NovelToon NovelToon
My Secret Life

My Secret Life

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Balas Dendam / Konflik Rumah Tangga-Pembalasan dendam / Tamat
Popularitas:187k
Nilai: 4.9
Nama Author: Asma Khan

Jatuh cinta adalah perasaan terindah, namun apa jadinya jika cinta memiliki syarat?


Asfa hanya jatuh cinta, cinta yang membutakan hatinya. Hingga syarat menghempaskannya pada hubungan asing tanpa rasa. Akankah pernikahannya menumbuhkan cinta yang baru? Atau kandas di tengah karam?

Kembalinya sang Papa dengan tamparan keras di pipi mulusnya, menghentikan cinta butanya. Hidupnya terlalu berharga untuk di permainkan! Kembalinya Seorang Asfa, mendadak membuat dunia menjadi panas dengan musuh-musuh yang berdatangan silih berganti, berdoa untuk kehancurannya. Ada pengkhianatan yang menusuknya dalam diam. Jatuh bangun kepercayaan orang-orang di sekelilingnya menjadi emosi tanpa batas menghantam jiwanya.

Akankah orang-orang dalam circle kehidupannya bertahan? Siapa yang akan menjadi pendukung setianya? Siapa musuh-musuh yang siap menikamnya?


Hanya takdir yang tahu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asma Khan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27: Undangan unik

"**Apa? Bagaimana bisa tidak ditemukan sama sekali! Ini pasti ulahmu, sudah pasti. Awaaas kau brengs3k! " seru nya dengan menghentakkan tangannya ke meja.

Dug......

"Baby calm down! Your angry never give good results!(Sayang tenang!Marah mu tidak memberikan hasil yang baik!)." ucap Putra yang mengelus lengan Delia.

"Aku tidak peduli!" seru Delia meninggalkan kamar dengan perasaan dongkol nya.

Melihat itu Putra hanya masa bodo, karena kemanapun gadis itu pergi dirinya akan selalu mengawasi termasuk apa yang baru di lakukan gadis itu. Delia memerintah beberapa anak buah mafia snow untuk mencari keberadaan seorang pengusaha Abhishek Mahardika Bagaskara, hanya saja Putra masih tidak paham kenapa gadis bongsor itu mencari keberadaan pria beristri itu.

"Tuan." panggil seseorang di depan pintu.

"Ada apa? " jawab Putra malas.

"Ada undangan stempel mawar hitam untuk boss x." ucap orang itu menunduk.

"Berikan! Apa kau lupa boss x sudah jadi kotoran Dogo?! " jawab Putra mengulurkan tangannya.

"Silahkan tuan." ucap orang itu dengan memberikan satu amplop emas ber stempel mawar hitam di tengah nya.

Dengan isyarat tangan melambai orang itu pergi meninggalkan Putra sendirian, terlihat amplop itu hanya di bolak balik oleh Putra seraya memikirkan apa yang harus di lakukan nya. Bagaimana pun boss x juga di kenal banyak orang, pasti membutuhkan alibi yang kuat untuk menghilangkan jejak pembantaian nya.

Sreeet... (satu tarikan ujung amplop akhirnya terbuka)

"Apa ini?" gumam Putra yang hanya mendapat sebuah chip hitam dari dalam amplop.

"Panggilkan aku IT kita!" seru Putra melalui interkom di kamarnya.

Beberapa saat kemudian seorang wanita berpakaian sangat sexy mengetuk pintu dengan membawa sebuah laptop di tangan nya, pemandangan yang akan menggoda iman kaum adam. Tubuhnya bak model profesional meliuk tanpa halangan, Putra hanya menatap nya dengan wajah datar.

"Tuan memanggilku? " tanya wanita itu membungkuk menunjukkan belahan dada nya yang terpampang jelas.

"Buka undangan ini! " perintah Putra menyodorkan amplop emas yang di atas nya ada sebuah chip hitam kecil.

