NovelToon NovelToon
Merpati Kertas

Merpati Kertas

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Patahhati / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:91.1k
Nilai: 5
Nama Author: Canum Xavier

Kepindahanku yang mendadak ke sekolah yang baru membawa perubahan besar dalam kisah cinta pertamaku. Bertemu Juan dan jatuh cinta padanya adalah hal terbaik selama masa SMAku. Juan mewarnai hariku dengan banyak romansa.

Tetapi datang seorang pria bernama Nandes yang mengaku jatuh cinta padaku saat pandangan pertama. Dengan gayanya yang slengean membuat aku pusing dengan kelakuannya setiap hari. Mengibarkan bendera perang kepada Juan secara terang-terangan.

Apakah mereka musuh lama? Rahasia apa yang Juan dan Nandes sembunyikan dariku? Dan siapa Meggy yang sering Nandes sebut dan membuat Juan seperti kehilangan kesadarannya?
Penuh banyak pertanyaan dan kisah kasih masa remaja yang dipenuhi rasa suka, cemburu dan patah hati, baca terus kelanjutan Merpati Kertas setiap episodenya.

^*^ Terima kasih kepada teman-teman pembaca yang sudah bersedia meluangkan waktunya untuk membaca karyaku. Tolong klik Like, Favorit dan berikan saran yang membangun. ♡♡♡

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Canum Xavier, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SEASON 2: Aku Adalah Adikmu

10 tahun kemudian . . . 

Aku mengetuk kaca jendela mobil dan seorang pria di balik kemudi yang sedang tidur-tidur ayam membuka matanya lalu melihat masam ke arahku. 

Aku tersenyum semanis mungkin. Saat dia menurunkan kaca mobilnya, aku cepat-cepat memberikan alasan atas keterlambatanku sebelum dia mengeluarkan sepatah katapun.

" Maaf Kak … maaf banget… tadi ada emergency. Gak bisa di tinggal", kataku sambil menautkan tangan di depan wajahnya. 

" Embun… walaupaun kamu berbohong… aku akan memaafkanmu lagi kali ini. Cepat masuk, 1 jam aku di sini menunggumu", Nandes mengomel dengan kesal. 

Aku cepat-cepat berlari ke pintu sebelah dan masuk ke dalam mobil sambil terus cengegesan seperti kuda. Ini adalah jurus jituku agar tidak di marahi Nandes. 

" Berhenti menatapku dan renungkan kesalahanmu ", Nandes memarahiku yang langsung mengambil posisi sopan nan kalem. 

Sekedar informasi saat ini usiaku 26 tahun bekerja di salah satu rumah sakit swasta di Jakarta sebagai seorang dokter. Aku sudah kembali ke pangkuan keluargaku tercinta, pada akhirnya aku tau kenapa aku di kirim ke tempatku bersekolah dulu.

Keluargaku bangkrut, ayahku terlilit utang saat itu. Oleh karena itu ibu tiriku 'membuangku' bukan karena dia membenciku tetapi karena menjauhkanku dari masalah yang di timbulkan akibat kebangkrutan kami. Setelah kejayaan ayahku kembali walaupun tidak seperti dulu, aku bisa bersekolah dengan baik dan menjadi cukup baik dengan ibu tiriku.

Dan Nandes saat ini berusia 29 tahun. Bekerja sebagai Graphic Designer, dia mendirikan perusahaannya sendiri. Di dukung ayahnya yang kaya dan aku baru mengetahuinya setelah kembali ke Jakarta.

Nandes menolak bekerja di perusahaan ayahnya dan mendirikan perusahaan sendiri sesuai keinginannya. Pada akhirnya kakaknyalah pemegang kasta tertinggi dalam keluarga mereka.

Nandes dan kakaknya sangat akur, tidak ada perebutan kekuasaan seperti yang sering ku lihat di film-film. Aku sampai iri dengan keakuran mereka. Aku sering berkunjung ke rumah Nandes jadi aku cukup mengenal keluarganya. 

" Sekarang kamu libur kan? ", Nandes memakai kacamata hitamnya agar tidak silau dengan matahari yang bersinar menghalangi pandangannya. 

" Hmmm….aku lelah banget kak, semalam pasiennya banyak sekali.. tugas kuliahku juga menumpuk", aku mengeluh. 

" Habis sarapan kamu istirahat di tempatku saja, aku tidak sempat mengantarmu pulang. Kalau muter balik lagi aku bisa terlambat meeting", Nandes memberikan saran yang ku terima dengan sebuah anggukan setuju.

Kami makan bubur ayam di tempat langganan kami berdua. Setelah itu Nandes mengantarku ke Apartemennya yang berada di dekat situ. Saat sampai di parkiran Nandes ikut turun bersamaku. 

" Katanya buru-buru", aku heran. 

"Ada dokumen yang harus ku ambil", Nandes menekan angka 10 pada tombol lift. Aku menguap berkali-kali. Saat sampai di rumahnya, Nandes buru-buru membuka pintu lalu mengecek dokumen di dalam map merah yang tergeletak di atas meja. 

Aku melempar tasku di sofanya. Rumah Nandes sangat bersih, rapih dan wangi. Tidak seperti penampilannya dulu saat SMA. Aku sering ke sini, bahkan aku sering tertidur di rumah ini. 

