NovelToon NovelToon
Cinta Yang Belum Usai

Cinta Yang Belum Usai

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Keluarga & Kasih Sayang
Popularitas:29.6k
Nilai: 5
Nama Author: Elasukma

Abraham dimitri mencintai sahabat semasa remaja dalam diam. Namun, ia memilih pergi menjauh, dan merelakan saat gadis itu memilih lelaki lain sebagai pasangan hidupnya. Ia pergi membawa cinta yang harus pupus bahkan sebelum sempat di ungkapkan. Ia pun mulai kembali menata hidupnya bersama wanita pilihan kedua orang tuanya, sayangnya semua tak bertahan lama. Sebuah kecelakaan di rumah membuatnya harus kembali menelan pil pahit kehilangan untuk kedua kalinya. Ia terpuruk, di hantui rasa bersalah atas kematian sang istri hingga memutuskan untuk pergi jauh bahkan saat putranya masih bayi. Namun, takdir kembali mempertemukannya dengan Shaqina, cinta pertamanya. Kehidupan Shaqina yang jauh dari ekspektasinya membuatnya memutuskan untuk kembali menetap dan mencoba memperjuangkan cintanya yang belum usai. Sayangnya keinginannya bertentangan dengan sang ibu yang menginginkan wanita lain untuk menjadi istrinya. Akankah Abraham berhasil menyelesaikan kisah cintanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elasukma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecewa

"Jadi kamu yang namanya Shaqina? Gak salah nih Abraham ninggalin saya demi wanita kusam seperti kamu?"

Ucapan wanita yang baru saja datang itu cukup mengejutkan bagi Shaqina hingga membuat keningnya berkerut dalam.

"Maaf, Apa maksud Anda?" tanyanya heran tapi ia masih coba bersikap sesopan mungkin.

"Kamu kenal Abraham, Kan?" tanya wanita di depannya.

Qina mengangguk, tentu ia mengenal Abraham.

"Perkenalkan, saya Puspa calon istrinya Abraham," ucap wanita itu dengan angkuhnya.

"Saya hanya ingin peringatkan kamu, jangan pernah mendekati Abraham lagi, saya sama Abraham akan segera menikah, jadi saya harap kamu cukup tau diri dan jauhi calon suami saya."

Shaqina mematung. Calon istri? Abraham sudah punya calon istri? kenapa laki-laki itu tak pernah bercerita padanya?

Qina menatap wanita itu, "Maaf, tapi sepertinya kamu sudah salah paham. Saya dan Abraham hanya berteman, hubungan kami tidak seperti yang kamu pikirkan."

"Mana ada pertemanan yang benar-benar tulus antara wanita dan pria! Dan kalau memang kalian hanya berteman mana mungkin dia lebih mementingkan kamu dari pada saya?" cecar wanita itu lagi.

"Kenapa kamu tidak tanya sama Mas Abraham saja!" Dewi yang sedari tadi geram pada wanita itu akhirnya ikut bicara. "Kau calon istrinya, kan? Kenapa tidak suruh Mas Abraham saja yang menjauhi Mbak Qina?"

"Siapa kamu berani ikut campur?"

"Saya temannya Mbak Qina, dan saya tau benar Mas Abraham yang selalu datang pada Mbak Qina, bukan sebaliknya!" bela gadis itu lantang.

"Wi, udahlah Wi." Shaqina mencoba meredam amarah teman kerjanya itu.

"Saya ingatkan sekali lagi jauhi Abraham, atau saya gak segan-segan bikin hidup kamu gak tenang!"

Wanita itu pergi begitu saja meninggalkan Shaqina yang masih mencoba mencerna semua ucapannya.

"Dasar cewek saiko! Main tuduh orang seenaknya saja." geram Dewi melihat wanita itu pergi begitu saja setelah meluapkan amarahnya.

"Udah, Mbak. Gak usah di pikirin, lagipula belum tentu juga dia benar-benar calon istrinya Mas Abraham, kan. "

"Tapi tak mungkin juga wanita itu tiba-tiba semarah itu dan menghinaku kalau memang dia tak punya hubungan apapun dengan Abram, Wi," sergahnya. Ia benar-benar merasa malu di hina seperti itu di depan temannya, beruntung belum ada satu pelanggan pun yang datang karena mereka baru saja buka. Jika tidak ia pasti lebih malu lagi.

"Yang membuatku lebih kecewa kenapa Abraham tak pernah cerita apapun padaku tentang wanita itu, " keluhnya lagi.

"Kalau begitu Mbak telpon saja Mas Abraham sekarang, dan tanyakan langsung padanya," saran Dewi.

Qina menggeleng, "Tak perlu, mungkin memang sebaiknya aku tak berhubungan dengannya lagi," ucap Qina lirih.

"Jangan lakukan itu, Mbak. Kau hanya akan membuat Mas Abraham bingung kalau seperti itu, lebih baik kau minta penjelasan darinya jangan hanya mendengar versi dari wanita itu saja,"

Shaqina masih menggeleng, wanita itu justru beranjak dan kembali melakukan pekerjaannya. Dewi tak lagi bicara, membiarkan wanita itu melakukan apa yang di inginkan.

