NovelToon NovelToon
Sistem Ekstraksi Surgawi

Sistem Ekstraksi Surgawi

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Balas Dendam / Epik Petualangan
Popularitas:4.9k
Nilai: 5
Nama Author: Syahriandi Purba

Di Dunia Bela Diri, kekuatan adalah kebenaran mutlak dan kelemahan adalah dosa tak berampun.
​Ye Xuan, jenius nomor satu yang pernah dibanggakan oleh klannya, jatuh ke dasar jurang penderitaan setelah dikhianati oleh orang yang paling ia percayai. Meridiannya diputuskan, kultivasinya dihancurkan, dan ia dibuang ke Tebing Mayat untuk membusuk bersama rongsokan dan tulang-belulang.
​Namun, di saat napas terakhirnya hampir berhembus, darahnya mengaktifkan sebuah artefak misterius dari zaman purba.
​[Ding! Sistem Ekstraksi Surgawi telah aktif!]
​Kini, seluruh alam semesta adalah harta karun bagi Ye Xuan.
Menyentuh pedang berkarat? Mengekstrak Niat Pedang Tertinggi!
Menemukan mayat monster tingkat rendah? Mengekstrak Garis Keturunan Binatang Buas Kuno!
Mengamati musuh yang sedang berlatih? Mengekstrak Teknik Rahasia Langsung ke Tingkat Sempurna!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lonceng Kematian Asosiasi Alkemis

​"G-Gudang Penyimpanan Pil Tingkat Tinggi...?"

​Alkemis Yun menelan ludah, suaranya terdengar seperti tikus yang tercepit pintu. Permintaan itu sama saja dengan menggali kuburan bagi seluruh Asosiasi Alkemis cabang Kota Angin Azure!

​Di sudut lorong, Penjaga Mo yang terkapar memuntahkan darah akibat tekanan aura Ye Xuan, tiba-tiba matanya memancarkan kilat nekat. Ia sadar bahwa pemuda di depannya ini adalah monster yang bermaksud menghancurkan asosiasinya.

​Dengan sisa tenaganya, Penjaga Mo meremukkan sebuah Jimat Giok Merah di dalam genggamannya.

​TENG! TENG! TENG!

​Seketika, suara lonceng raksasa bergema memekakkan telinga dari puncak menara Asosiasi. Garis-garis formasi berwarna merah darah menyala di sepanjang dinding batu lorong, menandakan Peringatan Ancaman Tertinggi telah diaktifkan. Seluruh gedung kini disegel!

​"Hahaha! Kau tamat, Bocah Iblis!" Penjaga Mo tertawa histeris sambil membatukkan darah. "Lonceng Kematian Asosiasi telah berbunyi! Ketua Gu Tian dan seluruh Tetua Inti Emas sedang turun! Formasi Pembunuh Peringkat Lima telah mengunci auramu! Kau tidak akan bisa keluar dari sini hidup-hidu—"

​Kata-kata Penjaga Mo terhenti.

​Ye Xuan bahkan tidak menoleh padanya. Ia hanya mengangkat jari telunjuk kirinya dan mengarahkannya ke Penjaga Mo.

​"Bising."

​Sring!

​Sebuah jarum Niat Pedang yang diselimuti racun hitam melesat menembus tenggorokan Penjaga Mo. Tubuh pria tua itu menegang. Dalam hitungan detik, racun korosif itu melelehkan daging, tulang, dan organ dalamnya menjadi genangan cairan hitam yang berbau busuk.

​"Sistem, ekstrak sisa Qi-nya."

​[Ding! Mengekstrak sisa Entitas Kultivator Lapis Kedelapan...]

[Memperoleh: 15.000 Poin Qi Murni!]

​Ye Xuan tidak memperdulikan genangan hitam itu. Ia menatap formasi merah yang berkedip-kedip di dinding sekitarnya dengan ekspresi datar.

