NovelToon NovelToon
Sesal Yang Terlambat

Sesal Yang Terlambat

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga / Mandul / Tamat
Popularitas:65.3k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Melati dan Rayan sudah 5 tahun menikah, tapi mereka belum di karuniai keturunan. Di usia 5 tahun pernikahan mereka melakukan pemeriksaan kesehatan, dan hasil nya Rayan yang bermasalah.

Dokter Silvi, sahabat nya Melati memberi saran pada Melati agar Melati mengatakan bahwa diri nya yang mandul. Maka Melati akan melihat seperti apa wajah asli mereka, dan Melati pun menerima saran itu.

Setelah mengatakan hal itu, Melati di perlakukan bak pembantu. Rayan datang dengan membawa wanita hamil yang diakui sebagai anak nya.

Di hari syukuran kelahiran anak nya, Rayan mengundang Melati dan menghina nya di depan banyak orang. Melati lalu memberikan surat hasil pemeriksaan yang asli, Rayan dan kekuarga nya tidak percaya dengan hal itu.

Tapi setelah memeriksa keaslian surat itu, dan melakukan tes DNA maka mereka baru tahu bahwa anak itu bukan anak nya Rayan. Dan saat itu juga Rayan juga sudah di tipu oleh istri baru nya, harta nya sudah di bawa lari oleh wanita itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

02

Melati pergi dari rumah sakit dengan perasaan gamang, dia masih memikirkan saran dari Silvi tadi. Dia sendiri tidak masalah jika diri nya dan Rayan tidak memiliki keturunan, mereka bisa mengadopsi anak sebagai pelengkap kebahagiaan mereka.

"Apa sebaik nya aku turutin saran dari Silvia, ya!" Guman Melati sambil termenung.

"Kasihan mas Rayan, keluarg nya mengingin kan keturunan dari nya. Tapi dia tidak bisa memberi mereka keturunan, apa yang harus aku lakukan sekarang?" Melati bertanya pada diri nya sendiri.

Melati melajukan mobil nya menuju ke rumah orang tua nya, sudah cukup lama dia tidak bertemu dengan mereka. Mungkin bicara dengan bunda nya, bisa membuat Melati menemukan solusi dari permasalahan mereka.

Satpam membuka gerbang yang menjulang tinggi, saat mobil Melati tiba di sana. Orang tua Melati hanya tinggal berdua di rumah itu, dengan di temani oleh Art mereka. Sedangkan Brian tinggal bersama anak dan istri nya, tapi tetap di kota ini.

"Bunda nya ada bi?" Tanya Melati pada mbok Sari, asisten di rumah ini.

"Ada di taman belakang, non!" Jawab mbok Sari.

"Ya udah, aku temui bunda dulu!" Melati bergegas menemui ibu nya di taman belakang.

Bunda Ambar saat ini sedang berada di gazebo yang ada di taman belakang, dia sedang memberikan makan pada ikan- ikan peliharaan nya di kolam.

"Bunda,,,!" Sapa Melati.

"Melati, kapan kau datang nak? Kenapa tidak memberi tahu Bunda?" Bunda Ambar langsung meletakkan pakan ikan di atas meja.

"Melati baru saja tiba, Bu!" Jawab Melati sambil mencium tangan bunda nya dengan sopan.

"Rayan nya mana nak?" Tanya bunda Ambar lagi.

"Mas Rayan nya sedang berada di kantor, Bun. Dia sedang ada rapat penting, jadi aku datang sendiri!" Jawab Melati.

"Apa kabar dengan suami mu, nak?" Kembali Bunda Ambar bertanya.

"Alhamdulillah, Mereka baik - baik saja!" Jawab Melati.

Melati dan Bunda Ara berbicara banyak hal, ibu dan anak itu saling melepaskan rindu. Tapi hari ini Bunda Ambar melihat ada sesuatu yang berbeda dari putri nya, dia melihat seperti nya Melati sedang memikirkan sesuatu.

"Melati, apakah kau baik - baik saja, nak?" Tanya Bunda Ambar.

"Iya bun, aku baik - baik saja!" Jawab Melati sambil tersenyum.

"Melati, aku adalah ibu mu. Aku yang melahirkan diri mu ke dunia ini, aku tahu saat ini kau sedang tidak baik - baik saja. Sekalipun mulut mu berbohong, tapi mata mu tidak bisa membohongi Bunda mu ini nak!" Bunda Ambar berkata pada putri nya.

Melati menghela nafas kasar, mungkin dia memang harus menceritakan semua nya pada Bunda nya.

