NovelToon NovelToon
Dia Menjadikanku Selir Ketika Dia Menjadi Kaisar

Dia Menjadikanku Selir Ketika Dia Menjadi Kaisar

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi Wanita / Harem
Popularitas:11.6k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Masih dalam masa berkabung karena ayah dan semua saudara laki-lakinya gugur di medan perang. Bai Ningyuan, putri sulung jenderal Bai harus menerima kenyataan pahit yang sangat menyakitkan.

Putra mahkota, suaminya telah diangkat menjadi kaisar. Tapi titah pertama yang kaisar itu tulis adalah menurunkan pangkat Bai Ningyuan menjadi selir.

Tangan Bai Ningyuan gemetar, suaminya telah menjadikannya selir. Karena harus mengangkat putri perdana menteri Su menjadi permaisuri.

"Nyonya, silahkan berkemas. Dan pindah dari istana timur ini menuju istana Hanzi!" seru Kasim Wang.

"Nyonya..." pelayan di sisi Bai Ningyuan tampak sedih, matanya sudah berkaca-kaca.

"Lin'er, bereskan barang. Yang mulia ingin aku menjadi selir... " Bai Ningyuan terkekeh lirih, "maka aku akan menjadi selirnya!"

'Xuan Pingyan! jangan menyesali keputusanmu ini!' geram Bai Ningyuan dalam hatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

Di istana permaisuri, wanita yang mengenakan gaun paling mewah, dengan riasan yang pastinya paling berat di antara yang lain tampak duduk diam sambil memejamkan matanya. Kedua pelayan di samping kiri dan kanan tampak mengipasinya dengan perlahan.

Tangan wanita itu menopang salah satu pipinya dengan anggun. Dan empat selir lain, hanya bisa saling pandang dengan gugup.

Baru saja Song Wanqing datang, dan mengatakan kalau rencananya gagal. Air yang disiapkan tidak mengenai Bai Ningyuan. Jadi, wanita itu sama sekali tidak basah dan bau.

Hal itu tentu saja membuat permaisuri Su geram. Tapi tidak mungkin dia marah-marah di depan semua orang. Image lembut, bijaksana yang dia bangun susah payah bisa berantakan kalau dia mengamuk hanya karena masalah sepele menurut pada selir lain seperti ini. Meski sebenarnya menurutnya hal seperti ini seharusnya layak dia perhitungkan.

"A... aku sungguh minta maaf permaisuri. Dua pelayanku itu memang tidak becus. Aku akan menghukum mereka!" kata Song Wanqing.

"Yang bersalah memang harus dihukum, selir Song!" sambung Lin Ruoxue, anak penasehat kanan, sekutu ayah Song Wanqing.

"Benar sekali! kamu harus lebih mendisiplinkan pelayan mu itu selir Song. Tak guna memelihara orang bodohh!" ujar Li Yuexin, anak pengadaan yang bahkan punya pangkat lebih tinggi dari selir Song dan juga selir Lin.

Hanya Selir Qao Biyue, anak menteri rumah tangga yang memang punya posisi paling rendah di antara keempatnya yang memilih diam tidak bicara. Hanya mendengarkan, bahkan tak mengangkat kepalanya sama sekali. Dia tidak suka cari masalah. Meksi dia juga berada di pihak atau di kubu permaisuri Su.

Sambil memejamkan matanya itu. Su Qingyue bahkan tidak tertarik sama sekali dengan segala macam ucapan dari para selir yang memang dia sendiri yang pilih itu.

'Sekumpulan orang-orang bodohh dan tidak berguna, haisss!' batinnya kesal.

Tapi, semua itu juga pilihannya. Dia memang sengaja memilih beberapa orang yang sejak dulu mengekorinya kemana-mana. Para wanita yang selalu patuh dan menurut padanya. Dan yang pastinya, jabatan ayahnya bukan merupakan ancaman bagi perdana menteri Su.

Dan yang paling penting, mereka semua tidak akan memiliki keberanian untuk menikung permaisuri Su. Kesepakatan antara mereka bahkan dengan keluarga mereka, sebelum mereka direkomendasikan oleh perdana menteri Su dan Su Qingyue menjadi selir, adalah mereka tidak boleh memiliki anak sebelum Su Qingyue punya anak dari kaisar Xuan Pingyan. Dan itu sungguh disetujui oleh mereka semua.

