NovelToon NovelToon
Bukan Suami Rahasia

Bukan Suami Rahasia

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:279.5k
Nilai: 5
Nama Author: El Viena2106

Pernah di khianati oleh Wanita yang dicintainya, Membuat Kaivan menutup hati pada semua wanita karena rasa traumanya.

Tapi siapa yang menyangka, Kalau dia harus terseret dalam hubungan percintaan putri majikannya. Kaivan harus diminta menggantikan sang calon pengantin pria yang merupakan asisten majikannya itu dalam sebuah pernikahan yang telah disiapkan.

"Kamu yang telah mengakadku.. Dalam pernikahan ini, Tidak ada suami pengganti atau suami rahasia.. Mulai sekarang kamu adalah suamiku yang sah.." Raisha Azzaira Pangestu.

"Aku berjanji akan menjaga pernikahan ini dengan baik. Dan aku juga akan berusaha belajar mencintaimu.." Kaivan Anugerah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El Viena2106, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lamaran Yang Sah

"Aku sudah siap.. Tunggu sebentar lagi ya..

"Okey Mas.. Aku tunggu...

Kaivan tersenyum, Dia melihat dirinya sendiri dipantulan cermin. Pria tersebut menata rambutnya agar terlihat sangat rapi.

Malam ini, Kaivan akan datang kerumah Raisha untuk melamar wanita itu. Jika pada waktu itu dia yang dilamar oleh Raisha dan keluarganya, Malam ini justru Kaivan dan keluarganya yang akan melamar wanita itu.

Tok

Tok

"Masuk...

Ceklek..

"Wih.. Abangku udah ganteng paripurna nih.. Cakep amat yang mau lamaran.." Steve menggoda kakaknya itu. Bahkan Steve menyenggol lengan Kaivan. Pria itu merasa ikut bahagia karena akhirnya kakaknya akan segera menikah.

"Tentu saja aku harus terlihat tampan Steve.. Dia yang telah melamarku lebih dulu.. Rasanya kurang afdol kalau aku tidak lamar balik.. Aku ingin dia juga merasakan dilamar oleh calon suaminya.. Dan sekarang aku telah menemukan keluargaku. Aku tidak datang seorang diri, Tapi juga dengan kalian..." Kaivan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini. Awalnya Kaivan tidak akan membahas tentang lamaran yang Raisha ajukan. Akan tetapi dia punya niat hendak memberikan mahar yang cukup untuk calon istrinya.

Namun setelah dipikir-pikir lagi, Kaivan merasa kurang sempurna. Karena pada umumnya pria yang melamar perempuan. Dia juga berpikir, Masa iya dia kalah dengan Hans. Terlebih sekarang ia bertemu dengan seluruh keluarganya.

Dia ingin melamar Raisha seperti layaknya pria melamar wanita yang di cintai nya dengan membawa keluarganya.

Dulu Kaivan pernah disukai secara diam-diam oleh Nona mudanya. Sayangnya Kaivan tolak gadis itu. Tapi tidak dengan sekarang, Jika dulu dia menyia-nyiakan cinta Nona mudanya hingga berakhir dikhianati bahkan dia ditinggal menikah oleh Nona mudanya.

Sejak saat itulah Kaivan pamit berhenti bekerja pada Davin. Istri Davin adalah kakak dari mantan Nona mudanya, Kaivan tak mau terikat lagi. Akhirnya dia memilih untuk bekerja pada Damian.

Tapi siapa yang menyangka, Dunia memang sesempit itu. Istri dari salah satu Uncle Raisha adalah adik kandung Tuan Nalendra alias tante Davin. Biar hati pergi dari keluarga tersebut nyatanya keluarga Damian masih ada ikatan.

Tapi tak apa, Toh Tante Davin tinggal diluar kota. Jadi tidak masalah untuk Kaivan sendiri. Setelah dia menyia-nyiakan Nona mudanya dulu, Untuk saat ini Kaivan tidak akan menyia-nyiakannya lagi. Kaivan akan menggunakan kesempatan ini dengan sebaik mungkin.

Untuk masalah cinta itu masalah belakangan. Banyak kok orang menikah karena perjodohan dan berakhir bahagia.

"Sayang.. Sudah siap belum?" Sepertinya kedua putranya ini terlalu lama mengobrol sampai lupa dengan acara malam ini..

"Loh.. Lok malah ngobrol sih.. Ayo berangkat.. Kita semua sudah siap.." Mama Aida sampai menyusul kedua putranya saking lamanya mereka.

"Aksa..

"Sebenarnya Kai tidak biasa dipanggil Aksa, Tapi untuk Mama tidak apa-apa.." Kata Kaivan yang belum terbiasa dipanggil Aksa. Meski nama itu adalah namanya yang asli, Nama Kaivan sudah kadung melekat dengan nama Kaivan.

"Biarkan yang lain memanggilmu Kaivan, Mama akan tetap memanggilmu Aksa.."