"Tentu tuan, disini atau? " tanya wanita itu mengerling nakal.

"Disini! " jawab Putra singkat dan menggeser posisi duduknya agar wanita itu duduk di samping nya.

Dengan gerakan gemulai nya, wanita itu mulai melakukan tugasnya. Dengan keahliannya yang memakan waktu tidak terlalu lama, undangan chip berhasil terbuka karena memang pengirim nya sendiri yang tidak membuat Undang itu rumit.

...**********...

...From Queen...

Setiap pertemuan pasti ada perpisahan..

Terlihat tajam namun tumpul..

Hotel Teresa 24 jam detik terakhir..

Welcome to My World Putra!

⏳⚔️⏳

...*********...

"Queen?! Siapa itu? " gumam Putra yang ternyata undangan itu memang untuk dirinya yang berarti siapapun pengirimnya tahu jika boss x sudah tiada.

Belum sempat pertanyaan nya terjawab justru asap hitam kini mengepul dari laptop yang ada di hadapan IT nya, melihat asap itu dengan satu tangannya Putra melemparkan laptop ke dinding.

Braak... (Hancur dengan terpisah, penyok dan retak hasil akhir dari laptop kesayangan wanita yang kini melotot tidak percaya)

"Apa yang kau lakukan hah! Itu laptop kesayangan ku, kau itu sungguh keterlaluan. " bentak wanita itu dengan wajah memerah.

Cup.. emmm...

"Aku akan menggantikan yang baru! Diamlah!" bisik Putra setelah membungkam wanita itu dengan ciuman kasarnya.

"Harus kau ganti!" rajuk wanita itu menghentakkan kaki nya dan pergi meninggalkan kamar Putra.

Di luar kamar Delia melihat wanita sexy itu baru saja memasuki kamar, rasanya sungguh memuakkan melihat wanita yang jauh lebih cantik dari dirinya. Tapi terlihat jelas wanita sexy itu masa bodo dengan kehadiran Delia seakan tidak tahu siapa Delia di mafia snow, yah inilah yang ada di fikiran Delia tapi bukan di fikiran semua anggota mafia snow.

"Apa yang wanita itu lakukan? " tanya Delia dengan kesal.

"Dia seorang IT terbaik di mafia snow, tentu saja bekerja." jawab Putra dengan santai.

Delia mendekati Putra dan mulai merayu pria itu agar mau memberikan kehangatan, namun tangan pria itu menepis sentuhan Delia. Dengan semakin agresif Delia memainkan perannya menjadi gadis nakal, hingga Putra tidak bisa menolak ikan di hadapan nya.

"You want? I give... emmhh.(Kamu ingin? Aku berikan..emmhh.)"bisik Putra dan mulai memimpin jalannya perang.

Sedangkan di sisi lain para dokter masih dengan teratur memeriksa keadaan pasien utama yang terbaring layaknya patung, terlihat di dalam ruangan rawat itu hanya para dokter tanpa salah satu keluarga yang mendampingi. Lima dokter itu saling berdiskusi tentang kondisi pasien dan mencoba mencari solusi agar pasien segera sadar sesuai instruksi dari queen mereka, namun terlihat wajah kelima docter itu frustasi karena jalan semua hanyalah buntu.

"Apa kalian butuh obat pengencer otak?! " ucap seseorang yang memberikan aura panas dingin seketika, para dokter menoleh melihat ke arah sumber suara.

"Tuan... " ucap para dokter bersamaan.

"Siapkan ruang operasi dalam waktu 15 menit!" perintah orang itu dan meninggalkan ruangan rawat.

Kelima dokter hanya saling pandang tidak paham karena memang belum ada keputusan untuk operasi tapi tidak bisa membantah pula, hingga akhirnya satu dokter yang menjadi pemimpin berinisiatif untuk menghubungi seseorang. Terlihat percakapan terjadi sesaat hingga dokter itu mengangguk tanda persiapan operasi harus di lakukan, karena dokter ajaib sudah otw ke rumah sakit utama.

