NovelToon NovelToon
Perfect Love (Kutukan Cinta Sang Casanova 2).

Perfect Love (Kutukan Cinta Sang Casanova 2).

Status: sedang berlangsung
Genre:Komedi / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Cintapertama / Tamat
Popularitas:203.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Chanda Kirani

Lanjutan dari kisah Dewa dan Cintya dalam Kutukan cinta sang Casanova.

Di sarankan untuk membaca buku pertama agar membaca lebih menyenangkan.

Menceritakan sebuah kisah perjuangan seorang ayah yang ingin menjadi sempurna bagi anak-anaknya. masa lalu yang buruk dan kelam membuat Dewa merasa harus menjadi pribadi yang lebih baik agar dapat menjadi teladan bagi putra putrinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chanda Kirani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sebuah Rencana.

Happy Reading...

"Lo yakin ijinin Elvira nginep di rumah lo?" tanya Alex tak percaya.

"Kalo gak yakin gue gak akan lakuin itu Lex."

"Lo gila umpanin wanita hamil ke mulut singa?" Alex terkekeh dengan sebutan Singa yang ia tunjukan untuk sang nyonya Direktur.

"Maksud lo?" tanya Dewa sedikit bingung karena yang mengetahui julukan singa betina cuma dirinya.

"Nyonya kalo ngamuk serem, lo yakin mereka gak berantem?"

"Kalo soal berantem mereka udah lakuin."

"Hah! kapan?"

"Lima hari yang lalu."

"Waktu lo pulang itu?"

Dewa mengangguk ringan.

"Terus siapa yang menang?" tanya Alex antusias. ia sampai mengambil duduk untuk mendengar cerita lengkapnya.

"Menurut lo siapa?" alih-alih menjawab, Dewa justru balik bertanya.

"Ck, gak heran sih gue. salut deh sama nyonya." Alex berkata penuh kekaguman.

"Kok lo seneng gitu istri gue cakar-cakaran."

Alex mengangkat bahu. "seneng aja gue liat nyonya kayak gitu."

"Gila!" umpat Dewa kesal. ia tak habis pikir dengan pemikiran Alex yang akhir-akhir ini tampak aneh.

"Ya gimana dong, gue aja gak bisa larangan bini gue buat suka sama lo, jadi lo juga gak bisa larangan gue buat mengidolakan istri lo. selain cantik, nyonya juga keren. gemes gue." oceh si asisten yang berhasil membuat mulut Dewa ternganga.

"Jangan bilang kalo kalian ngidam, suka sama keluarga gue," tebaknya tepat sasaran.

"Gimana lagi Wa, gue juga gak milih mau suka sama siapa." jawab Alex yang juga tak mengerti akan dirinya. dulu ia begitu keras mengejek Dewa jika pria ngidam itu cuma sensasi yang di buat-buat cuma Demi kelihatan Romantis. kini ia sendiri yang mengalaminnya.

"Kalo begitu lo harus ngakuin kalo gue tampan." ujar Dewa narsis.

"Bukan gue, cherry noh yang suka sama lo. kesel gue jadinya." umpat Alex penuh penekanan.

"Kalo kesel nanti setelah anak lo lahir, lo gebukin." Dewa terkekeh dengan kelakarnya sendiri.

"Sinting!' umpat Alex berhasil membuat Dewa tergelak.

" Emang apa yang buat lo kesel, gue udah tampan paripurna ini." Dewa menyugar rambutnya yang sedikit agak gondrong. Bukan maunya seperti itu, itu semua karena Cintya yang memintanya. wanita itu bilang ingin melihat penampilan Dewa waktu di Bali. tempat pertemuan pertama mereka.

"Gimana gak kesel gue, tiap gue mau ambil jatah gue, dia liatain foto lo dulu."

Dewa tergelak makin kencang.

"Tau gak lo yang bikin gue makin kesel, foto lo yang gede noh ada di kamar gue." Alex menunjuk tembok Dewa yang biasanya terpampang fotonya kini kosong. "pengen gue banting aja."

"Jadi lo yang bawa foto gue? pantesan kok gue liat ada yang kosong di sini." Dewa memindai kantornya yang baru saja ia sadari jika fotonya dan foto Cintya tak ada di dalam sana.

