NovelToon NovelToon
Ketika Donatur Memilih Mundur

Ketika Donatur Memilih Mundur

Status: tamat
Genre:Penyesalan Keluarga / Balas Dendam / Janda / Tamat
Popularitas:62.1k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Sebagai seorang wanita karir dengan gaji milyaran pertahun, Raisya tidak keberatan membantu keluarga suami nya.

Termasuk membiayai kebutuhan keluarga kakak ipar nya, serta biaya kuliah adik ipar nya. Bahkan semua kekuarga suami nya minta tinggal bersama di rumah nya, Raisya tidak keberatan.

Tapi saat Neta hamil di luar nikah, mertua nya meminta Raisya untuk mengadakan acara pernikahan mewah untuk putri nya.

Raisya menolak keinginan mertua nya, sehinga semua kebaikan Raisya selama ini langsung lenyap dalam waktu sekejap.

Mertua dan keluarga suami nya Raisya bahkan dengan tega membawa wanita lain sebagai calon madu untuk Raisya, agar dia mau menuruti keinginan mereka.

Raisya menolak dan memilih untuk berpisah, tapi malah Raisya yang di usir dari rumah nya sendiri.

Raisya tidak tinggal diam di tindas oleh suami dan keluarga nya, dia membalas semua nya dengan menghentikan semua bantuan keuangan yang selama ini dia berikan, dan dia mengusir mereka semua dari rumah nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26

Cika tidak mau masuk penjara, dia pun terpaksa pergi dari rumah itu. Di dalam kamar yang dia tempati bersama suami dan anak nya, Cika mulai mengemasi pakaian nya dan keluarga satu persatu.

"Si Dita benar - benar keterlaluan, dia sudah berani mengusir kita dari rumah ini!" Omel Cika dengan geram.

"Tidak Cik, kita tidak akan pergi ke mana pun!" Alvin menolak untuk pergi ke sana.

"Tapi Mas, kamu kita tidak pergi, Dita akan melaporkan kita ke pihak yang berwajib!" Aku tidak mau masuk penjara!" Cika berkata pada suami nya.

"Ini tidak bisa di biarkan, dia tidak bisa memperlakukan kita dengan semena - mena. Aku akan bicara dengan Dimas!" Alvin sangat geram setelah mendengar ucapan istri nya.

Alvin langsung menghubungi Dimas melalui sambungan telepon, dia tidak bisa hidup di luar jauh dari Dimas. Selama ini yang menopang kehidupan mereka adalah Raisya, tapi semenjak Raisya mengusir mereka dari rumah nya. Mereka menggantungkan hidup nya pada Dimas.

"Hallo Dimas, kamu di maan sekarang?" Tanya Alvin pada adik nya.

"Aku masih di jalan, Mas. Baru saja keluar dari kantor!" Jawab Dimas dari seberang sana.

"Buruan kamu pulang, lihat lah sekarang Dita sudah berani mengusir kami dari rumah ini!" Alvin berkata pada adik nya.

"Loh kok bisa? Memang nya kalian melakukan apa, sehingga Dita mengusir kalian dari rumah?" Tanya Dimas dengan nada keheranan.

"Kami tidak melakukan kesalahan apapun, Dimas. Dasar nya aja Dita yang kelewatan!" Kembali Alvin menjelek kan Dita.

"Ya udah mas, aku pulang sekarang juga!" Jawab Dimas lagi.

"Cepat Dimas, ku tunggu di rumah!" Alvin kembali berkata.

Klik.

Sambungan telepon pun di putuskan, Alvin menunggu adik nya pulang ke rumah.

Sementara itu, saat ini Dimas yang sedang berada di dalam perjalanan pulang dari kantor. Dimas sangat yakin, Alvin dan Cika pasti berbuat ulah Karena jika tidak, maka Cika tidak akan mungkin mengusir mereka dari sana.

