi meninggalkan ruang rawat tersebut. Tepat saat menutup pintu, seseorang memanggil namanya. Ya, suara yang tak begitu asing.
“Lala!”
Akan tetapi, Lala sama sekali tak menoleh. Ia semakin mempercepat langkah di koridor rumah sakit.
“Lala tunggu!” Rico berteriak lagi dan berlari mengejarnya.
Bersambung~
Keempat...lagi mode ngamok 😡
Besok jan lupa lemparin Vote yGy 💖💖😭 tuhkan minim komen kalo crazy up. padahal othornya sampe crezy
lanjutkan perjuanganku utknya...
bahagiakan Dia... kok jadi nyayi sih aku 😅