NovelToon NovelToon
The Buwono Family

The Buwono Family

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta setelah menikah / Komedi / Rumah Tangga
Popularitas:96.8k
Nilai: 5
Nama Author: Hana Reeves

Ini kisah lanjutan #LuckyDaisy yang bercerita keluarga Buwono setelah kelahiran Kenzie. Bagaimana dokter Lucky dan istrinya dokter Daisy menikmati kehidupan rumah tangganya bersama dengan pebinor nya, Winston. Belum kasus dengan divisi kasus dingin termasuk dokter Lucky masih saja takut dengan tim arwahngers. Kemungkinan sampai kehamilan Elina dan kelahirannya yang penuh warna.

Generasi ke 8 klan Pratomo

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Flashback Nujuh Bulan Kenzie

Sebenarnya Daisy tidak terlalu meributkan soal acara nujuh bulan kehamilannya tapi dokter Lucky protes keras. Dia bersikukuh secara tradisional, khususnya dalam adat Jawa ( disebut Mitoni atau Tingkeban ), acara tujuh bulanan memang umumnya dilaksanakan khusus untuk kehamilan anak pertama. Dan pria itu tetap mengeyel. Ditambah dukungan Leia dan Iris yang suka acara tradisional seperti itu.

Keluarga Jakarta pun ikutan heboh karena memang mereka tidak pernah melewatkan acara kumpul keluarga. Daisy dan dokter Lucky memilih mengundang keluarga serta sahabat saja. Mereka tidak mau terlalu ramai dan acara diadakan di Mansion Giandra yang lebih luas daripada Mansion Pratomo. Apalagi taman belakang rumah peninggalan Abimanyu Giandra yang sudah direnovasi dan diperbesar dari jaman Bara Giandra, sangat cocok untuk acara outdoor.

Pagi ini sudah diadakan acara pengajian dengan mengundang grup pengajian PRC Hospital atas permintaan Remy dan Ratimaya Giandra. Semua keluarga Jakarta, Turin dan Rio de Janeiro pun datang ke mansion. Mereka semua memakai kebaya dengan nuansa biru muda karena tahu jenis kelamin bayi yang dikandung Daisy adalah laki-laki.

Pagi ini Daisy dan dokter Lucky yang memakai beskap, memulai acara pertama yaitu pengajian. Semua tampak khidmat dan Daisy tampak terharu dengan khusyuk nya tim gabut, tim bedah dan tim PRC Hospital melakukan acara pengajian. Dokter Lucky yang duduk di sebelah Daisy, mengelus perut istrinya yang sudah besar.

"Ngaji sayang, bukan elus perut," bisik Daisy.

"Wong pengen kok," senyum dokter Lucky. "Kan habis ini diguyur."

Daisy menatap tajam ke arah suaminya yang asbun. Ya memang habis ini siraman tapi bukan berarti diguyur juga!

Rentetan acara tujuh bulanan ( Mitoni/Tingkeban ) dalam tradisi Jawa bertujuan memohon keselamatan ibu dan janin, biasanya dilakukan untuk anak pertama. Prosesi utama meliputi pengajian, sungkeman, siraman (air 7 sumber), pecah telur/kelapa, ganti busana 7 kali, jualan rujak/cendol, dan ditutup tumpengan.

Semua orang menyelesaikan acara pengajian lalu dilanjutkan dengan acara sungkeman. Karena dokter Lucky sudah tidak ada orang tua, maka Eduardo dan Regina Oliviera yang menjadi wakil pria itu. AKP Nana dan Rommy tidak mau karena merasa tua ( alasan saja emoh ada sungkem dari adiknya ).

Eduardo dan Regina benar-benar antusias dengan acara tradisional yang berbeda dengan acara tradisional Brazil. Sama-sama punya budaya yang dilestarikan, Vovô dan Vovó ( kakek dan nenek dalam bahasa Portugis ) lebih suka dengan budaya Jawa. Bahkan kedua orang itu lebih heboh saat memakai beskap dan kebaya serta jarik.

Saat acara sungkeman, dokter Lucky tampak bingung.

"Kenapa Mas?" tanya Daisy.

"Aku harus bilang pakai bahasa Inggris, Portugis atau Jawa?" jawab dokter Lucky.

Daisy memejamkan matanya. "Maaaasss ...."

"Eh, iya. Indonesia saja!" cengir dokter Lucky.

Daisy menghela nafas panjang. "Karepmu Mas!"

Acara sungkeman ternyata tidak sesyahdu yang dibayangkan karena dokter Lucky memakai bahasa Jawa, membuat Vicenzo dan Dante menatap sebal.

"No one understands, Lucky!" omel Vicenzo.

"Ini otomatis Papa Mertua," jawab dokter Lucky membuat Vicenzo ingin mengeplak menantunya pakai selopnya.

"Sudah! In English!" putus Vicenzo membuat Dylan dan Naava menggeleng gemas dengan ipar mereka.