🌺🌺🌺🌺

Sampai jam istrirahat tiba Dewi masih tak berhasil meyakinkan Shaqina untuk meminta penjelasan dari Abraham. Wanita itu bahkan mengabaikan ponselnya saat ada panggilan dari no lelaki itu.

"Aku tak punya hak apapun hingga harus meminta penjelasannya, Wi. Mungkin memang sudah saatnya aku harus sadar diri dan menjauh perlahan darinya. Aku tak mau menjadi orang ketiga dalam hubungan mereka. " ungkap Qina memberi alasan yang membuat gadis di depannya langsung terdiam dan tak lagi memaksanya untuk menghubungi Abraham.

Jam pulang kerja pun tiba. Qina baru saja berpamitan pada Dewi, saat benda pipih di tas selempangnya berdering. Nama Abraham yang muncul sebagai pemanggil membuatnya enggan untuk mengangkat panggilan telepon itu.

Qina melangkahkan kakinya keluar dari mini market untuk segera pulang, ia merasa sangat lelah hari ini hingga ingin cepat-cepat pulang dan membaringkan tubuhnya di tempat tidur.

Ponselnya kembali berbunyi saat ia tiba di rumah, nama sama yang muncul di layar membuatnya kembali mengabaikan panggilan itu, bahkan kali ini Qina menonaktifkan ponselnya.

Shaqina juga tak mengerti entah kenapa ia begitu kecewa saat tahu Abraham sudah punya calon istri, entah kenapa tiba-riba saja ia merasa sakit hati tanpa alasan.

Mungkin sikap Abraham padanya membuatnya terlalu nyaman hingga ia lupa jika lelaki itu juga punya dunianya sendiri di luar sana.

Shaqina merebahkan tubuh lelahnya di tempat tidur setelah selesai membersihkan diri, beruntung anak-anak sedang berada di rumah bibinya, tadi pagi mereka merengek ingin bertemu dan menginap di sana hingga akhirnya Shaqina mengantar mereka sebelum berangkat bekerja.

Qina menatap langit-langit kamarnya, kenapa ia tak pernah beruntung dalam masalah cinta? Suaminya mengkhianatinya dan sekarang saat ia merasakan kenyamanan pada seorang pria, kenyataan kembali menghempaskannya membuatnya enggan untuk bangkit.

Ia kembali menyalakam ponsel yang sedari tadi ia matikan, matanya terbelalak melihat puluhan pesan masuk. Ia menggeser layar itu dan menekan aplikasi hijau untuk membuka pesan itu.

Ia tertegun, karena puluhan pesan itu hanya berasal dari satu nama saja.

**Abraham.

Happy reading gays😘 jangan lupa tinggalkan jejak kalian, rate, like, komen, dan gift seiklasnya😘😘

Terima kasih, Lovyu all**

1
💞🖤Icha
Lama menanti...semangat berkarya author lov u 😘😘
🐊⃝⃟R. alang2 sawah
kirain bakal mangkrak nih cerita ...akhirny dilanjut lgi....
Nanik Purnomo
Alhamdulillah nongol lagi
Elasukma: Dan Alhamdulillah masih ada yg mau stay di sini😁 Makasih loh Kak😊😊
total 1 replies
Nanik Purnomo
ko ga dilanjutkan lagi thor
j
Elasukma: Mohon maaf belom bisa lanjut kak 🙏
total 1 replies
Nanik Purnomo
ko mogok lgi thor
Ummu Mufris
Lumayan
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ⏤͟͟͞Rafael💝drg🔯HS࿐
Weh nikah dadsksn di RS. Ini mah ngebet kagak aturan 🤣🤣🤣
Elasukma: iya kak 😆😆
total 1 replies
Nanik Purnomo
semangat 💪
Nanik Purnomo
emang kemarin qina sampai ternoda kah thor?, perasaan ga ya
Elasukma: Emang enggak kak😊
total 1 replies
💞🖤Icha
Wa'alaikumsalam Wr Wb
Sehat selalu author semangat berkarya.
Good job 😘😘
Nanik Purnomo
wa'alaikum salam,, Alhamdulillah sehat othorrr,, semangat upnya
Nanik Purnomo
makasihhhh
Elasukma: Masama akak 😘 Makasih juga dukungannya selama ini
total 1 replies
Nanik Purnomo
😭
Nanik Purnomo
q masih setia menunggu lho thorrr
Elasukma: Makasih Kak 😊🙏
total 1 replies
Nanik Purnomo
yahhh mogok lagi upnya
Nanik Purnomo
next semangat
Nanik Purnomo
ayo dong up
Friasta
Jahat banget sih mantan!!! 🤬🤬🤬
Friasta
Aaaiisshh mereka bekerja sama 😒😒😒
Friasta
Sukaaa lihat mami akhirnya suportif ke abraham. gak marah lagi ya mami 🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!