"Gue cuma pinjem, nanti gue balikin kalo ngidamnya udah khatam."

"Jangan bilang lo juga bawa foto Cinta." Dewa menunjuk tembok kosong yang biasanya terdapat foto Cintya yang sedang tersenyum di sana.

Alex nyengir, ia memang tak meminta ijin kepada Dewa perihal foto-foto mereka yang Alex ambil.

"Gue pinjem sebentar doang, gak akan gue rusak kok." kelitnya sama sekali tak penting.

"Awa saja lo berani berfantasi sama istri gue."

"Enggak ya, gak akan." Sanggah Alex dengan keyakinan penuh.

Obrolan tentang mengidam dan saling berbagi pengalaman antar dua orang pria itu pun bergulir. hingga Alex kembali menemukan titik kepo dalam dirinya.

"Katakan sama gue kenapa lo ijinin Elvira tinggal di rumah lo." korek Alex yang sangat penasaran.

"Biar gue bisa jagain dia." jawab Dewa tanpa mengatakan niat yang sebenarnya.

Dewa sama sekali tak mengatakan apapun tentang Elvira yang sangat janggal kepada Alex. ia lebih memilih untuk menyimpannya sendiri.

"Lo lebih mentingin Elvira dari pada nyonya? lo gak takut bang Leo tahu hal ini. bisa berabe urusannya nanti."

"Leo gak mungkin tahu kalo Cinta gak ngomong. lagian pernikahan dia tinggal dua minggu lagi, pasti dia lagi sibuk ngurus sekarang."

"Tapi ada yang lebih bahaya dari pada Bang Leo."

"Siapa?" Dewa memfokuskan pandangan matanya pada Alex yang tampak serius.

"Eyang sama Papa lo." Alex menelisik wajah Dewa yang seketika berubah tegang. "Eyang gak akan biarin lo nyakitin Nyonya, apa lagi Om Rendra. bisa di hajar lo sama dia."

Dewa terkesiap, ia sampai merupakan hal itu. mereka bisa adalah faham jika tak mengetahui yang sebenarnya.

"Ya lo benar, tapi cuma ini satu-satunya jalan buat lindungi Elvira. lo gak tahu kemarin itu separah apa rumah gue, persis dapur umum."

Kini gantian Alex yang tertawa. ia bisa banyangkan bagaimana Elvira dan Cintya saling serang.

Alex kebetulan mengenal Elvira sebagai sosok wanita Arogan dan semaunya. itu karena Antoni yang merupakan teman Alex sewaktu sekolah dulu. Antoni yang merupakan adik kelas dua tingkat di bawah nya sedang kan Elvira adalah teman seangkatannya.

"Tapi lo gak tau Elvira seperti apa."

"Itulah sebabnya gue gak bisa awasi dia kalo jauh."

"Tapi gue rasa pilihan lo kali ini salah. gue gak setuju dengan keputusan lo ini. bukan Elvira yang harus lo jaga, melainkan istri lo."

"Tunggu, kenapa lo bisa bilang gitu? apa lo kenal Elvira sebelumnya?" wajah Dewa tampak serius di bandingkan sebelumnya.

Alex mengangguk mengiyakan.

"Elvira teman gue sekolah dulu."

"Lo bercanda Lex."

"Buat apa?"

"Kota asal kalian beda."

"Itu karena dia pindah setelah lulus."

"Kalo Antoni?"

"Dia adik kelas gue, dia anaknya baik, pinter juga. makanya gue berani rekrut dia."

"Lalu mereka ketemu dimana?'

"Entahlah!" Alex mengedikkan bahu. "Setahun gue Antoni punya adik perempuan, kalo gak salah masih SMP deh kayaknya."

"Dari mana lo tahu?"

"Gue kan sering barengan sama dia saat meninjau proyek. dia banyak cerita, tapi belum sampai tahap Elvira sih."

"Terus adeknya dimana sekarang?"

"Gue juga gak begitu tahu, tapi kalo gak salah dia kirim adeknye ke pesantren karena gak ada yang jaga."

"Apa orang tua mereka masih ada?"

