NovelToon NovelToon
Janda Miskin Kesayangan Tuan Mafia

Janda Miskin Kesayangan Tuan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Janda / Selingkuh
Popularitas:97.6k
Nilai: 5
Nama Author: Newbee

Maxime Brixtone adalah seorang mafia yang sepanjang hidupnya terjebak dalam perselisihan kelam dengan ibu tirinya. Di tengah hidupnya yang penuh duri dan misteri tentang bagaimana konflik itu akan berakhir, Max berada di ambang kematian akibat rencana pembunuhan yang dirancang oleh sang ibu tiri.

Tak disangka, hidupnya di selamatkan oleh seorang wanita yang telah bersuami. Max bersembunyi di kediaman wanita tersebut, hingga mereka tanpa sengaja menyaksikan sang suami melakukan perselingkuhan.

Dari titik itu, batas antara rasa terima kasih, kemarahan, dan obsesi kepada wanita penyelamat hidupnya mulai kabur.

Max pun memiliki sebuah ide gila untuk menjadikan wanita yang telah menyelamatkan nyawanya menjadi seorang janda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Newbee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 26

Berbanding terbalik dengan ketenangan yang baru saja ditemukan Zayna di pelukan Max, suasana di kediaman rahasia Drake justru penuh dengan ketegangan yang kekanak-kanakan.

Drake berdiri mematung, menatap Ezme yang sedang duduk di tepi ranjang dengan melipat tangan di dada. Bibirnya dikerucutkan, matanya menatap ke arah lain dengan binar amarah yang sengaja diperlihatkan—sebuah taktik manipulasi khas gadis muda yang tahu persis letak kelemahannya.

Dengan nada penuh keyakinan, Drake menjelaskan kepada Ezme bahwa ia berani menceraikan Zayna saat itu juga jika memang itu yang diinginkan. Ia berusaha terdengar tegas, seolah keputusan itu bukanlah sesuatu yang sulit baginya.

Namun Ezme yang tengah diliputi amarah justru semakin cemberut. Sikapnya yang masih labil, khas gadis seusianya, membuat emosinya meluap tanpa bisa ia kendalikan. Wajahnya memerah, napasnya memburu. Ia tidak ingin lagi mendengar janji.

Drake kebingungan. Ia tidak menyangka Ezme akan semarah itu. Otaknya berputar mencari cara untuk membujuk, takut jika gadis itu benar-benar pergi meninggalkannya.

Kemudian Ezme mengangkat wajahnya, menatap Drake dengan sorot mata yang tajam dan penuh tuntutan.

“Aku punya syarat,” ucapnya dingin.

Drake terdiam, menunggu.

“Besok pagi kau harus menceraikan Zayna.”

Nada suaranya tidak memberi ruang untuk tawar-menawar.

“Aku tidak mau mendengar alasan apa pun lagi, Drake! Aku ingin kau membuktikannya, bukan hanya mengucapkan janji-janji kosong!” Suaranya bergetar, antara marah dan kecewa. “Aku menunggumu menunjukkan tindakanmu. Kau harus menceraikan istrimu!”

Keheningan menggantung di antara mereka. Drake terpaku. Untuk pertama kalinya, ia merasa terpojok oleh tuntutan yang dulu dengan mudah ia ucapkan.

Belum sempat Drake menjawab tuntutan Ezme, suara bel apartemen tiba-tiba berbunyi.

Ting.

Ezme menoleh dengan dahi berkerut. Tidak ada yang seharusnya datang malam ini.

Drake ikut menegang. Ia berpikir apakah mungkin Zayna tahu apartmen Ezme. Apakah Zayna mengikutinya sampai ke sini.

Ezme melangkah cepat menuju pintu dan membuka layar interkom. Wajah yang muncul di sana membuat tubuhnya seketika kaku.

“Ayah…”

Beberapa menit kemudian, pintu apartemen terbuka.

Ayahnya masuk di susul, Darwin di belakangnya.

“Kakak…” Sapa Ezme terkejut.

Kedatangan Cedric dan Darwin benar-benar menghentikan pertikaian Drake dan Ezme. Suasana yang semula dipenuhi emosi pribadi berubah menjadi ruang rapat dadakan yang kaku dan penuh perhitungan.

Cedric melihat ke arah Max sejenak, dia tidak terkejut, karena ia tahu Drake sudah sering menginap di apartmen putrinya, pria tua gendut itu pun duduk dengan tenang di sofa utama, sementara Darwin membuka berkas-berkas digital di tabletnya.

“Kenapa kau memilih Apartmen seperti ini dan tidak mau tinggal bersama ayah di Mansion?”

