NovelToon NovelToon
Perjodohan Dengan Pria Arogan

Perjodohan Dengan Pria Arogan

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan
Popularitas:9.2k
Nilai: 5
Nama Author: mul

"Daddy, bagaimana bisa menjodohkan Lily dengan pria Arogan itu?" pertanyaan Lily meronta-ronta di hadapan Daddy-nya menunjuk Lucas yang duduk disofa dengan wajah datarnya.

"Lucas itu pria yang baik, Daddy sudah menjodohkan kalian sejak kecil" pernyataan Daddy menatap Lucas yang sejak kecilnya sudah dia anggap seperti anak sendiri.

"Sejak kecil apanya, Lily baru lahir dia sudah tua" komplen Lily, selain terkenal arogan Lucas juga beda 8 tahun darinya.

"Lily menolak perjodohan dengan pria Arogan itu" pernyataan Lily.

"Berani kamu menolak saya?" pertanyaan Lucas dengan suara beratnya.


Yuk baca cerita Lily.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 15 Siapa Lucas

Terlalu lama mengelus kepala Lily membuat keinginan untuk mengecup kening Lily semakin kuat saja dalam diri Lucas.

Muachhh.

Ketika mata Lily tiba-tiba terbuka Lucas langsung refleks menjauh, karena tidak ingin Lily sampai tahu Lucas mengecup keningnya, kalau ketahuan bakalan malu banget.

"Kak Lucas," Lily dengan spontanitas memegang tangan Lucas yang hampir jatuh karena menghindar terlalu jauh.

"Kakak kenapa sih," rengek Lily yang duduk memegang tangan Lucas yang hampir jatuh ke bawah ranjang, untung cepat Lily tolong.

Lily yang masih sangat mengantuk langsung pusing dibuatnya, begitu membuka mata sudah melihat Lucas yang hampir jatuh.

"Aku, aku, terkejut karena petir Lily," kata Lucas dengan logis, kebetulan di luar sedang hujan deras disertai petir.

"Oooo, tunggu sini," kata Lily akan turun dari ranjang tapi tangannya dipegang Lucas.

"Jangan tinggalkan aku," kata Lucas menatap Lily.

"Lily cuma menutup gorden Kak," kata Lily menutup semua gorden di kamar hingga kilatan petir tidak terlihat lagi.

"Udah," kata Lily kembali berbaring di samping Lucas dan karena tidak nyaman berbaring memunggungi Lucas yang masih duduk itu.

Setelah beberapa saat Lily kembali berbalik menghadap Lucas yang ternyata masih duduk terdiam, entah apa yang dipikirkannya.

"Kak Lucas takut petir ya?" tanya Lily.

"Tidak, tadi aku hanya terkejut," kata Lucas singkat lalu berbaring memunggungi Lily setelah mematikan lampu utama kamar.

Lucas menarik selimut karena merasa dingin namun tiba-tiba Lily malah memeluknya dari belakang.

"Kak Lucas jangan takut, kan ada Lily," kata Lily dari balik punggung Lucas mengeratkan pelukannya.

"Jadi gadis polos ini benar-benar berpikir aku takut petir?" batin Lucas menatap tangan Lily yang memeluknya dari belakang.

Lama-kelamaan Lucas malah merasa gelisah sendiri dipeluk Lily dari belakang seperti ini.

"Lily, aku," ketika Lucas melihat ke belakang Lily sudah kembali tertidur dengan posisi memeluknya.

"Dipeluk hangat juga," kata Lucas yang perlahan tertidur karena merasa nyaman dengan pelukan yang Lily berikan.

......

Keesokan harinya.

"Kak Lucas hari ini Lily pulang sedikit terlambat ya," kata Lily yang sarapan di samping Lucas.

"Kenapa terlambat?" tanya Lucas.

"Lily selesai kuliah di kelas mau antar surat penelitian Kak," kata Lily mengeluarkan surat izin observasi penelitian dari tas dan memberikannya pada Lucas.

