Dark romance !!
Cewek polos lugu x gangster kejam bengis !!
Tidak untuk anak-anak, ada adegan spicy !!
Latar belakang luar negeri, dengan nilai moral berbeda yang Indonesia.
Rosalie Ivy Dhelpine, seorang wanita cantik yatim piatu yang tidak memiliki keluarga, dan hidup dalam kemiskinan. Suatu malam dia di usir dan di cerai oleh suaminya, setelah melahirkan anak untuk Keluarga Cornelius.
Rosalie terpaksa pergi tanpa sepeser uang, tanpa rumah dan hanya sendirian. Di tengah udara malam yang dingin, seseorang tiba-tiba mendatanginya, dan menodongkan pistol ke arah kepalanya.
“Jadi ibu susu dan perawat untuk anakku, atau mati disini ?!” Ancam lelaki itu dan membawa paksa Rosalie ke rumahnya karena menolak perintahnya.
Anehnya, Aurelion, putra sang pria kejam itu justru menyukai Rosalie, dan menerima wanita itu. Bahkan Aurelion cocok dengan ASI yang diberikan Rosalie, hingga membentuk hubungan tak kasat mata antara Rosalie dan Aurelion.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
26. Kehancuran Keluarga Cornelius
“Apa kau yakin, mengambil anak yang benar ??”
Disisi lain, Ernes memandang bayi yang sudah membuka matanya dengan tatapan kaget dan heran. Karena warna mata bayi di depannya adalah amber (warna mata agak keemasan) bukan biru sapphire, juga wajahnya berbeda dari Aurelion yang pernah dia lihat.
Sang penculik bayaran itu, terlihat gelagapan takut, dan khawatir menyadari anak siapa yang mereka culik saat ini.
“I.. Ini.. Anak perdana menteri..” Ujar sang penculik bayaran dengan nada gugup dan takut-takut.
“Hah ?? Anak perdana menteri ??” Ujar Ernes dengan ekspresi terkejut dan bingung, kenapa bisa sampai anak perdana menteri ?? Padahal Ernes juga mengamati peristiwa penculikan tadi, dan dia sudah memastikan yang di ambil adalah anak di gendongan Rosalie.
Mabel juga membulatkan matanya, dan menatap bayi itu dengan takut-takut.. Oh astaga, masalah apalagi yang harus mereka hadapi. Mabel rasanya tidak sanggup jika sampai, mereka di kirim ke penjara karena kasus ini.
“Bukankah itu bagus ?? Kita bisa meminta uang tebusan lebih banyak.” Ujar Hudson dengan santainya, Matilda juga mengangguk mantap.
“Itu benar, kita bisa meminta tebusan yang banyak, untuk membangun lagi perusahaan.” Ujar Matilda dengan senyuman yang begitu cerah, membayangkan setumpuk uang yang begitu banyak.
Sang penculik dan Mabel menatap kedua pasangan itu dengan tatapan tidak percaya, apa mereka gila ?! Jangankan meminta tebusan, yang ada mereka akan langsung diberikan hukuman m*t* !!
“Uh.. Aku pergi dulu, aku ada pekerjaan yang lain, nanti hubungi aku lagi.” Ujar sang penculik langsung mempersiapkan dirinya sendiri untuk bergegas pergi.
“Kau tidak menunggu uang tebusannya ?? Kami tidak memiliki banyak uang untuk membayarmu.” Tanya Hudson dengan heran, tapi sang penculik itu hanya tersenyum kecil.
“Sebenarnya aku ingin, tapi ada pekerjaan lain yang menungguku. Aku permisi.” Ujarnya langsung pergi begitu saja dari sana.
Sialan dia melarikan diri, sudah pasti kita akan masuk penjara !! Tidak !! Aku harus melarikan diri, daripada bergabung dengan keluarga idiot ini batin Mabel melihat sang penculik bayaran itu pergi begitu saja dari sana.
“Uh.. Aku ingin pergi ke kamar mandi sebentar, nanti aku akan kembali.” Ujar Mabel bangkit berdiri dan berlalu dari ruang tengah itu.
Bukan untuk ke kamar mandi, tapi untuk pergi keluar secara diam-diam, dia tidak ingin mendapat masalah yang besar lagi. Mabel berjalan mengendap-endap ke arah pintu utama, baru dia membuka pintu dengan perlahan, tiba-tiba...
Bruk !!
Seseorang langsung menarik tangannya, dan memojokkannya di tempat, dengan kedua tangan di belakang. Sialan !! Para polisi dan tim khusus sudah masuk ke dalam rumah, setelah mengetahui lokasi dimana bayi yang di culik itu berada.
“Anda di tangkap atas penculikan anak dari perdana menteri !!” Ujar salah satu polisi, Mabel kemudian sedikit memberontak dan berkata.
“Mereka di dalam, di ruang tamu. Tolong bebaskan aku, aku bukan bagian dari mereka.” Ujar Mabel memberitahu lokasi Keluarga Cornelius.
“Terima kasih atas informasinya, tapi anda tetap harus ke kantor polisi untuk memberikan keterangan.” Ujar sang polisi dengan tegas, lalu menyeret Mabel keluar tepatnya untuk masuk ke dalam mobil polisi.
...
“Menyerahlah !! Kalian sudah terkepung !!”
