Kai Adrian atau kerap di sapa Gus Kai, seorang anak kiyai terkenal, Gus Kai adalah seorang dokter spesialis jantung.
Gus Kai terkenal dengan ketampanannya dan juga prestasinya di bidang akademi dan juga Dakwahnya melalui media sosial pribadi miliknya.
Kepribadinnya yang tenang dan tidak sukanya huru- hara, membuat dirinya harus mengiklaskan calon istrinya untuk sang Kakak.
Namun apakah Gus Kai bisa mencari kebahagiaannya sendiri? dan adakah perempuan yang mampu membuatnya jatuh Cinta? Nantikan kisah perjalanan cinta Gus Kai.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Kusumaningrum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
25
Keesokan paginya Najma kembali ke ndalem bersama dengan adik iparnya,setelah memantau kegiatan bersih- bersih di area asrama.
"mbak beli sarapan di depan aja yukk mb" ajak Balqis yang tau pasti sarapan pagi ini adalah daging lagi.
" loh kenapa? nanti kalau bude imah udah masak gimana?" tanya Najma.
" gigi aku udah capek mbak makan daging terus, pasti pagi ini sarapannya daging " jawab Balqis.
" Ya sudah yukk.... sekalian jalan- jalan juga yaaa " sahut Najma yang mengetahui jika di daerah sini ada pasar kecil yang menjual banyak jajanan, buah dan juga sayuran.
" Heheheh yok... seneng dech punya temen jadinya, tau gitu kan aku suruh mas Kai sama Mas Ilham nikah dari dulu " sahut Balqis menggadeng kakak iparnya.
Mereka berjalan bergandengan menyusuri pesantren sambil menghirup udara pagi, hari ini kegiatan pesantren free dan Najma kuliahnya di alihkan menjadi online.
" bisa aja kamu, kan ada us Aiza yang lebih dulu kenal kamu , kenapa enggak ajak us Aiza aja, itung- itung kan sebagai kakak" jawab Najma.
"enggak masuk mbak, gimana yaaa jelasinnya? baik us Aiza emang baik, orangnya juga enggak neko- neko tapi aku sama beliau enggak sefrekuensi aja sih, beda sama sampean yang bisa langsung klop gitu" sahut Balqis yang memang tidak begitu dekat dengan Aiza.
" bisa saja kamu dek, mentang- mentang lagi sama mbak" jawab Najma.
" Tapi emang bener mbak" sahut Balqis yang memang tidak berbohong.
" Udah bahas yang lain aja" balas Najma mengalihkan pembicaraan.
Najma dan balqis berjalan sambil bercerita hingga akhirnya mereka sampai di tempat tukang bubur yang di tuju oleh mereka.
" Dek, kok kalian di sini" sapa seorang yang mereka kenal yang juga berada di warung bubur tersebut, ia adalah Kai.
" loh mas Kai ngapain di sini?" tanya Balqis saat melihat kakaknya berada di sini .
" Main voli" jawab Kai.
" dihh.... orang tanya beneran juga " sahut Balqis.
" beli bubur lah, kamu pikir ngapain " sahut Kai.
" bude udah masak, kenapa kalian ke sini?'' tanya Kai.
" kita lagi pengen makan bubur mas " jawab Najma.
" Pak tiga yaa... pak makan di sini, yang bungkus nanti saja " pesan Kai pada penjual bubur.
" duduk " pinta Kai pada istrinya dah juga adiknya.
Balqis kemudian duduk di hadapan Kai dan Najma di samping Balqis, namun segera pindah saat Kai mengkode jika ia di suruh duduk di samping suaminya.
" kenapa kamu enggak izin sama Mas?" tanya Kai berbisik pada sang istri.
" Maaf mas, ponsel aku mati " jawab Najma sambil menujukan ponselnya yang mati.
Kai mengambil ponsel sang istri dan mengambil Powerbank yang berada di sakunya dan menempelkan ponselnya istrinya.
Najma hanya melihat apa yang di lakukan oleh suaminya dan hanya diam, tidak berani membantah dan protes ,karena menurutnya itu juga milik Suaminya, karena suaminya lah yang memberinya.
Tidak lama pesanan mereka datang, Kai, Najma dan Balqis menikmati makanan mereka dengan tenang, Kai melihat sang istri yang menungankan begitu banyak sambal di buburnya.
Melihat itu Kai mengganti mangkuk sang istri dengan mangkoknya yang ia beri sambal sedikit dan menjauhkan mangkok sambel dari jangkauan sang istri.
" loh mas, kok di tuker?" tanya Najma melihat mangkok buburnya yang penuh dengan sambal kini di lahap oleh suaminya.
" masih pagi, kamu nuang sambal banyak banget, nanti kalau sakit perut gimana?" sahut Kai, menyuap bubur yang begitu pedas.
" Tapi itu kenapa mas makan, nanti kalau mas sakit perut gimana?" sahut Najma yang menatap mangkuk bubur yang di makan suaminya.
" ada kamu yang ngerawat aku" jawab Kai dengan entengnya.
Najma akhirnya menikmati bubur milik Suaminya yang sudah tersentuh beberapa suap, ia menikmati sambil menikmati sambal yang berada di dekat suaminya.
" mas kasihan itu Mbak Najma, kasih sedikit lagi aja" ucap Balqis yang menatap sang kakak ipar yang sedari tadi menatap ke arah mangkuk sambel.
Najma menatap ke arah adik iparnya dan tersenyum, seakan berterima kasih karena telah mewakili isi hatinya.
Kai melihat ke arah istrinya yang seakan memohon untuk menuangkan lagi sambel yang berada di dekatnya, Kai kemudian mengambil satu sendok sambel lagi dan menuangkan ke mangkok istrinya.
" Udah ya..... masih pagi soalnya " ucap Kai .
" ekhmmmm di sini jomblo yaaa"
jgn bilang bakal ada poli poligamian ya Thor aku paling GK bisa kalo tntg poligami bawaannya emosi apalagi aiza udh Namba juteknya 🙄
si Gus kyknya otw bucin deh 🤭
Ilham cocok SM aiza sm2 nyebelin 😂