"Siapa dokter ajaib itu?" gumam docter Bia yang terdengar oleh ke empat kawannya.

"Ntahlah. Semua sudah siap docter Bia, apa kita menunggu di sini atau? " tanya satu dokter yang terlihat paling kecil dari dokter lainnya.

"Lebih baik tunggu instruksi selanjutnya, tapi aku akan menunggu pasien di ruangan nya saja." jawab Docter Bia meninggalkan ruangan operasi.

Lorong terakhir yang akan di lewati docter Bia justru berpapasan dengan sosok pria kekar yang dikenalnya, terlihat di belakang pria itu ada beberapa pria yang membawa koper hitam besar. Justin memberikan isyarat agar docter Bia jalan bersama nya, tujuan searah yah itu sudah pasti.

Tok... tok.. tok...

"Ayo masuk!" ajak Justin membuka pintu setelah memgetuknya.

Terlihat seorang gadis dengan pakaian dokter berjas putih, rambut di gelung atas sedang memeriksa syarat dan sesekali melihat komputer yang menunjukkan setiap syaraf yang mati. Hampir saja docter Bia jatuh karena pemandangan di depannya namun tangan kekar di samping nya dengan sigap menopang tubuh ramping nya tanpa ragu, terlihat sebuah senyuman tipis terbit yang kini membuat rona merah di wajah dokter Bia.

"Pergilah kencan, jangan pacaran disini! " sindir gadis yang tengah sibuk dengan pemeriksaan namun ternyata fokusnya ke segala arah.

"Maaf queen." ucap docter Bia yang melepaskan tangan kekar Justin dari pinggangnya, sedangkan pria itu masih terlihat santai.

"Kalian bawa itu ke ruangan operasi dan Docter Bia bantu Justin membawa Tuan Abhi ke ruang operasi." perintah asfa setelah melepaskan setiap alat yang menempel pada tubuh suaminya.

"Siap queen." jawab mereka bersamaan dengan langkah gercap.

*Aku harus melakukan operasi ini sebelum semua terlambat, bertahan lah boy.* batin Asfa mengikuti rombongan di depannya untuk menuju ruang operasi.

Leo yang sibuk di kantor harus rela lembur setelah istri boss nya memberikan banyak peraturan dengan perubahan yang membuat pekerjaan nya menumpuk, bahkan untuk minum saja dirinya harus membiarkan OB di kantor ikut berjaga di luar ruangannya. Para staf dan karyawan lainnya pun juga harus lembur karena tingkat kerja dari wakil presdir kali ini jauh lebih killer dimana satu poin teratas peraturan nya adalah *Siapapun bisa keluar dengan surat pengunduran diri jika merasa tidak sanggup memenuhi tanggung jawab kinerja di dalam perusahaan.*.

Siapa yang akan melepaskan pekerjaan bagus dengan gaji serta bonus yang baru mereka dapatkan, awalnya mereka senang melihat transferan uang bonus ke rekening masing-masing. Hingga munculnya peraturan baru dari perusahaan yang masuk ke pesan setiap staf dan seluruh penghuni ABF Company dibuat melongo karena setiap poin sangat menegaskan betapa disiplin nya wakil presdir ya meskipun tidaklah pelit untuk urusan bonus.

.......................

"Queen, apa tunda saja pertemuan dengan delegasi asing? " tanya Justin yang melihat Asfa sangat kelelahan dengan kepalanya yang tersandar di sofa.

"Kirimkan saja Leo dan buat para delegasi asing itu menginap di mansion ku. Satu lagi, ubah saja tata aturan mereka. Kau paham kan? " ucap Asfa tanpa membuka matanya.

"Tentu, itu keahlian ku. Istirahat lah, apa tidak merindukan Papa mu non? " tanya Justin sebelum keluar ruangan.

