NovelToon NovelToon
Liburan Terakhir Suami Dan Keluarganya

Liburan Terakhir Suami Dan Keluarganya

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Wanita Karir / Penyesalan Suami
Popularitas:31.5k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Naila Maharani, menikah selama 3 tahun hanya di jadikan pembantu gratisan di rumah nya sendiri.

Setiap tahun sang suami membawa seluruh keluarga nya berlibur ke pulau Bali saat tahun baru. Sedangkan Naila, dia tidak pernah di ajak.

Pada tahun ke tiga, Naila menyadari bahwa dia hanya di manfaat kan oleh suami nya dan juga keluarga nya.

Naila menjual rumah nya sendiri, agar mereka tidak bisa lagi pulang ke sana. Tidak hanya itu, Naila pun menyiapkan banyak kejutan untuk mereka semua.

Kejutan demi kejutan yang di berikan oleh Naila pada akhir nya membuat keluarga sombong itu hancur, ikuti kisah selengkap nya di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11

Mobil angkot tua yang di tumpangi oleh Rivan dan keluarga nya tiba di depan rumah lama mereka, Rivan sengaja meminta pada sopir nya agar mengantar mereka hingga ke depan rumah. Mengingat mereka membawa barang yang cukup banyak, jadi Rivan harus membayar lebih sopir angkutan itu.

"Rivan, yakin kita mau tinggal di sini?" Tanya Yuni sambil memandangi rumah tua di hadapan mereka.

"Mau tinggal di mana lagi? Jika tidak tinggal di sini?" Rivan balik bertanya.

"Tapi mungkin lebih baik jika kita tinggal di kontrakan saja, rumah ini sudah lama tidak di tempati. Jika hujan deras pasti atap nya bocor semua!" Ujar Yuni lagi.

"Kalau kau punya uang silahkan saja, tapi aku tidak punya uang lagi. Uang ku sudah habis untuk biaya liburan kita di Bali!" Jawab Rivan lagi.

Rivan tidak ingin bicara lagi, dia segera menyeret koper nya memasuki rumah itu. Pintu nya berderit saat di buka, menandakan rumah itu sudah cukup tua. Atap rumah sudah bocor di semua bagian, begitu pun dinding nya sudah mengelupas semua.

Debu menempel tebal di peralatan rumah yang ada di sana, rumah itu sangat kotor dan menjadi sarang tikus liar di sana. Mau tidak mau mereka harus tinggal di sini malam ini dan seterusnya, tidak ada yang tahu sampai kapan.

"Rivan, rumah ini sudah tidak layak untuk di tempati. Bagai mana jika hujan nak, kita akan basah. Lihat lah atap nya sudah bocor dan di tumbuh lumut!" Bu Rima berkata pada anak nya.

"Mau bagai mana lagi bu? Aku tidak punya uang lagi, uang ku sudah habis untuk biaya liburan kita kemarin. Kita akan tetap tinggal di sini, sampai aku berhasil menemukan keberadaan Naila. Kita kan meminta pertanggung jawaban pada Naila!" Rivan kembali berkata.

"Van, mbak tidak bisa tinggal di tempat kumuh ini!" Kembali Yuni protes pada Rivan.

"Kalau begitu silahkan mbak pergi, mbak kan masih punya suami. Minta suami mbak untuk menyiapkan tempat tinggal untuk mbak dan juga anak mbak!" Jawab Rivan dengan ketus.

Yuni mengerucutkan bibir nya mendengar ucapan Rivan, sedangkan Alan, suami nya Yuni tidak berkomentar apapun. Dia tampak sibuk dengan ponsel nya, tidak perduli dengan masalah yang tengah mereka hadapi saat ini.

"Van, kira - kira di mana Naila tinggal saat ini?" Tanya bu Rima pada putra nya.

"Entah lah bu, aku juga tidak tahu!" Jawab Rivan sambil menggelengkan kepala nya.

"Apa mungkin dia tinggal di rumah teman nya?. Apakah kau mengenal siapa teman nya Naila?" Tanya bu Rima lagi.

"Tidak bu, bukan kah selama ini kita tidak pernah sekalipun membiarkan Naila keluar untuk bertemu dengan teman nya. Naila hanya pergi keluar untuk ke pasar saja, selebihnya dia tidak pernah keluar!" Jawab Rivan lagi.

"Tapi aku yakin, Van. Pasti ada seseorang yang membantu Naila, kau tahu sendiri kan Naila tidak punya siapa - siapa di kota ini. Orang tua nya tinggal di kampung, begitu pun dengan keluarga nya!" Ujar Yuni ikut menimpali.

"Mungkin Naila saat ini berada di rumah orang tua nya?" Tebak bu Rima.

"Ibu benar, Van. Mungkin saja saat ini Naila pulang ke rumah orang tua nya, karena dia tidak punya siapa - siapa di kota ini. Kemana lagi dia akan pulang jika tidak ke rumah orang tua nya!" Yuni berkata pada Rivan.

"Mungkin saja, aku akan telepon dan tanyakan pada mereka apakah saat ini Naila ada di sana!" Rivan pun berkata sambil tersenyum.

Rivan langsung mengeluarkan ponsel nya, dan dia menelepon orang tua nya Naila. Padahal selama 3 tahun menikah dengan Naila, sekalipun tidak pernah Rivan menelepon orang tua nya Naila.

"Hallo pak, apa kabar?" Tanya Rivan berbasa - basi saat panggilan nya di jawab oleh pak Doni.

