NovelToon NovelToon
The Gods World

The Gods World

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Raja Tentara/Dewa Perang / Kultivasi
Popularitas:509
Nilai: 5
Nama Author: Dyo Erdika

Selama ribuan tahun, Kekaisaran Shen berdiri di Benua Zhanxi, melewati perang, pergantian kaisar, serta zaman yang terus berubah. Namun di balik sejarah panjang itu, terdapat satu nama yang hanya dianggap sebagai legenda.

Shen Hao Feng.

Kaisar pertama sekaligus pendiri Kekaisaran Shen—seorang Dewa Fana yang telah menghilang selama lebih dari sepuluh ribu tahun.

Ketika perang kembali menghancurkan wilayah Kekaisaran Shen dan musuh mulai menginjak tanah yang dahulu ia bangun dengan tangannya sendiri, sosok yang seharusnya hanya tinggal dalam sejarah itu akhirnya kembali.

Ia melihat bagaimana kekaisarannya berubah. Ia melihat rakyatnya menderita. Dan ia melihat tanah yang pernah ia lindungi dihancurkan oleh tangan musuh. Kini, Shen Hao Feng tidak kembali untuk merebut takhta. Ia kembali untuk mencari tahu siapa yang berani menghancurkan Kekaisaran Shen.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dyo Erdika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26. Memilih Fraksi

Bencana besar terjadi di atas udara Kota Benteng Yanhu, semua penduduk mendongak ke atas melihat serangan tinju besi yang siap meratakan Kota. Namun ada Naga Kegelapan besar yang bersiap melindungi Kota. Xin Lia tercengang dan sekaligus terkejut tak percaya karena dia melihat Shen Hao Feng berdiri di tengah kekacauan tanpa tertekan.

"Tuan Shen Niu sebenarnya siapa anda ini.... Berani melawan sosok kuat Kota Yanhu artinya anda bukan orang biasa." ia tersenyum sedih. "Dan bodohnya aku ingin tuan Shen Niu terus disini agar aku bisa menemuimu. Ternyata anda berkeliling ke seluruh benua untuk mendapatkan pengalaman." Katanya di hati yang pahit.

"Aku adalah Hei Huang! Salah satu pemimpin di Kota Benteng Yanhu!." suara tegasnya bahkan mampu terdengar di seluruh penjuru tempat. "Aku memanggil seluruh anggota Klan Hei kesini sekarang juga untuk merebut kepala nya serta merebut semua harta miliknya!."

Mata Shen Hao Feng menatap ribuan iblis Klan Hei yang tiba-tiba muncul di atas. "5.800 kultivator Iblis kebanyakan ranah Langit puncak dan sedikitnya ranah Bintang tahap 3. Sisanya yang kuat hanya mereka berdua." menatap Hei Jian dan Hei Huang.

Jari Hei Huang menunjuk Kota serta matanya yang tajam. "Serang-

"Hahaha tua Hei Huang sepertinya kau tak tahu malu ya? Berniat merundung junior kecil hanya karena dia akan membunuh anakmu? Bukankah itu sangat memalukan. Kau bahkan berniat mengambil harta nya yang sudah dia dapatkan dengan susah payah."

Suara yang tiba-tiba muncul itu di susul dengan sesosok iblis kuat di depan Naga Kegelapan. Iblis itu hanya memiliki satu tanduk, tanduk di sebelah kepalanya terputus halus seperti terkena tebas pedang.

Iblis tua itu mengerahkan tangannya ke depan dan muncul ribuan lubang dimensi berupa retakan dan melemparkan sinar pilar energi yang menghancurkan serangan tinju berapi Hei Huang.

Shen Hao Feng tidak mengharapkan bantuan dari luar tapi ia tidak bisa menahan kekagumannya. "Dewa Fana tahap puncak?." gumamnya di sertai pantulan ledakan tinju berapi dari serangan sinar pilar.

Mata Hei Huang menyipit tak senang. "Pemilik Lelang Yanhu Gong Mo. Ini bukan urusanmu menyingkirlah atau semua kekuatan ini akan melawanmu!."

Gong Mo melihat ribuan kekuatan Klan Hei tapi bukanhya takut ia justru tersenyum tipis. "Hei Huang kau sudah tua kenapa tidak biarkan masalah anak muda di selesaikan secara profesional? Kau ayahnya seharusnya tidak perlu ikut campur. Kulihat dari tadi..." matanya melirik Shen Hao Feng. "Orang ini bisa membunuh anakmu kapan saja."

Shen Hao Feng berdiri cepat di sebelahnya lalu memberi salam singkat. "Tuan tidak perlu melakukan ini, biarkan masalah saya selesaikan sendiri bahkan jika itu artinya melawan seluruh anggota Klan Hei." katanya serius.

Wajah Hei Huang berubah jelek. Sisi lainnya ia ingin membunuh Shen Hao Feng tapi sisi lainnya ada Gong Mo iblis terkuat saat ini di Kota Benteng Yanhu. Posisinya saja belum mampu melawan Gong Mo.

"Sial." decik Hei Huang ringan lalu memandang Hei Jian. "Hei Jian dengar kau akan berduel dengan iblis itu tapi ingat kita akan tetap melakukannya dengan cara iblis Klan Hei kita."

Hei Jian mengangguk tegas karena dia tahu ayahnya pasti akan terus membantunya. "Baik ayah aku terima duel itu. Demi Klan Hei aku rela bahkan itu artinya memberi kepalaku demi Klan."