​"Dia sangat bersemangat memanggil teman-temannya," ucap Ye Xuan dengan nada bosan. "Baguslah. Itu menghemat waktuku untuk mencari mereka satu per satu."

​Ye Xuan menoleh ke arah Alkemis Yun yang kini berlutut gemetar di lantai, mengompol karena teror absolut.

​"Jalan."

​"B-Baik, Tuan! B-Baik!" Alkemis Yun merangkak bangun dengan susah payah. Ia tidak peduli lagi dengan loyalitas pada Asosiasi. Di kepalanya hanya ada satu pikiran: patuh atau mati meleleh seperti Penjaga Mo.

​Mereka berdua berjalan menaiki tangga spiral menara. Di setiap lantai yang mereka lewati, alarm terus berbunyi nyaring. Para penjaga dan murid alkemis biasa yang melihat Ye Xuan mencoba menyerang, namun jangankan menyentuhnya, mendekat dalam jarak sepuluh meter saja membuat senjata mereka hancur dan tubuh mereka terlempar memuntahkan darah akibat benturan pasif Domain Kehancuran.

​Ye Xuan berjalan layaknya seorang kaisar yang sedang menginspeksi taman belakang istananya. Puluhan mayat dan kultivator yang pingsan tertinggal di belakang jejak kakinya.

​Akhirnya, mereka tiba di lantai teratas menara—Paviliun Emas—tempat di mana Gudang Penyimpanan Pil Tingkat Tinggi berada.

​Begitu Alkemis Yun membuka pintu ganda lantai tersebut, hawa panas yang luar biasa menyapu wajah mereka.

​Di dalam aula luas yang berlantaikan marmer putih itu, puluhan penjaga elit lapis baja berdiri dengan tombak terhunus. Di tengah aula, melayang sesosok pria paruh baya berjubah alkemis keemasan. Api berwarna hijau terang—Api Roh Bumi—berputar mengelilingi tubuhnya bagaikan naga yang marah.

​Ia adalah Gu Tian, Ketua Asosiasi Alkemis Kota Angin Azure. Kultivator Alam Inti Emas Lapis Keempat!

​"Yun Tua! Apa-apaan ini?!" raung Gu Tian, suaranya diperkuat oleh Qi hingga membuat kaca-kaca jendela bergetar. "Kau membawa penyusup ke lantai suci ini?! Dan kau membiarkan Formasi Peringkat Empat di Gudang Limbah hancur?!"

​Alkemis Yun langsung jatuh tersungkur ke lantai. "K-Ketua Gu! Ampuni saya! P-Pemuda ini... dia bukan manusia! Dia—"

​"Tutup mulutmu, Pengkhianat!" Gu Tian memotong dengan murka. Pandangannya beralih ke Ye Xuan. Matanya menyipit saat mencoba membaca kultivasi pemuda itu.

​Namun, aura Ye Xuan tertutup rapat oleh pusaran Inti Emas Kehancuran miliknya. Gu Tian hanya bisa merasakan firasat bahaya yang luar biasa, namun kesombongannya sebagai penguasa kota membuatnya buta.

​"Berani sekali kau mengacau di Asosiasi Alkemisku," Gu Tian mengarahkan telunjuknya ke arah Ye Xuan. Api hijau di sekitarnya mendesis liar. "Aku tidak peduli dari sekte mana kau berasal. Tidak ada yang bisa menyelamatkanmu hari ini! Serang dia! Cincang dia menjadi saus daging!"

​Mendengar perintah itu, tiga puluh penjaga elit (Puncak Pondasi Spiritual) berteriak serentak dan menyerbu Ye Xuan dari segala arah. Formasi tombak mereka memancarkan Qi mematikan.

​Ye Xuan menghela napas pelan.

​"Kalian tidak pernah belajar."

​Ia bahkan tidak repot-repot menarik Pedang Embun Beku dari punggungnya. Ye Xuan hanya mengambil satu langkah ke depan.

​"Domain Kehancuran Beracun."