"Aku akan menemui nya setelah ini, sampaikan saja salam sayang ku." jawab Asfa dan merebahkan tubuhnya di sofa.

Dari sudut mata nya terlihat rasa sedih setiap kali melihat queen nya selalu bersikap kuat setiap saat, Justin tahu seberapa tangguh nya gadis itu. Sebelum meninggalkan kamar, langkah nya berpindah tempat mengambil satu selimut yang ada di lemari.

"Sweet dream queen, we love you so much." bisik Justin setelah menyelimuti tubuh Asfa.

Cup..

Satu kecupan kening sebagai tanda sayang tak membuat Asfa terpengaruh, dengan langkah berat Justin meninggalkan ruangan dan melakukan pekerjaan lainnya. Di luar ruangan seorang pria tengah berdiri santai menunggu seperti bodyguard tanpa attitude, Justin memberikan sebuah ponsel yang selalu digunakan nya untuk bertugas.

"Jaga queen selama aku pergi, pastikan awasi semua lawan ataupun kawan dan keselamatan queen yang utama. Lakukan pekerjaan ku selama 10 jam ke depan! Jangan lengah." perintah Justin dan meninggalkan koridor menuju ke jalan rahasia dimana seseorang tengah menunggu nya di dalam sebuah mobil van hitam.

"Masuk! Tuan sudah menunggu anda." ucap seorang bodyguard yang membukakan pintu untuk Justin

.....................

Bruug...

"Jelaskan! " seru seorang pria dengan suara berat nya yang mampu memberikan intimidasi tanpa bicara panjang kali lebar.

Terlihat puluhan foto yang sangat berkualitas, bahkan foto yang buram pun bisa jadi terlihat jelas. Bukan gentar ataupun ingin melarikan diri tapi tangannya dengan teliti memeriksa setiap foto dan membaginya dengan waktu dan kejadian yang benar, dimana dengan urutan yang benar maka cerita yang akan di sampaikan nya pasti akan seperti kenyataan aslinya.

1
Dahlia Anwar
terus bagai mana dengan kamu Safa,, kamu juga seorang istri ,, mana tanggung jawab kamu sebagai istri .. 😒😒
Dahlia Anwar
cerita nya bagus hanya saja karakter cewek terlalu kuat jadi karakter cowok tenggelam seolah olah dia engga berguna
Rita Tarigan
tetap semangat untuk berkarya
parah....
kalau memang ngak cinta seharusnya jujur dari awal.... jangan menjadikan oranglain tumbal atas kegoisan aqsa n keluarga.....
semangat ya asfa.....
Sulati Cus
pasti mempelai pria g tau wajah dr nona narendra
Sulati Cus
semoga suaminya tulus
dan ingat cinta bisa krn terbiasa
Sulati Cus
astaga butuh 3 x ulang agar nge
Nani Yunengsih
lucu 😂😂😂😅
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Assalamu'alaikum.

Selamat pagi, semuanya.
Buat semua reader's tercinta.
Terima kasih telah memberikan support dan membagikan semangat kalian agar othoor trus berkarya.

Sehat selalu, ya buat kalian. 🥰
Nani Yunengsih
Harus sabar dengan keluarga ini paman 😅
Nani Yunengsih
so sweet
Nani Yunengsih
visualnya macoo²kerennn
Nani Yunengsih
😆
Nani Yunengsih
bau² perbucinan nih 🙊😍
Nani Yunengsih
kak alvaro aja sepanik itu apalagi nanti daddynya
Nani Yunengsih
tuuh jodoh mu leo jgn ngejar² queen dia tuh udh berumah tangga
Nani Yunengsih
kerennn 👏
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ: makasih, Ka
total 1 replies
Nani Yunengsih
leo pusingnya bukan 7keliling lagi tapi udah 10keliling
Nani Yunengsih
so sweeeetttt
Nona_Sulung
pengen tak tabok keluarganya 😑
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ: pake ini ka 🥄
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!