Terserah Mama saja, Yang penting Mama bahagia..

"Ya sudah, Sekarang kita berangkat yuk..

Mereka pun akhirnya berangkat kerumah Raisha malam ini. Karena Tuan Tama tak punya keluarga lagi, Mereka akhirnya mengajak beberapa pekerja yang berada dirumahnya untuk ikut dalam acara lamaran kali ini.

...****************...

Sementara itu, Raisha masih ada dirumahnya. Kaivan yang sejak kemarin mengabarkan kalau pria itu akan datang melamarnya malam ini membuat Raisha tampil cantik.

Anggap saja ini adalah lamaran keduanya setelah Hans. Dan seperti ada yang beda sekali dengan lamaran malam ini dan lamaran yang sebelumnya.

Kaivan mengatakan kalau pria itu datang dengan membawa sebuah kejutan. Entah kejutan apa Raisha pun tak tahu..

"Sayang..

"Mama..

"Kaivan sudah datang, Ayo turun..." Raisha mengangguk. Dengan digandeng oleh Mamanya, Raisha menuruni satu persatu anak tangga.

Untuk lamaran kali ini Papa Damian memang telah memberitahu keluarga besarnya. Meski Kaivan dikira akan datang seorang diri pria paruh baya itu tetap akan mengenalkan Kaivan pada seluruh keluarga besarnya.

Tapi siapa yang menyangka, Kalau Kaivan datang bukan seorang diri melainkan bersama keluarganya serta mengana beberapa pekerja dan pelayan dirumahnya.

"Mari silahkan masuk.." Papa Damian menyambut Kaivan beserta orang yang dibawa pria itu masuk. Sepertinya Papa Damian belum tahu kalau Kaivan telah menemukan keluarganya.

Kaivan dan keluarganya masuk. Begitupun dengan Steve yang sejak tadi penasaran dengan wanita calon istri Kakaknya itu. Para pelayan juga ikut masuk menyerahkan seserahan yang pastinya bukan kaleng-kaleng. Setelah itu, Mereka mulai duduk.

"Raisha, Ayo nak beri salam dulu.. " Raisha mengangguk. Wanita cantik tersebut menyalami Mama Aida dan para wanita yang ikut. Sementara untuk prianya Raisha hanya mengatupkan tangan.

Deg!

"Dia calon Istri Kak Aksa?" Batin Steve yang terkejut bahwa wanita calon istri Kakaknya ternyata seorang wanita yang tak asing bagi Steve.

"Dia kan??

Raisha mengarahkan pandangannya terhadap Steve yang merasa tak asing sama sekali.

"Kamu? Sepertinya kita pernah bertemu?" Pertanyaan Raisha membuat Steve tersenyum canggung.

"E.. Iya, Aku yang pernah memeriksakan kelinciku yang sedang sakit.." Raisha tersenyum..

"Ohya..

"Kalian saling kenal?" Tanya Kaivan.

"Dia pernah bawa hewan peliharaannya ke klinikku Mas..

"Ooh.. Kirain.." Kaivan melirik Steve yang tampak gelisah sekali.

"Ekheeem!!

Papa Damian berdehem memecah keheningan. Ia merasa tidak asing dengan pria berkacamata bening dihadapannya ini..

"Ada apa Tuan Damian? Apakah Anda merasa begitu familiar melihat saya?" Tanya Tama pada Papa Damian. Pria patuh baya itu memandang Tama dan Kaivan secara bersamaan. Ada kemiripan keduanya..

"Anda ini..??

"Ya, Kita bertemu diluar negeri.."

"Oh.. Hahaha.. Iya, Ya.. Saya ingat.. Anda Tuan Tama bukan?

"Benar sekali..

"Eum.. Tapi..

"Kedatangan saya beserta keluarga saya kesini karena ingin melamar putri anda untuk putraku.. Kaivan..

"APA!!?

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Tak sia-sia Kaivan datang kerumah calon istrinya ini bersama dengan seluruh keluarganya. Disini, Kaivan serta keluarganya disambut baik oleh keluarga besar Papa Damian dan Mama Adiba.

Mulai dari kakek nenek dari kedua belah pihak. Hingga Uncle Aunty nya pun ikut berkumpul. Jangan lupa saudara sepupu Adiba yang jumlahnya lumayan.

"Mas.. Ini beneran Mas masih punya keluarga? Ah, Maksudku.. E.. itu..Aku..

"Iya, Mas mengerti.. Kamu pasti akan bertanya tentang ini. Mas pernah bilang kan kalau Mas itu yatim piatu.. Dan Mas juga gak menyangka kalau Mas masih punya keluarga.. " Jelas Kaivan. Dia saja tidak menyangka kalau masih punya keluarga apalagi Raisha.