​WUUUSSSHH!

​Sebuah cincin energi hitam pekat yang diselimuti kabut hijau zamrud meledak dari tubuh Ye Xuan, meluas menyapu seluruh aula!

​Begitu tiga puluh penjaga elit itu masuk ke dalam jangkauan domain, teriakan perang mereka seketika berubah menjadi jeritan keputusasaan. Tombak spiritual tingkat menengah yang mereka pegang berkarat, meleleh, dan hancur menjadi debu dalam satu detik.

​Lebih mengerikan lagi, kabut racun zamrud meresap ke dalam pori-pori mereka. Daging mereka mulai layu, meridian mereka terputus, dan tulang mereka mencair. Mereka berjatuhan ke lantai seperti lilin yang dilelehkan, mati bahkan sebelum bisa menyentuh ujung jubah Ye Xuan.

​Hanya dalam satu kedipan mata, tiga puluh elit lenyap, menyisakan genangan cairan hitam di atas marmer putih yang bersih.

​Aula itu mendadak sunyi senyap.

​Mata Gu Tian membelalak hingga hampir robek. Api hijau di sekelilingnya bergetar hebat. Jantungnya berdebar kencang seolah dipukul palu raksasa.

​"D-Domain... Domain Inti Emas?! Dan itu racun... Racun Teratai Hitam?!" Gu Tian akhirnya mengenali atribut dari domain mematikan tersebut. "K-Kau... Lapis Kelima Inti Emas?! Mustahil! Siapa kau sebenarnya?!"

​"Orang mati tidak butuh nama," jawab Ye Xuan datar. Ia terus berjalan santai melewati genangan mayat penjaga, tatapannya terkunci pada Gu Tian. "Serahkan kunci Gudang Penyimpanan, atau aku akan mengekstraknya langsung dari kepalamu."

​"JANGAN SOMBONG, BOCAH IBLIS!"

​Menyadari ia berhadapan dengan monster, Gu Tian membakar esensi darahnya. Ia adalah seorang alkemis; apinya bukan sekadar Qi biasa, melainkan Api Roh Bumi yang bisa membakar racun dan melumerkan logam!

​"Terima kemurkaan Api Teratai Hijau milikku!"

​Gu Tian menyatukan kedua tangannya, mendorong gelombang lautan api hijau yang melolong bak naga raksasa langsung ke arah Ye Xuan. Suhu di ruangan itu melonjak tajam hingga pilar-pilar marmer meleleh.

​Ye Xuan tidak menghindar. Ia berdiri diam, membiarkan lautan api hijau itu menelannya hidup-hidup.

​"Hah! Rasakan itu! Tubuhmu akan menjadi abu—" tawa Gu Tian terputus seketika.

​Dari balik pusaran api hijau yang mengamuk, sesosok tangan yang dilapisi kilau perunggu-keemasan tiba-tiba menembus keluar. Tangan itu mencengkeram "kepala" naga api hijau tersebut dengan santai.

​"Api yang lumayan. Sayangnya, kau terlalu lemah untuk menggunakannya."

​KRAAAK!

​Tangan Ye Xuan meremas. Lautan api hijau yang diyakini bisa membakar segalanya itu tiba-tiba tersedot masuk ke dalam telapak tangannya bagaikan air yang masuk ke dalam pusaran, lenyap tak berbekas! Akar Spiritual Melahap Surga mengunyah api itu sebagai camilan energi.

​"A-Ap... A—" Rahang Gu Tian jatuh. Api Roh yang ia pelihara selama lima puluh tahun... dimakan mentah-mentah?!

​Sebelum Gu Tian bisa memproses kengerian itu, Langkah Bayangan Ye Xuan diaktifkan. Ia muncul tepat di depan Gu Tian. Kecepatannya melampaui nalar.

​Tangan kanan Ye Xuan—yang kini masih mengeluarkan uap panas dari api yang baru saja dimakannya—meluncur lurus, menembus perisai Qi Gu Tian dengan mudah, dan mencengkeram tenggorokan Ketua Asosiasi Alkemis itu.