"Bokap nya udah meninggal karena sakit, terus ibu tirinya meninggal sewaktu melahirkan, iya sepertinya gitu ceritanya. gue agak lupa."

"Tunggu Lex, menurut lo ada yang janggal gak sih?"

"Janggal gimana?"

"Antoni gak cerita apa-apa soal Elvira, dan adeknya, mungkinkah_" Dewa menjeda ucapannya. ia seperti sedang menerka-nerka.

"Apa?"

"Mungkin gue salah mengartikan pesan terakhirnya mungkin saja dia mau nitipin adek nya." ujar Dewa setengah yakin.

"Kalo pikiran lo kesana terus Elvira gimana?"

"Entahlah Lex." Dewa memijit pangkal hidungnya. tiba-tiba saja pusing menderanya.

"Kalo gitu kita selidiki, tapi jangan sampai Elvira curiga." Alex menyampaikan ide yang melintasi kepalanya.

"Ini semua gara-gara lo?" tuduh Dewa tiba-tiba. sontak saja Alex terkejut.

"Kok gue?" sanggah Alex tak terima.

"Kalo lo cerita dari awal, mungkin masalah ini gak akan serumit ini. dan lo bisa bayangin rumah gue saat ini, pasti_ah sudahlah!" kesal sendiri Dewa jadinya.

"Ya sudah sih, lo kayak gak tau bini lo aja. dia gak bakal kenapa kenapa. percaya sama gue." ujar Alex menenangkan Dewa yang terlihat mulai khawatir.

"Tapi kita gak tahu siapa dan gimana Elvira." ada nada kekhawatiran dalam ucapan Dewa. apalagi mengingat wanita itu pernah mencakar wajah Cintya

"Kalo gitu peringatin nyonya."

"Gak bisa, itu malah bisa ngerusak rencana gue."

"Apa rencana lo selanjutnya?"

"Gue deketin dia, dengan begitu kita bisa cari tahu apa maunya."

"Tapi itu bahaya buat hubungan lo sama Nyonya."

"Gue tahu, tapi gue tetep lakuin itu."

***

Gitu deh ya...

1
Setianingrum Ningrum
top
Mia Pratiwi🍇
plis kelarin semua ya mak jan digantung🤧
nuri
ni udahn pa msh da lanjutannya ya????
Chand: masih lanjut
total 1 replies
Maria Dyoyodihardjo
aduh Thor akhirnya ..... nyambung lagi setelah sekian purnama ditunggu,makasih Thor kelanjutan cerita si sableng.
Mia Pratiwi🍇
akhirnyaaa setelah sekian purnama ku lewati tanpa kesablengan pasangan ini 😍😍😍

asisten sableng gimanaa lanjut disini ga😌
Maria Dyoyodihardjo: lanjut Thor ditunggu nih.
total 3 replies
🍒나는 천사🍒
lanjutt🙏🏻
Alidcantik Nurmaulidiah
tpi di ap sebelah cinta meninggal thor.......
Alidcantik Nurmaulidiah: di ap sebelah menceritakan anak anak dewa terutama sikembar dan din disiti cinta udah meninggal, entah di mana aq lupa
total 2 replies
sansan
wuahhhh untung dewa n cinta gpp... masak berakhir tiada...
Candra Ningtyas
lanjutttt thorr
Chika Kayla Maherdi
lanjutttttttttt
Lilis Suharly
josh biangnya ya?
Lilis Suharly
wkwwk aku syok mommy liat foto ituuuu....
Lilis Suharly
wkwkw ajinomoyo
Candra Ningtyas
🤣🤣🤣🤣 UPS sorry Sintya kursi nya LG aku duduki om jin nya lgi pergi
Candra Ningtyas
🤣🤣🤣🤣🤣
Candra Ningtyas
😂😂😂 kasian dewasa smua baju diumpetin
Candra Ningtyas
karna teh hijau nya baik untuk kesehatan aku kasih Bunga ya Thor 😂😂
Candra Ningtyas
hahaha si nyonya gesrekk tp asikk ku menanti ke jailan mu nyonya
Candra Ningtyas
hempaskan pelakor dengan bermain cantik Cintya
Candra Ningtyas
dasar dewa😀😀😀
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!