"Kamu ingin meneliti bagian apa di Grup Santosa?" tanya Lucas membaca surat itu.

"Bagian marketing funding, tapi nggak tahu entah bakalan dibolehkan atau tidak," suara lesu Lily.

"Kamu itu putri mahkota Brisbane Group, bagaimana bisa perusahaan sekecil itu tidak membolehkan kamu hanya untuk sekadar penelitian di sana?" kata Lucas.

"Lily masuk ke sana ingin lewat jalur reguler aja Kak, nggak mau dianggap berhasil karena lewat koneksi orang tua," kata Lily yang punya mindset.

"Nggak usah sok mandiri kamu, selain tidak perlu dan tidak usah menyusahkan diri sendiri, aku akan menelepon CEO-nya," kata Lucas.

"Kak, Lily mau mengikuti prosedur," rengek Lily memegang tangan Lucas yang akan mengeluarkan ponsel itu.

"Ya sudah, tapi jika orang dari Grup Santosa menyusahkan kamu, aku akan miskinkan mereka," tegas Lucas yang tidak akan bisa menerima jika ada yang mempersulit istrinya.

"Iya," kata Lily yang rada takut, ucapan Lucas persis seperti yang diucapkan Daddy.

Lily memang bisa saja mendapatkan semuanya dengan instan di perusahaan Daddy-nya, tapi kalau begitu kapan dia bisa belajar dan mengerti prosedur, makanya dia mau penelitian di Grup Santosa saja tanpa menggunakan koneksi keluarga.

"Kamu ingin penelitian untuk sekadar tugas mata kuliah atau untuk proposal skripsi?" tanya Lucas.

"Cuma untuk tugas mata kuliah Kak, magang aja belum gimana mau bikin proposal," kata Lily yang masih semester 5.

"Nanti kamu akan magang di perusahaanku," kata Lucas.

"Lily mana bisa milik Kak, tempat magang ditentukan pihak kampus," kata Lily memberitahu prosedurnya.

"Kampus kamu itu, salah satu donaturnya adalah aku," kata Lucas yang memang menanam saham di kampus Lily.

"Masa?" ragu Lily karena kampusnya adalah kampus swasta yang bertaraf internasional.

"Sahamnya sangat mahal, Daddy saja cuma punya 2,3%," kata Lily yang membuat Lucas langsung tersenyum kecut.

"Apa di mata kamu, aku lebih miskin dari Daddy-mu itu?" ucap Lucas yang membuat Lily langsung mendelik.

Keluar lagi sifat sombong pria arogan itu!

"Emangnya Kak Lucas punya saham berapa?" tanya Lily namun karena Lucas tidak menjawab akhirnya Lily menatap Dave, asisten suaminya.

"Tuan Lucas, punya hampir 20% saham di kampus Nyonya," jelas Dave.

"20%?" melongo Lily.

"Kenapa? Tidak percaya?" ucap Lucas dengan angkuhnya.

Dalam diam Lily menatap Lucas secara mendetail, selama 14 tahun lebih tidak bertemu Lily benar-benar tidak mengenal kepribadian Lucas dan orang seperti apa dia.

Lily jadi merasa ingin mencari tahu dengan detail tentang Lucas yang kini sudah berstatus sebagai suaminya.

.......

Sore harinya setelah mengantar surat penelitiannya, Lily mampir di sebuah kafe untuk menikmati seporsi es krim lengkap dengan topping astor kesukaannya untuk menghilangkan lelah.

Sambil menikmati es krimnya Lily mencoba mengakses informasi publik soal Lucas, walaupun menikah sudah beberapa minggu jujur saja Lily sama sekali belum mengenal suaminya secara keseluruhan.

Atas dasar perjodohan orang tua Lily menikah dengan Lucas, walaupun waktu kecil sempat bersama tapi hubungan mereka tidaklah begitu baik.

"Hahhhh," saking kagetnya Lily membawa informasi soal Lucas dia sampai menutup mulutnya.