“Aku suka hidup sendiri. Ayah sudah mengijinkan jangan mulai lagi…!” Kesal Emze.

“Baiklah… Baiklah… Yang penting kau tidak sakit, ayah sudah tenang.” Kata Cedric.

“Max bersedia menanamkan dana dalam jumlah besar,” ujar Darwin serius, “tetapi dengan satu syarat—semua pengelolaan awal harus ditangani langsung oleh orang yang ia tunjuk.”

“Dan orang itu adalah Drake,” sambung Cedric tanpa ekspresi.

Darwin menatap Drake lekat-lekat. “Kami harus memastikan kau tidak akan membuat masalah. Tidak ada skandal, tidak ada kesalahan administrasi, dan tidak ada drama yang mengganggu stabilitas investasi. Sejujurnya sangat aneh mengapa Max menunjuk orang secara random.”

Drake yang tadinya emosional kini terlihat jauh lebih tenang. “Berikan berkasnya.”

Darwin sempat mengernyit. Namun ia tetap menyerahkan tablet berisi laporan proyeksi, arus kas, estimasi risiko, dan struktur pembagian saham.

Beberapa menit pertama, ruangan sunyi.

Drake membaca cepat. Matanya bergerak sistematis. Sesekali ia memperbesar grafik, lalu menurunkannya kembali. Jarinya mengetuk pelan layar, menghitung secara mental.

Lalu ia berbicara.

“Proyeksi kuartal ketiga terlalu optimistis. Jika kurs bergerak tiga persen saja, margin bersih turun hampir dua belas persen. Dan biaya operasional di cabang timur belum dimasukkan sepenuhnya.”

Darwin terdiam.

Drake melanjutkan, “Selain itu, skema pajak ini kurang efisien. Jika dialihkan ke model distribusi bertahap, Darwin IT bisa menghemat hampir dua miliar dalam setahun.”

Ia bahkan menunjuk satu kesalahan kecil pada perhitungan akumulasi bunga yang luput dari perhatian tim akuntan.

Ruangan mendadak hening.

Cedric menyandarkan tubuhnya perlahan. Tatapannya berubah.

Darwin mengambil kembali tablet itu, memeriksa angka yang disebut Drake. Beberapa detik kemudian ia menghela napas pelan.

“Itu benar.”

Ezme memandang Drake dengan ekspresi campur aduk—terkejut, kagum, dan sedikit tidak percaya.

Meski hanya lulusan SMA, Drake ternyata bukan pria biasa. Ia tidak kesulitan membaca laporan penuh angka dan istilah teknis. Bahkan ia jauh lebih cermat dibanding beberapa akuntan profesional yang selama ini bekerja untuk Darwin IT.

Cedric akhirnya angkat bicara. “Menarik. Sepertinya firasatku benar. Kau keberuntungan yang di berikan pada keluarga Genevra.”

Darwin yang awalnya menyimpan kecurigaan pada Max—mengapa tiba-tiba bersikeras Drake yang menangani investasi—mulai memahami sesuatu.

Max bukan tipe orang yang bertindak tanpa perhitungan.

Jika Max memilih Drake, berarti ia sudah menilai kemampuan pria itu jauh sebelumnya.

Darwin menatap Drake dengan cara berbeda sekarang. Bukan lagi sekadar pria beristri yang terlibat drama dengan adiknya.

Melainkan aset.

“Sepertinya,” ucap Darwin perlahan, “Max memang tahu apa yang ia lakukan.”

Ezme menegang mendengar nama itu lagi.

Di sudut ruangan, Drake terdiam.

Untuk pertama kalinya malam itu, ia tidak merasa terpojok.

Namun justru muncul pertanyaan baru—

Sejak kapan Max memperhatikannya sedetail itu?

Darwin menegaskan kepada Drake agar besok pagi menghadiri rapat, sebab sekretaris Max telah menghubungi dan menjadwalkan rapat resmi. Dalam pertemuan itu, Drake akan resmi menjabat sebagai Manajer Khusus Investasi.

“Besok ada rapat resmi, kau langsung datang ke Perusahaanku, meja dan kantormu sudah di siapkan.”

“Rapat resmi?” Drake mengernyit. “Secepat itu?”

Darwin menatapnya datar. “Ini bukan keputusan mendadak. Max pasti sudah mempertimbangkannya cukup lama.”

Drake terdiam sesaat. “Manager Khusus Investasi… Kedengarannya seperti posisi yang nyaman.”

“Nyaman?” Darwin terkekeh pelan. “Posisi itu berada tepat di bawah pengawasan langsung Max. Satu kesalahan kecil saja, kau tahu akibatnya.”

