Dinda damara kerap di panggil Dinda, Berparas cantik tak sedikit orang memanggil nya si cantik,dinda di cintai yang tak lain adalah bos nya.
Bagas saputra pria tampan berasal dari (kota) solo yang terlahir di jakarta.
Seorang CEO yang tampan nama nya terkenal di dunia bisnis..bertemu dengan Dinda seorang gadis berasal dari (kota)bandung berkerja sebagai biasa di perusahan nya.
Wajah Dinda yang cantik nan anggun membuat bagas menicintai
Dinda mampu meluluh kan hati seorang CEO playboy.
Yuk simak selanjut nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dheandra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 26
Bagas pulang dari rumah Diva langsung menuju rumah Dinda, Sesuai alamat yang di berikan oleh Diva.Bagas mengendarai mobil dengan ke cepatan sedang tepat depan butik bagas membaca plang.
"clothing store"
Istri ku usaha sediri demi anak-anaku sedang kan aku tak pernah tau seberapa cape nya istriku! Mengurus toko nya di tambah lagi menurus anak-anak ku. dosanya diriku ya tuhan.., bagas memukul setir mobil hingga berbunyi kelakson sangat kencang",
Dio dan dion menengok ke arah samping jalan, melihat Mobil bagas langsung lari menghampiri ayah nya.
"Papi…papi..," teriak-teriak memanggil bagas sambil mengetuk kaca mobil."
Bagas mengangkat palanya, dan menengok ke arah samping melihat kedua putra kembarnya mengetuk kaca langsung membuka pitu mobil nya.
"Dio.., dion! bagas turun dari mobil, memeluk ke dua anak nya.
"Maafin papi nak. bagas mentikan air matanya"
"Papi" kita Rindu dengan papih" ucap dio dan dion sambil memeluk bagas yang sedang jongkok.
"Papih juga Rindu kalian" mami dimana dio- dion?" Apa papih boleh jumpa dengan mami?"
Dio dion anggukan palanya lalu menarik tangan bagas menemuin Dinda.
"Mami" Liat siapa yang datang! dio dion celingak-celingkuk memanggil dinda.
Dinda keluar dari toko melihat ke dua putranya menggandeng tangan ayah nya.
"Mas bagas ko tau kita disini" batin dinda.
"Mas Ngapain kesini?
dio dion masuk! Dinda melotot matanya dio dan dion, ke dua putra nya bersembunyi di balik bagas.
"Sudah mam, biar kan mereka dengan ku!
Aku kesini ingin meminta maaf pada kalian atas kesalahan papi saat itu.
"Papih janji tidak akan ulangi lagi!
"Dulu pada saat mas dengan marine! kau juga ucap kan yang sama! percuma mas nanti bakal mas ulangi lagi!"
"Jika mas ulangi lagi! boleh kalian tinggal kan mas. dan jangan pernah temui mas lagi" kata bagas.
"Mam hayo pulang sama papih…" ujar ke dua putranya.
"Lebih baik mas pulang dulu saja…," dinda masuk ke dalam rumah meninggal kan bagas di luar.
"Pih dio ikut papih pulang ya,"
"Kalian disini papi ijin mami dulu…, nanti kita pulang sama papi. si kembar pun menuruti. bagas meminta ijin dengan dinda.
"Mam dio ikut papih ya mam nanti dio pulang lagi dan takan biar kan mami sendiri kita hanya rindu dengan papih boleh ya mam…?
"Dinda pun anggukan palanya memberi ijin kedua putranya ikut dengan papih nya.
"Ayo papih kita pulang bagas pamit dengan dinda. Dinda menganggukan palanya.
Mami tau kalian rindu dengan ayah mu, mami ijin kan kalian ikut, mami juga rindu, tapi ini pelajaran untuk ayah mu nak.
Dinda pun duduk dengan tubuh lemas Melihat kepergian suaminya dengan ke dua putranya.
Pukul 8:30 malam dio vido call dengan dinda.
Melihat putranya berada di kamar nya yang dulu, dinda merasakan rindu kamar nya.
"Mam kita kembali tidur disini, tapi sekarang tidur ber tiga mam dengan papih"
"Ya sudah kalian tidur sudah malam..,
Dan jangan bergadang ya," kata dinda.
"Mam papih jemput ya sekrang kita tidur di kamar ini ber empat, " ujar bagas.
"Tidak kalian saja mami disini saja.
"Hayo lah mam," kata dio dan dion.
Bagas keluar kamar dan menitip kan dio dan dion ke mba titin.
"Mbak" Tolong jaga Anak-anak ya saya keluar sebentar.
"Baik tuan,"
Bagas mengambil kunci mobil pergi ke rumah dinda. Sampai toko bagas turun dari mobil mengetuk pintu butik.
"Tok…Tok…Tok"
"Papi ngapian Malam-malam kesini.
buka tidak. ya jika tidak ku buka kan pintu. Pasti mas bagas terus-terusan akan mengetuk pintu,
Dinda pun berfikir di balik pintu.
Dinda memegang dendel dan memutar kunci.
*CLAK,"
"Ada apa mas Malam-malam kemari,? kata dinda
"Mas jemput kamu pulang." ucap bagas.
"Pulang kemana,? ini rumah ku sekrang,!
"Lebih baik mas pulang ini sudah malam tidak bailk jika ada orang yang melihat.
"Inget Din kita belom cerai"ujar bagas.
Bagas menggotong tubuh dinda. karena kaget Dinda teriak-triak.
Bagas memasuk kan dinda ke dalam mobil.
lalu menguci mobil nya. dan bagas kembali ke rumah untuk mengunci rumahnya.
Bagas menginjak gas melajukan dengan cepat,
"Apa-apan sih mas!"
"Mas sudah lama mencari kalian, kamu tau betapa tersiksanya mas! kehilangan kalian.
"Mas baru sadar. jika aku dan anak-anak yang akan menjadi terpuruk nya kehidupan mas!,
Jika aku dan anak-anak tidak penting di kehidupan mas, maka silahkan mas ulangi lagi ber selingkuh! dengan banyak gadis di luaran sana. Maka kita akan pergi untuk selamanya dan takan pernah kemabali mas!.
"Baik" mas janji sama kamu dan anak-anak. mas tidak akan ulangi lagi!
Dinda diam terasa sesak dadanya mengingat kelakuan suaminya saat itu. Mungkin aku akan memberi mu mas kesempatan ke dua Mas itu pun demi Anak-anak," batin dinda.
Bye
Dheandra Ajmata,
lama ketunda dan ketimbun 😜