"Aku dan mas Rayan melakukan pemeriksaan kesehatan, Bun. Dan ini hasil nya,,,!" Melati menghentikan ucapan nya.

"Ada apa nak? Bagai mana hasil nya?" Tanya bunda Ambar dengan penasaran.

Melati lalu menceritakan hasil nya pada bunda Ambar, dia mengeluarkan surat hasil pemeriksaan tersebut dari dalam tas nya. Bunda Ambar melihat dan membaca nya dengan teliti.

"Jadi, penyebab kau tidak kunjung hamil adalah Rayan. Rayan yang tidak sehat, bukan diri mu!" Bunda Ambar berkata lagi.

"Iya Bun, aku tidak mempermasalahkan hal itu. Kami bisa mengadopsi anak sebagai pelengkap di antara kami, tapi,,,!" Melati tidak meneruskan ucapan nya.

"Ada apa nak?" Kembali Bunda Ambar bertanya.

"Silvi memberi saran pada ku agar aku mengatakan pada mas Rayan dan keluarga nya bahwa aku yang bermasalah dan tidak bisa hamil. Silvi bilang, semua itu akan membuka sifat asli keluarga mas Rayan!" Jelas Malati.

"Menurut mu bagai mana? Apakah selama ini Rayan dan keluarga nya baik pada mu?" Tanya Bunda Ambar lagi.

"Selama ini mereka semua bersikap baik pada ku, bun. Hanya saja orang tua nya mas Rayan selalu mendesak kami untuk segera memiliki keturunan!" Melati berkata pada bunda nya.

Bunda Ambar terdiam, dia tampak memikirkan ucapan putri nya. Ada benar nya juga yang di katakan oleh Silvi, jika Melati menerima semua kekurangan Rayan. Lalu apa Rayan mau menerima kekurangan Melati?.

"Melati, menurut bunda tidak ada salah nya kau menuruti saran dari Silvi. Jika memang benar Rayan mencintai mu, maka dia dan keluarga nya akan menerima kekurangan mu. Sama seperti kau menerima kekurangan nya!" Bunda Ambar berkata pada Melati.

"Baik lah bun, aku akan coba untuk menuruti saran Silvi. Lagi pula, aku melihat seperti nya Silvi sedang menyembunyikan sesuatu dari ku, tapi aku tidak tahu itu apa!" Ucap Melati lagi.

"Mungkin, ada sesuatu yang dia ketahui tentang keluarga Rayan. Tapi kau tidak mengetahui nya, sebagai sahabat nya dia merasa tidak enak jika mengatakan hal tersebut pada mu!" Ujar Bunda Ambar lagi.

"Mungkin saja bun!" Jawab Melati sambil mengangguk kan kepala nya.

Melati akan menuruti saran dari Silvi, diri nya menerima semua kekurangan Rayan. Sekalipun Rayan tidak bisa memiliki keturunan, tapi dia juga ingin menguji Rayan, apakah dia mau menerima kekurangan Melati seandainya memang Melati yang mandul.

"Bun, ini sudah siang. Aku pamit pulang dulu!" Melati berpamitan pada Bunda nya.

"Kenap cepat sekali nak? Ini kan masih siang!" Bunda Ambar bertanya pada Melati.

"Bun, tadi aku cuma pamit nya ke rumah sakit buat ambil hasil tes, takut nya mereka mikir macem - macem lagi!" Jawab Melati.

"Ya udah, kamu hati - hati di jalan nak. Jangan lupa sering- sering kabari Bunda!" Ujar Bunda Ambar.

"Baik Bun, oh ya Bun aku mau titip hasil tes ini di sini. Biar mas Rayan percaya bahwa aku yang mandul, nanti jika memang di butuhkan aku akan ambil lagi!" Melati menyodorkan kertas hasil tes kesehatan itu pada Bunda Ambar.

"Baik lah nak, Bunda akan simpan!" Bunda Ambar menerima nya.

Melati segera pergi dari rumah orang tua nya, dia sudah setuju untuk melaksanakan saran dari Silvi. Entah seperti apa reaksi Rayan dan keluarga nya nanti, yang pasti Melati akan tahu nanti.

"Benar apa yang di katakan bunda, jika mas Rayan tulus pada ku. Maka dia akan menerima semua kekurangan ku, anak bukan lah masalah besar. Kamu bisa mengadopsi nya dari panti asuhan, tapi jika dia tidak tidak tulus pada ku. Maka aku akan segera mengetahui semua nya!" Guman Melati sambil fokus pada jalanan yang ada di hadapan nya.

