Biyanna Loralie Avacyn adalah gadis remaja yang tidak suka diatur. Anna, orang sering memangilnya itu. Anna memiliki satu orang sahabat yakni Ellerose Naselin Jasney yang sama sama suka kebebasan.
Namun tak disangka tak diduga tiba tiba orang tua kedua gadis itu menjodohkan mereka dengan anak sahabat mereka karena sudah tak sanggup lagi untuk menjaga kedua anaknya yang suka kabur kaburan.
Mereka adalah Xiaotian Charis Livian dan Albiru Sky Geovander yang ternyata musuh bebuyutan dua sahabat itu.
Gimana kehidupan mereka kedepannya?
kita saksikan kisah ceritanya di "Menikahi Musuhku".
Selamat membaca, , ,
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mella Flowers, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 26
...~•Happy Reading•~...
......................
"Kamu juga".
"Wait, APA?". Kaget Anna tapi masih berusaha tidak berteriak.
"Perjodohan Avacyn dan Livian sayang, kami sudah merencanakan nya dari dulu". Sambung mommy Arra menjelaskan saat melihat anaknya syok.
"Tapi kalian sepertinya sudah saling kenal". Sahut mommy Naresha.
"Nggak/Iya". ucap Anna dan Tian bersamaan membuat keduanya saling tatap.
"Pura pura gak kenal, Lo lupa minggu lalu gue nolongin Lo". Pekik Tian keceplosan.
Anna seketika menggeram mendengar itu. "Sialan pake keceplosan, dasar mulut lemes". Batin Anna.
"Anna!".
Nah kan sudah bisa ditebak dari nada suaranya yang berbeda. Gadis itu menatap ke arah Daddy nya sambil tersenyum.
"Yes dad". Jawab Anna sambil tersenyum lebar.
"Don't smile like that Biyanna". Ucap Mommy Arra pun berubah.
Perlahan bibir Anna menurun menghilangkan senyuman paksa itu. Dia sudah melihat tatapan penuh intimidasi dari sang Daddy yang akan memberinya deretan pertanyaan.
"Ah, apa ini berhubungan dengan waktu itu kamu cari Daddy ingin memberikan kejutan Anna". Tebak mommy Arra.
Waktu itu memang Anna ingin bilang jika ketua black dragon ada tangannya tapi diurungkan saat sang mommy membahas calon menantu.
Tapi nyatanya dia dijodohkan juga.
"Lagian mommy bilang calon mantu, kan bad mood mom". Sangkal Anna. "tapi tetep aja dijodohin juga". Tambahnya pelan.
"Kamu kelamaan". Celetuk Jeric.
"Oke kita langsung tukar cincin, mommy kamu udah lapar".
"Pake bilang aku sebagai alasan, perut kamu tuh yang bunyi". pekik mommy Arra tak terima dijadikan tameng.
"Tapi--, , , ".
"Anna stop it".
Mulut Anna seketika diam, dia mendengus kesal saat melihat kotak cincin yang tuan Livian keluarkan.
"Oke Jeric, kedatangan kami disini untuk melamar anak kamu Biyanna Loralie Avacyn untuk anak saya Xiaotian Charis Livian. Semoga keduanya bisa lebih dekat dan saling mencintai". Ucap Lucifer formal.
"Baik, saya mewakili Biyanna menerima lamaran keluarga Livian". Jawab Jeric.
Naresha menyerahkan kotak beludru berwarna biru ke arah sang anak untuk disematkan.
"Berdiri dong masa duduk". Tegur Mommy Arra mencolek Biyanna.
Dengan terpaksa dua remaja itu berdiri disaksikan kedua orang tua mereka saling menyematkan cincin dijari manis.
"Dengan ini kalian resmi bertunangan". Ucap Mommy Arra heboh. "Senyum sayang tunjukkiin cincin nya". Sambil mengeluarkan kamera.
Anna tersenyum paksa mengangkat tangannya berdampingan dengan Xiaotian.
"Perfect".
.......
Sana halnya dengan yang ada di restoran bintang lima London.
Pertemuan dua keluarga membuat anak anak mereka kaget apalagi tentang perjodohan mereka.
Tapi apalah daya mereka tak bisa kabur ataupun menolak.
Rose diam menatap cincin yang sudah melingkar di jari manisnya lalu melirik sekilas pemuda yang ada disampingnya sedang mengobrol dengan orang tuanya.
"Dunia sangat sempit, kenapa harus dia". Batin Rose lalu mengecek ponsel. "Kagak dibales lagi".
Rose kesal dengan Anna yang sudah membaca pesannya tapi tidak kunjung dibalas.
"Kenapa sayang?".
Kepala Rose mendongak. "Anna gak bales chat aku mom". jawabnya jujur.
"Mungkin dia lagi sibuk".
Rose diam, dia hanya menjadi pendengar para orang dewasa sedang membicarakan tentang mereka dulu dan pekerjaan. Rose tak paham bisnis tapi dia malas menanggapi.
Sampai tangannya iseng memencet tombol panggilan dan keisengan itu membuahkan hasil.
Layar ponselnya menampilkan wajah Anna dari bawah. "Ada apa?". Tanya Anna disebrang telpon.
Suara itu langsung mengundang atensi semua orang karena volume ponsel Rose yang menang kenceng.
"ROSSSSEE!!".
...~•Bersambung•~...