"Datang lagi orang absurd di keluarga absurd. Broken tenan!" kekeh Dylan.

Naava tertawa kecil. "Kalau begitu, nggak seru deh!"

Dylan mencium bibir Naava. "Kita belum ada anak, tidak apa-apa kan?"

"Santai saja Dylan. Lagipula, aku juga sudah berencana melepaskan KB aku setelah surat ijin mengajar di Turin keluar," senyum Naava Moretti, cucu Raffa Moretti.

"Aku senang jika sudah bersama lagi," senyum Dylan sambil memeluk Naava. "By the way, kamu cantik lho pakai kebaya."

"Benarkah? Aku senang mendengarnya."

***

Usai acara sungkeman yang super membagongkan, akhirnya tiba di acara siraman. Daisy sudah menunjuk tujuh orang yang akan menyirami dirinya. Pertama adalah dokter Lucky, Dante dan Leia, Vicenzo dan Iris serta Eduardo dan Regina. Tepat tujuh orang karena aturannya memang harus ganjil.

Begini kira-kira visualnya

Daisy sudah duduk di kursi dan berfoto bersama dengan suaminya. Setelahnya, saat hendak siraman, dokter Lucky mengecek air dalam gentong itu.

"Mas Lucky ngapain?" tanya Daisy.

"Cek air. Anget atau enggak. Kasihan kamu dan si Boy kedinginan," jawab dokter Lucky sambil memasukkan telunjuknya ke dalam gentong tanah liat itu.

Anatara terharu dan gemas dengan perhatian suaminya, Daisy hanya bisa tersenyum kikuk saat para tamu yang memang sahabat dan keluarga mulai cekikikan melihat kelakuan dokter bedah itu.

"Woi, Lucky! Airnya anget kok! Sudah, nggak usah panik!" seru AKBP Victor usil.

"Jaga-jaga," jawab dokter Lucky kalem.

"Astagaaa adikku satu itu!" AKBP Nana memegang pelipisnya. "Sayang, aku pakai jarik. Coba kalau nggak, udah aku keplak deh!"

Dokter Lucky pun bersiap melakukan acara siraman berdasarkan tuntutan dari ibu Oti yang paham dengan tata aturan acara mitoni Jawa. ( Yep, ini Bu Oti yang nanti direpotkan dengan pernikahan Paklik dan Bulik untuk membuat seragam pernikahan kabupaten Pratomo ).

"Bismillahirrahmanirrahim, Ya Allah Sang Penjaga, jaga anakku selama dia berada di perut ibunya, beri kesehatan pada dia dan ibunya. Engkau Sang Pemberi Kesehatan," bisik dokter Lucky sembari menuangkan air siraman dari gayung batok kelapa ke Daisy.

Bu Oti dan Daisy terkejut karena dokter Lucky bisa serius. Daisy pun salim ke suaminya yang langsung menciumi kening, kedua pipi, pucuk hidung dan bibirnya.

"Lengkap ya mas?" kekeh Daisy.

"Harus lengkap dong Jeng!" senyum dokter Lucky.

Setelahnya acara siraman dilanjutkan oleh keluarga Daisy. Semua orang memberikan doa terbaik bahkan Dante dan Eduardo paling terharu saat melakukan siraman dan mencium kening cucunya lama. Vicenzo mencium kening dan kedua pipi putrinya penuh haru. Setidaknya Daisy tidak hamil di luar nikah dan itu menjadi kelegaan tersendiri bagi Vicenzo yang disimpannya dalam hati.

Usai siraman, dilaksanakan acara pecah telur dan membelah kelapa oleh dokter Lucky.

"Belah kelapa ya Dok, bukan bikin sayatan," seru dokter Juno membuat semua orang terbahak.

"Nanti aku buat sayatan Y!" balas dokter Lucky cuek membuat suasana jadi seru.

"Itu kan Dash, Oom!" seru Hana Akihiro Sankara.

"Sudah, sudah. Ayo, Oom!" seru Seiya penasaran.

Dokter Lucky membelah kelapa itu menjadi belahan sempurna. Kelapa terbelah menjadi dua belah bagian yang rapi dan seimbang, yang sering diartikan sebagai laki-laki.

"Dokter bedah memang beda! Presisi dan jelas Lanang anaknya versi USG!" ujar Ryuga Giandra membuat para tamu terbahak.

Dokter Lucky cemberut mendengar godaan dokter obgyn Daisy. "Iyeeee yang tahu duluan jenis kelamin anak gue!"

"Salah satu hal VIP dokter obgyn," jawab Ryuga kalem.

Bu Oti hanya cekikikan mendengar kerusuhan keluarga Sultan satu ini. "Mari pak dokter, acara selanjutnya, ganti kain buat mbak Daisy."

Dokter Lucky pun mengangguk. Daisy pun dibawa ke kamar untuk acara ganti jarik tujuh kali. Dokter Lucky dan Daisy menikmati proses acaranya. Wajah sumringah tampak terlihat di keduanya begitu juga dengan para anggota keluarganya.