"Hallo nak Rivan, kabar kami baik kok. Nak Rivan apa kabar nya?" Pak Doni balik bertanya.

"Saya juga baik - baik saja, Pak. Oh ya pak, saya mau tanya sama bapak!" Rivan mulai pada tujuan nya.

"Silahkan tanyakan nak!" Ujar pak Doni dari seberang sana.

"Pak, apakah Naila saat ini ada di sana?" Tanya Rivan lagi.

"Tidak ada nak, Bukan kah Naila saat ini ada bersama kalian?" Pak Doni berpura - pura tidak mengetahui semua nya.

"Iya pak, saya cuma mau tanya saja pak. Naila pernah cerita sama saya, kata nya dia mau menjenguk bapak. Jadi sebab itu lah saya bertanya!" Rivan memberikan alasan agar pak Doni tidak curiga.

"Oh, begitu ya. Naila tidak ada di sini nak. Dia juga tidak pernah datang kemari!" Ucap Pak Doni dari seberang sana.

"Ya sudah pak, terima kasih!" Rivan pun memutuskan sambungan telepon dengan mertua nya.

"Bagai mana Van, di mana Naila?" Tanya bu Rima.

"Naila tidak ada di sana bu, dan Naila juga tidak pernah datang ke rumah orang tua nya!" Rivan bisa sedikit lebih lega karena orang tua nya Naila tidak tahu jika Naila tidak bersama nya lagi.

"Kalau begitu, itu artinya Naila masih berada di kota ini. Kau harus menemukan Naila Van, dan Naila harus mempertanggung jawab kan semua perbuatan nya pada kita!" Bu Rima mulai menghasut anak nya.

Suara perut Rivan berbunyi hingga yang lain mendengar nya, mereka memang lapar sejak tadi. Tapi sebisa mungkin mereka menahan nya, karena mereka ingin menemukan Naila secepat nya.

"Kalian tunggu di sini, aku akan keluar sebentar untuk membeli makanan!" Rivan berkata pada semua orang.

Dengan sisa uang tabungan nya yang tidak seberapa, Rivan pun bergegas keluar untuk membeli makanan. Dia sendiri merasa lapar, terakhir mereka makan sebelum pesawat lepas landas, dan sampai sekarang mereka belum bertemu dengan makanan lagi.

Rivan mencari warung makan, kini dia terpaksa harus mencari warung makan murah. Karena jika dia membeli makanan mahal, mereka semua terancam akan kelaparan sebelum Rivan gajian bulan depan.

"Naila, aku pasti akan menemukan mu. Kau tidak akan bisa lari dari ku, Naila. Bisa apa kau tanpa ku, kau hanya ibu rumah tangga biasa. Tanpa uang dari ku, kau akan kelaparan di luar sana!" Guman Rivan sambil tersenyum licik.

Tanpa Rivan sadari, Naila sebenar nya bukan lah wanita bodoh dan miskin. Setiap bulan orang tua nya selalu mengirim kan uang dalam jumlah besar pada nya, perkebunan milik pak Doni bagi 2 untuk Naila dan juga kakak nya.

Uang bagian Naila setiap bulan di transfer ke rekening nya tanpa sepengetahuan Rivan dan keluarga nya, uang itu juga lah yang di gunakan Naila untuk menutupi semua kebutuhan rumah tangga mereka.

1
Heni Setiyaningsih
kpn othor membuang klrg Rivan 🤣
nyebelin banget
Noey Aprilia
Naila....ngpn jg tiap ada yg nlpn msti d jwab,apa lg para benalu..mnding blokir aja no mreka,atw gnti no sklian....rpot bgt msti adu bacot....😡😡😡
Arin
Setiap orang yang diperlakukan begitu tiap hari, apalagi dirumahnya sendiri pasti akan berontak. Biarpun orang itu dulunya pendiam. Keluarga Rivan pengin apa-apa diturutin tapi gak bermodal
Noey Aprilia
Diihhhh......
bisa2nya nduh orng smbrangn,pdhl dia sndri yg slingkuh....jd laki2 kere aja sok2an miara slingkuhan....😫😫😫
Heni Setiyaningsih
tetap sehat dan semangat Thor 😍💪
next double up ya atau crazy up gitu Thor 😄😄
Arin
Kenapa bukti kemarin gak di kirim ke Yuni. Biar Yuni sibuk urusin Alan. Gak sibuk urus Naila terus
mauza
up
mauza
next
mauza
up
mauza
lanjutt
mauza
semangat mb naila
mauza
next
mauza
up👍👍👍
Ayunda
lelet
Noey Aprilia
naila msti lbih tgas dong...
msa udh d ftnah dn d bkin malu d dpn bnyak orng,tp msih diem aja....tar lma2 kluarga benalu mkin gila....
sri hastuti
kenapa sih thor kelamaan, naila hrs tegas hadapi keluarga spt itu, ahhh gak sabar ,bikin jengkel aja 😡😡😡😡
Zhafran Althaf
udah nai penjarakan saja semuanya kelamaan
Noey Aprilia
Cptn urus surat guggtan cerai k pngadilan,jgn cma diem aja....udh tau kluarga parasit,tp msih sntai aja....herannn.....
Allea
karena lo terlalu santuyyyy nay saking santuynya hobi bener dihina2 diem bae ga ada gebrakannya samsek ,masa sih harus ngapus lagi dari daftar pustaka
Ayunda
kelamaan mikir cuma bilng mo cerai mo buat menderita tp cuma omng doang g ada bukti nya terlalu lemah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!