Selama 5 tahun ini, Melati banyak membantu keluarga suami nya. Dia mengorbankan karir nya sendiri, demi bisa fokus mengurus rumah tangga nya dan juga melayani Rayan dan orang tua nya. Saran dari Silvi bisa membuktikan apakah mereka semua menghargai pengorbanan Melati atau tidak, Melati akan tahu jawaban nya dalam waktu dekat ini.

1
Rahma Inaya
bukan nya di obati dan di bwk kers jiwa malah nikah lagi sm yg lbh tua pula mkn juga wanita tu kaya jd ayah arini numpang hidup kebuasaan ayah nya mmg malas kerja
Rahma Inaya
bawk aja ke rs ibu rayan krn gka trm hiduo ssh akhrnya depresi
Rahma Inaya
mimpi km kesiangan rayan jgn harap melati mau blkan sm kamu yg ada kmu di usir jg di tolak utk sekian kalinya
Rahma Inaya
percuma km panggil km pasti akan di campakkan bery krn dia bosen hidup ssh dan milih tante kaya demi menuhi hidupnya yg mewah
Rahma Inaya
gmn bu arum ,arini ,rayan sakit kn di di hianti apalgi dl km mendukung ank mu selingkh sekrg ank perempuan mu selingkh hukum karma dibayar tunai tinggl arini nnt yg jerit histeris krn di hianati oleh bery
Ma Em
Mimpi saja kamu Rayan ingin kembali pada Melati jgn harap , sekarang Rayan juga Arini kena karmanya dan baru menyesal setelah usahanya bangkrut anak yg dikandung Andin bkn anaknya Rayan , Andin setelah istri sugar dady mu tau kesenanganmu akan hilang .
Cicih Sophiana
ihh kluarga yg lucu... 🤣🤣🤣 aq sampe sakit perut baca nya🤣🤣🤣🤣
Cicih Sophiana
cocok dgn pemikiran aq Mel 👍 keperawanan tdk akan bisa dia balikin
Cicih Sophiana
emang ada yah orang menikah klo cerai di hitung berapa kerugian nya... baru denger nih ada manusia yg begini 🤣🤣🤣 klo begitu Mel minta si Rayan mengembalikan keperawanan kamu bisa nggak dia...
Cicih Sophiana
si Andin anak orang kere menyewa rumah besar jg berharap yg bayar si Rayyan 🫢🤣🤣... setelah di lamar balik lagi ke tempat kontrakan kumuh di pinggir kali tuh pasti... 🤣🤣🤣
Cicih Sophiana
si Andin anak orang kere rumah orang tua nya aja ngontrak... mau di banding kan dgn melati? gak level kali 🤣🤣🤣
Cicih Sophiana
laki laki bodoh... tes DNA woy jgn main percaya aja
Cicih Sophiana
selama lima tahun suami dan mertua nya memakai topeng ya... mungkin sekarang mereka udah cape Mel memakai topeng makanya topeng nya di buka 🤣🤣🤣🤣🤣
Cicih Sophiana
si Andin kere aja ngaku orang tua ke luar negri.... liat aja dia liat barang mahal dia mau ... orang yg gak mampu ya gitu😆
Cicih Sophiana
emang si Rayan udah kenal orang tua si Pelakor... masa anak nya udah di hamilin orang tua belum kenal kan aneh...
Cicih Sophiana
suami bekas Melati kamar bekas Melati tempat tidur bekas Melati... nama nya jg sampah ya harus di buang ketempat nya seperti kamu nanti jg di buang ketempat klo ketauan busuk nya 🤣🤣🤣
Cicih Sophiana
ayo Melati tunjukan pada mereka klo kamu wanita berharga...
Cicih Sophiana
Melati kamu harus kuat agar kamu bisa melawan mereka yg gak punya hati...
Rahma Inaya
pastinya bery mau nikahi tante2 ksepian krn kaya dan mkn nnt usha or harta nya berry yg kelolah mknya dia mau.kasian arini nntnya akan mengalami spt melati di cerai klu arini mkn dicerai tp klu melati dia yg ceraikn rayan.rayan hrs nya km intropeksj dr klu km di posisi melti gmn sdh di hianti trs dicerai sakit hati gk .di otak km cuma harta bukan cnt km hk mau hidup miskin mknya km kekeh mau rujuk sm melati tp km slh melati gk bodoh mau blk an lagi sm kamu
Cicih Sophiana
ada yah orang yg seperti mereka... udahlah Melati pergi aja mereka kan bukan manusia... tunggu lah karma akan datang untuk kalian..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!