Para tamu undangan yang hadir, tampak senang karena meskipun Daisy keturunan Italia, sangat mendukung budaya Jawa. Usai acara berganti kain hingga tujuh kali, Daisy memakai kebaya biru tua seragam dengan beskap dokter Lucky. Keduanya pun bersiap untuk berjualan cendol atau dawet.

Seiya dan Raynard bagian sibuk membagikan kreweng ke para tamu untuk membeli cendol. Dokter Lucky memayungi Daisy yang duduk sambil menyendokkan cendol ke dalam gelas.

"Kalau pegal, aku bawa voltaren kok Dok," goda dokter Rahmat yang datang bersama istrinya Fifi.

"Aku juga siapin obat relaksasi otot," timpal Ambar Kim Prawiro yang berada di belakang.

Para tamu yang antri pun cekikikan mendengar para dokter saling menggoda. Dokter Lucky hanya tersenyum kikuk.

"Ada param kocok nggak?" tanya dokter bedah itu cuek.

"Malah param kocok!" seru semua orang di sana.

***

Yuhuuuu up malam yaaaaa

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu

1
Sayem Sayem
pengen getok pala ny d uket keketg ada otak ny ...huuuuuuu rencana yg Gatot mo pitenah org tp ko slh cara ne🤣🤣🤣
Sayem Sayem
lha ???? sundel bolong msh cari celah buat ancurin keluarga dok gabut wes wes golek molo tenan iki
Elsa Fanie
eee apakah yg bikin bola panas dan liar s sundel bolong blm kapok ayo gimana 🤔🤔🤔,phitenah itu phitenah enak gajah,,,nah itu aturan piktor kasih kisi kisi dikit m istri ny jgn main pergi tanpa pamit g2,y bener LG DA misi tapi kan die udah Ade bini 🤔😁
Murti Puji Lestari
penasaran bin penisirin, benarkan ini si sudel bolong atau ulet bulu jenis lain..
lanjut mbak hana.. 👍
muhammad ibnuarfan
mintak di slepet pakek Rante kapal nih cabe2an...salah cari korban pitenah lu...😤😤
Noey Aprilia
Kl kmrn2 kn ckup d ksih tau,trsd labrak....kali ni msti lbh tgas,scra udh mlibatkn para netijen yg mha bnar....
mngkn bs d bls jg lwat sosmed,biar dia tau rsanya d rujak netijen.....
Meeta Baggio
Hah....kan, pusing dan kesal sendiri jd nyaa, elo tuhh salah cari lawan sundel bolong. jg tunggu aja balasan nyaa
This Is Me
Kayanya ini Susanah, sudah waktunya memikirkan hukuman apa yg cocok buat ulet bulu macam dia.
/Skull//Skull//Skull//Skull//Skull/
mama_im
pasti si sendwl bolong kerjaannya 😤😤😤
D_wiwied
kan kaaan pasti si dia nih 😠
awesome moment
plintheng kepala di susana bukan sundel bolong boleh g c? mainnya tanpa adab bgts. pembunuhan karakter. udh hmp meninggoy bukannya cari pahala malah cari perkara. tp...y g p2 jg c. malah biar cpt meninggoy. g ush lama2. meninggoy dlm keadaan yg sesuai klakuannya
Murti Puji Lestari: jangan mbak kasihan.., minta tolong duo kunti comel saja buat cantelin sunbol di lampu merah buat jaga persimpangan jalan...
total 1 replies
Dahwi Khusnia
itu si Susana kapan di beresin sih
Lusy Aristiani
😜😜😜😜 Lha,,,, bener² ini ya si sundel bolong
Dolan nya kurang jauh,,,, ya dash gak bakal ngrewes, wong sdh pamitan n sdh tau itu siapa ☺️☺️☺️☺️
Ninik Rochaini
haiyaaa...opo maneh Iki, kok yo ngotot pengen ancurin pernikahan dr Lucky Daisy🤦🤦
awesome moment
ulah susana lg? lama2 pengin nyleding muka tu sundel bolong yg buntet otaknya
Noey Aprilia
Laaahhh.....
spa lg nih yg gabut,smp ngikutin dktr gabut jg....mna mau nyebarin fitnah pula....cckkk.....jgn blng s sundel bolong yg jd biang keroknya?????🙄🙄🙄....
btw....ga mngkn kl piktor slingkuh,kn dia bucin bgt sm sandra.....
Tri Yoga Pratiwi
lama lama susana ini dihabisi keluarga Daisy 😡
Elsa Fanie
weleh itu apakah sundel bolong 🤔🤔🤔🤔,dan ada apa dengan piktor 🤔🤔
Kristiana Subekti
pasti tu yg nyuruh si sundel bolong 😤😤😤 g kapok-kapok tu sundel 😤
Ibu² kang Halu🤩
apalagi sih ini😫😫😫😫😫 ku yakin pasti si susana bukan same ituhhhhh😏😏 bakalan buat ulah baru dia😤😤
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!