Jadi, memang tidak ada satupun dari keempat wanita itu yang dia anggap pintar dan lebih beruntung dari Su Qingyue. Sayangnya, terkadang apa yang dia anggap, belum tentu sebenarnya seperti itu. Beberapa orang tidak seperti Song Wanqing, yang terang-terangan memperlihatkan dirinya bodohh dan arogan di depan semua orang.

Helaan nafas dalam terdengar dari permaisuri Su. Bukan masalah selir-selir yang menurutnya tidak berguna saja.

"Kalian tidak usah banyak bicara sekarang! aku pusing mendengar kalian berdebat seperti itu. Kalian tunjukkan saja bakar mengoceh kalian itu nanti ketika wanita yang sudah diabaikan kaisar itu datang!" ujar Su Qingyue.

Dan ucapan penguasa 6 istana Harem di kerajaan Huaming itu, segera membuat ketiga wanita yang tadinya masih ribut, bungkam tanpa suara lagi.

Hingga tak lama kemudian, pelayan dari depan pintu aula istana permaisuri mengatakan kalau Bai Ningyuan dan pelayannya sudah sampai istana.

Bai Ningyuan melangkah maju, istana yang seharusnya menjadi tempat tinggalnya seperti janji Xuan Pingyan dulu, kini bahkan di dekorasi berbeda sekali dari yang sebelumnya. Nuansa putih, berubah menjadi merah. Kelembutan dan kesederhanaan itu berubah menjadi sesuatu yang tampak congkak dan arogan.

"Bai Ningyuan memberi salam kepada permaisuri Su!" ucap Bai Ningyuan yang dengan sikap penuh hormat.

Dia memang punya dendam pada semua orang di istana permaisuri ini, bahkan sebenarnya dia punya dendam dengan semua orang di istana kekaisaran Huaming. Tapi, sebagai seseorang yang memang sekarang status nya lebih rendah daripada Su Qingyue, dia bahkan merendahkan dirinya memberi salam dan hormat pada wanita yang dulu bahkan tidak berani menatapnya saat dia masih menjadi putri mahkota.

Su Qingyue masih memejamkan matanya, dia sama sekali tidak membuka matanya. Ketiga selir yang memang sangat suka melihat kesulitan dan kesusahan Bai Ningyuan tersenyum puas, Song Wanqing bahkan terlihat sinis.

Sedangkan Lin'er yang sejak datang tadi sudah berlutut, merasa khawatir melihat nyonya nya yang terus memberi hormat. Masalahnya di jaman ini, kalau ada yang memberi hormat, dan yang diberi hormat itu belum memintanya bangkit. Maka dia tidak bisa bangkit atau memperbaiki posisinya. Kalau tidak, itu dianggap sangat tidak sopan, tidak punya etika.

Sedangkan posisi salam hormat untuk permaisuri memang menekuk lutut hampir 45 derajat, dengan sisi tubuh sebelah kiri harus lebih rendah daripada sisi tubuh sebelah kanan. Itu sangat menyulitkan.

Sayangnya, Su Qingyue lupa. Yang sedang memberi hormat padanya itu, yang sedang dia biarkan selama lebih dari satu menit dengan posisi yang tidak nyaman itu, adalah putri sulung jenderal Bai. Bahkan memasang kuda-kuda lebih dari satu jam, Bai Ningyuan pernah melakukan itu dan dia sama sekali tidak mengalami kesulitan.

'Nyonya...' batin Lin'er khawatir.

Tapi, dia juga tidak bisa bicara. Bukan tidak berani, hanya saja Bai Ningyuan sudah mengingatkan padanya di jalan tadi. Kalau di istana permaisuri Su nanti, mungkin akan ada kejadian yang memang sengaja mereka atur, sengaja mereka rencanakan untuk menyulitkan Bai Ningyuan. Dan Bai Ningyuan minta, supaya Lin'er tidak mengatakan sesuatu atau melakukan sesuatu yang bisa melanggar aturan, meski hal itu Lin'er lakukan untuk membelanya.

Qao Biyue melihat pelipis Bai Ningyuan sudah berkeringat. Tapi, dia juga tidak berani mengatakan apapun.