Banyak polisi dan agen khusus sudah menyerang dari pintu dan juga jendela, mereka menodongkan senjata ke arah Keluarga Cornelius. Ernes juga tidak kalah, dia menodongkan pisau ke arah bayi itu, seakan berusaha menjadikan bayi mungil itu sebagai sandera.
“Jika kalian bergerak, maka aku akan menyakiti bayi ini !!” Ujar Ernes, para polisi itu terlihat semakin kesal. Menjadikan bayi sebagai sandera, apakah lelaki itu gila ?! Dia benar-benar mencari m*t* disini.
“Berikan kami tebusan dengan nilai yang tinggi, maka kami akan melepaskan bayi ini.” Ujar Hudson dengan penuh percaya diri, membuat para polisi semakin muak, tapi mereka tetap mempertahankan posisi mereka, berdiam di tempat.
Bukan karena takut, tapi sedang menyusun strategi untuk bisa melumpuhkan Ernes, hingga..
Bruk !!
Pistol tanpa suara itu bekerja dengan cepat membuat Ernes ambruk seketika, tidak hanya Ernes tapi juga Hudson dan Matilda. Pistol tanpa suara itu tidak berisi peluru melainkan obat bius yang membuat ketiganya akhirnya bisa di taklukan tanpa perlawanan.
Disisi lain.
Jude terlihat senang, saat Rosalie memandang kagum ke arah gaun pengantin yang sudah dia coba. Hasilnya sangat cocok di tubuh kekasihnya, model gaunnya juga sangat di sukai oleh Rosalie, sehingga wanita itu tersenyum dengan riang.
Sementara Aurelion justru di gendong oleh Alendo, memandangi sekeliling toko gaun tersebut. Karena anak itu mudah bosan, akhirnya sang lelaki memilih untuk mengajaknya berjalan-jalan di dalam toko, dengan pengawasan bodyguard lainnya, karena takut jika Ernes kembali melakukan hal nekat seperti tadi.
“Ini sangat bagus, gaun yang kau pilih benar-benar sangat indah.” Ujar Rosalie menatap Jude dengan senang, lelaki itu tersenyum kecil.
“Baguslah jika kau suka. Aku sudah menebak jika kau akan menyukai modelnya.” Ujar Jude dengan penuh percaya diri, padahal itu hanyalah kebetulan saja. Dirinya hanya menebak sendiri, dan berharap jika Rosalie akan menyukainya.
Jude kemudian menoleh ke arah pemilik butik, “Gaun yang kau miliki sangat indah, kekasihku menyukainya. Aku akan memberikan tambahan pada biayanya.”
“Ah, tidak perlu tuan. Suatu kehormatan jika sampai, anda mau berkunjung dan membeli gaun kami.”
“Tidak apa, anggap saja ini sebagai ucapan terima kasih kami, karena berpartisipasi dalam acara istimewa yang kami impikan.” Ujar Jude tanpa senyuman, tapi dia tetap sopan dan dengan nada ramah, meskipun tanpa tersenyum.
“Baik, terima kasih banyak Tuan.” Ujar sang pemilik butik itu dengan senang, dia tetap menerima ucapan dari Jude dengan rendah hati dan sopan.
Lalu Jude membayar semuanya, gaun dan juga perias dari butik itu, dan bonus untuk mereka jangan lupa. Setelah menyelesaikan semua permasalahan administrasi, barulah Jude dan Rosalie keluar dari butik diikuti Alendo dan beberapa bodyguard lainnya.
Rosalie lalu meminta Aurelion, dan menggendong putranya dengan kedua tangannya.
“Setelah ini, kita akan kemana ??” Tanya Rosalie, Jude tersenyum kecil.
“Ayo kita pergi makan siang, dan menikmati suasana di hari ini.” Ujar Jude, membuat Rosalie menganggukkan kepalanya, dia menyetujui perkataan lelaki itu.
Toh, mereka juga sudah melakukan perjalanan yang begitu jauh, ada yang kurang, jika mereka langsung pulang begitu saja tanpa berjalan-jalan disekitar.
Tanpa di sadari oleh Rosalie, Jude tersenyum-senyum dalam hati. Dia yakin jika saat ini Ernes mendapatkan masalah yang begitu besar akibat kenekatannya.
Dasar b*d*h !! Dia pikir bisa membuat rencana rendahan seperti itu ?! Pfftt.. Nikmatilah hukuman penjara seumur hidup~ Batin Jude dengan senang, dia tahu hukuman yang begitu berat, jika berkaitan dengan keluarga atau pejabat pemerintahan, seperti perdana menteri.
🩷🩵🩷🩵🩷🩵🩷
Keluarga Cornelius bener-bener gila, dikira polisi gampang banget di ancam kali ya 🤦🤦 mana ada tim khususnya lagi. Hudson sama Matilda bener-bener menghasilkan anak yang sangat-sangat pintar 🙄🙄 Mabel itu suami pilihanmu lhoo 😏😏
Btw selamat nih buat Jude sama Rosalie, udah nyari gaunnya 😏😏 ciee, hahahaha semoga lancar ya pernikahannya
tapi kasian juga harret hidup tanpa ayah, jdi gimana nih thor, 😔
anak jude tumbuh sehat karena dipenuhi semua kebutuhan ny lagian rosaline juga bahagia tinggal dsana