"Apa lagi yang di lakukan mas Alvin dan mbak Cika? Kenapa mereka tidak mengerti juga, kalau keadaan kita sudah tidak lagi seperti dulu!" Guman Dimas sambil menggelengkan kepala nya.

Dimas tahu seperti apa kelakuan kakak dan kaka ipar nya, kedua nya selalu berbuat sesuka hati mereka dan sering memaksakan kehendak pada orang lain. Dulu saat masih tinggal di rumah Raisya, tidak jarang mereka meminta sesuatu yang tidak masuk akal. Padahal semua biaya hidup mereka sudah di tanggung oleh Raisya.

"Mas Alvin, kenapa sih mas tidak coba cari kerja lagi? Setiap hari bisa nya menyusahkan saja!" Guman Dimas lagi.

Semenjak di pecat karen korupsi, Alvin tidak pernah mencoba mencari pekerjaan lagi. Bahkan rumah milik orang tua mereka di jual untuk membayar ganti rugi, tapi tetap saja Alvin melakukan kesalahan yang sama.

Dimas tiba di rumah nya Dita, dia segera turun dari mobil nya. Di depan pintu, Mama Rika menyambut nya dengan wajah mendung.

"Dimas, tolong kakak mu Dim. Dita mengusir nya dari rumah ini!" Mama Rika berkata dengan wajah yang menahan tangis.

"Ma, tidak mungkin Dita mengusir mereka, jika mereka tidak melakukan kesalahan!" Ujar Dimas.

"Enggak Dimas, mereka itu tidak salah. Dasar Dita aja yang jahat!" Mama Rika tetap membela anak dan menantu nya.

"Baik lah Ma, aku akan coba bicara dengan Dita!" Ucap Dimas pada Mama Rika.

Dimas langsung masuk ke dalam rumah, dia bergegas naik ke lantai atas di mana Dita berada.

"Dit,,,!" Panggil Dimas dengan suara lirih.

"Mas Dimas, kamu sudah pulang?" Tanya Dita dengan nada datar.

"Iya Dit, oh ya Mama bilang kamu mengusir Mbak Cika dan mas Dimas, benar begitu Dit?" Tanya Dimas.

"Benar mas, aku tidak mau rumah ku di jadikan tempat sampah oleh mereka!" Jawab dita tegas.

"Dit, kalau kau usir mereka dari rumah ini, lalu mereka akan tinggal di mana?" Tanya Dimas.

"Itu bukan urusan ku, mas. Lagi pula kakak mu itu masih muda dan sehat, dia bisa bekerja, jangan selalu menggantungkan hidup pada orang lain!" Ujar Dita dengan sinis.

Dimas terdiam mendengar ucapan Dita, sebenar nya di dalam hati dia setuju dengan apa yanh di katakan oleh Dita. Tapi dia tidak nisa memaksa Alvin untuk bekerja, karena Mama Rika selalu membela dan membenarkan apa yang di lakukan oleh Alvin.

"Mas, aku tidak mau menampung semua keluarga mu di sini. Jadi jika kau mau ikut pergi dengan mereka silahkan saja, tapi ingat mobil mu harus di tinggal kan sebagai jaminan. Karena aku yang sudah membiayai pesta pernikahan Neta dan Rian kemarin!" Dita memperingatkan Dimas.

"Baik lah Dita, mereka akan keluar dari rumah ini. Tapi tolong jangan usir aku dan Mama!" Dimas berkata lagi.

"Baik lah Mas, tapi jika Mama berbuat sesuka hati nya di rumah ini. Maka jangan salahkan aku jika aku mengusir nya!" Ujar Dita lagi.

Dimas turun dari atas dengan langkah lesu, dia tidak bisa berhasil membujuk Dita agar tidak mengusir Alvin dan Cika serta anak nya. Di bawah, Mama Rika, Alvin dan Cika sudah menunggu Dimas.

"Bagai mana Dim? Dita gak jadi kan mengusir kakak mu?" Tanya Mama Rika.