"Kak Lucas itu sudah sukses dan kaya raya di London, tapi setelah menikah dia memutuskan untuk menetap di tanah kelahirannya dan memindahkan seluruh asetnya ke ibu kota," Lily jadi gigit jari membaca informasi tentang siapa suaminya.

"Kalau begini hanya karena perpindahan mata uang saja sudah membuat hartanya naik jumlah 14 kali lipat," shock Lily, wajar Lucas sangat kaya begitu kembali pulang ke sini.

"Tapi masa Kak Lucas pernah terindikasi dalam dunia bisnis gelap, jangan-jangan dia mafia lagi?" Lily mengelus bulu kuduknya yang mendadak merinding.

"Kalau iya, aaaaak, nggak mau cari masalah lagi," ngeri Lily langsung pulang saja karena takut telat.

......

Lucas yang baru sampai di rumah sepulang dari kantor duduk di sofa ruang tengah benar-benar merasa lelah.

"Tuan apa ingin saya pijit?" tanya Alena mengambil jas Lucas yang baru dilepasnya.

"Lily mana?" tanya Lucas menolak ketika Alena akan memijit pelipisnya.

"Pijat kakiku," perintah Lucas meluruskan kakinya ke atas meja, mengecek proyek langsung membuatnya berjalan terlalu lama sampai kaki Lucas terasa pegal.

Alena berlutut di dekat Lucas lalu memijit kakinya, "pelayan pijit satu lagi," perintah Lucas yang benar-benar merasa kelelahan.

"Kau bisa memijit tidak?" kesal Lucas mendorong dengan kaki ketika pelayan ini malah mencoba menyentuh pahanya.

Lily yang baru sampai rumah langsung menghentikan langkah kakinya begitu melihat Lucas menendang seorang pelayan sampai tengkurap ke lantai.

"Pria arogan yang sangat menyeramkan," batin Lily yang jadi semakin takut dan ngeri.

"Lily," panggil Lucas ketika melihat gadis itu berlari menaiki tangga.

1
Yel
ditunggu 🤣
Linda Ayu Tong-Tong
uuuuh dah panggil sayang tuhh...
Linda Ayu Tong-Tong
kasihan lily...udah lily gak usah minta maaf sma lukas lagi..
Yel
lucas sama lily harus hidup ber2 dulu jgn serumah sm alena dkk. kpn perlu alena di pecat aja 🤣
mul: Alena toping itu🤣
total 1 replies
Linda Ayu Tong-Tong
gedeg gue sama alena..bisa gk sih dihempaskan aja dr hidup lukas
Yel
yuk bisa yuk lily bucin wkwk🫠
Linda Ayu Tong-Tong
gue gak suka alena titik.
Linda Ayu Tong-Tong
aku gk suka alena
I Pehh
lanjut kak💪
Yel
lucas udh mulai bucin, tinggal nunggu lily aja 🤭
Yel
lanjutt 🤭
Linda Ayu Tong-Tong
iih apaan lu lukas lu yg nyuekin bini lo ug kasar sma bini lu..giliran bini dideketin lelaki lain ngamukk..lucu lu tuh🤣
Astrid Fera
kenapa cerita yg lma GK dilanjutin kak
mul: karena ceritanya tidak lulus kontrak kak 🙏
total 1 replies
Linda Ayu Tong-Tong
gtu kek kas gk usah galak² ke lily....
Linda Ayu Tong-Tong
alena gatel sih mangkanya ditendang 🤣🤣🤣 syukurin
Linda Ayu Tong-Tong
telat lukas kau menyadarinya..memang kau boodoh..cemburu sma lily krna ortunya syang sma anak mereka sendiri...oon lu ya🤣🤣🤣
Linda Ayu Tong-Tong
wakakkaka hayoloh dikecupi lily tantrum gk lu
Yel
wkwk 🤣 baper
Yel
kecintaan nih nanti dua2 nya wkwk. up lagi thorr
Linda Ayu Tong-Tong
good lily🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!