"Kamu dulu pernah punya dua putra. Putra sulung kami, Hilang terbawa arus sungai dan hilang selama puluhan tahun.. Tapi Tuhan tidak tidur. Kami masih diberikan kesempatan untuk bertemu dengan putra kami yang hilang itu.. " Ungkap Papa Tama, Dia sangat bersyukur. Di usianya yang tak lagi muda ini dia masih diberikan kesempatan bertemu dengan putranya. Papa Tama masih bisa menyaksikan lamaran serta pernikahan putra sulungnya nanti.

"Tuan Damian, Jika beberapa waktu lalu dari pihak perempuan yang melamar putra saya.. Maka saya katakan sekali lagi. Dengan keadaan sadar kedatangan kami ke kediaman Tuan Damian ingin melamar putri anda untuk putra kami Kaivan.." Niat tersebut kembali Papa Tama utarakan. Dia datang kerumah ini sebagai wali putranya melamar Raisha untuk sang putra.

"Saya terima lamaran ini dengan sepenuh hati.." Ucap Papa Damian. Kaivan tersenyum senang, Begitupun dengan Raisha. Tak disangka bahwa pria yang telah menjaganya selama empat tahun ini yang akan menjadi suaminya nanti. Bukan pria yang Raisha kagumi sejak awal.

Hans memang Raisha kagumi karena pembawaan Hans yang selalu tenang. Tapi siapa yang menyangka kalau ketenangan tersebut menyimpan sesuatu yang tak pernah Raisha sangka sama sekali.

TBC

1
Teh Euis Tea
waduh steve kocak km di suruh baca doa malah bilang ruqiahb🤣🤣🤣🤣🤣
dihh dasar tamu ga tau diri, sirik ya dm nasib baik riri, untung ada msma aida sm papa tama yg siap belain menantu menantunya
Ariany Sudjana
sisi biarpun yatim piatu, tapi perempuan baik-baik, bukan seperti jalang murahan, meskipun kaya raya
Adrian
aduh malunya makanya jgan asal jeplak aja ketahuan deh yg punya rumah kalo mantunya digibahiin🤭🤭🤭
Yus Nita
egini lahkku irang miskin, punya harta sedikit. ibarat si Buta baru bisa meluhat.
yg di imvangi orang yg udah jaya raya daru dkm kandungan. yachhh... gak selevel oasti ny 😁😁😁
Yus Nita
jalang teriak jalang
dasar ulatmalu ny udah putus.
Sindy Sintia
Gini lh klw manusia ga tau diri dan ga tau brsyukur, masih untung Arvin ga dendam sama kamu Ajeng, dan mau mungut kamu walau udah bekas bram. Tapi karena hinaan kamu bunuh emak nya Arvin ya rasain hotel prodeo tu! Padahal kalau sabar aja pasti Arvin akan perjuangin kamu
Indriani Kartini
kejam bngt Ajeng smpai gelap mata membunuh, harusnya merayu calon mertua bukan mlh membunuh.
Agunk Setyawan
Iyo mau enak ngangkang dan blanja"🤣
Retno Harningsih
up
Nice1808
Ajeng gk sabar dan juga dia gk mau susah🤣mau jd nyonya Arvin tp sampai kalap membunuh ibunya arvin, tinggallah di hotel prodeo ajeng
Yus Nita
wkwkwkwkkk... bisa aja lo steve...
Teh Euis Tea
berasa sedikit sih thor
Evi alvian
jika Ajeng mo bersabar sedikit pasti hidupnya akan bahagia dengan Arvin tp sayang nasi udh menjadi bubur Ajeng harus dipenjara karena perbuatannya
Sri Rahayu
dasar Ajeng jalang...ga sabar serakah rakus harta dan egois...itulah mungkin mama Arvin ga suka Ajeng...skrg rasain ganjaran perbuatan mu akan membusuk dipenjara 🤪🤪🤪...lanjut Thorr😘😘😘
Ariany Sudjana
namanya juga pelacur murahan, mana paham dia harus mau menunggu dengan sabar? yang ada gimana caranya bisa jadi istrinya Arvin dengan cepat, jadi semua batu sandungan, harus dibereskan. dasar pelacur murahan yang ga tahu diri kamu Ajeng, harusnya kamu bersyukur Arvin masih mau menerima kamu
Sri Rahayu
Ajeng...Ajeng...nekat banget kamu membunuh ibu nya Arvin...pdhal Arvin mau menikahi mu...kl uda begini 🙃🙃🙃🤪🤪🤪...masuk penjara kamu...lanjut Thorr😘😘😘
Teh Euis Tea
aku dulu waktu hamil ga mau dekat sm suami bawaannya males bgt liat muka suami tp kadang2 sayang bgt sm suami😁
Ayudya
obsesi Ajeng yg buat hancur dirinya sendiri🥰🥰🥰🥰
Maria Magdalena
ha ha nyesal kamu hans😄😄😄,raisha sdh berbahagia dgn kaivan.
Nice1808
wah Ajeng parah, jd pembunuh🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!