Long Chen adalah dewa agung yg menguasai alam dewa, ia yg ingin naik ke alam abadi.
akan tetapi disaat ingin menembus ranah abadi, sang murid dan kekasihnya bahkan orang yang dianggap keluarga nya pun menggagalkan rencananya untuk menembus abadi.
akibatnya dari itu dia terluka parah hingga meredian nya hancur.
Long Chen marah besar dan menggunakan artefak kuno untuk reinkarnasi.
entah sial atau tidak, Long Chen mendapati tubuh suci dialam fana, tetapi meredian nya hancur oleh musuhnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 3R 1CK, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kebenaran Tentang Su Dieng
“anak muda silahkan duduk” ucap pria tua sepuh
“Perkenalkan pak tua ini Wu Zhang” tambah nya
“aku Chen, lang sung saja, apa kau memiliki barang yang kusebutkan tadi.?” Tanya Long Chen tak mau berbasa basi
“tidak usah terburu buru anak muda, ada 1 pertanyaan untuk mu” ucap Wu Zhang
“apa kau seorang penempa..?” Tanya kembali WU Zhang
“iyah betul, sekaligus alkemis juga” jawab Long Chen
“hahahaha anak muda sombong mu terlalu berlebihan” ejek Wu Zhang
“hahaha pak tua alam kaisar akhir, meridian tidak stabil akibat pertarungan dengan sekte hitam aura kegelapan mengikis aliran Qi” ucap Long Chen menjelaskan penyakit Wu Zhang
Wu Zhan yang tadinya tertawa, ia langsung merubah sikap matanya menajam kearah Long Chen, seketika ruangan tersebut bergetar akibat Wu Zhang yang mengeluarkan kekuatan penuh nya
“Apa kau mata mata dari sekte itu..? ucap nya
“jika aku mata mata, untuk apa aku menjelaskan mu pak tua” ucap Long Chen yang masih tenang walaupun di intimidasi
“anak ini, kenapa dia tidak merasakan apapun, apa dia sama seperti ku ranah nya!! “ gumam Wu Zhang dalam hati
“sudahlah pak tua, ini kau minum dan pil penyembuh ini juga” ucap Long Chen memberikan air suci dan pil
“ii..iin.ini aair ssucci” teriak Wu Zhang terkejut
“hei tua Bangka berisik sekali kau, umur sudah ratusan tahun, tapi tingkah mu seperti seumuran ku “ ejek Long Chen
Mendengar ejekan Long Chen, Sudut bibir Wu Zhang berkedut
“Apa yang ingin kau tanyakan?” Tanya Wu Zhang dengan nada serius
Long Chen menatap kearah jendela “lebih baik kau pergi sebelum aku membunuh mu”
Wuussshhh
Long Chen langsung membuat penghalang agar orang tak bisa melihat dan mendengar pembicaraan nya
Tetapi Wu Zhang kembali terkejut, karna Long Chen bisa mambuat formasi tingkat tinggi
saat sudah tidak ada gangguan Long Chen Membuka topeng nya dan menanyakan tentang ayah angkat nya
“ pak tua, apa kau terlibat dalam penyerangan Su Dieng..?”
Boommmm
Ranah Raja puncak dan tubuh suci diaktifkan tak lupa matanya pun berubah emas untuk melihat kebenaran atas ucapan seseorang
“kau Cheng’er” ucap nya sambil berlinang air mata
“ehh pak tua kenapa kau menangis, apa aku menakuti mu” ucap Long Chen dengan polosnya
Wu Zhang yang mendengar itu, mukanya terlihat masam dan langsung memukulkepala Long Chen
Tuuughh
“tua Bangka kenapa kau memukul kepala ku..?” Tanya Long Chen
“aku ini paman angkat mu, dan Su Dieng tidak mati dia ditolong oleh seseorang misterius.
Dan untuk Penyerangan terhadap Su Dieng tak lain adalah kaisar Tang An, Jia Sen, Shang Mo, 2 orang lagi kemungkinan Klan tersembunyi” ucap Wu Zhang menceritakan yang iya dapat dari anak buah nya.