Drake menatap lurus ke depan. “Aku tidak akan pernah membuat kesalahan. Ini adalah kesempatanku membuktikannya dan menunjukkannya pada mereka yang telah meremehkanku.”

Darwin mendekat setapak. “Semua orang pernah. Bedanya, tidak semua diberi kesempatan kedua.”

Keheningan menggantung di antara mereka.

“Apa ini cara Max mengikatku,” gumam Drake, “atau cara untuk menjatuhkanku?”

Darwin membenarkan letak jasnya. “Datanglah besok pagi. Kau akan mendapatkan jawabannya langsung darinya.”

Drake mengangguk pelan. “Baik. Sampaikan pada Max, aku tidak akan terlambat.”

Darwin berbalik pergi. “Pastikan memang begitu, Drake. Karena di ruangan rapat itu, bukan hanya jabatan yang dipertaruhkan. Jangan ada skandal apapun.”

Drake menatap punggung Darwin yang menjauh, senyum tipis kembali terukir di wajahnya.

“Aku akan mempertaruhkan semuanya. Bahkan Zayna.”

Bersambung

1
ALURRA KHAI BACHTIAR 💅
Jadi.....
sedari awal pun, Nevari tau ttg tujuan Nelson menikahinya dan tau ttg nervan. tapi dia diam saja. hemmmmmmm..... menarik.
ini Nelson yang lengah atau Nevari yang kalah cerdik✋
ALURRA KHAI BACHTIAR 💅
negeri-negeri sedap ya....kalo punya pasangan kek gini. berasa di cintai tapi langkah kaki terbatas. dan yang lebih adalah setiap gerakan diawasi. bahkan bernapas juga mungkin di awasi. sebenarnya ini tu baik apa gak ya....
di satu sisi ok. tapi disisi Laen, kebebasan terampas.
ALURRA KHAI BACHTIAR 💅
licik nya tu licik banget si mas max ini.
Tapi salut sama Darwin. Dia berani dan lantang. gak kek bapaknya, yang gampang takut 🫣
Natsa
halah dasar tukang bucin 🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
graver el mubarak
next
graver el mubarak
up
🎀𝔸ᥣᥙᥒᥲ🎀
manis²nya dulu sebelum badai menerjang, Awas aja max kena jebakan nevari. dia ke rs dan drake masuk ke mansionnya max🤦‍♀️
🎀𝔸ᥣᥙᥒᥲ🎀
sekalian dipasang pelacak.
eva nindia
nah sering² kya gini max biar zayna mkin nempel 🤭
tuan nelson hrs pnjng umur dlu biar dia bsa jelsin ke max yg sbnar.a
Maulidina
drake kan masa lalu zayna max.. kau lah masa depannya 😄
Hanima
ahhh sweet cekallli 😍🤭
Mita Paramita
lanjut yang banyak Thor 🔥🔥🔥
🎀𝔸ᥣᥙᥒᥲ🎀
coba max bilang gini dulu.
aku mencintaimu zayna, mari kita mulai semua dari awal. lupakan masalalu dan sambutlah masa depan denganku. gimana tanggapan Zayna nanti🤣
ALURRA KHAI BACHTIAR 💅
sampai sini, masih ku telaah dan ku baca berulang. jadi ..... para penghianat Nelson bersekutu dengan Nevari yang notabene adalah musuh Nelson. Dan.... Nelson menikahi Nevari, sebagai alasan karna tau Nevari pasti akan balas dendam dgn mengincar max. ada rahasia antara nelson dan Nevari. hemmmmm rumit ya.......
wiliss
kepotong thorr mau tau di balik uap itu knp ahahah
eva nindia
Namun dibalik uap apa thor ?
astaga zayna 🤐
diboongin lgii perihal hp 🙊 moga kdpan.a pasangan ni bsa sling jjur dlm kmunikasi 😁
Hanima
Lanjut Thorrrr
ALURRA KHAI BACHTIAR 💅
pen ku getok palanya Drake pakek linggis. bisa ya....bilang kek gitu. biniknya kek gitu juga kena dia. otaknya geser kek nya ni lakik
ALURRA KHAI BACHTIAR 💅
Jika ada penghargaan 🏆 citra, maka max, masuk salah satu kategori Pendukung pria terbaik 😂✋
ALURRA KHAI BACHTIAR 💅
pinter juga ya dia😂. mencari kelemahan zayna untuk ke untngan yang lebih gede. patut di contoh bang ✋
Dari awal baca, bletz itu ku pikir perempuan 😂. ternyata lelaki. karna tmnku juga namanya bleitz tapi cewek✋
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!