Tidak ada yang ku takutkan, aku mengenalnya sangat lama. Dan yang ada di kepalaku hanya satu aku adalah adiknya. Dan benar dia selalu menjagaku.

Nandes merapihkan dokumennya dengan cepat, lalu karena melihatku berbaring di sofa seenak jidat dia langsung beraksi dengan ceramahnya " Embun, sebelum tidur lebih baik kamu mandi dan tidur di atas tempat tidur jangan di sofa".

Dari balik sofa aku mengancungkan kedua jempolku menandakan aku mengerti. 

" Aku pergi dulu", Nandes berlalu lalu menutup pintu dibelakangnya meninggalkanku dengan keheningan ruang tamu. 

" Ah, lebih baik aku mandi saja", aku bergegas masuk ke kamar tamu dan mengambil handuk baru. Aku mengambil perlengkapan mandiku di tas. Lalu memulai acara mandiku dengan cepat.

Aku menggunakan baju Nandes yang baru selesai di laundry dengan tulisan Radiohead di bagian depannya. Senyaman itu persahabatan kami sekarang. Setelah itu aku tertidur di kamar tamu tanpa memikirkan apapun lagi. 

***

Saat aku bangun waktu menunjukan pukul 4 sore. Aku merengangkan badanku lalu berjalan keluar kamar dan melihat Nandes sedang berbaring di sofa dengan baju rumahnya. Aku mendekati sofa lalu mencolek pelan pipi kirinya. 

Nandes membuka matanya dan aku sedang menatapanya tanpa berkedip. " katanya tidak boleh tidur di sofa. Kenapa kamu malah nyenyak di sini", sindirku. 

Nandes tersenyum lalu bangun dan merengangkan badannya. " Jadi nyonya mau di antar pulang atau mau nginep sini", Nandes bertanya. 

" Pulang dong. Kalau mama mencariku bagaimana? Dan kalau mereka tau aku tidur di sini mungkin mereka akan menikahkan kita", aku berkata sewot. 

" Kalau begitu kamu menginap saja. Aku tidak akan mengantarmu pulang", kata Nandes selow sambil mengambil posisi berbaring lagi. 

" Kak… Ayo antar. Bagaimana mungkin kakak menikahi adik sendiri", aku mengomel sambil masuk ke kamar mandi untuk mengambil peralatan mandiku. Tidak ada jawaban dari Nandes sampai aku mengira dia tertidur. 

Aku menghampiri Nandes dan menowel pipinya sekali lagi. " antar aku atau aku laporkan kakak ke tante Zian kalau kakak mulai merokok lagi", aku mengancamnya.

" Oh, come on. Dasar mata-mata licik. Oke aku antar", Nandes beranjak dari sofa dengan malas.

Jika sangat stres Nandes akan mulai merokok. Walaupun hanya sebatang 2 batang tapi tetap saja itu tidak sehat. Jadi aku selalu memarahinya dan dia menurut padaku. Dan aku di dukung oleh tante Zian mama dari Nandes yang selalu mengatakan merokok itu tidak baik

Pada akhirnya Nnades memakai hoddienya dan menyampirkan ranselku ke bahunya. " Sudah? ada yang ketinggalan?", tanyanya padaku.

" Gak ada, Yuk", aku berjalan di depan Nandes seperti seorang princess.

***

Nandes usia 29 tahun.

Pic Instagram by: _seayun

NB: Halo aku datang lagi dengan season ke 2. Akan banyak adegan dewasa yang terjadi di antara mereka kedepannnya. Harap bijak dalam membaca. Terima kasih ●<●

Mohon dukungan like, favorit dan komen kalian untuk Novelku. Semua komen menjadi masukan yang berarti untuk membangun. Salam sayang Aji ♡♡♡

1
Diana
👍👍👍
Diana
🤣🤣oalah mak...🤭💆
Diana
juan gak asyik ah...
Diana
e..e .. jeni mau kau apakan, juan?😱
Diana
aamiin...
Diana
pingin monica di bikin novel tersendiri, thor
Diana
gak usah tunangan, nandes, lgsg nikah aja. nanti ilang lg. sebelum janur melengkung masih milik umum. hmmm
Diana
kau jahat thor, bikin aku gak bisa berhenti baca sampek dini hari dan batre tinggal 2%.💆 hidungku mampet kebanyakan nangis 😭😭 semoga ujian embun cepat berakhit
Diana
kayaknya monica tuh pawang si nandes🤣🤣
Diana
semoga embun lekas bahagia...kasihan menderita terus gara² garangan😤
Diana
nggak ngerti harus komen apa😖
Diana
suka semua visualnya. artis lokal krn tokoh yg di ceritakan memang org indonesia.👍👍
Diana
kenapa jd begini😭😭😭
Diana
serba salah ya, embun? dah, juan utkku sj. mau aku jadikan mantu🤭 lumayan ganteng, kaya, smart beuhh...😝
Diana
mau ngapain ya berdua?🤔💆
Diana
jangan² juan kembali
Diana
serba salah ya mbun?
Diana
🤣🤣🤣
Diana
😂😂😂jd ngeri² sedep melihat pertemanan mereka.💆
Diana
mulutmu saa .. suka bener😂😤👊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!