'Heh, rasakan itu. Dulu kamu memang putri mahkota yang selalu di hormati orang. Sekarang bagaimana rasanya? bahkan tanpa ijinku, kamu tidak bisa bangkit dari posisi memberi hormat itu!' sombong Su Qingyue dalam hatinya.

Sementara Bai Ningyuan memang sengaja, dia mengeluarkan sedikit tenaga dalam untuk membuatnya berkeringat. Sebagai seseorang yang punya beladiri tinggi, dia mengetahui ada yang mengawasi mereka dari kejauhan. Dan apa yang terjadi padanya ini, akan membuat orang itu tanpa ragu sama sekali membantunya nanti.

Hingga nyaris 20 menit berlalu, Bai Ningyuan merasa sekarang waktunya dia berpura-pura.

Brukkk

"Nyonya..." Lin'er panik, bahkan matanya sampai berkaca-kaca ketika menghampiri Bai Ningyuan yang pingsan di tengah aula istana permaisuri itu.

"Dia pingsan?" bingung Song Wanqing.

"Lemah sekali, belum ada setengah jam!" ujar Li Yuexin.

"Di... dia, sudah berjalan hampir satu jam. Mungkin sangat kelelahan!" ucap Qao Biyue gugup.

"Permaisuri, bagaimana ini?" tanya Song Wanqing.

Su Qingyue membuka matanya.

"Ck, lemah sekali. Suruh orang mengantarnya kembali ke istananya. Karena dia tidak memberi salam dengan benar. Bi Mama akan memberinya hukuman menyalin kitab Dewi sebanyak 200 lembar! bubar kalian semua!"

Lin'er mengepalkan tangannya.

'Nyonya, ini benar-benar tidak adil untukmu. Aku bahkan tidak rela, bagaimana nyonya bisa tahan?' batinnya kesal sekali.

***

Bersambung...

1
kaylla salsabella
hayooo ada apa
vj'z tri
baja /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ aserehaha rehaha hahahahahha
vj'z tri
pemirsa selanjutan mari kita saksikan bersama sama bagaimana rupa wajah dari permaisuri aaaaaaSu/Facepalm/
vj'z tri
manis di bibir memutar kataaaa malah kau tuduh aku lah segala penyebab nyaaaa oooo siapa terlena pasti nya terpanah bujuk nya rayu nya suara nya yang memikat simpatiii dann harapaa 💃💃💃💃
Kedan Bawel 🍒
Genk Permaisuri & selir² munafik saling menyalahkan & saling membela diri.. 🤭
Kalau Bai Ningyuan mah santuy, untuk apa cari perhatian kaisar lagi..
Toh cinta nya saat ini udah mati..
Yg ada di hati nya hanya balas dendam atas keluarga nya yg telah mati & gak dihargai.. 🤭
Kedan Bawel 🍒: Kadang terlihat santun..
Kadang terlihat baik hati..
Kadang terlihat lugu..
Kadang pula terlihat menarik perhatian bagi yg tak memahami..
Sayang nya banyak tertipu dengan tampilan begini..
Karena mereka tak tahu apa yang ada di otak & hati nya dari manusia tipe begini..
Bisa jadi emang baik, bisa juga ular, atau mungkin saja tipe manusia bunglon yg bisa berubah penampilan sewaktu-waktu untuk bisa mengelabui.. 🤭
total 1 replies
Muft Smoker
selir Bai mulai mengeluarkan taring ny lagii ,,
yula
💪💪💪💪💪thor lanjut
yula
💪💪💪💪💪thor
Dewi Habibah
lagi donk
Noer Row_ling: yok lanjut, semangat
total 1 replies
vj'z tri
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
kok kalah ...mang lagiblomba apa k Noer /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Noer Row_ling: kacau balau ya kak, ya ampun hayati lelah kayaknya
total 1 replies
vj'z tri
bapak e sopo meneh Iki lah /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ sakit nya tuh disini di dalam hati ku sakit nya tuh disini tahu kau tak datang
vj'z tri
beredam air dari Mbah dukun /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
aud ????/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
separuh ??? hufh ya ya ya aku mengerti k Noer /Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
tenang ada waktu nya untuk menghina dan membalas mereka /Joyful//Joyful/
vj'z tri
kaisar masa gitu
vj'z tri
situ???? situ dua tiga dkk /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!