“saat kabar tersebut sampai kepadaku, aku bergegas kesana untuk membantu, akan tetapi aku dicegat oleh sekte bulan darah dan sekte api iblis” tambah nya
Long Chen yang mendengar nama nama itu amarah di benak nya terbangun kembali mata sebelah kirinya berubah ungu aura kematian keluar seketika,Seluruh tempat bergetar hebat
“Chen’er tarik kembali auramu, kau bisa menghancurkan paviliun ku” teriak Wu Zhang
“maaf pak tua” ucap nya tersenyum sambil menggaruk kepala yang tidak gatal
“Chen’er kenapa kau juga mempunyai aura kematian yang pekat, apa kau masuk sekte hitam.?” Tanya Wu Zhang
“sekte Hitam.? Aku saja sudah membunuh Fang Tien tetua sekte bulan darah dan tadi tetua sekte pedang” ucap Long Chen dengan sombong nya
“apaaa kau membunuh tetua sekte pedang dan bulan darah..?” ucap Wu Zhang memastikan dan dibalas Long Chen dengan anggukan
“Ouh iyah Chen’er, barang yang kamu cari jarang sekali ada” ucap Wu Zhang
“aku juga tidak terlalu terburu buru mencari barang itu pak tua, ohh iyah pak tua pedang kelas raja ada tidak,,?” Tanya Long Chen
“lebih baik kita turun saja” ucap Wu Zhang berdiri
Long Chen membuka formasi pelindung,, tak lupa memakai topeng nya kembali dan turun kebawah bersama Wu Zhang.
“Chen’er kau pilih saja pedang mana yang kau inginkan” ucap Wu Zhang memperlihatkan pedang kualitas raja nya
“sarung tangan cakar itu sama pedang putih itu saja pak tua” pinta Long Chen
“pelayan ambilkan apa yang dipinta oleh keponakan ku tadi” ucap Wu Zhan menyuruh pelayan
“Semua ini jadi berapa..?” Tanya Long Chen
“Simpan uang mu Chen’er, kau sudah memberiku lebih dari ini” ucap Wu Zhang
“oke baiklah pak tua, ohh iya sembuhkan luka mu pak tua 2 hari lagi aku kembali kesini” ucap Long Chen bersiap untuk pergi
“Chen’er kenapa kau tidak tinggal disini saja, banyak ruangan kosong dibelakang tempat ku tinggal” ucap Wu Zhang mencoba menahan Long Chen agar tinggal lebih lama
“tidak bisa pak tua, adik dan teman ku menunggu di rumah Flamboyan, kami sudah memesan kamar seminggu disana” balas Long Chen
“sudahlah pak tua jangan mencoba menahan ku, 2hari lagi aku akan kembali tenang saja,, bye sampai jumpa” ucap nya sambil berlari seperti dikejar depkolektor
Setelah Long Chen pergi, Wu Zhang kembali keruangan nya, ia memanggil orang kepercayaan nya
“Wu Sho, Wu Shi kemarilah”
“bagaimana pendapat mu tentang keponakan ku tadi..?” Tanya Wu Zhang
“sangat kuat tuan Zhang,jika saja aku tadi tidak pergi, kumungkinan aku akan dibunuh oleh nya” ucap Wu Sho
“benar apa kata kaka tuan, walaupun dia berada di ranah Raja Puncak, kami yang sudah dikaisar pun bukan tandingan nya” tambah Wu Shi
“hahahaha memang sudah sepantas nya keponakan ku memang harus kuat” tawa bahagia Wu Zhang
“tuan malam ini ada penyerangan terhadap tuan muda Chen dari pihak raja Xu” ucap Wu Shi
“ouhh ada hal seprti itu, apa si pecundang itu membuat masalah lagi..?” Tanya Wu Zhang
“benar tuan, apa kita bantu tuan muda Chen..?” Tanya Wu Shi
“jangan, lebih baik kita amati saja dulu, aku ingin lihat apa yang akan Chen’er lakukan, jika pihak raja melukainya, kita hancurkan istana raja Xu” ucap Wu Zhang sambil tersenyum mengerikan
Long Chen yang sudah sampai tempat berpisah ia pun masuk kedalam
“kemana wanita wanita bodoh itu, ehh itu dia”
“apa kalian sudah selesai..?”Tanya Long Chen berjalan mendekat
“ehh kaka Chen, belum kak” ucap polos Yi Yi
“hagh sudah berjam jam kali baru 2 pakaian saja?”Tanya Long Chen kembali dan dijawab anggukan saja oleng mereka berdua
“pelayan carikan aku pakaian wanita yeng terbaik disini,untuk mereka berdua” ucap Long Chen kearah pelayan
“baik tuan muda” ucap pelaian
Tak lama kemudian pelayan kembali membawa pakaian
“tuan ini semua pakaian terbaik kami dan sudah kupilih ukuran untuk nona muda”
“Bungkus semuanya, hitung biar aku yang bayar” ucap Long Chen