​"T-Tidaak... A-Ampuni aku... Gudang... Kuncinya di cincinku..." Gu Tian menggelepar di udara, wajahnya membiru.

​"Terima kasih atas informasinya," bisik Ye Xuan, memamerkan senyum kejam. "Ekstrak."

​[Ding! Menemukan Entitas Kultivator Inti Emas Lapis Keempat!]

[Memulai ekstraksi...]

[Ekstraksi berhasil!]

[Memperoleh: 180.000 Poin Qi Murni!]

[Memperoleh: Atribut Api Roh Hijau (Bisa digunakan untuk Alkimia atau menyerang)!]

[Memperoleh: 1.000 Poin Niat Api!]

​Tubuh Gu Tian mengering dalam tiga detik sebelum akhirnya hancur menjadi debu yang berjatuhan ke lantai.

​Ye Xuan menangkap cincin spasial berlapis emas yang jatuh dari sisa debu Gu Tian. Tanpa mempedulikan teriakan histeris Alkemis Yun di sudut ruangan yang benar-benar kehilangan kewarasannya melihat Ketua-nya dimusnahkan, Ye Xuan berjalan menuju pintu brankas raksasa di ujung aula.

​Pintu itu terbuat dari Baja Meteorit, material yang bahkan kultivator Inti Emas pun butuh waktu berhari-hari untuk membobolnya secara paksa.

​Ye Xuan menggunakan jejak jiwa dari cincin spasial Gu Tian dan menempelkannya ke panel pintu.

​Klik. Krieet...

​Pintu Baja Meteorit itu terbuka perlahan, mengeluarkan aura spiritual obat-obatan yang begitu pekat hingga membentuk kabut berwarna emas dan perak yang melayang di udara.

​Mata Ye Xuan membelalak takjub. Di dalam ruang penyimpanan raksasa tersebut, berjejer ratusan rak kayu gaharu. Setiap rak dipenuhi oleh botol-botol giok, kotak-kotak penyimpan pil, ramuan obat tingkat tinggi, dan material langka yang ditimbun oleh Asosiasi Alkemis selama puluhan generasi!

​"Ini dia," Ye Xuan melangkah masuk, senyum gila mengembang di wajahnya. Dantiannya bergemuruh kelaparan.

​"Sistem. Bersiaplah untuk mabuk energi. Aktifkan Ekstraksi Area, targetkan semua yang ada di dalam ruangan ini. Berikan aku cukup Poin Qi Surgawi untuk membuka Mata Kunci Dimensi!"

1
Night Watcher
nafas dulu ah...
Night Watcher
duh... tegang terus gak sempet komen...🤭
Night Watcher
percuma kalo cuma "100% kepastian" utk melarikan diri, mending gak usah beradapan dulu... 🤭🤭🤦
Night Watcher
wedeee... mau nekat kabur lu Ye????🤦
Night Watcher
untung bisa lolos kamu Ye... ⛷️🤦
Night Watcher
jangan dimatiin... mending hancurin pusat meridiennya, biar jd org yg sangat lemah dan dihina dimana2🤭
Night Watcher
lanjut baca.. gak banyak drama menderita...💪🤭
Night Watcher
seru nih kyknya.. mudah2an cocok dgn selera, dan bisa dijadikan hiburan bg org2 yg hobby baca2..🤭
TIEL
mampir novel gua cuy
Hadi Hadi
is good😍
Hadi Hadi
bantai🤭🤭💪
Hadi Hadi
up up😍
Hadi Hadi
semangat😍😍
Hadi Hadi
up🤭l
Hadi Hadi
lanjut💪😍
Hadi Hadi
mantap😍
Hadi Hadi
is good😍😍
Hadi Hadi
semangat💪
Hadi Hadi
sikat💪
Hadi Hadi
mantap💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!