"Ma, mungkin ini sudah saat nya kak Alvin dan mbak Cika mandiri!" Dimas berkata dengan suara lesu.

"Apa maksud mu, Dimas? Kau mendukung Dita buat mengusir kami dari rumah ini?" Tanya Alvin yang mulai meradang.

"Bukan begitu mas, tapi memang Dita tidak mau mbak dan mas tinggal di rumah ini lagi!" Jelas Alvin.

"Dimas, kamu tahu sendiri kan. Alvin tidak punya pekerjaan, bagai mana mereka bisa hidup di luar? Kamu mikir gak sih?" Mama Rika membentak Dimas.

"Ma, jika Mama khawatir sama mas Alvin. Maka silahkan saja Mama ikut dengan nya!" Dimas menjawab ucapan Mama nya dengan tegas.

"Kamu keterlaluan Dimas, harus nya kamu membela keluarga mu bukan orang luar!" Ujar Mama Rika.

"Ma, apa Mama lupa apa yang membuat kita semua harus mengalami semua ini? Itu karena Mama memaksakan pesta mewah untuk Neta, Mama memaksa ku melakukan apa saja demi pasta itu. Hingga kita senua di usir oleh Raisya dari rumah nya, coba saja kalau kita masih tinggal di sana. Masalah ini tidak akan terjadi!" Dimas mengeluarkan semua kekesalan nya pada Mama nya.

"Dimas, Mama melakukan semua itu demi kebaikan kita semua!" Ujar Mama Rika.

"Kebaikan apa Ma? Yang ada malah kehancuran kita semua!" Ujar Dimas lagi.

Dimas sudah tidak bisa lagi mendukung apa yang di lakukan oleh Mama nya, sudah cukup semua nya hancur gara - gara keinginan Mama nya.

1
Anna Wamey
cerita yg bagus,,,tp sudah tamat,,,?,,
Rina Arie
good book
Sayekti 0519
gini kan enak akhir yang baik
Siti Nurani
kaget banget pas baca tulissan TAMAT,👍🙏
A.R
keluarga benalu 🤣🤣
Noey Aprilia
Srius tmat kk???
raisya ga ktmu sm jdohnya yg lbh baik????😁😁😁....
mksh crtanya kk....smnggttt....😘😘😘
Syavira Vira
lanjut
Sayekti 0519
parasit tolol ini,gaji ada ngapain kau takut sewa rumah.sika banget d hina trs
Sayekti 0519
dah g ketolong....
Sayekti 0519
yaa cuma d sini
Sayekti 0519
kau jual saja lah rumah itu raysa,biar ngontrak aja .kan klw cerai g susah
stela aza
ternyata selama ini dia hanya cangkang kosong yg g ada isinya 🤦
Noey Aprilia
Rsakan gmna ngatur pngeluaran pke uang yg ga bnyak,apa kbr raisya yg msti jd sapi perah mreka dlu????
skrng nkmti aja ksmbongn klian....
Noor hidayati
typo
Syavira Vira
lanjut
Ma Em
Bu Rika , Dimas kamu tdk akan bisa berubah kalau kelakuan mu dan juga ibu serta adikmu tdk merubah kelakuan dan tingkahmu semua Dimas malah hdp mu akan bertambah susah .
Noey Aprilia
Sokooorrr.....
udh d usir sna sni,bntr lg jg d pcat....
mkanyaaa....hdp tu mst brsykur,jgn songong....😫😫😫
Syavira Vira
lanjut
stela aza
di bilangin rumahnya suruh di jual trs pindah biar g di ganggu 🤦 payah emang Raisya udh tau kelakuan mantan & keluarganya abnormal 🤦
Lee Mba Young
lah raisya masih tinggal di situ. hrse rumah itu di jual trus pindah. seneng banget raisya ini di terror. kl pinter mending rumah di jual trus pindah.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!