Hei Huang tersenyum puas kemudian berpindah ke hadapan Gong Mo dan Shen Hao Feng. "Aku menawarkan duel." menatap Shen Hao Feng. "Antara kamu dan Hei Jian saja. Kalau kamu Shen Niu menang maka kau bisa pergi tanpa ada masalah lagi dengan Klan. Jika kau kalah maka kau harus bersujud di depan kediaman Klan selama 99 hari dan menyerahkan segala harta yang kau punya." tatapannya naik seolah merendahkannya.

Shen Hao Feng terkejut dan akan membalas namun Gong Mo lebih dulu membalas Hei Huang melalui energi dingin yakni aura membunuh pekat. "Jangan bodoh Hei Huang. Ini bukanlah duel untuk Klan mu tapi untuk anakmu."

Hei Huang menggertakkan giginya. "Kita lihat saja nanti Gong Mo dan aku tidak akan merubah kesepakatannya walau kau mengancamku." ia juga meledakkan seluruh auranya.

Namun Shen Hao Feng merasa tidak perlu konflik lebih lanjut jika duel di setujui. "Tenanglah kalian. Aku akan terima duel itu." Tersenyum licik. "Tentu saja dengan ada keinginan tambahan jika menang."

Gong Mo tercengang Shen Hao Feng menerima duel itu dan Hei Huang tertawa kemenangan. "Bagus! Jangan menyesal. Aku tunggu 1 tahun lagi setelah Gelombang ke IV penyerangan Kota fraksi Kekaisaran." Hei Huang berpindah pergi dan membawa semua anggota Klannya untuk pergi.

Setelah kepergiannya semua fenomena supernatural itu hilang dan langit menjadi biru seperti semula. Shen Hao Feng memasukan kembali sang Naga ke pedang dan ia simpan ke cincin.

Gong Mo menghela nafas pendek dan menyentuh bahu Shen Hao Feng. "Aku tahu kau cukup kuat untuk melawan mereka semua. Tapi aku menahanmu dan menyarankan duel adalah karena gelombang serangan IV ke Kota fraksi Kekaisaran beberapa bulan lagi."

"Serangan gelombang ke-IV?." alis Shen Hao Feng berkerut. "Maaf tuan Gong Mo tapi saya tidak tahu apa-apa soal itu."

Jing Li muncul setelah keributan selesai. Ia menyeringai tipis. "Biar aku jelaskan. Sebenarnya tuan Gong Mo muncul sebelum kalian saling menghancurkan. Sebentar lagi ada perang besar karena itu tuan Gong Mo menghentikan kalian karena tindakan itu bisa mengurangi kekuatan tempur Kota Benteng Yanhu."

Shen Hao Feng mengerti sekarang tapi kebenarannya dari mulut Gong Mo. "Apa seperti itu tuan Gong Mo? Anda takut saya meratakan seluruh Klan karena jika itu terjadi maka Kota ini kehilangan fondasinya?."

"Sayangnya benar seperti itu." Gong Mo menepuk bahu Shen Hao Feng untuk turun ke tanah dengan lembut. "Tapi tenang saja, alasanku untuk menemui mu bukan karena itu saja tapi ada hal lain." tersenyum ramah.

"Hal lain?." Shen Hao Feng penasaran sekaligus bingung.

Sedangkan Jing Li di tempat yang sama tersenyum kecut sekaligus kesal. "Mereka meninggalkanku. Ahh tidak apa, karena aku juga harus mengasingkan diri dan mulai berkultivasi." Jing Li terbang pergi masuk ke tempat tinggalnya lalu memulai kultivasi bersama bantuan pil kelas 2 yang ia dapat.

....

"Jadi apa maksud hal lain tuan Gong Mo?." Shen Hao Feng merasa ada tatapan ketertarikan pada nya dari Gong Mo.

"Begini aku tahu kamu memiliki beragam kekuatan aku juga melihat mu memiliki dua kekuatan berbeda. Emas dan kegelapan bahkan tidak berbenturan dan aku merasa saat melihatmu seperti melihat Naga bencana."

"Jadi?." dahi Shen Hao Feng berkerut. "Apa dia sadar kalau aku bukan iblis tapi manusia? Jika benar maka gawat. Iblis ini jauh lebih kuat dari pada aku. Kalau kabur pun rasanya mustahil."

Gong Mo berbicara disusul muncul iblis berjubah hitam dengan pedang di punggung mereka. Jumlah mereka tak terhitung sebab mengelilingi mereka berdua. "Aku ingin kau bergabung dengan Sekte Utara. Aku melihat identitasmu dan sepertinya kau belum bergabung ke Fraksi siapapun ya."

Shen Hao Feng tertawa rendah. "Tuan Gong Mo anda menakuti saya saja. Tapi karena saya merasa berhutang dengan anda maka baiklah saya akan bergabung dengan Sekte Utara."

Gong Mo tersenyum puas. "Baiklah aku akan mengubah identitasmu nanti dari Balai pemerintah. Mulai sekarang akan ada panggilan misi untukmu tapi waktunya tidak menentu biasanya saat malam. Jika ada misi di laporkan oleh unit pengintai maka kamu harus bergegas mengerjakannya." katanya serius.

"Siap, saya mengerti." Shen Hao Feng memberi hormat. "Untuk sekarang lebih baik berpura-pura saja dulu lagi pula tujuanku memang menjadi lebih kuat mungkin ini juga akan cocok denganku."

Namun dari kejauhan sepasang mata mengawasi mereka dan mata itu terlihat kecewa bercampur marah melihat Shen Hao Feng menjadi Fraksi Sekte Utara.

"Kenapa harus mau menjadi Sekte Utara? Tuan..." ia menarik nafas pendek. "Saya akan yakinkan kamu untuk masuk ke Fraksi Kekaisaran. Pastinya... Untuk sekarang kita lebih baik menjaga jarak." Iblis itu pergi setelah nya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!